by

Sinopsis Chandra Nandini ANTV 24 Maret 2018 Episode 81

Debroo.net. Sinopsis Chandra Nandini ANTV 24 Maret 2018 Episode 81. Chanakya ke kamar Chandra dan tidak melihat siapapun. Chanakya bersyukur Chandra tidak ada di kamarnya dan Chanakya berpikir sebelum Chandra datang dirinya harus menemukan beberapa petunjuk lalu Chanakya memulai penyelidikannya.

Sinopsis Chandra Nandini 24 Maret 2018
Sinopsis Chandra Nandini 24 Maret 2018

Chanakya menemukan benang suci di bawah bantal dan juga dua boneka kecil yang biasa di gunakan dalam ilmu sihir. Chanakya mengambil boneka tadi dan paham jika sudah ada yang memainkan ilmu hitam pada Chandra dan dirinya harus menemukan orang tersebut sebelum dia berhasil mencapai tujuannya.

Nandini-Mohini ke tepi tebing lalu sukma Mohini keluar dari tubuh Nandini dan kembali ke tubuh nya. Nandini sendiri terheran2 melihat dirinya berada di atas tebing dan mengingat apa yang terjadi sebelumnya. Nandini lalu memegangi kepalanya dan teringat sketsa masa lalu saat dirinya terjatuh dari tebing.

Nandini merasa berada di tempat yang sama dengan waktu itu. Mohini mengintainya lalu berdiri perlahan di belakang Nandini dan dalam hati mengucap selamat tinggal pada Nandini karena Chandra hanyalah miliknya. Mohini kemudian berniat mendorong Nandini tapi Chandra muncul menghentikannya dan menamparnya.

Mohini pun terjatuh. Nandini membalikkan badan tapi sayang dia terpeleset dan jatuh ke jurang. Tapi Nandini berhasil memegangi sebuah kayu dan mencoba bertahan. Chandra meneriakinya. Nandini pun kembali teringat detik2 saat dirinya terjatuh dulu.

Chandra memberikan tangannya dan Nandini menggapainya. Mohini mulai tersadar dan beranjak pergi. Chandra mengatakan pada Nandini kalau dirinya tidak ingin kehilangannya lagi. Nandini pun kemudian teringat jelas saat Bindusara kecil menjatuhkannya ke jurang.

Chandra meminta Nandini naik dan Nandini menggapai tangan Chandra. Chandra berhasil membawa Nandini naik dan berteriak marah pada Mohini yang sudah lari. Nandini menatap Chandra dan mengatakan kalau ingatan sudah pulih dan dirinya adalah Nandini.

Chandra pun kemudian memeluknya dengan bahagia. Nandini kemudian kembali berbicara pada Chandra bahwa dulu dirinya pergi berburu bersama Bindusara dan dirinya terpeleset kejurang. Nandini memutuskan untuk tidak menceritakan apa yang dilakukan Bindusara dulu dan hanya berkata pada Chandra kalau Bindusara tidak bisa membantunya karena dia terlalu kecil saat itu.

Chandra pun mengatakan kalau dirinya dulu seperti mayat hidup tanpanya tapi dirinya yakin dia akan kembali. Nandini pun memeluknya dan kemudian bertanya2 mengapa Mohini dan Bheem berbohong mengenai Savitri. Chandra berkata kalau sudah memahami rencana Bheem – Mohini dan tidak akan melepaskan mereka.

Chandra juga meminta Nandini untuk tidak memberitau siapapun kalau ingatannya sudah pulih. Nandini kemudian bertanya bagaimana dia bisa tau keberadaannya di tebing ini. Chandra menjawab kalau tadi mengikutinya.

Bheem di ruang bawah tanah berbicara sendiri akan memberi pelajaran pada Mohini karena dia selalu berbuat semaunya sendiri. Mohini lalu menemuinya dan menenangkannya seraya berkata bahwa gara2 dia Chanakya kini waspada. Bheem mengajak Mohini untuk melarikan diri tapi Mohini berkata kalau mereka sudah mendekati misi mereka.

Bheem berkata kalau Chanakya bisa menghabisi mereka. Mohini juga berkata kalau Swananda juga akan melakukan hal yang sama jadi menurut Mohini lebih baik mereka meneruskan pekerjaan mereka dan Mohini meminta Bheem merasuki tubuh Chandra lagi agar mereka bisa melakukan apa yang di inginkan.

Chanakya bertanya tentang keberadaan Bheem dan Mohini pada anggota keluarga. Bhadraketu juga kemudian menceritakan apa yang telah terjadi. Chanakya pun kemudian meminta mereka semua untuk bubar. Semuanya kemudian membubarkan diri.

Chandra Nandini memasuki istana. Chandra mengatakan pada Nandini kalau dirinya tidak akan melepaskan Bheem dan Mohini. Nandini berpikir sudah melihat Chandra yang seperti biasanya dan berharap dia tidak kembali menunjukkan sisi buruknya. Tiba2 sukma Bheem kembali memasuki tubuh Chandra. Chandra-Bheem beranjak pergi. Prajurit mengatakan pada Nandini kalau Chanakya ingin bertemu.

Nandini berjalan di koridor dan bertemu Bindusara. Bindusara sengit menatapnya dan beranjak pergi. Nandini kembali teringat saat Bindusara kecil mencelakainya dan Nandini berbicara dalam hati, “aku tau alasan kenapa kau dulu tidak menyelamatkanku..aku juga melihat ada begitu banyak kebencian dimatamu tapi aku akan selalu menyayangimu.. aku tau kau telah mengambil jalan yang salah dan aku akan membuatku kembali pada jalan yang benar”.

Baca Juga :  Sinopsis Chandra Nandini Episode 65 Tayang 8 Maret 2018 di ANTV

Nandini menemui Chanakya dan Chanakya berbicara padanya bahwa Chandra telah dirasuki ilmu hitam dan seseorang mengendalikannya. Nandini bertanya siapa orang tersebut. Chanakya berkata tidak memiliki bukti kuat tapi mencurigai Bheem dan Mohini.

Nandini membenarkan ucapan Chanakya dan menceritakan yang terjadi di tebing tadi. Chanakya bertanya bagaimana dia bisa berada di tebing tersebut. Nandini menjawab tidak ingat lagi. Chanakya pun menyimpulkan kalau Nandini juga telah dirasuki dan semua ini memang ulah Bheem dan Mohini.

Nandini lalu mengatakan agar mereka segera memberitau Chandra. Chanakya melarangnya dan berkata agar merahasiakan semua itu karena mereka harus tau siapa yang berada dalam tubuh Chandra sebab tubuh Chandra sangatlah penting. Chanakya mengingatkan Nandini bahwa jika Chandra berperilaku aneh lagi berarti dia sedang dirasuki. Nandini lalu beranjak pergi.

Mohini mengumpulkan kayu dan membuat upacara pembakaran tubuh Bheem. Mohini mengatakan kalau dirinya tidak punya pilihan lain lalu membakar tubuh Bheem layaknya orang yang sudah meninggal.

Chandra-Bheem tengah minum. Nandini menemui Chandra-Bheem dan berpikir bahwa sebelumnya dia baik2 saja dan mengapa dia tidak mengambil tindakan untuk perbuatan Bheem dan Mohini. Nandini lalu memanggil Chandra-Bheem dan Chandra-Bheem bertanya apa yang telah terjadi sebelumnya.

Nandini mengatakan tidak terjadi apa2 dan Nandini mencoba mencari tau siapa yang berada dalam tubuh Chandra apakah itu Bheem atau Mohini. Chandra-Bheem merasakan sesuatu lalu mengatakan dengan gugup dan pada Nandini kalau dirinya ingin menemui Mohini dan beranjak pergi.

Chandra-Bheem mendatangi tempat Mohini dan berteriak marah saat melihat Mohini membakar tubuhnya. Mohini berusaha menjelaskan kalau semua itu akan membantu rencana mereka.

Chandra-Bheem mencengkeram Mohini dan berujar marah pada Mohini kalau dirinya akan terjebak dalam tubuh Chandra untuk selamanya. Mohini berontak dan mengancam Chandra-Bheem dengan belatinya dan memberitau kalau dia bisa menjadi Raja Magadha dan menikahinya kemudian mereka tidak akan lagi mendukung Swananda. Diam2 Nandini yang mengikuti Chandra-Bheem mendengar pertengkaran mereka.

Chanakya sedang membaca buku tentang ilmu hitam dan berpikir untuk mencari solusinya. Nandini datang dan memberitau kalau Chandra kembali dirasuki oleh Bheem dan Mohini tengah membakar tubuh Bheem. Chanakya pun terkejut karena akan sangat sulit untuk mengeluarkan sukma Bheem dari tubuh Chandra karena tubuh Bheem sudah tidak ada lagi.

Chanakya takut Bheem akan menciptakan malapetaka dalam tubuh Chandra. Nandini pun berkata akan mempertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkan Chandra dan Nandini berkata pada Chanakya kalau dirinya akan mengendalikan Chandra melalui hatinya. Chanakya lalu memberinya benang suci dan memintanya agar memakainya supaya Bheem dan Mohini tidak bisa merasuki tubuhnya.

Chandra-Bheem menghancurkan segalanya di kamar karena marah pada Mohini yang membakar tubuhnya. Nandini berjalan ke kamar Chandra dan berpikir bahwa selama ini ternyata Bheem yang membuat Chandra melakukan semuanya. Dia lalu mendengar suara kemarahan Chandra-Bheem dan bergegas menemuinya mencoba menghentikannya tapi Chandra-Bheem mendorongnya.

Nandini pun menjatuhkan sebuah patung dan mengatakan agar tidak melakukan semua ini. Bindusara diam2 memintai mereka dari pintu kamar. Nandini mengatakan pada Chandra-Bheem bahwa sebelumnya hidupnya sederhana tapi kemewahan kerajaan ini kini di cintainya dan Nandini memohon padanya agar tidak menjauhkannya dari kemewahan semua ini.

Bindusara naik pitam mendengarnya dan beranjak pergi. Chandra-Bheem sendiri berpikir mengapa dirinya harus marah tanpa alasan karena kehidupan seperti inilah yang di inginkannya lalu Chandra-Bheem berbicara pada Nandini bahwa dirinya tidak akan membiarkannya pergi karena dia selalu menjadi miliknya. Nandini pun memeluknya dan berpikir akan menjebaknya atas semua rasa sakit yang telah diberikannya pada Chandra.

Baca Juga :  Sinopsis Chandra Nandini Episode 60 Tayang 3 Maret 2018 di ANTV

Mohini masuk ke istana dan berbicara sendiri bahwa dirinya kini hanya tinggal menangani Nandini untuk mendapatkan singgasana dan mahkota.

Helena sibuk hilir mudik di kamarnya sambil berpikir mengapa Bindusara tidak mengambil tindakan untuk melawan Dharma. Mohini kemudian muncul dan itu mengejutkannya. Helena pun bertanya mengapa begitu berani dia masuk ke kamarnya.

Mohini menjawab bahwa kini kamar ini menjadi kamarnya karena dirinya sekarang seorang ratu pertama. Mereka berdebat dan Mohini mengusirnya keluar. Helena pun beranjak pergi dengan emosi.

Dharma termenung teringat ucapan sang peramal. Dharma lalu berpikir bahwa prediksi peramal itu pasti salah karena dirinya dan Bindusara berusaha sebisa mungkin menghindari hubungan suami istri jadi tidak mungkin mereka akan memiliki anak .

Bindusara datang dan kakinya tiba2 kram. Dharma mencoba membantu tapi Bindusara memakinya mengatakan bahwa dia dan Nandini sangat pintar bersandiwara hanya demi mendapat kemewahan istana. Bindusara juga berkata tidak akan membiarkannya dan Nandini untuk tinggal di istana. Lalu Bindusara menyeret Dharma keluar kamar.

Helena menemui Chandra-Bheem dan bertanya mengapa dia seenaknya memberikan posisinya pada wanita bodoh seperti Mohini. Chandra-Bheem hanya menatapnya kemudian beranjak pergi.

Mohini mendatangi aula dan melihat singgasana ratu lalu membelainya. Mohini kemudian duduk di singgasana tersebut tapi Mohini melihat singgasana raja yang lebih bagus dan beralih duduk disana kemudian tertawa. Dia terkejut saat melihat Chandra-Bheem datang.

Chandra-Bheem langsung menghardiknya karena berani duduk dinsinggasana raja. Mohini memberi alasan kalau dirinya hanya ingin merasakan rasanya. Chandra-Bheem menghardiknya lagi dan berkata bahwa itu singgasana raja dan bukan untuk rakyat biasa sepertinya.

Chandra-Bheem pun mendorong Mohini. Mohini pun membentaknya. Mohini lalu melihat Helena yang muncul di aula dan Mohini berbicara perlahan agar Helena tidak curiga. Chandra-Bheem mengatakan kalau dia sangat serakah dan dia harus ingat posisinya atau dia akan di jebloskan ke dalam penjara.

Mohini emosi dan berkata kalau dirinya memegang rahasianya. Chandra-Bheem berkata tidak akan ada satupun orang yang akan mempercayainya. Mohini pun menantangnya dengan berkata akan memberitahu semua orang. Mohini berbalik hendak pergi tapi Chandra-Bheem menariknya dan menggorok leher Mohini menggunakan belatinya. Darah Mohini pun mengenai wajah Helena. Chandra-Bheem mengatakan pada Helena bahwa semua perintahnya harus di patuhi lalu Chandra-Bheem beranjak pergi. Helena sendiri terlihat masih shock.

Bindusara menyeret Dharma dan Nandini melihat mereka lalu menghentikannya dan melepas tangan Bindusara dari tangan Dharma. Nandini pun menegur Bindusara agar tidak bersikap kasar pada istrinya sendiri. Bindusara menjawab kalau Dharma adalah istrinya dan dirinya bisa bersikap apa saja.

Bindusara juga menambahkan pada Nandini kalau dirinya sudah mengetahui kebenarannya jadi Bindusara melarangnya melakukan trik yang sama terhadapnya. Dharma meminta Bindusara menghentikan hinaannya pada Nandini. Bindusara pun menyuruh Dharma bertanya pada Nandini mengapa dia tidak mau pergi bersama Bheem dan hanya ingin tinggal bersama Raja.

Nandini menghentikan Dharma dan mengatakan pada Bindusara kalau dirinya mengatakan semua itu hanya untuk menenangkan Chandra karena Chandra tengah sakit dan seperti memiliki dua kepribadian. Bindusara berkata kalau dirinya tidak mudah untuk di bodohi.

Nandini mengingat ucapan Chanakya untuk tidak memberitahukan apa yang terjadi pada siapapun dan Nandini berpikir kalau Bindusara harus mengetahui kebenarannya lalu Nandini mengatakan yang sebenarnya pada Bindusara mengenai Chandra yang dirasuki oleh sukma Bheem. Bindusara pun mentertawakan Nandini dan bertepuk tangan menunjukkan ketidakpercayaannya.

Chanakya tengah berbicara dengan seorang dukun membicarakan masalah yang terjadi. Dukun itu mengatakan hanya ada satu jalan untuk mengatasinya yakni pengorbanan cinta.

Sumber : intifilm.com

Loading...

Comment