25 Tahun Rafflesia Arnoldii Jadi Bunga Nasional Indonesia

Debroo.net. 25 Tahun Rafflesia Arnoldii Jadi Bunga Nasional Indonesia. Mungkin kita semua sudah tahu, bahwa hari ini bertepatan dengan 25 Tahun Rafflesia Arnoldii Jadi Bunga Nasional Indonesia, bunga Rafflesia Arnoldii memiliki ciri khas bau tak sedap ini telah ditetapkan sebagai Bunga Nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 4 Tahun 1993 oleh Presiden Soeharto.

Rafflesia Arnoldii - Google Doodle Hari Ini
Rafflesia Arnoldii – Google Doodle Hari Ini

Jika Google saja turut merayakan 25 tahun ditetapkannya Rafflesia Arnoldii sebagai Bunga Nasional Indonesia, bagaimana dengan kita? yah setikdanya kita cukup bersyukur ya, bahwa bunga yang langka ini menjadi Bunga Nasional Indonesia bersama Melati dan Anggrek.

Penemuan Bunga Padma Raksasa yang diberi nama Rafflesia Arnoldii

Bunga Rafflesia Arnoldii disebut juga bunga Padma Raksasa yang merupakan puspa langka di dunia yang ditemukan pertama kali sekitar tahun 1818 di hutan tropis Bengkulu di dekat Sungai Manna, Lubuk Tapi, Kabupaten Bengkulu Selatan.

Seorang pemandu yang bekerja pada Dr. Joseph Arnold yang menemukan bunga raksasa ini pertama kali. Arnold sendiri saat itu tengah mengikuti ekspedisi yang dipimpin oleh Thomas Stamford Raffles, so gak heran ya penamaan bunga Rafflesia Arnoldii pun gabungan dari nama Thomas Stamford Raffles sebagai pimpinan ekspedisi dan Dr. Joseph Arnold sebagai penemu bunga.

Namun sesungguhnya bunga ini telah ditemukan lebih dahulu oleh Louis Auguste Deschamp pada 27 tahun sebelum Expedisi Thomas Stamford Raffles dan Dr. Joseph Arnold, hal tersebut tertuang dalam buku Rafflesia of the World, karya Jamili Nais.

Dalam buku tersebut Jamili Nais mengungkapkan fakta sejarah penemuan bunga yang kini juga dikenal sebagai Padma raksasa. Pada bab ‘Rafflesia Discovery’, diceritakan tak terduga mengenai penemuan bunga tersebut oleh Louis Auguste Deschamp, yang merupakan peneliti asal Perancis.

Pada 1791 Louis Auguste Deschamp melakukan ekspedisi. Sayangnya misinya gagal di tengah jalan. Bukan hanya karena masalah cuaca yang menghadang kapalnya, namun juga penyakit dan perang.

Dilaporkan sebanyak 89 dari 119 kru kapal meninggal dunia, termasuk kapten kapal Chevalier d’Entrecasteaux. Louis Auguste Deschamp kemudian ikut bersama koloni belanda hingga tahun 1802. Pada saat itulah ia berkesempatan mengeksplorasi tumbuhan yang ada di Indonesia, dan menemukan bunga bangkai.

Jika Louis Auguste Deschamp kala itu berhasil mempublikasikan penemuannya, mungkin bunga bangkai akan dinamai dengan namanya dan yang sangat menyedihkan adalah seluruh catatan penelitian yang dimilikinya, dirampas Inggris. Namun kemudian didonasikan ke British Museum pada 1861.

Buku Rafflesia of the World, karya Jamili Nais yang mengungkap kisah tersebut menyuguhkan banyak data asli. Mayoritas data tersebut didapatkan sang penulis melalui riset, maupun sumber pertama yang berkaitan dengan sang bunga raksasa

Jenis bunga ini bersama-sama dengan anggota genus Rafflesia lainnya dikabarkan terancam punah akibat penggundulan hutan yang dahsyat. Di Pulau Jawa sendiri hanya tumbuh satu jenis padma parasit, yakni Rafflesia padma.

Pengen Tahu Bunga Rafflesia Arnoldii?

25 Tahun Rafflesia Arnoldii Jadi Bunga Nasional Indonesia
25 Tahun Rafflesia Arnoldii Jadi Bunga Nasional Indonesia

Padma raksasa atau yang sering dikenal sebagai bunga bangkai ini adalah tumbuhan parasit obigat yang karena memiliki bunga berukuran sangat besar, bahkan disebut sebagai bunga terbesar di dunia loh broo, percaya atau tidak entahlah..tapi emang belum ada bunga yang lebih besar dari bunga Rafflesia Arnoldii seh.

Hidup tumbuh merambat dan tak berdaun membuat Rafflesia Arnoldii tak mampu berfotosintesis. Bunganya tampak sangat indah dan menawan namun berbau seperti daging membusuk, nah karena itulah disebut juga “bunga bangkai”.

Memiliki diameter bunga saat sedang mekar bisa mencapai 1 meter dengan berat sekitar 11 kilogram. Bunga menghisap unsur anorganik dan organik dari tanaman inang Tetrastigma.

Sejujurnya hanya ada satu bagian yang bisa disebut sebagai “tanaman” adalah jaringan yang tumbuh di tumbuhan merambat Tetrastigma. Bunga Rafflesia Arnoldii memiliki lima daun mahkota yang mengelilingi bagian yang terlihat seperti mulut gentong.

Di dasar bunga terdapat bagian seperti piringan berduri, berisi benang sari atau putik, bergantung pada jenis kelamin bunga, jantan atau betina. Hewan penyerbuk adalah lalat yang tertarik dengan bau busuk yang dikeluarkan bunga.

Sayangnya bunga Rafflesia Arnoldii hanya meiliki umur sekitar satu minggu (5-7 hari) dan setelah itu layu kemudian mati broo. Persentase pembuahan sangat kecil karena bunga jantan dan bunga betina sangat jarang bisa mekar bersamaan dalam seminggu. Itu pun kalau ada lalat yang datang membuahi.

Bunga Rafflesia Arnoldii adalah tanaman parasit langka yang dikategorikan tumbuhan unik, karena memiliki siklus hidup mencapai lima tahunan dan cuma memiliki masa mekar dari 3 hari hingga 8 hari.

10 Fakta tentang Rafflesia arnoldii yang harus kamu ketahui ya broo

RAFFLESIA arnoldii, tumbuhan eksotis nan langka ini memiliki banyak keunikan. Tidak memiliki daun, akar, atau pun batang seperti pada umumnya dan hidup menumpang pada tanaman inangnya.

Parasit hutan asal Asia Tenggara ini memecahkan rekor sebagai tumbuhan berdiameter 106,7 sentimeter dan berat 11 kilogram, dengan lobus seperti kelopak setebal satu inci. Bunga ini pada dasarnya menyerupai pot yang diapit oleh lima kelopak berwarna merah bata dengan tutul berwarna putih

Ada dua varietas Rafflesia arnoldii yang ditemukan di alam bebas, keduanya endemik Indonesia. R. arnoldii var. arnoldi ditemukan di kepulauan Indonesia di Kalimantan dan Sumatera. R. arnoldii var. atjehensis ditemukan di Sumatera bagian utara yang berbeda dari varietas sebelumnya yang kehilangan bagian ramenta di kolom utamanya.

1. Masa mekar Rafflesia Arnoldii tidak menentu
Tidak ada yang bisa mengetahui dengan pasti kapan Rafflesia arnoldii akan mekar. Ada yang mengatakan setelah hujan lebat. Pendapat lain mengatakan, jika bulan berakhir di “er”. Tapi ada pula yang mengatakan pada bulan Juli. dibutuhkan sekitar sembilan bulan untuk bunga mekar dan hanya bisa bertahan selama satu minggu. Hanya orang yang beruntung lah yang dapat menyaksikan keindahannya.

2. Rafflesia Arnoldii Memiliki bau yang busuk
Bau busuk ini disukai oleh lalat dan serangga lainnya untuk hinggap karena mereka menyangka itu merupakan bau dari daging busuk. Ini merupakan cara Rafflesia untuk dapat bertahan hidup. Meskipun lalat atau serangga tidak mendapat manfaat dari bunga itu, saat mereka duduk, serbuk sari menempel di punggung mereka. Ketika lalat ini berpindah ke bunga betina, mereka menyimpan serbuk sari pada bunga ini, memungkinkan pembuahan terjadi.

Buah yang dihasilkan berukuran kecil dan berdaging dengan ribuan biji. Buah ini dikonsumsi oleh pohon shrews, yang kemudian membantu menyebarkan bibit tanaman. Karena Rafflesia adalah tanaman uniseksual dan jarang terjadi, ada kemungkinan sangat langka bahwa seekor lalat yang duduk di atas bunga jantan dan membawa serbuk sari dari bunga itu akan duduk dengan bunga betina untuk mentransfer serbuk sari ke betina untuk pembuahan.

3. Asal nama Rafflesia arnoldii
Penemu tumbuhan Rafflesia arnoldii adalah ahli botani Inggris Dr. James Arnold (1782-1818) negarawan Sir Thomas Stamford Bingley Raffles (1781-1826) pada tahun 1818. Arnold terjangkit demam dan meninggal tak lama setelah penemuan itu. Penamaan penemuan tersebut untuk menghormati keduanya.

4. Termasuk Bunga Nasional Indonesia
Rafflesia arnoldii dianggap sebagai salah satu bunga Nasional Indonesia. Peringatan ini ditetapkan setiap tanggal 9 Januari sebagai hari penetapan sebagai bunga nasional.

5. Patung lilin Rafflesia Arnoldii
Selama bertahun-tahun, Rafflesia telah mempesona manusia dengan ukuran raksasa dan baunya yang mengerikan. Karena penampakan bunga ini langka dan hanya bertahan beberapa hari setelah mekar, banyak penjelajah, ahli botani, dan turis merasa penasaran untuk melihat bunga ini. Hingga akhirnya dibuatkan model lilin bunga yang dipamerkan di Royal Botanic Gardens di Kew.

6. Jumlah Rafflesia Arnoldii jantan dan betina tidak seimbang
Tanaman jantan Rafflesia lebih banyak daripada betina, disproporsi besar ini juga merupakan kerugian bagi penyebaran spesies ini, karena ada kemungkinan terbatas untuk jantan dan betina untuk mekar dan ditemukan cukup dekat pada saat bersamaan, jadi penyerbukan itu bisa terjadi.

7. Penyebaran spesies Rafflesia Arnoldii
Rafflesia arnoldii setidaknya memiliki 20 jenis spesies di dunia. Indonesia dan Malaysia masing-masingnya memiliki delapan jenis spesies. Sisanya tersebar di Thailand dan Filipina.

8. Rafflesia Arnoldii Langka dan terancam punah
Saat ini, Rafflesia arnoldii dianggap sebagai salah satu spesies tanaman terancam di bumi. Beberapa spesies Rafflesia, seperti Rafflesia magnifica, bahkan diklasifikasikan sebagai “sangat terancam punah” oleh Perhimpunan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).

Kisaran kecil distribusi spesies ini dan penghancuran habitat Rafflesia adalah dua faktor utama yang mendorong spesies ini untuk punah. Meskipun para pemerhati lingkungan telah berusaha menumbuhkan Rafflesia di lingkungan yang terkendali dan terlindungi, upaya semacam itu sebagian besar tidak berhasil. Beberapa properti pribadi di Indonesia memiliki Rafflesia yang tumbuh dalam batas-batas properti. Pemilik properti semacam itu didorong oleh pemerintah untuk menyelamatkan bunga dan memamerkannya ke publik dengan mengenakan biaya untuk penampakan tersebut.

9. Rafflesia Arnoldii adalah Tanaman parasit
Rafflesia arnoldii adalah tanaman parasit, tanpa akar, daun, atau batang. Bagian utama tanaman berada di dalam tanaman inang. Bagian yang hanya terlihat adalah bunga, yang menerobos kulit tanaman inang sebagai kuncup kompak, dan kemudian buahnya. Bunganya berdiameter 1 m, dan dagingnya berwarna coklat kemerahan dengan bintik putih.

10. Kegunaan Rafflesia Arnoldii yang gak banyak orang tahu
Kuncup bunga Raffelsia Arnoldii diaplikasikan dalam obat tradisional untuk persalinan dan pemulihan selama dan setelah melahirkan. Mereka juga digunakan sebagai afrodisiak atau obat yang dapat meningkatkan libido. Kemungkinan penggunaan ini dikaitkan dengan bentuk, warna dan ukuran kuncup, dan takhayul seputar bunga, dan bukan terkait dengan sifat kimia apa pun

Nah, demikian ulasan mengenai 25 Tahun Rafflesia Arnoldii Jadi Bunga Nasional Indonesia

Sumber Artikel : pikiranrakyat dan liputan6

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *