Sinopsis Paakhi Antv Hari Ini 27 April 2017- Anshuman dan Paakhi Di Bawah Kolong

Debroo.net. Sinopsis Paakhi Antv Hari Ini 27 April 2017- Anshuman dan Paakhi Di Bawah Kolong. Paakhi pulang ke rumah dan terkejut melihat keadaan rumah berantakan, dia memanggil semua pelayan, Mahaji muncul dan Paakhi menyuruhnya membersihkan rumah dan merawat rumah dengan baik. Paakhi melihat Mahaji membawa dua bungkus besar laudry dan bertanya, Mahaji mengatakan bahwa itu milik Tanya dan Ayaan.

Sinopsis Paakhi Antv Hari Ini 27 April 2017- Anshuman dan Paakhi Di Bawah Kolong
Sinopsis Paakhi Antv Hari Ini 27 April 2017- Anshuman dan Paakhi Di Bawah Kolong

Sinopsis Paakhi ANTV.

Paakhi membawa laundry milik Tanya ke kamarnya dan terkejut melihat kamar Tanya yang berantakan, Paakhi masuk ke kamar mandi dan mematikan kran yang terus mengucur dan lampu yang tidak dimatikan.

Paakhi lalu membawa baju yang dilaundry Ayaan ke kamarnya dan menatanya di lemari kembali. Paakhi tersenyum melihat foto mereka bertiga di lemari. Lalu Paakhi membereskan kamar Ayaan dan penasaran dengan apa yang diletakkan Ayaan di atas lemari.

Paakhi naik kursi dan mencari-cari sesuatu, kertas tersebut terjatuh dan Paakhi melihatnya, dia terkejut melihat isinya yang ternyata tanda tangan Anshuman yang mencoba di palsu berulang-ulang.

Paakhi jadi bertanya-tanya untuk apa Ayaan melakukan semuanya lalu Paakhi menemukan buku sejarah Ayaan dan melihat disitu ada tanda tangan palsu Anshuman yang pasti dibuat oleh Ayaan juga.

Paakhi berpikir bahwa Anshuman pasti akan marah bila mengetahui tapi dirinya bertekad membahasnya dengan Anshuman, lalu Paakhi mendengar keributan dan bergegas keluar menuju keributan tersebut.

Anshuman mengamuk karena kehilangan tender, Paakhi menghampirinya dan bertanya. Anshuman menjawabnya dengan emosi lalu beranjak pergi. Paakhi kembali berpikir dan memutuskan tidak memberitahu Anshuman dulu atau dia akan bertambah marah nantinya.

Lavanya ke kantor Vikram dengan meletakkan bantal diperutnya hingga seperti orang hamil, Lavanya lalu menemui Vikram dan berbicara dengannya mengenai pekerjaannya tersebut. Vikram lalu memberikan berkas kontraknya dan berkata bahwa dia mendapatkan kontrak ini karena dia sedang hamil, saat Lavanya hendak menandatanganinya, Vikram menatapnya dan mengucapkan selamat sambil menggodanya.

Paakhi membawakan kopi untuk Anshuman ke kamar dan berbicara dengannya dengan maksud meredakan kemarahannya. Anshuman merasa sangat gagal dan menyalahkan diri sendiri atas hilangnya proyek kerjanya tersebut. Paakhi menasihati bahwa tidak ada manusia yang sempurna karena manusia harus mencoba dan mencoba untuk menjadi lebih baik lagi.

Ayaan pulang dan Anshuman serta Paakhi menghampirinya, Anshuman meminta jawaban Ayaan atas hasil pertandingan olahraganya tersebut, Tanya juga muncul dan menanyakan medali emasnya dengan gembira. Ayaan menatap tegang pada Tanya lalu mengeluarkan medali emasnya dan memberikannya pada Anshuman. Anshuman sangat bangga dan memeluknya. Dia menyuruh Paakhi memberikan apa saja yang di inginkan Ayaan.

Anshuman terus menggenggam medalinya Ayaan, Paakhi menghampirinya di balkon dan Anshuman berbicara dengannya mengenai medali Ayaan. Anshuman berkata akan menyimpannya karena medali Ayaan sangat penting baginya.

Anshuman menambahkan bahwa Ayaan akan mengambil alih bisnisnya saat dia dewasa nanti dan mereka (Anshuman dan Paakhi) akan melihatnya bersama-sama. Paakhi menyahut bahwa saat waktu itu tiba Ayaan akan mengatur semuanya dengan baik tapi dirinya sudah tidak berada disini lagi. Anshuman pun tertegun menatap Paakhi.

Paakhi di kolong ranjang dan Anshuman masuk ke kamar mencari-carinya. Anshuman ikut masuk ke dalam dan berhadapan dengan Paakhi lalu bertanya apa yang sedang dilakukannya disini, Paakhi menjawab sedang bermain petak umpet dan mereka pun tertawa. Paakhi mengatakan bahwa medali Ayaan terjatuh di kolong. Anshuman lalu keluar dari kolong dan masuk dari kolong yang sama dengan Paakhi, mereka kemudian berhadapan dengan begitu dekat.

Anshuman kemudian menarik medali Ayaan dan memberikannya pada Paakhi, Paakhi hendak mundur dan Anshuman memegangi tangan Paakhi lalu mengucapkan terima kasih, Paakhi keluar dari kolong dan Anshuman memanggilnya meminta bantuannya, Pakhi pun menarik kaki Anshuman dari kolong. Mereka lalu kembali mengobrol dan bercanda bersama-sama.

Paakhi berniat membicarakan Ayaan selagi Anshuman dalam suasana hati yang bagus tapi Anshuman terburu-buru pergi ke kantor dan Paakhi kemudian hanya bisa memakaikan jas Anshuman tanpa bisa mengatakan mengenai Ayaan.

Sinopsis Paakhi 27 April 2017.

Mahaji berbicara dengan Tanya didapur mengenai anggaran belanjanya. Mahaji juga berkata bahwa dirinya mengetahui jika dia yang menyuruh Ayaan bermain ke taman daripada ikut pertandingan olahraga disekolahnya. Paakhi berjalan perlahan-lahan ke dapur dan menatap mereka berdua.

Tanya menjadi khawatir Paakhi mendengar pembicaraannya lalu bertanya pada Paakhi, Paakhi menjawab bahwa dia harus menjaga dapurnya dan memeriksa barang belanjaan Tanya lalu mengomentarinya. Mereka pun berdebat dan Tanya berkata bahwa dirinya mempunyai banyak uang dan bisa melakukan apa saja.

Tanya juga membicarakan hak-haknya pada Paakhi. Tanya mengatakan bahwa dirinya berhak atas Anshuman karena ayahnya lebih kaya daripada Anshuman. Paakhi pun menghinanya tidak bisa menghargai apapun dan tidak tau bagaimana menghitung uang. Paakhi memperingatkannya untuk tidak membuat peraturan sendiri didalam rumahnya.

Paakhi melihat Anshuman duduk disofa menghadap balkon, Paakhi tidak melihatnya sedang tidur dan Paakhi mengajaknya berbicara mengenai apa yang telah Ayaan lakukan dengan nilai-nilainya dan tandatagannya. Paakhi berbicra panjang lebar dan kemudian berdiri menghampiri Anshuman, Paakhi tersenyum melihat Anshuman yang ternyata tidur.

Paakhi mengambil tab dari pelukan Anshuman dan kemudian menyelimutinya. Paakhi hendak tidur tapi diurungkannya, dia berpikir untuk berbicara dulu dengan Ayaan agar mengetahui mengapa Ayaan melakukan semua ini lalu Paakhi melangkah keluar kamar menuju kamar Ayaan.

Paakhi melihat Ayaan sudah tertidur. Paakhi menghampirinya dan menyelimutinya, dia lalu melihat bintik-bintik pada wajah dan tangan Ayaan, Paakhi pun memanggil Anshuman, Anshuman memeriksa Ayaan dan berkata bahwa ini semua terjadi ketika Ayaan memakan jamur lalu Anshuman menelpon dokter untuk periksa apakah bintik-bintik tersebut berbahaya atau tidak.

Anshuman mengumpulkan seluruh pelayan dan menanyakan mengenai makanan Ayaan. Para pelayan menjawab bahwa mereka tidak menghidangkan jamur karena tau Ayaan alergi terhadap jamur, dokter datang dan kemudian Anshuman membawanya ke kamar Ayaan.

Ayaan diperiksa dan kemudian dokter berbicara dengan Anshuman dan Paakhi bahwa Ayaan akan membaik besok pagi dan kemungkinan Ayaan memakan jamur di siang hari.

Setelah dokter pergi, Anshuman dan Paakhi melihat Ayaan lalu membahas bahwa mungkin saja Ayaan mendapat makanan jamur dari pihak sekolahnya, Anshuman emosi dan berkata bahwa pihak sekolah harus membayar semua ini.

Anshuman berkata pada Paakhi akan ke sekolah Ayaan sebelum pergi ke kantornya. Anshuman kemudian keluar kamar dan berpikir bahwa Tanya sedang asik tidur tanpa peduli dengan kondisi Ayaan.

Anshuman dan Paakhi mendatangi sekolah Ayaan dan Anshuman berbicara dengan emosi pada manajemen sekolah karena memberi makanan yang salah pada Ayaan. Sementara Tanya ke kamar Anshuman dan melihat Mahaji ada disana, Tanya pun bertanya pada Mahaji kemana perginya semua orang dan Mahaji berkata tidak mengetahuinya, Mahaji lalu berbicara dengannya mengenai alergi Ayaan, Mahaji khawatir Anshuman akan mengetahui kemana perginya Ayaan kemarin.

Pihak manajemen sekolah berusaha memberi penjelasan terhadapnya, lalu mereka memeriksa catatan dan kemudian berbicara dengan Anshuman bahwa kemarin Ayaan tidak masuk sekolah saat hari olahraga. Anshuman dan Paakhi terkejut dan tidak percaya, mereka pun memperlihatkan buku absen sekolah kepada mereka.

Ayaan kekamar Anshuman dan melihat Tanya lalu bertanya keberadaan orangtuanya. Tanya sendiri berbicara dengannya mengenai alerginya dan Ayaan berkata bahwa dirinya memakan jamur saat pergi ke taman kemarin lalu Tanya berkata bahwa dia telah membuat kesalahan besar karena semua orang akan tau yang sebenarnya. Tanya menghasutnya untuk berbohong dan tidak mengatakan bahwa dia kemarin pergi ke taman dan membeli medali emas.

Kepala Sekolah memberi penjelasan pada Anshuman dan Paakhi bahwa ini berarti Ayaan pergi ke suatu tempat dan memakan sesuatu yang membuatnya alergi dan Ayaan telah berbohong kepadanya dan semua orang.

Girish berada di meja makan dan melihat Lavanya yang sedang melepas penutup perutnya karena merasa tidak nyaman, dia lalu mengomentari agar melepasnya saat dirumah karena tidak akan ada yang melihatnya.

Lavanya lalu berkirim pesan dengan Vikram kemudian dia pergi ke kamarnya. Girish melihat ponselnya dan hendak memeriksanya tapi Lavanya kembali dan merebut ponselnya, mereka pun berdebat.

Sebelum masuk ke dalam rumah, Paakhi memperingatkan Anshuman untuk menjaga emosinya. Mereka lalu masuk ke dalam rumah dan melihat Ayaan duduk disofa, Anshuman memanggilnya lalu bertanya kemana dia pergi kemarin.

Tanya memperhatikan mereka dari kejauhan. Anshuman kemudian memarahi Ayaan habis-habisan karena Ayaan terus saja berbohong. Anshuman kembali bertanya dan Ayaan berkata bahwa dirinya pergi ke taman dan Tanya yang memberinya tiket (sambil Ayaan menunjuk Tanya).

Tanya pun terkejut. Ayaan kemudian mengatakan semua yang dilakukan Tanya agar dirinya tidak pergi ke sekolah. Tanya pun berusaha membela diri dan mengatakan Ayaan berbohong tentang perkataannya tersebut.

Ayaan mendebat Tanya dan membuat Paakhi geram. Ayaan kembali mengatakan bahwa Tanya yang mengatur untuk pembelian medali emasnya dan membuatnya memakan jamur. Anshuman pun shock mendengarnya.

By : aRin intifilm.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *