by

Inilah Kura-kura Ajaib Australia, Rambut Punk, Nafas dari Pantat

Debroo.net. Inilah Kura-kura Ajaib Australia, Rambut Punk, Nafas dari Pantat. Australia merupakan benua yang bagi wisatawan adalah negeri yang memiliki banyak hewan unik dan ajaib. Termasuk dengan kura-kura yang memiliki rambut bergaya punk dan yang bernafas lewat pantat.

Kura-kura Ajaib Australia
Kura-kura Ajaib Australia

Dilansir dari CNN, Senin (16/4/2018), Mary River Turtle nama kura-kura unik tersebut dengan nama latin Elusor Macrurus. Kura-kura unik ini berhabitat di Sungai Mary, sebelah tenggara negara bagian Queensland, Australia.

Queensland adalah destinasi bagi turis yang ingin berdekatan dengan hewan-hewan asli Australia dan hanya di Queensland, turis boleh memeluk koala di kebun binatang.

Ada lebih banyak lagi hewan khas Australia hidup di habitatnya di alam liar seperti platypus dan kanguru. Namun Mary River Turtle lebih unik dan ajaib lagi. Hewan ini sungguh aneh tapi nyata.

Kura-kura sepanjang 40 cm ini memiliki bentuk fisik yang unik. Ia punya lubang hidung lebar, semacam jari yang tumbuh di dagunya. Yang paling menyita perhatian adalah bagian kepala yang ditumbuhi alga, membuatnya mirip seperti tatanan rambut punk dengan warna hijau. Kabar buruknya, keunikan spesies ini terancam tidak bisa lagi disaksikan anak cucu kita, mengingat statusnya kini naik menjadi salah satu reptil yang paling terancam punah di planet ini.

Kemampuan Mary River Turtle yang dianggap unik dan ajaib selain memiliki rambut adalah adalah organ pernafasan di bawah air. Kura-kura yang satu ini diketahui bernafas melalui kelenjar khusus di kloaka, bagian anatomi tubuh dekat saluran pembuangan dan reproduksi.

Kura-kura Sungai Mary memiliki banyak fitur unik yang tidak dimiliki oleh kura-kura modern lainnya. Ia memiliki ekor super panjang, bisa tumbuh hingga 70 persen lebih panjang daripada cangkangnya. Kura-kura ini juga memiliki 2 tuberkel atau tonjolan di bawah dagunya, yang memungkinkan kura-kura merasakan dasar sungai.

Fungsi biologis ini memungkinkan kura-kura yang sering disebut ‘butt breather’ini bernafas lewat pantat. Dia bisa tetap berada di bawah air hingga tiga hari.

Rambut mohawk ala punk sesungguhnya adalah alga yang tumbuh di kepala mereka. Tumbuhnya itu juga dikarenakan kura-kura ini menghabiskan waktu yang lama ketika menyelam.

Kura-kura ‘punk’ berambut hijau itu diketahui sebagai spesies Australia yang terpisah dari spesies hidup lainnya sekitar 40 juta tahun yang lalu.

Menurut Rikki Gumbs, seorang ahli biologi reptil di Zoological Society London (ZSL) mengatakan tahun 1960-an dan 1970-an, kura-kura mohawk ini marak dijadikan sebagai hewan peliharaan. Hal itu berisiko menjadikannya hewan amfibi yang terancam punah ketika mereka pertama kali dikenali spesiesnya pada tahun 1990-an.

Kura-kura Ajaib Australia, Rambut Punk, Nafas dari Pantat. “Kura-kura membutuhkan waktu lama untuk mencapai kematangan seksual, di antara umur 25 hingga 30 tahun. Karena kerentanan spesies mereka terlambat ditemukan, kami kehilangan satu generasi karena perdagangan itu dan sekarang populasi mereka sangat kecil,” kata Rikki.

Kini, kura-kura mohawak ada di nomor 29 pada daftar Evolutionarily Distinct and Globally Endangered. Peringkat tertinggi adalah kura-kura berkepala besar Madagaskar, yang berisiko karena eksploitasi manusia untuk makanan dan perdagangan.

Ada pula penyu laut terbesar di dunia, penyu belimbing, dan gharial, buaya yang ditemukan di sungai Nepal dan India utara. Baik kura-kura air tawar maupun penyu berada di bawah ambang batas untuk selalu dilindungi.

Untuk itu, diharapkan agar semua traveler bijak dalam memilih hewan peliharan. Biarlah hewan yang seharusnya di alam agar tetap di habitatnya dan menjaga keseimbangan ekosistem kita.

Loading...

Comment