Sinopsis Anandhi Hari Ini 25 April 2017 – Ganga Cari Bukti Untuk Bebaskan Jagdish dengan Jebak Sanchi

Debroo.net. Sinopsis Anandhi Hari Ini 25 April 2017 – Ganga Cari Bukti Untuk Bebaskan Jagdish dengan Jebak Sanchi.

Pengacara Sanchi : Nyonya Ganga berhenti menangis dan kendalikan dirimu. Untuk membuktikan sesuatu, mau perlu bukti di pengadilan, bukan tangisan.

Sinopsis Anandhi Hari Ini 25 April 2017 debroo.com - instagram.com anandhi_series
Sinopsis Anandhi Hari Ini 25 April 2017 debroo.com – instagram.com anandhi_series

Pengacara Sanchi : pak hakim, Ganga dan dokter Jagdish sudah saling mencintai sejak lama, Ganga berpisah dari suami pertamanya dan sendirian, tidak berdaya, dan dokter Jagdish mengambil keuntungan dari situasi itu. Selama ini, dokter Jagdish mendapat lamaran dari Nona Sanchi, seorang gadis modern, dokter Jagdish dan Nona Sanchi juga bertunangan. Dokter Jagdish kemudian menghabiskan waktu dengan Nona Sanchi selama yang dia inginkan dan menunjukan Nona Sanchi mimpi-mimpi. Saat dokter Jagdish merasa cukup dia memutuskan pertunangan dan beralih ke wanita lain Ganga.

Sekarang pengacara Jagdish yang bertanya pada Ganga. Sebelumnya dia memberikan tisu untuk Ganga untuk menyeka air matanya.

Pengacara Jagdish : semua orang tahu bagaimana kau menikah dengan dokter Jagdish, tapi aku ingin tahu apa alasan dokter Jagdish datang ke Mangalore?

Ganga terdiam.

Pengacara Jagdish : sikapmu yang diam bisa merugikanmu, kau harus berbicara.

Jagdish mengangguk pada Ganga dan memberikan kode padanya untuk memberitahu pengadilan apa yang terjadi. Ganga menceritakan semuanya tentang apa yang Bala sudah lakukan dan bagaimana Ganga ditangkap atas tuduhan palsu. Ganga kemudian menjelaskan bagiamana Jagdish membantunya keluar dan membuat Bala ditangkap.

Pengacara Jagdish : ini adalah suatu kisah cinta yang akan tiada karena mereka punya tanggung jawab pada hubungan lain. Tapi seperti yang kita ketahui, pasangan dibuat oleh dewa, keadaan membuat dua pasangan ini pada akhirnya bersama. Tidak ada perencanaan siapa pun. Ini takdir mereka, mereka harus menikah dan mereka menikah. Nyonya Ganga kau bisa pergi sekarang.

Pengacara Jagdish memanggil nenek. Nenek mengambil sumpah bahwa ia akan mengatakan kebenaran, dan tidak ada yang lain.

Pengacara Jagdish : Nyonya Kalyani, menurut anda siapa yang lebih baik untuk menjadi pasangan cucu anda Jagdish, Sanchi, atau Ganga?

Nenek : mereka sudah seperti anak perempuanku, aku tidak bisa menyebutkan satu nama.

Pengacara Jagdish : Nyonya harus mengatakannya, anda pasti punya pilihan, anda pasti menginginkan menantu yang memiliki nilai-nilai yang sama di rumahmu.

Nenek : Sanchi berusaha untuk mengubah dirinya dan membuat dirinya seperti keluarga kami.

Pengacara Jagdish : Ganga tidak perlu melakukan apa-apa, maka Sanchi harus mengubah dirinya menjadi seperti Ganga, tapi Ganga sudah seperti itu sebelumnya. Nyonya boleh pergi sekarang.

Pengacara Jagdish : ini membuktikan bahwa Nyonya Ganga adalah pilihan yang lebih baik untuk menjadi menantu keluarga Singh, dan ini juga membuktikan bahwa ini adalah cinta satu pihak Nona Sanchi, sehingga menjadi obsesinya. Itu sebabnya dia ingin memenangkan dokter Jagdish bagaimanapun caranya. Dia mencoba untuk merubah dirinya, tapi dia gagal, karena semua itu hanya pura-pura untuk memenangkan hati dokter Jagdish dan keluarganya. Ketika rahasianya terungkap, dokter Jagdish memutuskan pertunangan setelah mendengar pengakuan Nona Sanchi. Nyonya Ganga tidak memiliki kekuatan untuk mengungkapkan perasaannya, jadi dia memutuskan untuk menjauhkan diri dari cintanya. Di sisi lain, dokter Jagdish juga tetap diam untuk kebahagiaan Nona Sanchi dan keluarganya. Tapi ketika dia membawa Nyonya Ganga kembali dari Mangaore setelah menyelamatkannya dari tuduhan palsu, situasi memaksanya memakaikan Nyonya Ganga sindoor dan memberikan namanya untuk Nyonya Ganga. Tidak ada perencanaan dalam hal ini. Sama seperti semua orang, Nyonya Ganga juga terkejut karena dia tidak mengharapkan itu.

Hakim : waktunya sudah habis sekarang. Sidang akan dilanjutkan besok.

Ira membawa Sanchi ke kamarnya. Sanchi takut.

Ira : kasus kita sangat kuat.

Sanchi : itu tergantung pada apa yang akan dikatakan oleh kakak ipar Anandhi di pengadilan besok.

Ira : ibu akan berbicara dengan Anandhi.

Nenek tegang memikirkan pengacara Sanchi yang cerdik.

Bhairon : ibu, pengacara kita sangat berpengalaman dan keputusan akhir akan menguntungkan kita.

Sumitra : aku akan membawakan teh.

Dan saat itu, Ganga datang ke sana membawa teh.

Sumitra : aku harap kita tidak kalah dalam kasus ini. Tidak ada yang lebih buruk dibanding melihat anakku di penjara.

Bhairon : aku bilang pada Jagdish tidak akan terjadi apa-apa, jika kita kalah di sini, maka kita akan pergi ke pengadilan yang lebih tinggi, tapi aku tidak akan membiarkan Jagdish membayar kejahatan yang tidak pernah dia lakukan.

Ganga pergi dari sana.

Sumitra : suamiku kenapa kau harus terus membawa Ganga bersama kita setelah apa yang terjadi?

Bhairon : apa lagi yang bisa aku lakukan? Meninggalkannya sendirian di tempat baru ini? Dan jangan lupa dia datang ke sini untuk Jagdish. Dia juga istri Jagdish sekarang.

Sumitra akhirnya diam

Anandhi mengingat peristiwa yang terjadi di pengadilan sebelumnya.

Anandhi : Jagdish membutuhkan istri seperti Ganga yang akan selalu bersamanya di waktu yang baik dan waktu yang buruk seperti bayangan. Tapi bagaimana jika Jagdish harus dipenjara? Apa yang akan terjadi dengan kebahagiaan mereka?

Ira datang menghampiri Anandhi.

Anandhi : maaf ibu. Aku tidak tahu ibu datang ke sini.

Ira : aku bisa mengerti. Kau memikirkan apa yang akan terjadi di pengadilan besok, iya kan? Aku ingin tahu apakah kau juga mengharapkan hasil yang sama seperti kami, atau kau mengharapkan sesuatu yang lain? Kau pasti sudah mendengar bahwa setelah menikah, rumah suami adalah rumah wanita itu, adalah tanggung jawab seorang wanita untuk selalu mendukung keluarga suaminya dalam situasi apapun. Sama dengan keluarga lain, kau juga punya tanggung jawab terhadap Sanchi. Dia seperti adikmu. Tidak boleh ada hal buruk terjadi padanya. Ini tugasmu sebagai menantu untuk berdiri bersama keluargamu. Jangan terlalu dipikikan. Lupakan masa lalu dan belajar untuk melihat masa depan. Kau hanya harus melihat Shiv dan keluarga ini.

Ira : Jika Kau berbicara melawan Sanchi di pengadilan besok, maka aku akan mengerti bahwa kau tidak peduli dengan keluarga ini. Dan wanita yang tidak peduli dengan keluarganya, bagaimana aku bisa menerimanya sebagai menantu?

Anandhi terkejut.

Ira : hanya ada satu cara untuk menyelamatkannya dari ini, kau harus mendukung Sanchi di pengadilan. Jika kau melakukannya, maka aku akan melupakan segalanya. Aku akan lupa berapa banyak kami harus menderita karena kau dan keluargamu. Semuanya akan seperti sebelumnya, seperti saat sebelum Jagdish datang dalam hidup Sanchi. Tidak ada yang akan memiliki keluhan, semua ini tergantung padamu, Anandhi.

Ira pergi.

Anandhi berdoa pada dewa.

Anandhi : situasi apa yang harus aku hadapi Dewa? Apa yang harus aku lakukan? Jika aku mendukung kebenaran, maka keluarga ini akan terluka. Dan jika aku berbohong, maka aku tidak akan merasa baik, dan Jagdish dan keluarganya akan berada dalam masalah lagi. Apa yang harus aku lakukan?

Jagdish di dalam penjara. Seseorang sudah bebas dari penjara. Jagdish bertanya-tanya dalam dirinya.

Jagdish : keputusan apa yang akan dibuat di pengadilan besok? Apa aku akan bebas seperti pria beruntung itu atau aku harus membayar karena mendengarkan hatiku? Aku hanya ingin kebahagiaan keluargaku dan melihat kebahagiaan bersama Mannu dan Ganga yang mereka pantas dapatkan. Apakah mimpiku akan menjadi kenyataan atau tidak?

Ganga berdiri sendiri dan mengingat kata-kata Nenek bahwa pengacara Sanchi sangat cerdik. Dia kemudian ingat pertemuan pertamanya dengan Jagdish, dan kenangan lainnya.

Ganga kedinginan. Bhairon datang dan memberikannya selendang.

Bhairon : kenapa kau belum makan Ganga? Jangan khawatir karena pada akhirnya kebenaran yang akan menang. Yakinlah pada Dewa dan semuanya akan baik-baik saja.

Bhairon pergi

Ganga : Sampai saat ini ayah selalu percaya pada pak dokter, tapi di dunia saat ini, tidak banyak yang akan mendengar kebenaran dan percaya. Pak Dokter benar, aku harus berjuang lebih banyak. Kebenaran harus terungkap dan saat itu perjuangannya akan berakhir. Bagaimana mengungkapkan kebenaran? Apa yang bisa aku lakukan? Pasti ada cara.

Keluarga Sanchi sedang berkumpul di ruang tengah dan membicarakan kasus mereka.

Alok : aku percaya pada pengacara kita.

Pembantu datang.

Pembantu : seorang wanita datang untuk bertemu kalian.

Keluarga Shekhar bertanya-tanya siapa dia. Mereka menyuruh wanita itu masuk.
Dia adalah Ganga. Semua orang terkejut melihat dia. Ganga perlahan berjalan masuk. Sanchi menghampirinya dan menatapnya dengan marah. Ganga melihat ke bawah.

Ganga : aku tahu, aku tidak seharusnya datang ke sini seperti ini. Aku minta maaf.

Ira menyela.

Ira : untuk berapa banyak hal kau akan minta maaf? Kau membuat dua keluarga terhormat bertengkar dan membuat mereka bersaing di pengadilan. Apa lagi yang kau inginkan?

Meenu : tenang kak.

Ira : apa aku tidak akan marah melihat wajahnya? Jika dia tidak di sini hari ini, maka kita tidak perlu pergi ke pengadilan.
Putriku tidak harus dipermalukan di depan semua orang. Dia harus mendengar ejekan dari semua orang, tapi dia tidak bisa melakukan apa-apa hanya karena wanita ini.

Ganga : aku mengerti kemarahan Nyonya, tapi… .

Sanchi yang menyela.

Sanchi : tapi apa? Kau mengambil semuanya dariku, bahkan alasanku untuk hidup. Apa lagi yang akan kau ambil sekarang?

Ganga menangis.

Ganga : aku hanya ingin mengatakan apa pun yang kau pikirkan tentang aku dan pak dokter tidak benar.

Sanchi mengangkat tangan hendak menampar Ganga, tapi Shiv memegang tangan Sanchi. Sanchi terkejut

Shiv : Ganga, apa yang ingin kau katakan?

Ganga mengatupkan tangannya.

Ganga : pak dokter tidak bersalah. Aku mohon pada kalian semua untuk percaya padaku.

Shiv pergi.

Ganga : pak dokter tidak pernah bilang padaku dia mencintaiku. Pak dokter mengatakannya pertama kali di rumah sakit. Aku bersumpah demi anakku, Mannu.

Ira : kau dan alasanmu, apa kau pikir kami tidak tahu apa-apa? Dari awal, matamu mengarah pada Jagdish dan rumahnya. Itulah sebabnya meskipun setelah begitu banyak yang terjadi, kau tidak meninggalkan rumah itu. Jika tidak, bagaimana mau akan menjebak Jagdish? Kesederhanaan ini, semua kepolosan hanya pura-pura. Pada akhirnya kau menjebak semua orang dengan menceritakan cerita sedihmu.

Ganga : Dewa tahu aku tidak pernah ingin datang di antara Sanchi dan Pak dokter. Aku memahami kemarahan kalian, dan jika kalian ingin menghukum seseorang, hukum aku. Jangan lakukan ini pada pak dokter. Dia tidak melakukan apa-apa. Aku mohon pada kalian.

Sanchi : (berteriak) hentikan dramamu

Sanchi meraih tangan Ganga dan menyeretnya keluar.

Ganga : percayalah, pak dokter tidak melakukan apapun.

Sanchi membawa Ganga ke luar rumah dan mendorongnya.

Ganga : Sanchi dengarkan aku dan percayalah padaku.

Sanchi : tentu saja aku percaya padamu Ganga. Aku tahu semua yang kau katakan adalah benar. Aku juga tahu bahwa Jagdish tidak bersalah, tapi bagaimana kau akan membuktikannya di pengadilan? Tidak ada yang akan percaya ini di pengadilan.

Ganga akhirnya berhenti menangis dan marah.

Ganga : dewa melihat segalanya. Aku yakin seberapa sulit pertengkaran ini pada akhirnya kebenaran selalu menang.

Sanchi tertawa.

Sanchi : oh Dewa, Aku bosan mendengarkan dialog ini.

Ganga : Kau tidak benar-benar mencintai pak dokter, karena cinta sejati bukan memberikan rasa sakit, tapi menerima rasa sakit. Mereka tidak menyakiti orang yang mereka cintai.

Sanchi : ya, tapi Jagdish membuatku mengambil langkah ini. Apa yang tidak aku lakukan untuknya? Memakai baju tradisional yang berat, tinggal di desa meskipun aku membencinya, memberikan senyuman palsu untuk semua orang. Aku harus melakukan begitu banyak drama. Tidak mudah bagiku untuk menunjukkan betapa aku menghormati keluarganya, tapi aku melakukannya untuk Jagdish karena aku mencintainya. Sangat mencintainya, meskipun aku melihat dia memakaikanmu sindoor, aku masih berpikir dia milikku dan akan kembali padaku. Itulah kenapa aku memotong pergelangan tanganku. Aku tidak sebodoh itu mengakhiri hidup hanya karena kemarahan. Itu hanya alasanku untuk memanggil Jagdish kembali padaku. Aku pikir dia akan datang berlari padaku setelah mendengar itu dan semuanya akan baik-baik saja. Aku tidak tahu pria yang membuatku melakukan semua itu menikah denganmu. Setelah itu aku memutuskan untuk membalas dendam padanya. Aku memberikan pernyataan sehingga Jagdish dituduh karena membuatku melakukan usaha bunuh diri.

Ganga terkejut!

Sanchi : Jagdish tidak bertanggung jawab atas usaha bunuh diriku, Kau tahu itu dan aku juga tahu. Bahkan Jagdish juga tahu. Tapi seperti yang kau katakan, orang-orang hanya percaya apa yang mereka lihat. Dan dunia telah melihat rasa sakitku, luka di tanganku, dan mereka percaya itu. Tidak ada yang memikirkan hal lain.

Ganga : pak dokter sudah banyak menderita, tolong maafkan dia sekarang, tarik kasusmu kembali.

Sanchi : Baiklah, aku siap menarik kasusku, tapi jika kau pergi jauh dari hidup Jagdish.

Ganga terkejut!

Sanchi : ada apa Ganga? Kau mengajarkan aku tentang cinta sejati. Sekarang kau tidak dapat melakukan itu untuk pak doktermu? Jika kau pergi jauh dari hidupnya, maka semuanya akan baik-baik saja.

Ganga marah.

Ganga : aku terikat dengan pak dokter di depan api suci, dan hubungan ini tidak akan pernah putus.

Sanchi berteriak.

Sanchi : lalu bayarlah untuk itu. Kenapa kau memohon pengampunan padaku? Lihat saja, Jagdish pasti akan masuk penjara dan tidak akan keluar selama bertahun-tahun.

Sanchi pergi.

Ganga ingat kata-kata Sanchi kalau Jagdish pasti akan di penjara.

Anandi membawa susu untuk Shiv. Shiv mengambil dan meletakkannya kembali.

Shiv : Aku tahu apa yang ada dalam pikiranmu. Kau berpikir apa yang akan mau katakan di Pengadilan besok, kan? jika kau membandingkan Sanchi dan Ganga, maka Ganga pasti akan mendapatkan suaramu. Seorang wanita tanpa pendamping dan seorang anak, dan di sisi lain, Sanchi yang memiliki seluruh keluarga dengannya dan dengan dukungan mereka, dia akan keluar dari situasi ini juga. tapi sebelum kau mengambil satu kesimpulan, pikir satu hal apa yang akan terjadi jika kau tidak sampai pada Sanchi tepat waktu hari itu. Sebelum mengambil kesimpulan, penting untuk memeriksa kebenaran, karena setiap kali tidak seperti apa yang kita pikir sudah benar. Aku tidak mengatakan bahwa kau salah, tapi jika kau benar, maka kau akan bisa membuktikan kalau kepercayaanku salah.

Anandi : Aku juga tidak mengatakan bahwa apa yang kau pikir yang benar, bisa saja tidak benar. Aku akan ingin memeriksa kebenaranku juga, tapi aku mengharapkan kau setidaknya bisa mencoba untuk memeriksa apakah kau sudah benar juga.

Keesokan paginya, sidang dilanjutkan. Pengacara Sanchi memanggil Anandhi menjadi saksi.
Anandhi berjalan perlahan, dia ingat kata-kata Ira kemarin. Dia kemudian bersumpah bahwa dia akan mengatakan kebenaran.

Pengacara Sanchi : dia adalah Nyonya Anandhi Shivraj Shekar, istri pertama Tuan Jagdish. Kami tidak bisa memanggil istri ke-2 Tuan Jagdish karena dia sedang di luar India sekarang.

Pengacara Sanchi mulai bertanya.

Pengacara Sanchi : Nyonya Anandhi, sebagai mantan istri dokter Jagdish, Kau sudah menghabiskan banyak waktu bersamanya sehingga bisa dikatakan bahwa kau tahu setiap hal kecil tentang dokter Jagdish. Bahkan, setelah anggota keluarganya, kau adalah orang yang mengenal dia dengan baik. Bisa kau ceritakan kepada kami tentang kepribadiannya?

Anandhi : Jagdish adalah orang yang bijaksana, serius, dan sangat menghormati wanita. Dia bahkan tidak mungkin menyakitinya.

Keluarga Shekar terkejut.

Pengacara Sanchi tertawa terbahak-bahak.

Hakim : Apakah aku bisa tahu kenapa Anda tertawa.

Pengacara Sanchi : Pak Hakim, Nyonya Anandhi berbohong. DokterJagdish bahkan mengkhianatimu dan menikah dengan Gauri. Dia bahkan menghinamu di depan teman-temannya saat kau tiba di Mumbai untuk menemuinya. Aku bisa melihat poin positif dalam hal ini. Bagaimana kau bisa lupa Dokter Jagdish memaksa meminta bagian dari propertinya, datang untuk menaruh abu selama pemakaman ibumu hanya untuk menyenangkan Gauri, dan bahkan dia mencoba untuk memutuskan hubunganmu dengan Tuan Shivraj Shekar karena dia ingin kembali padamu.

Anandhi terdiam.

Pengacara Sanchi : aku sudah selesai, sekarang kau bisa pergi.

Anandhi : tidak, aku masih harus mengatakan sesuatu. Aku setuju, setiap poin yang kau ungkapkan itu benar, tapi kenapa kau hanya melihat hal-hal yang negatif? Lihat sisi lain dia juga. Dia melayani desanya tanpa pamrih, bahkan dia tidak pernah mempedulikan hidupnya. Itulah kenapa dia memilih Ganga sebagai pasangannya. Tapi dia tidak mengakui perasaannya. Dia akan tetap bertunangan dengan Sanchi jika kami tidak mendengar percakapan Sanchi di restoran.

Pengacara Sanchi : itu hanya alasan untuk memutuskan hubungan dengan mudah, apa kau punya saksi mata akan hal itu?

Anandhi : aku saksinya. Aku mendengar setiap kata dan semuanya, karena aku bersama Jagdish waktu itu.

Pengacara Sanchi : tapi Jagdish bilang dia sendirian.

Anandhi : dia hanya berbohong, sehingga aku tidak terlibat dalam hal ini dan tidak harus menghadapi masalah. Pak hakim, terlepas dari semua, Sanchi adalah gadis yang sangat baik, dia benar-benar mencintai Jagdish, itu sebabnya dia berbicara semua itu.

Pengacara Jagdish : sekarang aku ingin mengajukan beberapa pertanyaan kepada Nyonya Anandhi Shekar.

Pengacara Jagdish : saat kau menemukan Sanchi tidak sadarkan diri, bagaimana cara kau masuk ke kamarnya? Apa dengan mendobrak pintu atau memakai kunci duplikat?

Anandhi : tidak, pintu kamar Sanchi terbuka dan aku melihatnya dengan mataku sendiri.

Pengacara Jagdish : oh, aku mengerti. Setiap orang yang mencoba bunuh diri akan memastikan bahwa tidak ada yang akan melihat dia dan menutup pintu sebelum melakukan upaya bunuh diri, tapi tidak dengan nona Sanchi. Dia dengan sengaja membuka pintu sehingga dia bisa diselamatkan dan kemudian menuduh dokter Jagdish untuk kasus bunuh diri.

Sanchi yang sedang duduk dengan keluarga Shekars berpura-pura pingsan. Ira memegang dia.

Hakim melihat kondisi Sanchi.

Hakim : sidang ditunda selama 15 menit.

Di luar ruang sidang.

Ira sangat marah pada Anandhi.

Ira : kenapa kau menceritakan tentang kejadian di restoran meskipun tidak ditanyakan? Jangan berharap maaf dari kami

Anandhi : Ibu aku hanya mengatakan yang sebenarnya karena aku tidak ingin Jagdish dihukum untuk hal yang tidak dia lakukan.

Sanchi : Kenapa kakak ipar? Kenapa? Kenapa kau melakukan ini padaku? Aku pikir kau mulai memahami aku dan kita terikat.

Ira : ya dia selalu menganggap dirinya putri Jaitsar, bukan menantu Udaipur.

Anandhi : tidak, itu tidak benar. Pernyataan Sanchi tidak benar menurutku. Aku juga tahu teman Sanchi, mereka tidak konyol mengolok-olok Sanchi hanya karena dia menyukai pria desa.

Sanchi : pura-pura? Aku melakukan banyak hal untukmu, tapi kau tidak pernah melakukan apapun padaku.

Ira : omong kosong apa ini Anandhi?

Mennu datang dan menenangkan mereka.

Mennu : kumohon jangan menghentikan siapapun hari ini. Apa yang ada di hati mereka, biarkan mereka ungkapkan.

Anandhi : hari ini aku bertemu Payal sahabat Sanchi. Dia bilang tidak ada yang mengolok-olok Sanchi sama sekali. Sanchi yang mengkritik keluarga Jagdish. Dia berbicara dari hatinya. Semua yang terjadi di restoran itu benar.

Sanchi : kenapa kau bisa jatuh begitu rendah kakak ipar? Hanya untuk melindungi Jagdish kau menuduhku! Sepertinya kau masih memiliki perasaan untuk suami pertamamu

Semua orang terkejut. Kemudian Shiv berteriak.

Shiv : diam Sanchi, diam

Sanchi : aku minta maaf kak, karena mau tidak tahu seberapa besar kakak ipar sudah berbohong

Shiv : aku tahu siapa yang berbohong dan siapa yang tidak

Teman Sanchi Payal datang. Sanchi terkejut melihatnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *