Sinopsis Paakhi Antv Hari Ini 25 April 2017- Ashuman Memuji Paakhi

Debroo.net. Sinopsis Paakhi Antv Hari Ini 25 April 2017- Ashuman Memuji Paakhi. Di kamar tamu Tanya sedang mengomel, Mahaji mendengarkan omelan tersebut. Tanya lalu berbicara dengan Mahaji. Anshuman masuk dan menyuruh Mahaji keluar. Tanya memeluk Anshuman dan mengatakan sesuatu. Anshuman lalu melihat uang di ranjang dan menanyakan uang tersebut. Tanya mengeringkannya dengan pengering rambut dan selembar uang terbang keluar kamar.

Sinopsis Paakhi Antv Hari Ini 25 April 2017- Ashuman Memuji Paakhi
Sinopsis Paakhi Antv Hari Ini 25 April 2017- Ashuman Memuji Paakhi

Sinopsis Paakhi ANTV.

Paakhi muncul memberikan uang tersebut tapi Tanya menolaknya dan Paakhi menjawab bahwa uang itu adalah hasil jerih payah suaminya tapi Tanya tetap menolaknya dan menyuruh Paakhi menyimpannya saja. Paahi kembali berkata bahwa uang ini bisa membuat perbedaan dan dia (Tanya) bisa kalah dalam tantangannya sendiri.

Tanya pun menantangnya dan memberikan uang itu sebagai tip-nya. Anshuman terkejut. Lalu Paakhi membawa uang tersebut dan menyimpannya di brankasnya.

Tanya memeriksa kopernya dan berkata pada Anshuman bahwa parfumnya tertinggal dikamarnya, Tanya mengeluh sedang lelah dan meminta Anshuman mengambilkan untuknya. Anshuman mengiyakan dan beranjak pergi. Tanya merasa senang bisa mengendalikan Anshuman.

Anshuman ke kamar dan berbicara dengan Paakhi mengenai parfum Tanya yang tertinggal. Anshuman juga kemudian berbicara mengenai tantangan yang diberikan Paakhi pada Tanya, Anshuman juga berkata bahwa dirinya menyukainya (Paakhi) karena dia orang yang baik tapi Anshuman menegaskan bahwa dirinya mencintai Tanya.

Paakhi memintanya untuk tidak cemas karena tidak akan mengganggu hubungannya dengan Tanya. Paakhi lalu hendak keluar dan terpeleset sepatu Tanya, Anshuman pun memeganginya. Anshuman merasakan bahasa sentuhan Paakhi dan bertanya apakah tadi dia ke bank tapi Paakhi membantahnya, Anshuman pun kemudian membenarkan tentang bahasa sentuhan Paakhi, Paakhi bertanya sejak kapan dia mempercaai bahasa sentuhannya, Anshuman diam lalu beranjak keluar dan Paakhi mendapat telepon dari Girish, mereka mengobrol tantangan Paakhi pada Tanya.

Girish kemudian bertanya bagaimana kalau Anshuman mencintainya. Paakhi hanya menjawab bahwa dirinya bisa mencintai Anshuman saja itu sudah cukup baginya. Paakhi berkata bahwa dirinya hanya ingin melakukan tugasnya sebagai istri dan ibu dari Ayaan, Paakhi hanya menginginkan kebahagiaan Anshuman dan Ayaan. Girish tersenyum mendengar niat baik Paakhi.

Paakhi melihat Anshuman yang telah tertidur dan berpikir, “aku menunggu selama 18 tahun dan mencintaimu tapi 4 bulan tinggal disini telah merubah segalanya..aku hanya akan tinggal bersama kenanganmu saja”.

Pagi harinya, Anshuman memperhatikan Paakhi yang tengah berdandan, Anshuman hendak memasangkan sindoor tapi terhenti saat Tanya masuk dengan tiba-tiba dan menanyakan tentang parfumnya.

Paakhi pun menegurnya karena telah menyuruh-nyuruh Anshuman dan menyuruh Tanya mengambil parfumnya sendiri. Tanya mengambil parfumnya lalu keluar dan Anshuman kembali memasangkan sindoor.

Paakhi ke dapur dan melihat Tanya. DIa lalu menunjukkan semua barang dapur pada Tanya. Dia lalu menyuruh Tanya memasak untuk Anshuman sementara dirinya akan menghabiskan waktu dengan Anshuman, Paakhi juga menyuruh Tanya mengetuk pintu terlebih dulu ketika datang ke kamarnya. Tanya pun menjadi geram dengan ucapan Paakhi.

Tanya mengomel di dapur pada para pelayan dan mengatakan dengan tingkat kepercayaan diri yang cukup tinggi bahwa dirinya bisa mengalahkan Paakhi. Sementara Anshuman membawa dasinya ke hadapan Paakhi yang sedang menyisir rambut tapi Paakhi mengabaikannya.

Anshuman lalu sengaja berteriak memanggil Ramdin untuk memasang dasi karena dirinya sudah sangat terlambat untuk pertemuan bisnisnya tapi Paakhi masih saja acuh terhadapnya. Anshuman pun memanggilnya. Paakhi berdiri menghampiri Anshuman tapi hanya untuk mengambil roll rambut yang berada disana.

Anshuman pun menjadi kesal dan menyindir Paakhi, Paakhi menjawabnya agar meminta Tanya yang memasangkannya karena Tanya sedang menjalani tantangannya dan nanti ketika dirinya pergi maka Tanya lah yang akan melakukan hal tersebut.

Anshuman setuju dan berterimakasih atas saran Paakhi lalu menelpon ke dapur dan menyuruh Tanya ke kamarnya. Tanya muncul setelah Anshuman melihatnya melalui layar monitor. Anshuman lalu menyuruhnya memasangkan dasi. Tanya memasangkannya, Paakhi melirik diam-diam lalu berkomentar bahwa sebelum dirinya benar-benar akan bercerai maka Anshuman masih suaminya dan dia (Tanya) tidak diperbolehkan memegang Anshuman, Tanya membalas bagaimana dirinya akan mengikat dasi tanpa memegangnya.

Anshuman lalu bertanya. Paakhi kemudian menghampiri Tanya dan mempraktekkan bagaimana mengikat dasi dengan lehernya sendiri dan kemudian nanti memberikannya pada Anshuman, Anshuman pun menyukai ide Paakhi.

Lavanya berteriak memanggil pelayannya, Girish muncul memakaikan syalnya dan Lavanya mendorongnya lalu memaki-makinya, Lavanya juga melempar syalnya dan mengenai wajah Vikram yang baru saja datang dan terkejut melihat pertengkaran diantara mereka. Lavanya meminta maaf lalu Vikram mengatakan bahwa dirinya membutuhkan file yang sangat penting. Lavanya pergi ke kamar. Vikram mengobrol dengan Girish. Lavanya muncul memberikan filenya dan Vikram beranjak pergi. Lavanya kembali menegur Girish.

Tanya masih mencoba memasang dasi pada dirinya sendiri, Anshuman menunggunya lalu mendapat telepon dari kantor yang mengingatkan akan rapatnya dikantor. Paakhi kemudian mengomentari Tanya yang masih berkutat dengan dasinya Ashuman.

Tanya lalu memberikan dasinya dan Anshuman mengomelinya karena Tanya tidak becus membuatnya serta memuji Paakhi yang lebih baik darinya, Tanya pun meneriakinya dengan marah dan tidak mau dibanding-bandingkan dengan Paakhi. Paakhi memperhatikan pertengkaran mereka. Tanya keluar kamar dengan emosi dan Paakhi berbicara dengan Anshuman.

Sinopsis Paakhi 25 April 2017.

Tanya mengemasi barang-barangnya dan menggerutu bahwa dirinya tidak ingin tinggal dirumahnya Anshuman, Lavanya menemuinya dan berbicara dengannya. Lavanya mengingatkan Tanya bahwa dengan dia pergi dari rumah ini maka dia akan kalah dengan permainan dengan Paakhi.

Anshuman masih sibuk dengan dasinya, Paakhi tersenyum kemudian memakaikannya. Anshuman memandangi Paakhi dan Paakhi mengatakan bahwa dasinya sudah terlihat baik, Anshuman mendekat pada Paakhi dan kemudian melepas ikatan rambut Paakhi sambil berkata bahwa rambutnya terurai pun lebih bagus. Paakhi lalu beranjak pergi.

Anshuman bergegas menuruni tangga, Tanya memanggilnya untuk sarapan karena sudah disiapkannya tapi Anshuman menolaknya. Paakhi lalu mengatakan bahwa dia tidak bisa pergi dengan perut kosong. Anshuman menjawab dengan sikap manis bahwa Paakhi sangat peduli pada kesehatannya, Anshuman berkata akan sarapan di rapat nanti. Tanya pun kesal. Anshuman beranjak pergi dan Paakhi menyindir Tanya, dia lalu melihat sarapan buatan Tanya di meja makan.

Paakhi melihat sarapan yang sangat enak dan berlimpah di meja makan, Paakhi memuji Tanya. Lavanya yang ada disana hanya diam saja. Lalu Paakhi ikut sarapan dan mencicipi masakan Tanya. Paakhi lalu memberi saran pada Tanya agar lainkali lebih memberikan perhatiannya pada Anshuman.

Ashok memberikan nota pembelian sarapan pada Tanya dan Paakhi mengomentarinya. Mereka pun berdebat. Ayaan lalu datang berteriak memanggil Pakhi, Paakhi pun memeluknya dan berbicara dengannya. Lavanya mengomentari mereka berdua bersama Tanya.

Ayaan lalu memberikan hadiah kecil pada Paakhi dan membuat Tanya kesal. Paakhi membukanya dan melihat cincin didalamnya, Lavanya dan Tanya menghampiri mereka, Ayaan hendak memasangkan cincin di jari Paakhi dan menanyakan cincin kawin Paakhi. Lavanya menjawab bahwa cincin itu bukan ukuran Paakhi jadi dilepasnya.

Ayaan kemudian memasangkan cincin di jari Paakhi. Tanya menyapa Ayaan dan menanyakan hadiah untuknya tapi Ayaan berkata bahwa hadiahnya hanya untuk keluarga saja. Paakhi lalu memberitahu Ayaan mengenai tinggalnya Tanya dirumahnya bahwa dirinya sedang memberikan kursus pada Tanya cara untuk menjadi istri yang baik.

Ayaan menyahut bahwa Tanya akan menjadi istri yang baik kalau ibunya yang mengajarinya. Paakhi lalu menyuruhnya cuci muka dan pergi ke kamar. Setelah Ayaan pergi, Paakhi menggoda Tanya dan mentertawakannya. Tanya pun semakin merasa kesal.

Girish membahas Paakhi dan Tanya di ruangan kantor Anshuman. Girish menyuruh Anshuman meminta maaf pada Tanya. Anshuman lalu mengirim pesan maaf pada Tanya. Tanya melihat pesan Anshuman dan tersenyum karena berpikir Anshuman memohon maaf padanya lalu membalasnya. Setelah itu Tanya menelpon pusat SPA dan membuat janji.

Paakhi membawakan jus ke kamar Ayaan lalu berbicara dengannya, Ayaan berkata tidak ingin pergi ke hari olahraga disekolahnya karena takut kalah tapi Pakhi meyakinkannya agar pergi. Tanya kemudian muncul dan ikut berbicara, dia mendukung Ayaan jika tidak ingin pergi. Paakhi menyela dan berkata bahwa Tanya salah dan Paakhi menjelaskan pada Ayaan bahwa sebuah permainan dimainkan tidak hanya untuk menang. Paakhi lalu menyuruh Ayaan keluar kamar dan Paakhi kemudian menegur Tanya.

Mahaji berbicara dengan Tanya mengenai menu makan malam. Tanya memberitahunya tapi Mahaji mengatakan bahwa Anshuman dan Ayaan tidak menyukai masakan itu. Tanya pun menyuruh Mahaji membuat masakan yang disukai mereka dan akan mengiriminya pesan masakan apa yang disukainya. Tanya lalu beranjak pergi.

Paakhi membaca tab nya lalu berbicara dengan Ayaan mengenai hari olahraga disekolahnya dan mereka memulai permainan di taman. Paakhi hendak memecahkan ubin dengan tangannya tapi dengan sigap Anshuman menariknya hingga dia jatuh ke pelukan Anshuman. Anshuman lalu bertanya apa yang dilakukannya. Paakhi menjawab bahwa sedang mengajari Ayaan cara memecahkan ubin dengan melihat tutorialnya di video.

Ayaan kemudian mengatakan bahwa tidak akan ada yang terjadi dengan melihat video. Anshuman lalu berniat memecahkan ubin tapi Paakhi berusaha sebisa mungkin menggagalkannya. Shuki kemudian menambah ubinnya dan Anshuman memecahkannya dengan mudah. Semua bertepuk tangan. Ayaan memujinya sebagai jagoannya sementara Paakhi memeriksa tangan Anshuman dan mengkhawatirkannya. Ayaan pun senang melihat keduanya.

By : aRin intifilm.com

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *