Hati-Hati Virus Influenza Bisa Sebabkan Radang Otak, Infeksi Teling, dan Infeksi Sinus serta Kematian

Debroo.net. Hati-Hati Virus Influenza Bisa Sebabkan Radang Otak, Infeksi Teling, dan Infeksi Sinus serta Kematian. Tentu kita sudah familiar influenza bukan, iya setiap orang pasti pernah diserang salah satu virus yang menjengkelkan ini, dan tahukah Anda, bahwa influenza tidak sama dengan pilek.

Virus Influenza Sebabkan Kematian
Virus Influenza Sebabkan Kematian

Influenza adalah virus yang menyebabkan penyakit saluran napas akut yang mudah menular karena tubuh manusia terinfeksi virus. Virus influenza memiliki banyak varian dengan kecenderungan untuk bermutasi.

Oleh sebab itu, imunisasi pencegahan berkembangnya virus terus alami perubahan dan parahnya antidot virus yang satu tidak dapat digunakan untuk varian yang lain.

Jenis subtipe virus influenza A

Berikut jenis-jenis subtipe virus influenza A. beberapa diantaranya sudah menginfeksi manusia dan menimbulkan korban yang tidak sedikit.
Ø H1N1 (menyebabkan flu spanyol pada tahun 1918 dan flu babi tahun 2009)
Ø H2N2 (menyebabkan flu asia pada tahun 1957)
Ø H3N2 (manyebabkan flu hongkong)
Ø H5N1 (menjadi ancaman pandemi flu pada tahun 2007-2008)
Ø H7N7
Ø H1N2
Ø H9N2
Ø H7N2
Ø H7N3
Ø H10N7

Influenza tipe B. virus influenza B secara normal ditemukan pada manusia. Virus ini hampir tidak pernah menyebabkan pandemi pada manusia.

Influenza tipe C. virus influenza C hanya menyerang manusia. Virus ini hanya menyebabkan gejala flu ringan pada manusia dan tidak berisiko menimbulkan pandemi atau wabah.

Virus Influenza menjadi yang paling sering menyerang manusia
Virus flu selalu bermutasi menggantikan jenis yang lama, dan inilah alasan pentingnya mendapatkan vaksin flu setiap tahun untuk membangun kekebalan imun terhadap virus mutasi terbaru.

Seperti dilansir oleh CDC kandungan dalam vaksin flu dapat berubah berdasarkan pengawasan internasional dan penelitian yang telah dilakukan oleh ilmuwan terhadap jenis flu terbaru.

Sebelumnya vaksin melindungi terhadap 3 jenis flu yakni Satu jenis virus A H3N2, 1 Virus tipe A H1N1 dan satu virus tipe B. Namun saat ini kondisi berbeda dimana sudah terkandung 2 tipe A dan juga 2 tipe B.

Virus Influenza bisa menyebabkan kematian, jangan sepelekan

Dan yang lebih mencengangkan adalah pernyataan dari World Health Oraganization (WHO) yang menyampaiakan bahwa sekitar 500 ribu kematian setiap tahunnya disebabkan virus influenza. Virus itu sangat mudah berpindah melalui udara dan kontak langsung dengan penderita.

Dan menurut Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF), Prof. Dr. Cissy Kartasasmita, SpA(K) semua orang berisiko terkena influenza. Tapi ada kelompok yang memang memiliki risiko lebih tinggi.

“Yang paling berisiko yaitu anak-anak, lansia di atas 65 tahun, individu dengan penyakit kronik dan ibu hamil,” kata Prof Cissy dalam diskusi media Ayo #StopFlu di Jakarta pada Jumat (4/5).

Influenza ternyata juga mampu menimbulkan penyakit lainnya seperti infeksi telinga, infeksi sinus dan radang otak. influenza juga memperburuk efek dari penyakit gagal jantung kongestif, asma dan diabetes.

Virus influenza yang menyebabkan infeksi pada manusia merupakan tipe A dan tipe B. Dengan tingkat dominasi sirkulasi tertinggi yaitu tipe A (H3N2) yang dilaporkan mengakibatkan 157 kematian pada periode Mei-Juli 2017.

Vaksin Virus Influenza Penting

“Vaksinasi masih menjadi satu-satunya jalan untuk mencegah perkembangan virus influenza. Jika strain-nya cocok, menurut beberapa survey yang dilakukan di luar negeri maka penurunan tingkat penderita bisa mencapai 50 persen tapi jika tidak cocok, paling hanya sekitar 30 persen,” imbuh Prof. Cissy.

Menurut data yang diperoleh, baru sekitar 500 ribu unit vaksin influenza yang diberikan pada 2016 di Indonesia. Biasanya vaksinasi yang diberikan memiliki dua efek. Yaitu efek lokal yang menimbulkan ruam merah dan sistemik yang berupa demam. Namun hal tersebut tidak membahayakan.

Penyakit yang disebabkan virus tidak membutuhkan antibiotik. Jika ditemukan virus dengan tingkat yang berat, yang diberikan anti viral bukan anti virus.

Jika kondisi tubuh penderita influenza dalam kondisi prima maka virus itu bisa hilang dengan sendirinya. Beda dengan bakteri yang membutuhkan antibiotik.

Oleh sebab itu, vaksinasi penting diberikan untuk memproteksi tubuh apalagi tubuh manusia juga sering tidak fit. secara ideal setahun sekali harus mendapatkan vaksin.

Saat ini vaksinasi influenza masih yang terprogram, belum masuk ke dalam golongan vaksinasi pilihan. Dengan biaya vaksin yang relatif mahal, seringkali masyarakat tidak menjadikannya sebagai prioritas. Jadi sebaiknya kita harus Hati-Hati Virus Influenza Bisa Sebabkan Radang Otak, Infeksi Teling, dan Infeksi Sinus serta Kematian.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *