Sinopsis Mohabbatein Antv Hari Ini 6 Mei 2017- Raman Mengalami Penderitaan Yang Teramat Dalam

Debroo.net. Sinopsis Mohabbatein Antv Hari Ini 6 Mei 2017- Raman Mengalami Penderitaan Yang Teramat Dalam. Tn. Bhalla melihat wajah marah Ishita, Madhavi lalu datang menjemput Toshi dan mereka pergi bersama. Tn. Bhalla lalu menghampiri Ishitadan mengajak berbicara berdua. Tn. Bhalla dan Ishita berbicara di kamar, dia memberikan stik kayu untuk Ishita patahkan.

Sinopsis Mohabbatein Antv Hari Ini 6 Mei 2017- Raman Mengalami Penderitaan Yang Teramat Dalam
Sinopsis Mohabbatein Antv Hari Ini 6 Mei 2017- Raman Mengalami Penderitaan Yang Teramat Dalam

Ishita mematahkannya lalu Tn. Bhalla memberinya beberapa stik dan menyuruhnya mematahkannya secara bersamaan dan Ishita tidak bisa melakukannya. Itu semua digunakan Tn. Bhalla sebagai perumpamaan.

Sinopsis Mohabbatein ANTV.

Tn. Bhalla lalu berbicara dengannya bahwa dia dan Raman adalah kekuatan rumah ini dan jika mereka berdua menempuh jalan sendiri-sendiri maka keluarga ini akan hancur, Tn. Bhalla meminta agar ketika mereka bertengkar dia harus bisa mengatur Raman.

Ishita pun menjelaskan apa yang terjadi semalam hingga membuatnya tidak berbicara dengan Raman. Tn. Bhalla memahaminya dan berkata bahwa setelah Pihu pergi Raman mengalami penderitaan yang teramat sangat dan Tn. Bhalla berharap Ishita bisa membawa keluar Raman dari penderitaannya. Ishita pun memahami maksud ayah mertuanya.

Madhavi dan Toshi tiba disekolah Pihu, mereka menyusuri koridor sambil membahas Pihu lalu mereka masuk ke ruangan Kepala Sekolah dan berbicara dengannya. Kepala Sekolah berkata bahwa Madhavi akan mengajar bahasa inggris di kelas 2. Madhavi merasa senang karena itu kelas Pihu. Kepala Sekolah lalu meminta Toshi untuk mengurus kelas 10 tapi Toshi menolak dan meminta kelas 2 saja. Kepala Sekolah pun mengijinkannya. Mereka berdua pun berterimakasih.

Romi mendapat telepon dari temannya yang meminta bantuan Romi untuk mengetahui latar belakang gadis yang akan dijodohkan dengan adiknya, teman Romi menyuruhnya bertanya pada Ishita karena gadis yang dijodohkan adalah gadis India Selatan.

Romi pun menanyakan namanya dan temannya menyebut nama Aaliya, Mihika ikut terkejut mendengar Romi menyebut nama Aaliya terus menerus, usai menutup telepon Romi menceritakannya pada Mihika. MIhika terkejut karena Mani melakukan lamaran paksaan ini pada Aaliya. Romi pun merasa harus melakukan sesuatu.

Pihu bersama Ananya dan Ananya menceritakan kekesalan Simmi mengenai grup chatnya, Pihu pun meminta maaf. Ananya lalu mengantar Pihu ke kelas.

Romi mengunjungi Shagun dan berbicara dengannya mengenai pernikahan Aaliya tapi Shagun berkata bahwa dia tidak mau ikut campur ke dalam permasalahan Mani dan Aaliya, Romi memintanya memikirkan anaknya yakni Adtya.

Aaliya lalu muncul dan menanyakan pernikahan yang di bicarakan mereka, Romi menceritakan pernikahannya dengan adik temannya dan Aaliya terkejut. Aaliya pun berkata akan berbicara dengan Mani lalu bergegas pergi.

Guru Pihu memperkenalkan di kelas Pihu yakni Toshi dan Madhavi, mereka pun memperkenalkan diri. Mereka mencari-cari keberadaan Pihu dan tersenyum saat melihatnya.

Aaliya mendatangi Mani di ruangannya untuk membicarakan perjodohannya yang bertahan tanpa sepengetahuan mereka. Aaliya berteriak marah pada Mani, Mani pun membentaknya dan menyuruhnya bersiap2 untuk menemui lelaki pilihannya tapi Aaliya menolak serta menentangnya dan Mani lalu menamparnya. Aaliya pun menangis dan beranjak pergi.

Aaliya mengomel di kamarnya dan berusaha menghubungi Aditya tapi tidak terhubung, Aaliya menjadi semakin cemas. Aaliya lalu menghubungi Mihika dan berbicara dengannya menanyakan Aditya. Mihika mengatakan Aditya sedang keluar dan Mihika menenangkan Aaliya.

Mihika menanyakan yang terjadi dan Aaliya bercerita mengenai perjodohannya, Aaliya juga berkata akan melarikan diri tapi Mihika mencegahnya dan mengatakan bahwa mereka akan menemukan solusinya.

Aaliya berkata bahwa tidak ada lagi solusi dan tidak ingin kehilangan Aditya. Mihika menenangkannya kembali dan memintanya mendengarkannya. Mihika lalu memberitahu rencananya untuk Aaliya dan Aaliya setuju.

Toshi sangat memperhatikan Pihu saat jam istirahat, saat Toshi beranjak pergi beberapa teman Pihu berbicara dengan Pihu mengenai neneknya, mereka bertanya mengapa neneknya bekerja di sekolahnya dan itu sangat memalukan. Pihu pun menjawab mereka bahwa neneknya bekerja sebagai penjaga anak-anak karena dia sangat menyayanginya lalu Pihu berterimakasih pada Toshi. Pihu lalu berbicara dengan Toshi bahwa semua ini terjadi karena Ishita tapi Toshi memintanya untuk tidak berpikir demikian.

Mihika dan Romi menemui Ishita di kamarnya dan mereka berbicara dengan Ishita mengenai Mani yang akan menjodohkan Aaliya. Madhavi sendiri tengah mengobrol dengan Toshi mengenai Pihu.

Shagun membawa Aaliya keluar kamar untuk dipertemukan dengan calon tunangannya (Karan). Pihu pun memuji Aaliya. Shagun lalu berkata pada Mani bahwa Karan dan Aaliya harus menghabiskan waktu berdua, Mani pun menyuruh Karan pergi bersama Aaliya.

Sinopsis Mohabbatein 6 Mei 2017.

Aaliya dan Karan beranjak pergi untuk berbicara berdua, Aaliya membawanya ke kamarnya dan memintanya duduk lalu Aaliya berbicara dengannya dan menunjukkan keagresifannya serta membuat agar Karan tidak menyukainya. Aaliya juga mengajaknya minum bersama tapi Karan menolak. Tak beberapa lama Karan memilih pergi.

Aaliya tertawa puas karena rencana Mihika berjalan lancar. Mani lalu masuk ke kamar Aaliya dan mengatakan jika Karan mengetahui aktingnya dan tetap setuju untuk menikah, Mani berkata akan memanggil pendeta dan memutuskan tanggal pernikahan. Mani keluar kamar dan Aaliya merasa kesal.

Aditya berbicara dengan Ishita, Mihika dan Romi. Mereka membahas mengenai rencana Mihika yang gagal untuk Aaliya. Mihika pun meminta maaf. Aaliya lalu menghubungi Aditya dan Aditya bergegas hendak menemuinya, Ishita berpesan pada Aditya untuk tidak mengambil langkah yang salah.

Aaliya berbicara dengan Aditya untuk melarikan diri tapi Aditya berkata bahwa lari tidak akan menyelesaikan masalah. Aaliya mengatakan dirinya tidak bisa hidup tanpa dia (Aditya), Aditya pun memeluknya dan menenangkannya. Aaliya memintanya melakukan sesuatu.

Aditya pulang ke rumah dengan gontai, Ishita dan Mihika melihatnya, mereka lalu menemuinya dan bertanya. Aditya berkata bahwa Aaliya akan mengakhiri hidup jika menikah dengan lelaki tersebut. Ishita dan Mihika pun terkejut. Romi juga muncul dan dan berkata hanya Ishita yang bisa membantu Aditya. Ishita mengatakan bahwa dirinya tidak mau memohon meminta maaf pada Raman lalu beranjak ke kamar.

Mihir mencoba berbicara dengan Raman mengenai pertengkarannya dengan Ishita, Mihir menyuruhnya meminta maaf pada Ishita karena dia sudah salah atau masalah ini akan menjadi sangat serius. Raman hanya memandanginya. Mihir pun meninggalkannya.

Ananya berbicara dengan Simmi tapi Simmi yang sedang kesal meminta Neelu mengurus Ananya dan beranjak pergi, Toshi dan Madhavi memperhatikan Ananya dan membicarakannya. Mereka lalu mempunyai ide.

Raman dalam perjalanan dan teringat hinaannya pada Ishita. Raman merasa telah membuat semua orang marah dan Raman merasa ycapan Mihir memang benar jika dirinya harus meminta maaf pada Ishita.

Ishita tengah bersiap-siap dengan saree merahnya dan berharap semuanya akan membaik. Sementara Madhavi dan Toshi pura-pura bertengkar di luar agar Ananya mendengarnya, Ananya pun berlari keluar melihat nenek berlari menuju keluar juga.

Mani dan Shagun mempersiapkan hadiah pernikahan. Aaliya muncul dan meneriaki Mani serta mengatakan bahwa dirinya mencintai Aditya dan ingin menikah dengannya. Mani mengabaikan ucapan Aaliya dan meletakkan saree di bahu Aaliya tapi Aaliya mencampakkannya dan beranjak pergi. Mani lalu berbicara dengan Shagun agar mengatur semuanya.

Aaliya masuk ke kamar dan mengomel, dia lalu menelpon Aditya dan mengajaknya bertemu. Aditya berkata akan segera menemuinya, usai menhutup telepon Aaliya berkata bahwa dirinyanhanya mempunyai satu jalan keluar.

Raman pulang ke rumah dan melihat rumah dalam keadaan sepi, Raman lalu berlatih mempraktekkan cara meminta maaf pada Ishita tapi kemudian dia melihat Ishita menuruni tangga dan Raman terpana menatapnya, mereka pun saling pandang. Raman berpikir akan membawa Ishita ke restoran tapi Ishita bertanya dan mengajaknya ke restoran juga, Raman dengan gugup memintanya untuk bergegas dan Raman pun berpikir bahwa Ishita bisa membaca pikirannya.

By : aRin intifilm.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *