Tips Travelling Seru Menggunakan Kereta Api

Debroo.net. Tips Travelling Seru Menggunakan Kereta Api. Travelling adalah hal yang menyenangkan. Lebih menyenangkan lagi bisa berpergian bersama teman dekat dan merekamnya dalam memori perjalanan yang mengasyikan. Mungkin kamu bisa naik kereta api sebagai alternatif pilihan moda transportasi saat akan travelling.

Tips Travelling Seru Menggunakan Kereta Api
Tips Travelling Seru Menggunakan Kereta Api

Kenapa kereta api, pertimbangannya seperti ini, kamu dan teman-temanmu bisa menemukan berbagai macam keindahaan saat menggunakan transportasi umum milik negara tersebut. Ada gunung, bukit, pematang sawah, laut, sungai, bahkan, hiruk pikuk perkampungan sebuah desa dan padat merayapnya aktifitas perkotaan.

Naik kereta api akan menambah cerita liburan kamu. Apalagi kalau dari Lampung tujuan ke Palembang, atau Jakarta ke Yogyakrta, bahkan ke Malang, maka naik kereta api ada keseruan dan keindahan yang tak akan pernah kamu lupakan.

Namun ada catatan nih, naik kereta tidak sekedar naik saja ya. Artinya ada beberapa tips yang bisa kamu gunakan, agar dalam perjalanan ke lokasi tujuan tetap aman, nyaman dan seru.

Tips Travelling Naik Kereta Api

Pertama yang bisa kita lakukan adalah menentukan kereta keberangkatan, jadwal akan berangkat, dan pastinya memiliki tiket dengan membelinya. PT. KAI Persero sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), di wilayah Jawa dan Sumatera telah menyediakan berbagai macam tipe kereta, dari KA Eksekutif, KA Bisnis, KA Campuran (Ekeskutif, Bisnis, dan Ekonomi), KA Ekonomi, dan KA Lokal, bahkan KRL.

Untuk saat ini, kereta apapun nyaman digunakan, disesuaikan saja dengan budget keungan yang dimiliki. Jika sudah membeli jangan lupa cek kode boording kereta api. Untuk mengetahui selengkapnya silahkan baca : cek kode booking kereta api.

Hal tersebut menjadi sangat penting ketika naik kereta. Jangan sampai kita sudah ingin melakukan pemesanan tiket atau sudah beli tiket, namun kode booking kita tidak ada, tiket kita tidak bisa digunakan. Maka setelah beli tiket dan sebelum berangkat lebih baik cek dulu kode booking kereta yang sudah dipesan.

Selanjutnya dengan mematuhi beberapa ketentuan umum dari PT. KAI sebagai berikut :

  1. Setiap penumpang yang telah memiliki bukti transaksi (sms notifikasi, email notifikasi, struk, resi pembayaran, print out bukti transaksi dari loket) wajib melakukan Check In mulai 7 x 24 jam sebelum jadwal keberangkatan Kereta Api untuk mendapatkan Boarding Pass.
  2. Boarding Pass adalah dokumen yang diterbitkan oleh Perusahaan dan diberikan kepada penumpang sebagai dokumen pengganti tiket. Boarding Pass dapat dicetak melalui Check In Counter di stasiun mulai 7 x 24 jam sebelum jadwal keberangkatan Kereta Api.
  3. Khusus untuk reservasi tiket Kereta Api yang dilakukan melalui mobile application KAI Access PT. Kereta Api Indonesia (Persero), setiap penumpang dapat melakukan Check In dengan mengunduh Boarding Pass elektronik (e-boarding pass) melalui aplikasi KAI Access mulai 2 jam sebelum jadwal keberangkatan Kereta Api.
  4. Boarding Pass berlaku dan sah apabila :
    1. Nama yang tertera pada Boarding Pass sama dengan nama yang tertera pada bukti identitas penumpang yang bersangkutan (KTP, SIM, Passport, Kartu Tanda Prajurit TNI, Kartu Tanda Anggota POLRI, Kartu Siswa TNI/POLRI, Kartu Pelajar dan bukti identitas lainnya yang dilengkapi dengan foto diri).
    2. Nama & nomor Kereta Api, kelas & nomor tempat duduk, relasi perjalanan, hari, tanggal, jam keberangkatan & tiba telah sesuai dengan Kereta Api yang dinaiki.
  5. Kedapatan tidak memiliki Boarding Pass diatas Kereta Api, maka penumpang akan diturunkan dari Kereta Api pada kesempatan pertama.
  6. Khusus penumpang yang kehilangan Boarding Pass diatas Kereta Api. Jika bukti identitasnya sesuai dengan Daftar Manifest Penumpang, maka penumpang tersebut berhak atas dokumen pengganti Boarding Pass dan dapat melanjutkan perjalanan tanpa dikenakan biaya.
  7. Dalam hal penumpang akan menggunakan 2 (dua) Kereta Api atau lebih yang memiliki sifat persambungan, maka penumpang agar menyisihkan waktu yang cukup untuk persambungan dengan Kereta Api selanjutnya. PT KAI tidak bertanggung jawab atas kegagalan penumpang menggunakan Kereta Api lanjutannya, akibat keterlambatan Kereta Api sebelumnya dan tidak diberikan kompensasi apapun. KAI hanya akan memberikan kompensasi berupa pengembalian biaya perjalanan Kereta Api lanjutannya diluar biaya pemesanan, jika kelambatan Kereta Api sebelumnya diatas 3 jam.
  8. Semua perjalanan Kereta Api adalah perjalanan bebas asap rokok tembakau/rokok elektrik maupun uap vape e-liquid. Tidak diperkenankan merokok ataupun vaping di seluruh rangkaian Kereta Api. Kedapatan merokok ataupun vaping di dalam rangkaian Kereta Api, maka penumpang diturunkan di stasiun pertama Kereta Api berhenti.
  9. Setiap orang yang naik atau berada di dalam Kereta Api dilarang melakukan tindakan di bawah ini. Bagi penumpang yang melanggar larangan tersebut, tidak diperbolehkan naik Kereta Api atau jika kedapatan di dalam Kereta Api maka diturunkan pada kesempatan pertama.
    1. Mabuk;
    2. Berjudi;
    3. Melakukan perbuatan asusila;
    4. Membawa barang berbahaya;
    5. Membawa barang terlarang;
    6. Berperilaku yang dapat membahayakan keselamatan dan/atau mengganggu penumpang lain;
    7. Duduk atau tidur di bordes atau lantai Kereta;
    8. Membahayakan perjalanan Kereta Api;
    9. Orang yang terjangkit penyakit menular atau orang yang menurut undang – undang dapat dikenakan peraturan pengasingan untuk kesehatan dilarang naik Kereta Api.
  10. Ibu hamil yang diperbolehkan naik Kereta Api jarak jauh :
    1. Usia kehamilan 14 minggu s/d 28 minggu,
    2. Ibu hamil dalam kondisi sehat,
    3. Kandungan sehat dan tidak ada kelainan,
    4. Wajib didampingi oleh minimal 1 penumpang dewasa.

Itu sih tipsnya, semoga perjalanannya aman dan nyaman, tentuny travelling seru sampai ke lokasi tujuan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *