Sinopsis Mohabbatein Antv Hari Ini 3 Mei 2017- Ishita Menolak Bermain Karambol

Debroo.net. Sinopsis Mohabbatein Antv Hari Ini 3 Mei 2017- Ishita Menolak Bermain Karambol. Ruhi merekam pesan video seluruh anggota keluarganya untuk diberikan kepada Pihu, Raman muncul dan merekamnya juga.Mereka berkata bahwa semuanya sangat merindukan Pihu Ishita lalu berbicara dengan Simmi. Simmi mengatakan bahwa Pihu dan Ananya bersekolah di gedung yang sama dan Ananya berkata akan menjaga Pihu layaknya seorang kakak.

Sinopsis Mohabbatein Antv Hari Ini 3 Mei 2017- Ishita Menolak Bermain Karambol
Sinopsis Mohabbatein Antv Hari Ini 3 Mei 2017- Ishita Menolak Bermain Karambol

Sinopsis Mohabbatein ANTV.

Keluarga Bhalla bermain karambol dan Ruhi merekam mereka yang sedang asik bermain tersebut, Ruhi mengajak Ishita untuk bermain juga tapi Ishita menolak karena Pihu pasti tidak akan senang melihatnya bermain bersama mereka. Raman dan Ishita terlihat memikirkan sesuatu dan Ruhi melihat perubahan wajah mereka.

Polisi masih bertanya pada gadis yang berada dirumah Mani, Shagun berpura-pura memintanya mengaku siapa yang telah menyuruhnya tersebut. Gadis itu pun menjawab bahwa Raman yang telah menyuruhnya dan berkata akan membayarnya untuk melakukan pekerjaan tersebut.

Mani terkejut dan berniat pergi pada Raman tapi Shagun dan Inspektur menghentikannya karena ingin melarikan diri dari tempat tersebut. Inspektur kemudian membawa gadis itu pergi. Shagun menenangkan Mani sekaligus menghasutnya lagi.

Mani pun kembali percaya pada Shagun dan berkata tidak akan pernah lagi memberikan Pihu pada Raman. Mani menanyakan keberadaan Aaliya dan Shagun menjawab bahwa Aaliya sedang pergi makan malam bersama Aditya. Mani pun menyuruh Shagun menelpon Aaliya dan menyuruhnya pulang tanpa menerima alasan apapun.

Aditya dan Aaliya menikmati makan malam disebuah kafe sambil mengobrol ditempat tersebut. Kemudian ada seorang gadis yang ingin berselfie dengan Aaliya meski Aaliya berkata jika dirinya bukan selebriti.

Tapi gadis itu menganggapnya seorang bintang karena tidak pernah melihat gadis seberani Aaliya yang tidak duduk diam dirumah meski telah mendapat serangan secara beruntun terhadap dirinya. Aaliya lalu mengenalkan Aditya dan berkata bahwa Adtya yang membantunya, mereka pun berselfie bersama.

Ruhi mendatangi ayahnya yang sedang bersedih memandangi foto-foto Pihu yang berada di dinding rumahnay, Ruhi berbicara dengannya. Ruhi berkata bahwa Ishita tidak suka melihatnya minum terlalu banyak karena akan mengurangi kesehatannya.

Raman menjawab bahwa dirinya tidak bisa melakukan apa-apa selain minum karena dia merasa marah dan merasa telah menjadi ayah yang buruk. Ruhi membantah perkataan Raman dan memintanya meninggalkan semua itu, dia meminta Raman untuk segera tidur dan Ruhi membawa Raman ke kamarnya.

Aditya dan Aaliya dalam perjalanan pulang dan kembali mengobrol. Aaliya mengajak Aditya berhenti disebuah tempat untuk membeli cemilan kesukaannya tersebut. Kemudian mereka hendak kembali ke dalam mobil, mendengar suara petir Aaliya pun langsung memeluk Aditya karena suara petir tersebut menakutkan Aaliya. Tapi saat tersadar, Aditya melepas pelukannya pada Aaliya lalu mengajaknya pulang kerumah.

Ishita berbicara dengan Abhisek mengenai gadis yang berada dirumah Mani tersebut. Ishita menyangkal jika Raman yang melakukannya, Abhisek berkata bahwa seseorang yang mengetahui pertengkaran Mani dan Raman lah yang pasti mengirim gadis tersebut.

Aditya mendengar pembicaraan mereka. Abhisek berkata akan berbicara dengan Mani karena dia sangat marah saat ini tapi Ishita menghentikannya dan berkata bahwa dirinyalah yang akan berbicara dengan Mani. Aditya lalu menghampiri mereka dan bertanya apakah ada masalah.

Shagun berbicara ditelepon dengan Ashok dan berterimakasih serta memuji rencana Ashok. Ashok lalu menanyakan bagaimana akting gadis suruhannya. Shagun berkata bahwa dia adalah artis yang berbakat karena Mani menjadi sangat gusar.

Ruhi membawa ayahnya ke kamar dan memintanya tidur, saat akan beranjak pergi Ramann mencegahnya dan menyuruhnya duduk lalu bertanya apakah Ishta tidak akan pulang. Ruhi menenangkannya dan memintanya berbicara dengan Ishita di pagi hari dan semuanya akan membaik. Ruhi juga menyarankan agar ayahnya membelikan hadiah untuk Ishita, Toshi dan Pihu. Raman menangis kembali melihat foto Pihu.

Ishita dan Aditya mendatangi rumah Mani, Shagun menghadang mereka dan bertanya apa yang akan dilakukannya, Mani lalu berkata bahwa tidak perlu menjelaskan apa-apa lagi karena semua memang ulah Raman yang menjijikkan, Ishita masuk dan berbicara dengannya bahwa Raman tidak mungkin melakukan ini. Mani membentaknya dan menjelekkan Raman. Aditya pun menghadapi Mani karena menghina ayahnya, Ishita berusaha menenangkan Aditya dan menariknya pergi.

Ishita menegur Aditya dan Aditya membela diri. Ishita berkata bahwa semua ini hanya kesalahpahaman saja, Ishita berkata pada Aditya bahwa dia membutuhkan bantuannya. Aditya pun berjanji akan membantunya. Ishita juga berkata bahwa mereka tidak bisa memberitahu Raman jika telah datang ke rumah Mani, Ishita juga khawatir dengan kemarahan Mani dan berharap Aaliya bisa memberi penjelasan pada Mani.

Aditya tiba dirumah dan Aaliya menelponnya, Aaliya meminta maaf atas sikap Mani. Aditya pun tidak mempermasalahkannya. Aditya berkata pada Aaliya bahwa ayah-ayah mereka sangat emosional dan Aditya meyakinkan Aaliya untuk bisa membuat pertengkaran keduanya tidak bertambah.

Keesokannya, Ananya hendak berangkat sekolah dan Simmi menyiapkan bekalnya dan meminta Ananya berbagi bekal untuk Pihu juga. Semua keluarga berkumpul di meja makan. Bel berbunyi dan Raman yang membukanya, Raman mendapat kiriman parcel.

Sinopsis Mohabbatein 3 Mei 2017.

Shagun mengajak Pihu sarapan dan memberikan uang, Pihu berkata bahwa hari ini bukan hari ulangtahunnya. Shagun berkata bahwa itu untuk mentraktir dan membelikan hadiah teman-temannya karena dengan begitu dia akan membuat teman-temannya semakin dekat dengannya.

Pihu menjawab bahwa ayahnya berkata jika ingin berteman maka harus memenangkan hatinya. Shagun membalas bahwa ayahnya tdak tahu apa-apa. Shagun pun tetap menyuruh Pihu mentraktir teman2nya.

Raman memberikan parcel tadi pada Ishita dan meminta maaf atas yang terjadi kemarin. Ishita pun berterimakasih. Raman lalu bertanya kemanakah dia pergi semalam, Ishita teringat pertengkaran Aditya dan Mani semalam, dia lalu berkata bahwa semalam pergi menemui pasiennya karena ada panggilan darurat. Aditya memandangi Ishita. Raman lalu berkata akan menelpon Pihu.

Ponsel Shagun berbunyi dan itu telepon dari Raman, Shagun menyuruh Pihu bersiap dan Pihu pun pergi, Shagun menerima telepon Raman dan membohonginya dengan berkata bahwa Pihu pergi ke sekolah. Pihu kemudian berpamitan dan Raman mendengar suaranya.

Raman mendebatnya dan Shagun bertanya apa masalahnya jika dirinya berbohong, Shagun lalu bertanya,”apa masalahmu dan Ishita..pertama kailan melakukan kesalahan lalu meminta maaf..Ishita kemarin datang untuk meminta maaf pada Mani”. Raman terkejut dan teringat kebohongan Ishita, dia pun bertanya-tanya mengapa Ishita berbohong padanya.

Shagun menenangkan Mani yang menunggu kabar dari Abhisek dan ingin tahu reaksi apa yang akan dilakukan Abhisek untuk melawan Raman. Shagun berpikir jika Mani menyelidik terlalu jauh maka Mani akan tau bahwa yang melakukan semua itu adalah dirinya dan Ashok.

Shagun pun meminta Mani untuk melupakan hal tersebut tapi Mani menolak dan tidak akan pernah melupakan hal ini. Mani lalu mendapat telepon dari Abhisek dan terkejut. Shagun bertanya, Mani menjawab bahwa dirinya tidak akan melepaskan Raman dan Mani bergegas pergi, Shagun berusaha menghentikan Mani.

Aaliya mendengar semua dan bertanya-tanya mengapa ayahnya terlihat sangat marah, Aaliya berpikir akan menginformasi Aditya dan menelponnya tapi Aditya yang sedang serius dengan laptop tidak mendengar dering ponselnya.

Aaliya menelpon Ishita dan Neelu yang mengangkatnya karena Ishita sedang melihat tamu yang datang, Aaliya meminta Neelu memberikan ponsel pada Ishita, Neelu mengatakan pada Ishita dan Ishita berkata akan menghubunginya nanti. Telepon di akhiri dan Aaliya menjadi cemas.

Aaliya bertanya pada Shagun mengenai Mani dan Shagun menjawab bahwa mendapat panggilan dari bankkarena Raman tidak memberikan jaminannya untuk pinjaman Mani, Shagun berkata bahwa Mani pasti ke rumah Bhalla, Shagun meminta Aaliya diam dirumah sambil menunggu Pihu pulang.

Ishita dan Simmi sibuk mendiskusikan sesuatu dan Simmi memberi Ishita foto pernikahannya dengan Raman. Raman kemudian muncul dan Ishita memberikan foto pernikahannya, Raman membawanya ke dapur dan membakarnya, Ishita pun bertanya dan Raman bertanya dimana dia semalam dan siapa nama pasiennya, Raman bertanya sambil membentaknya.

Raman berkata mengapa dia berbohong sewaktu pergi ke rumah Mani untuk meminta maaf. Ishita mengaku memang pergi ke rumah Mani tapi tidak untuk meminta maaf. Raman pun mulai menegur Ishita karena menyembunyikan sesuatu. Ishita bertanya siapa yang memberitahunya dan menyadari bahwa Shagun pasti yang memberitahu Raman. Mereka pun berdebat.

Mani kemudian datang dan menampar Raman, mereka berdua pun berkelahi. Mani berkata bahwa Raman melakukan semua ini untuk merusak namanya. Semua orang sibuk melerai mereka. Mereka akhirnya bisa dilerai dan Ishita berteriak marah pada keduanya. Shagun membawa Mani sementara Romi menjauhkan Raman.

Pihu sedang berbicara dengan teman-temannya dan akan mentraktir mereka, Ananya muncul dan Pihu menyapanya, Pihu lalu mengenalkan Ananya pada teman-temannya dan mengajaknya ikut dengannya.

Madhavi membahas pertengkaran Raman Mani bersama suaminya, Mihika dan Romi. Madhavi meminta Vishwa memberikan pengertian pada Ishita. Aditya kemudian datang dan menceritakan semua pada Romi, dia merasa ada yang mencoba mengambil keuntungan dari pertengkaran Raman dan Mani. Madhavi dan Vishwa khawatir kesalahpahaman ini aan berlanjut. Aditya berharap Aaliya bisa memberi penjelasan pada Mani.

Shagun dan Aaliya mengobati luka Mani, Mani berteriak marah pada mereka dan mengatakan bahwa keuangannya akan mengalami krisis setelah apa yang Raman lakukan. Mani berkata tidak akan pernah memaafkan Raman. Shagun menambahi dengan berkata bahwa dengan mengirim seorang gadis itu merupakan perbuatan yang salah.

Aaliya meminta Shagun untuk tidak memprovokasi karena Aditya sudah memberitahunya kalau Raman tidak melakukan apapun, Mani marah dan berkata pada Aaliya bahwa Aditya sudah mencuci otaknya, Mani juga kemudian merampas ponsel Aaliya karena dia sudah berpihak pada Aditya. Aaliya meminta ayahnya mengembalikan ponselnya tapi Mani menyuruhnya pergi ke kamar. Shagun berpikir bahwa semua ini sempurna baginya, semakain Mani membenci Raman maka Pihu akan aman bersamanya.

By : aRin intifilm.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *