Sinopsis Anandhi Hari Ini 20 April 2017 – Anandhi Ungkap Kebenaran Tentang Sanchi, Tapi Sanchi Bersandiwara Lagi dan Jagdish temui Ganga di Penjara

Debroo.net. Sinopsis Anandhi Hari Ini 20 April 2017 – Anandhi Ungkap Kebenaran Tentang Sanchi, Tapi Sanchi Bersandiwara Lagi dan Jagdish temui Ganga di Penjara.

Sinopsis Anandhi 20 April 2017 debroo.com - instagram.com anandhi_series
Sinopsis Anandhi 20 April 2017 debroo.com – instagram.com anandhi_series

Sumitra : mengapa kau terkejut, apa jaminanannya bahwa tuduhan pada Ganga tidak salah. Bagiku dia hanyalah orang yang menggagalkan perjodohanmu.

Jagdish berteriak

Jagdish : Ganga bukanlah seorang pencuri, dia pasti tidak berdaya sekarang, aku harus pergi ke sana untuk membantunya.
Sumitra : ( berteriak ) mengapa kau harus membantunya, kau tidak memiliki kewajiban untuk hidupnya. Dia akan mendapatkan bantuan seperti yang dia dapatkan sebelumnya.
Jagdish : Ganga tidak bersalah sama sekali. Dia tidak melakukan drama apapun. Kita harus percaya padanya. Aku harus pergi ke ganga.
Jagdish ingin pergi tapi Sumitra menghentikannya lagi dan memegang tangannya.

Sumitra : Kenapa tidak ada yang menghentikan Jagdish, itu hanya alasan Ganga untuk memanggilnya. Dia pasti ingin memprovokasi jagdish untuk memutuskan hubungannya.
Jagdish tertegun melihat reaksi ibunya
Jagdish : Ibu tidak akan pernah mengerti Ganga
Jagdish pergi dan Sumitra tertegun.

Di Mangalore
Ganga berteriak bahwa dia tidak bersalah. Polisi mengancamnya agar mengaku.
Ganga : Bal sudah salah menuduhku.
Polisi : bagaimana aku akan percaya padamu.
Ganga : Apakah kau memiliki anak?
Polisi : ya, aku punya
Ganga : Aku bersumpah atas nama anakku dan seorang ibu tidak akan berbohong dengan membawa anaknya.

Keisar Bagh
Semua sedih. Saanchi datang. Semua merasa sedikit khawatir. Saanchi tanpa henti mulai bercerita tentang pestanya dan betapa dia menikmatinya. Melihat semua begitu tegang, dia bertanya pada mereka

Ira : Jagdish datang ke sini tadi malam.
Ira memeluk Saanchi sebelum menyelesaikan pembicaraannya. Saanchi khawatir memikirkan sesuatu yang salah di haveli. Shiv lalu mengatakan yang terjadi di sana

Shiv : Jagdish memutuskan pertunangan kalian. Dia tidak ingin menikah.
Sanchi tertegun. Sanchi merasa tidak percaya
Sanchi : Kak Shiv, itu lelucon yang sangat buruk.
Shiv : Aku tidak bercanda, dia memang membatalkan pertunangan kalian
Saanchi terkejut
Sanchi : Jagdish tidak bisa melakukan ini padaku

Sumitra berpikir bagaimana bisa Jagdish membatalkan pernikahannya seperti itu. Bhairon mencoba menenangkannya tapi tidak berhasil. Sumitra meluapkan segala amarahnya dan kemudian menuduh Ganga. Bhairon mencoba membuatnya mengerti kalau mereka harus percaya pada Jagdish sekarang.

Bahiron : Jagdish tidak mempunyai waktu untuk pergi ke Keisar Bagh tapi dia tetap pergi ke sana. Dia pergi ke sana, jadi pasti ada beberapa alasan yang kita belum tahu. Jadi kita harus bersabar

Keisar Bagh
Sanchi berdiam diri dan Semua khawatir. Saanchi teringat kenangannya bersama Jagdish. Ira mencoba untuk meyadarkan Sanchi. Sanchi tersenyum canggung, dia masih tidak percaya

Sanchi : Pasti ada beberapa kesalahpahaman dan aku akan menjelaskannya pada Jagdish.

Sanchi mencoba menelepon jagdish tetapi Hpnya dimatikan. Sanchi terkejut
Sanchi : bagaimana bisa HPnya mati.
Ira : Karena dia memang sudah membatalkan pernikahan kalian
Sanchi mengamuk dan mulai melemparkan semua hal. Semua mencoba menghentikannya. Sanchi mulai mengoceh mengapa Jagdish melakukan itu. Shiv mencoba menenangkannya.

Shiv : Ini bukan kesalahanmu, Jagdish yang memutuskan hubungan agar kau tidak memiliki masalah di masa depan.
Saanchi terus melemparkan hal dan berteriak bahwa bagaimana dia mengakui cintanya dan betapa dia sangat mencintai Jagdish.
Ira mencoba menenangkannya tapi Sanchi masih marah.
Sanchi : dia harus menikahiku, ia tidak bisa meninggalkanku seperti ini.
Semua khawatir.

Sanchi terus berteriak dan keluarganya mencoba menghentikannya.

Ira : Kau harus bisa menghadapi ini dan menerima kebenaran bahwa Jagdish bukan untukmu
Sanchi : (berteriak) Dia harus menikah dengaku, dia tidak bisa meninggalkan aku seperti ini. Aku tidak akan membiarkan ini terjadi, tidak, aku tidak akan membiarkan ini terjadi.
Semua merasa emosional. Anandi terkejut. Alok mencoba untuk menghibur Sanchi
Alok : Sanchi dengarkan ayah.
Sanchi : Ayah, buatlah Jagdish mengerti, Katakan padanya untuk tidak melakukan ini kepada putrimu, aku tidak bisa mentolerir ini ayah, kumohon bicaralah kepadanya, ia akan mendengarkanmu ayah, bagaimana dia bisa melakukan ini denganku.
Alok berusaha keras untuk membuat Sanchi mendengarkan dia tapi Sanchi berbicara terus

Sanchi : aku mencintainya ayah, aku tidak akan bisa hidup tanpa dia.
Akhirnya Alok berteriak pada Sanchi
Alok : Sanchi, dengarkan ayah. Jagdish tidak akan mendengarkan siapapun. Dia tidak mendengarkan siapapun di antara kami. Dia tidak peduli berapa banyak kau mencintainya, dia tidak mencintaimu.
Sanchi mulai menangis
Alok : Kalau dia juga mencintaimu maka dia tidak akan melakukan ini dengan datang ke sini hanya beberapa hari sebelum pernikahan.
Alok emosional
Alok : Sekarang kau juga harus mengakhiri hubungan ini di sini. Kau harus menerima kebenaran ini. Cintamu hanya bertepuk sebelah tangan yang tidak dihargai dan sekarang hubungan ini telah berakhir untuk selamanya.
Sanchi terus menangis
Alok : Ayah tahu ini sangat sulit bagimu, tetapi kau tidak bisa menjalani hidup di bawah harapan palsu, Lupakan dia
Ira : Kau jangan bersedih, kau tidak memiliki kekurangan apapun, dia tidak peduli kepada perasaanmu, dewa melihat segalanya. Dia tidak akan pernah bahagia.
Anandi marah mendengarnya.
Sanchi menangis
Sanchi : Aku mengubah diriku sepenuhnya hanya untuk Jagdish, untuk membuatnya bahagia aku mengenakan gaun dari kalangannya, berbicara seperti dia, memahami pemikirannya dan dia tidak bisa menerimaku. Bagaimana dia bisa mengambil suatu keputusan besar dengan begitu mudah? bagaimana ia bisa melakukan ini?
Ira : itu mudah baginya, perasaanya untuk memahami rasa sakit orang lain sudah tidak ada dalam dirinya.
Anandi merasa tidak suka mendengar Ira berbicara buruk tentang Jagdish.
Ira : Jagdish tidak pernah menghormati hubungan yang pernah ada.
Akhirnya Anandi tidak bisa diam lagi dan mulai berbicara
Anandi : Ini tidak benar bu
Semua terkejut
Anandi : apa yang ibu katakan sama sekali tidak benar

Anandi : Sanchi, kau menyukai Jagdish kan? Jika kau benar-benar mencintainya maka bagaimana kau bisa membiarkan semua orang menghina dia seperti ini?
Sanchi terkejut dan bingung
Anandi : Kau mengatakan kalau kau merubah dirimu sepenuhnya untuk Jagdish dan keluarganya, tetapi aku mau bertanya padamu, Apakah kau benar-benar berubah? Atau perubahan ini adalah kebohongan?
Semua semakin marah pada Anandi sekarang

Shiv : (marah) Anandi apa yang ingin kau katakan sebenarnya?
Anandi : kebenaran Shiv, ini yang mau aku bicarakan denganmu dan tiba-tiba Jagdish datang dan aku tidak sempat berbicara denganmu. Kalian menyalahkan Jagdish atas perilakunya karena kalian semua tidak tahu kebenarannya.
Semua kaget mendengarnya
Anandi : Jagdish tahu kebenaran, dan dalam semua ini ia tidak bersalah, bahkan sedikitpun, tapi ia masih mengambil semua kesalahan pada dirinya daripada harus berbicara sesuatu tentang Sanchi, karena Jagdish menghargai dia, Jagdish mengatakan dia merasa tidak cocok dengan Sanchi.
Semua terkejut. Sanchi marah dan berteriak pada Anandi

Sanchi : apa yang ingin kau katakan? Apa yang akan Jagdish katakan terhadapku dan mengapa? Kesalahan apa yang aku lakukan dengan dia? Aku mengubah diriku untuk dia dan keluarganya. Apa Ini adalah kesalahanku? dosaku?
Ira menegur Anandi
Ira : Jadi kau mengatakan kalau Sanchi tidak berubah, tapi dia mengubah dirinya itu adalah bohong? berarti dia berpura-pura sepanjang waktu? Bagaimana kau bisa menyalahkan hal sebesar itu pada putriku?
Anandi : karena sama seperti Jagdish, aku juga tahu kebenarannya?
Semua terkejut
Anandi : kemarin saat Jagdish datang ke sini, aku bertemu dengannya sebelum dia datang ke sini.
Semua terkejut mendengarnya

Anandi kemudian memberitahu semua orang (adegan FB) bagaimana dia bertemu Jagdish di jalan, Bagaimana mereka pergi untuk minum kopi di sebuah restoran.
Shiv menyela dan marah
Shiv : Untuk apa kamu bertemu dengan Jagdish dan pergi untuk minum kopi bersamanya, apa yang harus dilakukan dengan membatalkan pernikahan ini? Bagaimana ini terkait dengan itu?
Sanchi : Ya, kau pasti telah meracuni hati Jagdish untuk melawanku. Kau sengaja menemuinya agar membatalkan pernikahan kami.
Anandi : tidak Sanchi, aku tidak meracuni hatinya terhadapmu, Aku tidak mengatakan apa-apa kepadanya. Kaulah yang telah mengatakan hal-hal buruk terhadap Jagdish dan orang-orang Badi Haveli di depan Payal dan semua teman-temanmu yang lain?
Sanchi terkejut mendengarnya
Anandi : ya Sanchi, aku dan Jagdish pergi ke restoran yang sama di mana kau pergi dengan teman-temanmu, dan kami duduk tepat di sebelah mejamu
Sanchi terkejut
Anandi : Apa pun yang kau katakan melawan, maa (ibu) Bapusaa (ayah), Dadisaa (nenek) dan Badi Haveli, Jagdish mendengar semuanya.

Ira : Sanchi, apa yang Anandi katakan? Apa yang kau katakan kepada Jagdish dan keluarganya? Apa yang kau katakan?
Sanchi jadi gagap
Ira : Anandi, apa yang dikatakan Sanchi?

Anandi memberitahu semua orang semua percakapan Sanchi dengan teman-temannya yang ia dan Jagdish dengar

adegan FB
Sanchi : Aku tidak habis pikir apa yang wanita lakukan sepanjang hari di dapur, jika kau tidak punya uang, maka itu bisa dimengerti tetapi kalau kau mampu membayar pelayan dan koki lalu mengapa kita harus melakukan pekerjaan mereka? Aku melakukan semua ini untuk mengesankan mereka, aku dan pakaian desa yang kampungan ini, biarkan aku untuk pergi ke Jaitsar, dan setelah aku menikah, aku akan kembali ke gaya berpakaianku, aku tidak bisa melakukan ini setelah bangun setiap pagi Dadisaa (nenek), Bapusaa (ayah), Maasaa (ibu) ya dewa tidak tahu berapa banyak sa, aku takut tidak bisa mengembangkan kebiasaan menggunakan kata sa di setiap kata, seperti pizza saa, burger saa. Jika keluarga itu berpikir aku akan melakukan pijat minyak di kakinya setiap hari seperti yang dia lakukan dari menantunya, maka kumohon, aku tidak seperti gadis-gadis ini. Setelah menikah, hal pertama yang akan aku lakukan adalah meyakinkan Jagdish untuk tinggal di Mumbai atau di Amerika

Keluarga yang mendengar penjelasan Anandi menjadi marah dan melihat Sanchi. Sanchi merasa terjebak antara mau marah tapi tidak tahu harus berkata apa. Akhirnya Sanchi mulai bersandiwara lagi

Sanchi : ya aku mengatakan semua itu
Keluarga sangat marah pada Sanchi.
Sanchi : apapun yang kakak ipar katakan memang aku yang mengatakannya, tapi itu semua tidak benar, semua hanya sandiwara.
Anandi terkejut mendengarnya
Sanchi : itu semua sandiwara yang terpaksa aku lakukan di depan teman-temanku. Setelah pertunanganku, semua teman mengolok-olokku karena mereka juga berpikir tentang sebuah desa seperti caraku berpikir dahulu. Mereka pikir orang desa hidup terbelakang, buta huruf dan dibandingkan dengan orang kota, standar mereka sangat rendah, aku tidak ingin kehilangan teman-temanku dan itulah mengapa aku mengatakannya

Ira : Tapi kenapa kamu harus mengejek mereka? Untuk menjaga persahabatan dengan teman-teman bodohmu, kau mempertaruhkan hubunganmu dengan siapa kau ingin menghabiskan seluruh hidupmu?
Sanchi : apa yang bisa aku lakukan ibu, aku tidak ingin kehilangan teman-teman masa kecilku, dan itulah mengapa aku mulai membuat sebuah cerita di depan mereka bahwa aku juga tidak suka dengan kehidupan desa dan aku akan mengubah segala sesuatu yang ada, tetapi aku mengatakan kebenaran ibu, itu semua hanya sandiwara, aku pikir sampai aku menikah, aku masih bisa memiliki teman-temanku, aku tahu aku melakukan kebodohan besar tapi aku bersumpah aku tidak punya maksud apapun terhadap Jagdish dan keluarganya di hatiku, Coba ibu pikir mengapa aku akan mengubah diriku untuk dia, aku tidak bersandiwara dan aku akan datang di depan Jagdish seperti ini dan dia akan memabawaku seperti ini.

Keluarga Shekhars merasa malu dengan perilaku mereka dengan Jagdish setelah mendengar kebenaran.

Kakek : Kesalahanmu ini tidak bisa dimaafkan. Untuk mempertahankan kehormatan palsu di depan teman-temanmu, kau mengatakan semua ini terhadap orang yang yang akan menjadi pasangan hidupmu? Kau mengaku kalau kau mencintainya dan dengan siapa hidupmu akan disatukan dalam beberapa hari? Kau tidak hanya menyakiti Jagdish tetapi kau membuat kami semua malu .

Keluarga Shekhars sangat merasa bersalah dengan perilaku mereka dengan Jagdish

Kakek : Tanpa sepengetahuan kami, kau membuat kesalahan besar ini,,dan kami terus menghina orang yang tidak bersalah.
Sanchi : Aku tahu aku melakukan kesalahan yang sangat besar, aku siap untuk di hukum tetapi kalian harus bisa membuat Jagdish memahamiku bagaimana pun caranya, kalian harus menghentikannya, membuatnya mengerti untuk tidak membatalkan pernikahan kami, apa pun yang dia dengar adalah tidak benar, itu kebodohanku karena membuat Jagdish salah paham. Kakek, kumohon, aku tidak akan bisa hidup tanpa dia, aku akan mati. Kumohon kakek, kumohon

Kakek : setelah melihat Sanchi menangis dengan penuh penyesalan, aku pikir kita harus berbicara dengan Jagdish, kita harus mengatakan yang sebenarnya
Alok : Tapi ayah, aku pikir setelah cara kita memperlakukan dia, Cara kita menghinanya, apa dia akan mendengarkan kita
Kakek : Alok, Jagdish mendengar semua ini sendiri dari mulut Sanchi, tapi dia masih tidak mengatakan apapun, dia masih menoleransi semua penghinaan kita, meskipun kata-kata kasar kita begitu banyak dan sangat menyakitkan baginya, tapi ia masih tidak membiarkan kehormatan putri rumah kita jatuh di depan keluarganya. Bayangkan betapa tinggi pemikirannya, berapa banyak kebijaksanaan dan pemahaman dia akan kita. Kita mencengkeram kerahnya, tapi dia terus menoleransi semua penghinaan dan terus mengatakan ia tidak akan dapat membuat Sanchi bahagia.

Keluarga Shekhars merasa sangat bersalah

Kakek : sekarang sepertinya hanya Jagdish yang bisa membuat Sanchi bahagia dan aku memiliki kepercayaan penuh pada dirinya bahwa ia akan mengerti kebodohan Sanchi.

Ira emosional
Ira : kita harus berbicara dengan Jagdish dan meminta maaf padanya, aku merasa semuanya akan baik-baik saja
Shiv : Aku akan menelpon Jagdish
Shiv menelpon nomor Jagdish tapi ponsel Jagdish dimatikan. Shiv mengatakan pada semua kalau HP Jagdish tidak aktif

Ira : Aku akan berbicara dengan Ny Sumitra dan Ny Kalyani.
Kakek : Ini bukanlah hal kecil yang kita akan bicarakan melalui telepon. Kesalahan yang terjadi adalah karena Sanchi, dan kita harus meminta maaf kepada mereka dengan bertemu mereka.
Sanchi : jika mereka tidak setuju bagaimana? apakah mereka akan merasa aku tidak cocok untuk keluarga mereka nantinya?
Alok : Aku tidak berpikir kalau Jagdish telah mengatakan sesuatu kepada keluarganya setelah kembali ke rumah, karena saat ibumu menelepon mereka, mereka bahkan tidak tahu kalau Jagdish datang ke sini. Mereka baru tahu dari Ibumu kalau Jagdish datang ke sini dan membatalkan pernikahan, reaksi mereka juga sama seperti kita. Bahkan mereka tidak percaya

Sanchi : Mereka akan merasa kalau aku sangat buruk setelah mengetahui tentang kebodohanku. Aku selalu jadi anak baik di depan mereka, mereka semua mencintaiku. Nenek tidak akan berbicara denganku sekarang

Ira : Kau tidak perlu kahawatir, mereka tidak kekanak-kanakan sepertimu. Ny Kalyani adalah seorang wanita yang bijaksana, Ada begitu banyak kesabaran dalam dirinya, aku percaya kalau kita jujur ​​mengatakan kebenaran di depan mereka, mereka pasti akan mengerti situasi ini. Jangan menangis, semuanya baik-baik saja

Sanchi : ya Tuhan, aku melakukan kebodohan besar, mungkin aku benar-benar tidak cocok untuk orang baik seperti Jagdish.

Sanchi berjalan ke kamarnya dengan menangis. Ira mencoba mengikutinya tapi Meenu menghentikannya

Meenu : Aku merasa kakak harus membiarkan dia sendiri dulu.
Ira : Kau benar, semuanya akan baik-baik saja tetapi aku tidak mengerti apa yang akan kita katakan kepada mereka setelah pergi ke Badi Haveli dan apa yang akan mereka pikirkan tentang kita.
Ira menempatkan tangannya di kepalanya dan menangis
Ira : Apa yang Sanchi lakukan?
Kakek menenangkan Ira
Kakek : semuanya akan baik-baik saja, percayalah pada Dewa, dia akan melakukan hal yang benar, dan sebelum masalah ini berlarut dan akan lebih bermasalah, kita harus pergi ke sana dan memberitahu mereka segala sesuatu dan meminta maaf.
Semua setuju

Anandi : (berpikir) aku merasa bingung, yang mana yang benar, Sanchi pada hari itu kepada teman-temannya atau hari ini?

Kantor Polisi

Ganga duduk di dalam Penjara. Inspektur polisi wanita membuka kunci. Ganga senang melihat Ghanshyam dengan Mannu datang.

Mannu : Maa (ibu)
Ganga emosional mengambil Mannu dari paman. Ganga mencium Mannu, Mannu mencium kembali kedua pipi Ganga. Inspektur polisi dan paman emosional melihatnya.

Inspektur : Kau hanya mempunyai waktu 5 menit untuk bertemu dengan anakmu, Ok.

Ganga : Paman, apakah Mannu makan dengan benar? Apakah dia minum susu?
Paman : Apa yang bisa aku katakan kepadamu? Mannu menangis dari semalam, dia hanya memanggil namamu, dia belum makan apapun, aku mencoba untuk menenangkannya tapi dia tidak mau.
Ganga sangat emosional mendengarnya
Paman : Itulah sebabnya aku membawa makanan kemari supaya kau bisa memberinya makan dari tanganmu.
Ganga : Mannu, kau anak yang baik kan? kita akan makan.
Ganga duduk dengan Mannu, paman juga duduk dengan mereka dan membuka tempat makannya. Ganga menyuapi Mannu, Mannu gembira makan dari tangan Ganga. Ganga dan paman sangat emosional melihat itu. Mannu mengambil sepotong paratha dan menyuapi Ganga juga. Ganga emosional makan dari tangan Mannu dan menciumnya Setelah Ganga makan. Ganga kemudian meminta paman untuk mengambil Mannu pulang sekarang karena tempat ini tidak baik baginya

Ganga : Mannu, sekarang kau pergilah ke rumah dengan paman, ibu akan segera pulang ke rumah dan kita akan bermain bersama. Mannu mencium Ganga, Ganga dan paman sangat emosional. Ganga memberikan Mannu kepada paman. Paman membawanya dan pergi dari sana. Mannu yang dengan polos melakukan bye bye ke Ganga. Ganga mencoba untuk tersenyum melihat Mannu dengan menahan rasa sakitnya. Inspektur polisi datang dan mengunci pintu penjara. Ganga menangis melihat paman dengan Mannu pergi.

Ganga : Ya dewa, apakah aku melakukan begitu banyak dosa dalam kelahiranku sebelumnya sampai-sampai hidupku berakhir tapi kesedihanku tidak berakhir? dan anakku tidak bersalah, kesalahan apa yang dia lakukan, dan dosa apa yang dia lakukan sehingga dia juga harus sangat menderita bersamaku? Setelah kami meninggalkan segalanya dan ingin memulai hidup baru, tapi sekali lagi… Kenapa dewa kenapa? Mengapa?
Ganga menangis

Saat itu Ganga mendengar beberapa langkah kaki mendekatinya. Dia mendongak. Ganga melihat Jagdish datang ke arah Ganga. Jagdish datang ke Ganga. Ganga sangat emosional melihat dia

Kesar Bagh: –

Sanchi duduk kamarnya dan mengingat kata-kata Anandi kepadanya
Anandi : Kau mencintai Jagdish? Aku juga tahu kebenaran apa pun yang salah. Yang kau katakan terhadap Dadisaa, Bapusaa, Maa dan Badi Haveli. Jagdish mendengar semuanya.

Sanchi juga ingat kata-katanya sendiri kepada keluarganya
Sanchi : Kakak ipar benar, aku mengatakan semua itu tapi itu tidak benar, itu hanya sebuah sandiwara yang terpaksa kulakukan di depan teman-temanku.

Sanchi ingat kata-kata Ira kepadanya
Ira : untuk menjaga persahabatan dengan teman-teman bodohmu, kau menempatkan orang-orang dipertaruhkan dengan siapa kau ingin menghabiskan hidupmu.

Sanchi ingat kata-kata kakeknya.
Kakek : Kau tidak hanya melukai Jagdish, tetapi membuat kami semua merasa malu. Kau membuat kami melakukan kesalahan besar

Sanchi ingat kata-katanya sendiri kepada kakek.
Sanchi : Aku melakukan kesalahan tapi tolong kalian semua buatlah Jagdish memahamiku, hentikan dia, aku tidak akan mampu untuk hidup tanpa dia.

Kata-kata Semua orang terdengar di kepala Sanchi. Sanchi bangun dari tempat tidurnya dan menempatkan tangan di kepalanya untuk menghentikan suara-suara di kepalanya. Sanchi menangis dan menegur dirinya sendiri.

Sanchi : apa yang terjadi padaku? Bagaimanapun kondisiku sekarang, itu semua karena kebodohanku sendiri. Seharusnya aku tahu kalau mata kak Anandi selalu tertuju padaku, di manapun aku pergi, apa yang aku lakukan dia terus memeriksa segala sesuatunya. Dia tidak ingin melihatku bahagia. Tetapi aku tidak akan membiarkan kak Anandi menang dengan cara apapun. Untungnya hari ini aku bisa menangani semuanya, aku yakin semua orang pun percaya apa yang aku katakan terhadap keluarga Jagdish di restoran itu tidak benar, dan aku hanya mengatakannya untuk membuat teman-temanku bahagia, untuk menyelamatkan diri dari komentar mereka, aku harus membuat anggota keluargaku percaya padaku hari ini, cara yang sama harus aku lakukan dengan Jagdish dan keluarganya karena aku tidak akan membiarkan siapa pun datang antara cinta dan masa depanku. Untuk mendapatkan tujuanku, aku akan melakukan apa pun, tidak peduli apapun, aku akan mendapatkan cintaku bagaimanapun caranya.

Seseorang mengetuk pintu kamar Sanchi. Sanchi berhenti biacara sendiri dan duduk di tempat tidurnya.
Sanchi : Masuklah
Shiv masuk ke dalam dan Sanchi menangis. Shiv menenangkan Sanchi
Sanchi : Ini semua salahku, aku harusnya tidak melakukan ini, kebohongan yang aku katakan di depan teman-temanku menjadi hukuman besar bagiku. Lihat kak, Jagdish menolak untuk menikah denganku.
Shiv menyeka air mata Sanchi
Shiv : aku bisa mengerti bagaimana perasaanmu sekarang, tetapi kau tidak harus menunjukkan sifat kekanak-kanakanmu. Saat kau memutuskan ingin menikah
Bagaimana kau bisa peduli dengan apa yang orang pikirkan dan katakan? Jagdish adalah pilihan yang tepat untukmu?
Sanchi mengangguk
Shiv : Lalu mengapa kau tidak bisa mengubah pendapat beberapa temanmu untuk dia? Dan kau tidak perlu malu lagi untuk tinggal di sebuah desa yang populasi 70%. Negara kita ini hidup di desa-desa, kau harus bangga bahwa kau telah memutuskan setelah menikah kau akan hidup dengan suamimu di sebuah desa

Sanchi : Kakak benar, aku telah mengerti bahwa aku begitu salah. Jika ini orang lain dan bukan Jagdish, aku juga akan berpikir hal yang sama seperti sandiwaraku, tapi kakak, jika kak Anandi datang kepadaku di sana dan mencoba untuk menghapus kesalahpahaman, maka semua ini tidak akan pernah terjadi, kakak ipar tahu betul betapa aku telah merubah diriku untuk Jagdish.
Shiv nampak berpikir mendengarnya

Sanchi : tapi ya setelah mendengar semuanya, kakak ipar pasti terkejut juga, dia tidak akan bisa berpikir kalau aku hanya melakukan sandiwara di depan teman-temanku untuk membuat mereka tetap bahagia, bahkan kakak ipar juga tidak bersalah. Ini adalah kesalahanku. Apa kakak pikir kalau aku harus berbicara dengan Jagdish dan menceritakan semua ini
Shiv : Iya, Sebelum ia tahu kebenaran dari orang lain, lebih baik kau sendiri yang mengatakan segalanya dan menerima kesalahanmu. Kau harus berbicara dengan Jagdish, dan jangan khawatir,,karena aku dan semua keluarga ada bersamamu. Semua kesalahpahaman akan dihilangkan.
Shiv memeluk Sanchi, Sanchi tersenyum Setelah menghibur Sanchi, Shiv pergi dari sana.

Kantor polisi

Jagdish duduk dengan Ganga di ruang tunggu tahanan.
Jagdish : begitu banyak yang terjadi dan kau bahkan tidak memberitahuku?
Ganga : pertama kali aku berpikir tentang pak dokter, tapi kemudian.
Keduanya menjadi diam
Jagdish : Kau memutuskan untuk tinggal di sini, karena sikap keras kepalamulah yang menyebabkan semua ini terjadi, jika kau mendengarkanku, maka kau tidak akan berada dalam kondisi seperti ini sekarang. Kau bersalah karena kau tidak ingin datang ke Jaipur.
Ganga : Aku tidak keras kepala pak dokter, pekerjaanku ada di sini jadi aku pikir..
Jagdish : Kau mendapatkan pekerjaan tidak melalui wawancara kampus
Ganga terkejut mendengar Jagdish tahu kebenarannya. Ponsel Jagdish berdering dan dia mengambilnya dari sakunya dan melihat Sanchi yang menelpon. Dia tidak ingin mengangkatnya dan HPnya terus berdering Ganga melihat nama Sanchi
Ganga : kadang-kadang untuk kebaikan semua orang kita harus berbohong.
Jagdish menolak telepon Sanchi
Jagdish : Aku setuju untuk itu, tetapi tidak di antara kau dan aku. Di antara kita tidak boleh ada tempat untuk kebohongan.
Ganga melihat Jagdish. Mereka berdua saling memandang

Ganga : Aku sangat mengkhawatirkan Mannu, dia tidak tidur sepanjang malam
Jagdish : Kau tidak perlu khawatir kepada Mannu, Aku yang akan merawatnya Sekarang, dan akan membebaskanmu dari tuduhan palsu ini, aku akan membuktikan bahwa kau benar
Ganga emosional menatapnya.

Insperktur datang dan mengatakan kepada mereka waktu berakhir. Ganga tidak ingin pergi tetapi harus pergi. Jagdish terus melihat Ganga pergi. Ganga berhenti di pintu, dia berbalik dan emosional melihat Jagdish. Air mata mengalir dari matanya dan kemudian dia pergi dari sana dengan menangis. Jagdish mendapat telepon lagi dari Sanchi. Dia mematikan ponselnya dan pergi dari sana

Kesar Bagh: –

Sanchi sangat tegang
Sanchi : Jagdish memutuskan teleponku, bahkan sekarang Jagdish tidak ingin berbicara denganku.
Sanchi melihat foto Jagdish
Sanchi : Aku tahu aku sangat menyakitimu, aku menerima apa pun yang aku katakan di restoran itu benar berasal dari hatiku, tapi Jagdish, aku sangat mencintaimu, demi cintaku setidaknya bicaralah denganku. Kumohon.
Sanchi menangis dan terus berbicara dengan foto Jagdish.
Sanchi : Setelah menikah, bagaimana kita akan hidup, di mana kita akan hidup dan dengan siapa kita akan hidup, kita dapat memutuskan itu nanti, tapi pertama-tama mari kita menikah dulu, tetapi kau bahkan tidak membiarkanku mengatakan apapun, dan kau sendiri memutuskan segalanya dan kau tidak akan menikahiku. Kau tahu aku tidak bisa hidup tanpamu, jadi bagaimana kau bisa pergi begitu jauh meninggalkan aku
Sanchi memeluk foto Jagdish (foto di ponsel) dan menangis dengan sedih.

Sanchi : Kau tidak bisa melakukan ini Jagdish, tidak bisa. Kepada siapa aku harus meminta tolong, aku yang membuat masalah besar ini, ini adalah kesalahanku sendiri dan hanya aku yang bisa memperbaikinya.

Badi Haveli: –

Nenek dan Gehna duduk bersama-sama
Nenek : apa yang ada di pikiran Jagdish tidak ada yang tahu bahkan sekarang
Gehna : Aku merasa buruk setelah berpikir bahwa jika pernikahan ini batal, nama keluarga kita akan hancur dan yang paling terpengaruh adalah Jagdish. Dia memenangkan kepercayaan semua orang kembali dengan usaha yang begitu banyak dan kerja keras. Dan kepercayaan itu akan diambil lagi darinya. Aku merasa sangat khawatir dengannya ibu, dan aku merasa kakak juga merasa buruk seperti ini juga.

Sumitra datang ke sana
Sumitra : Ada orang lain juga yang harus kita khawatirkan Gehna
Gehna dan nenek bingung
Sumitra : Anandi, setelah Jagdish membatalkan pernikahannya, keputusan ini juga akan mempengaruhi kehidupan pernikahan Anandi, kebahagiaan, masa depannya berada dalam bahaya. Dia adalah menantu di rumah itu, dengan putusnya hubungan ini, itu akan mempengaruhi dirinya. Tidak peduli berapa banyak mereka mengatakan kalau Anandi sudah seperti putri mereka, tapi menantu tetap menantu. Mereka tidak akan melihat kesedihan dari seorang menantu di depan putri rumahnya. Apapun yang Jagdish sudah lakukan, setelah itu mereka akan mengutuk kita beberapa hari dan kemudian lupa, tapi Anandi akan menghadapi kemarahan dan ejekan mereka sepanjang hidupnya

Nenek : pikiranku telah beku, aku tidak bisa mengerti apa-apa. Aku pikir setelah sekian lama, Jagdish akan menemukan kedamaian dan kebahagiaan dalam hidupnya, Ia akan menikah maka hidupnya akan mendapatkan semua kebahagiaan, tapi sekarang aku tidak bisa mengerti apa yang harus dipikir

Sumitra mendapat telepon dari Sanchi di ponselnya, dan dia panik. Dia mengatakan kepada mertuanya kalau Sanchi menelpon. Nenek dan Gehna terkejut

Sumitra : Sanchi pasti akan bertanya mengapa Jagdish melakukan ini, apa yang akan aku katakan ibu, kita bahkan tidak tahu mengenai itu
Sumitra marah
Sumitra : bagaimana aku akan memberitahunya bahwa setelah memutuskan hubungan dengannya, Jagdish telah pergi ke Mangalore untuk membantu Ganga
Sumitra emosional
Sumitra : Ibu, aku tidak akan dapat berbicara dengannya.
Sumitra tidak mengangkat telepon Sanchi dan menangis

Kesar Bagh: –

Sanchi merasa tegang
Sanchi : bahkan ibu tidak ingin berbicara denganku, biasanya dia selalu menunjukkan betapa dia mencintaiku, di mana cinta itu sekarang? Apakah Jagdish memberitahu segalanya kepada keluarganya? Ya Tuhan, itu berarti seluruh keluarga marah kepadaku sekarang, apa yang harus aku lakukan sekarang? Bagaimana aku harus meyakinkan mereka semua.

Sanchi menangis dan saat itu dia menerima telepon dari Sumitra
Sanchi : Syukurlah, ibu menelponku, tetapi aku harus berbicara sangat hati-hati dengan dia

Kesar Bagh dan Badi Haveli: –

Sanchi mengangkat telepon dan mulai bersandiwara dengan menangis

Sanchi : Terimakasih ibu karena kau meneleponku kembali, aku pikir ibu juga tidak ingin berbicara denganku, bahkan ibu tidak ingin aku datang sebagai menantu.

Sumitra : mengapa kau mengatakan ini, aku telah menunggu hari itu saat kau akan datang kerumah ini sebagai menantu rumah ini.

Sanchi senang
Sanchi : (berpikir) ibu baik-baik saja, dia tidak marah denganku
Sanchi meneruskan sandiwaranya
Sanchi : lihat ibu apa yang terjadi
Sumitra : Jangan menangis, kau jangan khawatir, aku ada di sini dan akan berbicara dengan Jagdish dan membuatnya mengerti.
Sanchi : Kumohon ibu lakukan sesuatu. Hanya ibu yang dapat melakukan sesuatu, kumohon buat Jagdish mengerti, aku tidak akan bisa hidup tanpa dia, aku akan mati
Sanchi menutup teleponnya dan Sumitra terkejut mendengarnya

Sanchi : Aku harap ini cukup mempengaruhi ibu

Nenek dan Gehna bertanya pada Sumitra apa yang terjadi

Sumitra : Sanchi mengatakan kalau dia akan mati tanpa Jagdish, dia tidak akan hidup tanpa Jagdish , dia akan mati jika pernikahan ini tidak terjadi
Nenek dan Gehna terkejut.
Sumitra : apa yang harus aku lakukan? bagaimana aku dapat membantu Sanchi?
Sumitra menangis, nenek nampak berpikir

Penulis : Ani Instagram.com/anandhi_series

BACA JUGA : Sinopsis Anandhi Hari Ini 21 April 2017 – Jagdish Permalukan Polisi dan Management Rumah Sakit Setelah Hajar Bala dan Bebaskan Ganga

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *