by

Sinopsis Chandra Nandini Episode 72 Tayang Kamis 15 Maret 2018 di ANTV

Debroo.net. Sinopsis Chandra Nandini Episode 72 Tayang Kamis 15 Maret 2018 di ANTV. Bindusara ke kamar dan berbicara dengan Charumitra (yang disangkanya Dharma) bahwa dirinya akan berbicara dengan ayahnya besok. Charumitra lalu memeluk Bindusara dan menjatuhkan diri ke ranjang.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 72 Tayang 15 Maret 2018 di ANTV
Sinopsis Chandra Nandini Episode 72 Tayang 15 Maret 2018 di ANTV

Bindusara melihat Charumitra dan terkejut. Charumitra lalu mengatakan sesuatu. Bindusara menjauh dari Charumitra dan menanyakan keberadaan Dharma. Charumitra memeluknya lagi dan mengatakan kalau dirinya sudah memberitau Dharma jika malam ini adalah malam pernikahannya tapi Dharma tetap saja keluar kamar.

Charumitra kemudian menghasut Bindusara agar memberi hukuman pada Dharma. Bindusara menyahut kalau Dharma tidak melakukan hal yang salah. Charumitra emosi mengatakan bahwa dia sepertinya sudah menerima Dharma sebagai istrinya. Bindusara membalas kalau sesegera mungkin dirinya akan membatalkan pernikahannya dengan Dharma karena tidak tertarik padanya.

Charumitra mendekat dan merebahkan kepala di dada Bindusara seraya berkata kalau dia adalah miliknya. Bindusara pun menarik kepala Charumitra dan mengatakan kalau dirinya tidak akan pernah memberikan cinta padanya lalu Bindusara menyuruh Charumitra kembali ke kamarnya. Charumitra pun keluar.

Bheem masuk ke sebuah rumah lalu menatap lukisan Nandini saat menjadi Prabha dan kemudian Bheem berakting seolah2 lukisan Prabha adalah Savitri dan mengajaknya pulang. Bheem kemudian tertawa terbahak2 mengatakan kalau dia adalah istrinya dan dia bukan Nandini.

Pagi harinya Chandra terbangun karena tidak menemukan Nandini disampingnya. Chandra pun memeluk selendang Nandini dan menyesal karena tidur lebih awal. Pintu kamar terbuka daan Chandra pura2 tidur lagi. Nandini yang baru selesai mandi masuk ke dalam kamar sambil menyanyi lalu menatap Chandra.

Nandini mengatakan sesuatu dan Chandra mendengarnya. Nandini mengambil pakaiannya di peti dan Chandra memperhatikan diam2. Nandini meletakkan pakaiannya di meja lalu beranjak mengambil perhiasannya. Saat itulah Chandra bangun dan dengan usil mengganti pakaian Nandini di meja dengan pakaian yang lain lalu pura2 tidur lagi.

Nandini hendak mengambil pakaiannya dan merasa heran karena yang tadi diambilnya bukan pakaian itu. Nandini pun menatap Chandra dan berpikir bahwa tadi bukan itu yang di ambilnya lalu Nandini tetap membawa pakaian itu menuju meja rias.

Saat Nandini hendak memakai bajunya dia melihat Chandra bergerak mengganti perhiasannya di meja dan tidur lagi. Nandini pun sadar kalau tadi Chandra yang mengerjainya dan Nandini berkata akan memberinya pelajaran. Nandini pun kemudian bergerak membuka tirai hingga wajah Chandra tertimpa matahari lalu Nandini mengibas2kan rambutnya pada Chandra.

Nandini kemudian sengaja mengatakan kalau dirinya bersyukur semalam Chandra tidur lebih awal jadi dia tidak mendengar perkataannya lalu Nandini hendak pergi mengganti baju tapi Chandra menariknya dalam pelukannya dan bertanyabpada yang dikatakannya semalam. Nandini berkatabkalau dirinya sudah sangat terlambat dan harus bersiap2. Lalu Nandini membawa Chandra keluar setelah itu Nandini mengunci pintu kamar.

Pelayan mengelilingi Dharma sambil membawa nampan dan mengatakan kalau dia harus bersiap untuk ritual selanjutnya. Dharma mengatakan kalau dirinya ingin sendirian dan Nandini muncul. Nandini lalu menyuruh pelayan pergi dan Nandini berbicara pada Nandini kalau dia harus bersiap2 lalu memakaikan perhiasan2.

Dharma membalas ucapan Nandini kalau dirinya merasa aneh dengan sebutan ratu. Nandini pun berkata bahwa dia harus berada di kamar Bindusara. Dharma merasa bingung harus memanggil apa pada Nandini karena dia sekarang menjadi ibu mertuanya.

Nandini pun memeluknya dan berkata kalau dia tetaplah putrinya. Nandini menanyakan sikap Bindusara padanya. Dharma menjawab kalau Bindusara bersikap baik padanya dan Dharma berkata kalau Bindusara membicarakan tentang pembatalan pernikahan. Dadima muncul dan memuji penampilan Dharma. Lalu Dadima mengajak mereka semua ke luar karena yang lain sudah menunggu. Sinopsis Chandra Nandini Episode 72

Raja Champa berbicara pada Chandra kalau dirinya akan pulang dan membawa Ellis tapi Helena memintanya tinggal beberapa hari lagi. Raja Champa menjawab kalau dirinya harus pulang. Helena berkata kalau Kartikay dan Ellis masih harus melakukan ritual lagi pergi ke kuil dan Helena berjanji setelah ritual itu selesai maka mereka bisa pergi.

Sementara itu Kartikay dan Ellis tengah melakukan ritual pencarian cincin tapi Kartikay terus menatap Dharma. Ellis pun menang karena menemukan cincinnya dan berteriak kegirangan. Lalu beralih pada pasangan Bhadraketu dan Chitralekha yang sama2 bisa menemukan cincinnya.

Dadima lalu mengatakan bahwa mereka berdua akan saling mengatur satu sama lain. Kemudian beralih lagi pada pasangan Bindusara dan Dharma tapi Bindusara belum juga datang. Charumitra berbisik pada Helena bahwa Bindusara akan membatalkan pernikahannya dengan Dharma secepatnya. Helena terkejut mendengarnya.

Baca Juga :  Sinopsis Chandra Nandini Episode 50 Tayang di ANTV 21 Februari 2018

Charumitra pun mengatakan pada Helena kalau kekhawatirannya tidak beralasan karena Dharma dan Bindusara tidak tertarik satu sama lain. Helena berpikir jika pembatalan pernikahan itu terjadi mungkin bisa berpengaruh pada kehidupan pernikahan Ellis.

Dadima lalu memanggil Helena dan menanyakan Bindusara karena harus melakukan ritualnya Bindusara tiba2 muncul dan mengatakan kalau ritual itu tidak diperlukan karena dirinya sudah mengajukan pembatalan pernikahan untuk Dharma. Semua orang terkejut mendengarnya.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 72. Chandra menghampiri Bindusara dan bertanya apa yang telah dilakukannya . Nandini juga berkata bahwa dia tidak bisa melakukan semua ini pada Dharma. Bindusara berkata sudah melakukannya dan prosesnya akan berjalan.

Bindusara menambahkan kalau Dharma akan bebas karena mereka tidak perlu berada dalam sebuah hubungan dimana mereka tidak akan pernah bisa untuk bahagia lalu Bindusara beranjak pergi. Chandra Nandini pun mengejarnya.

Ellis berbicara pada Helena di kamar bahwa jika pernikahan Dharma di batalkan maka dirinya akan kehilangan Kartikay karena Kartikay pasti alan kembali pada Dharma. Helena pun berkata dirinya memiliki rencana dengan menunjukkan beberapa kesalahpahaman pada Bindusara.

Nandini sendiri berbicara pada Chandra agar dia tenang tapi Chandra berkata dengan emosi bahwa Bindusara sudah mengambil keputusan bodoh. Nandini menenangkannya tapi Chandra emosi dan berkata akan berbicara dengan Bindusara lalu beranjak pergi.

Nandini menariknya dalam pelukannya dan Chandra menyuruhnya melepaskannya tapi Nandini menolak dan mulai menghitung untuk meredakan kemarahan Chandra. Chandra pun memeluknya kembali dan mulai tenang. Nandini melepas pelukannya dan meminta Chandra bersumpah atas dirinya kalau dia tidak alan memarahi Bindusara.

Chandra mengatakan tidak akan memarahinya tapi Bindusara harus paham bahwa apa yang sudah dilakukan tidaklah benar kemudian Chandra beranjak pergi.

Bindusara tengah berlatih pedang dan Chandra mendatanginya lalu memuji latihannya. Bindusara bertanya apakah dia tidak marah padanya. Chandra menjawab kalau dirinya tidak suka dengan keputusannya tapi dirinya tidak marah.

Sedangkan Nandini mendatangi Dharma dan Dharma setuju dengan keputusan Bindusara tapi Nandini mengatakan kalau pernikahan merupakan langkah yang penting dan tidak bisa di dikhianati seperti ini. Dharma menyahut kalau untuk pertama kalinya Bindusara mengambil keputusan yang benar.

Bindusara berkata pada ayahnyabkalau dirinya tidak bisa memaksa Dharma karena dia tidak akan bahagia bersamanya dan dirinya juga tidak ingin merusak kehidupan Dharma. Bindusara yakin Dharma akan menikah lagi dengan lelaki yang tepat. Dharma sendiri tetap meyakinkan Nandini kalau dirinya bahagia dengan keputusan Bindusara.

Chandra Nandini duduk bersama dan membahas masalah Bindusara Dharma. Chandra berkata kalau mereka berdua tidak mau mendengarkan nya. Nandini bertanya pada Chandra bagaimana mereka dulu jatuh cinta sedangkan mereka bermusuhan. Chandra pun menarik Nandini dalam pelukannya dan berkata bahwa sejak dirinya terlihat tampan maka dia langsung jatuh cinta padanya.

Nandini tersenyum mendengarnya dan berkata kalau ceritanya tidak sama dengan yang Dadima katakan. Chandra bertanya apa yang dikatakan Dadima. Nandini berkatabkalau Dadima bercerita mereka menikah 3x dan dia (Chandra) selalu pergi meninggalkan istana.

Chandra menjawab itu semua karena dia. Nandini lalu berkata bahwa mereka harus membuat Dharma dan Bindusra menghabiskan waktu bersama. Lalu mereka mendengar teriakan seseorang. Chandra melihat Bheem yang tengah ditangkap oleh prajurit. Bheem berontak seraya berkata ingin bertemu dengan Raja.

Lalu Chandra memanggil pelayan dan bertanya siapa dan mau apa lelaki yang ditangkap itu. Pelayan mengatakan kalau dia memaksa masuk dan ingin bertemu dengan Raja. Chandra pun menyuruhnya membawa lelaki itu ke aula.

Bheem masuk ke aula dan Chandra bertanya apa permasalahannya. Bheem mengatakan kalau dirinya hanya rakyat biasa tapi ada miliknya yang sedang bersamanya. Chandra berkata kalau dirinya tidak memilikinya. Bheem bersikeras kalau miliknya ada bersama Raja.

Chandra pun menyuruhnya memberi bukti dan Chandra berjanji akan mengembalikannya. Nandini kemudian masuk ke aula bersama Dharma dan Bheem langsung menghampirinya sambil memanggilnya “sayang”. Chandra menghentikannya dan mengatakan betapa beraninya dia bersikap seperti itu.

Bheem menyahut kalau dia adalah Savitri istrinya. Nandini dan yang lain pun terkejut. Chandra lalu mengatakan kalau dia adalah Nandini istrinya. Bheem bersikeras kalau Nandini adalah Savitri. Bheem berkata pada Chandra kalau dia pasti akan membencinya tapi Bheem meminta agar Savitri dikembalikan karena dirinya tidak bisa hidup tanpa Savitri. Chandra hampir menghunuskan pedang pada Bheem tapi Chanakya menghentikannya dan memintanya untuk tenang.

Bheem lalu meminta maaf dan memohon pada Nandini agar mau kembali ke rumahnya dan Bheem memanggil nya Savitri. Nandini pun ketakutan dan mengatakan pada Chandra kalau dirinya tidak mengenal lelaki tersebut. Bheem kembali berbicara kalau dirinya sudah menikahinya.

Baca Juga :  Sinopsis Chandra Nandini Episode 38 - Rahasia Vishaka Terbongkar

Chandra menenangkan Nandini dan berkata kalau Bheem sudah berbohong. Bheem berkata kalau dirinya memiliki bukti lalu menunjukkan lukisan nya bersama Prabha. Bheem menunjukkan pada semua orang. Helena berharap ibunya ada bersamanya saat inj.

Bheem memohon pada Chanakya agar memberinya keadilan. Chanakya lalu bertanya pada Bheem tentang bukti lain. Bheem mengajaknya ke rumahnya. Chandra bertanya pada Chanakya mengapa harus mendengarkan lelaki tersebut. Chanakya mengatakan bahwa mereka harus menangani tantangan ini dan tidak berjalan mundur dan jika lelaki itu berbohong maka dia akan di hukum. Sinopsis Chandra Nandini Episode 72

Di kamar Dharma bertanya pada Nandini bahwa jika Bheem memang suaminya kemana saja dia selama ini. Nandini menangis mengatakan kalau dirinya tidak bisa memikirkan apapun kini. Dharma bertanya apa yang dikatakan oleh hatinya. Nandini berkata kalau dirinya hanya mempunyai rasa untuk Raja Chandra dan bukan yang lain.

Nandini merasa takut karena lelaki tadi menceritakan kisah yang sama dengan kisah Baba. Dharma pun mendukungnya untuk menemukan kebenaran dan identitasnya. Nandini pun beranjak pergi. Pelayan menemui Dharma dan memberikan surat dari Kartikay. Dharma membacanya dan Kartikay menulis kalau ingin menemuinya untuk terakhir kalinya. Kartikay sendiri berpikir kalau Dharma pasti juga tidak bisa hidup tanpa dirinya.

Seorang mentri memberitau Bindusara kalau pembatalan pernikahannya hanya membutuhkan cap kerajaan saja dan semua akan berakhir. Bindusara menyuruh mengirim suratnya ke kamarnya dan Bindusara berencana akan memberitau Dharma.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 72. Bindusara berjalan di koridor hendak ke kamar Dharma dan melihat Dharma keluar kamar menutupi dirinya. Bindusara lalu mengikutinya. Dharma menemui Kartikay di balkon dan Kartikay berbicara padanya sambil memegang tangannya.

Kartikay berkata bahwa jika pernikahannya dengan Bindusara batal maka dirinya juga akan membatalkan pernikahannya dengan Ellis lalu mereka akan melarikan diri. Kartikay memberi contoh pada Chitralekha yang telah memgambil keputisan yanh benar dan sekarang dia bahagia.

Kartikay berkata kaalu dirinua melihatnya tidak bahagia karena harua bersama lelaki yang dibencinya dan dirinya juga tidak bahagia karena menikah dnegan wanita yang tidak dicintainya dan tidak ingin di nikahinya. Bindusara melihat dari kejauhan. Kartikay mengatakan pada Dharma kalau Ellis sudah tau dirinya mencintainya lalu Kartikay memeluk Dharma.

Bindusara merasa geram dan beranjak pergi. Dharma menjauh dari Kartikay dan mengatakan kalau dia sudah menikah. Dharma berkata bahwa ini terakhir kalinya dirinya datang karena dia mengirim surat padanya. Kartikay berkata kalau tidak pernah mengirim surat.

Dharma terkejut dan berpikir bahwa ada seseorang yang mencoba membuat konspirasi lagi lalu Dharma segera menyuruh Kartikay pergi. Tapi Kartikay bertanya apakah dia menikahi Bindusara karena Bindusara lebih hebat darinya. Dharma menjawab kalau dirinya menikahi Bindusara demi adiknya (Chitralekha).

Kartikay pun berkata bahwa dirinya tidak alan membiarkan pengorbanannya sia2 dan dirinya akan melanjutkan pernikahannya bersama Ellis lalu Kartikay beranjak pergi. Dharma menangis dan berkata akan selalu mendoakan Kartikay dan Ellis untuk kehidupan yang lebih baik dan Kartikay akan mencintai Ellis.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 72 Part 2 Bheem membawa Chandra dan yang lain ke rumahnya dan tiba2 seorang wanita (Mohini) menghentikan mereka dan berlari menyambut Nandini dengan sukacita. Mohini melakukan aarti untuk Savitri dan mengajaknya masuk.

Chandra bertanya siapa Mohini. Mohini menjelaskan kalau dirinya istri pertama Bheem dan telah salah paham dengan Savitri hingga suatu hari Savitri pergi meninggalkan rumah dan Mohini meminta maaf untuk itu. Nandini berkata tidak mengenalnya. Mohini merengek meminta Savitri memaafkannya.

Chanakya berkata bahwa semua ini tidak membuktikan bahwa Nandini adalah Savitri. Bheem lu menyuruh Mohini memanggil pendeta yang menikahkan mereka. Mohini lalu keluar. Bheem lalu menunjukkan barang2 yang bisa membuat Savitri ingat seperti kartu undangan pernikahan mereka.

Mohini datang membawa pendeta dan Chandra lalu berkata pada pendeta agar tidak berani2 untuk membohonginya karena dirinya Raja Chandragupta dan Chandra bertanya pada pendeta siapa dia (Nandini). Pendeta mengatakan kalau dia adalah Savitri istri Bheem. Semua orang pun terkejut mendengarnya.

 

Sumber : intifilm.com

Loading...

Comment