by

Sinopsis Takdir Lonceng Cinta 24 Agustus 2018 – Sinopsis Takdir Lonceng Cinta

-News-166 views

Sinopsis Takdir Lonceng Cinta 24 Agustus 2018. Preman suruhan Prithvi mengintai dan terkejut melihat ada preman lain didalam. Prithvi sendiri heran karena preman itu tidak menggubrisnya.

Karan dan Rishabh berusaha melawan para preman. Sherlyn memberitahu Prithvi bahwa dia harus maju saat Rishabh dan Karan lelah.

Rishabh dan Karan terkapar tak berdaya di lantai karena para preman berhasil melukainya. Preeta pun maju menghampiri Karan dan menangisinya.

Para preman menyuruh semuanya mencopot perhiasan dan menyuruh Preeta mengumpulkan perhiasan tersebut. Mahesh diam2 menelepon polisi yang berjanji akan segera datang. Sherlyn menyuruh Prithvi untuk beraksi.

Prithvi maju dan mengolok preman karena meminta bantuan wanita dan Prithvi berhasil merebut senjatanya. Prithvi pun besar kepala dan merasa dramanya berhasil. Janki paham kalau Prithvi dalang dari semuanya. Tapi Para preman mentertawakan Prithvi dan mengancamnya lalu menghajarnya habis2an. Sherlyn pun cemas melihat keadaan Prithvi.

Prithvi berhasil menarik topeng kepala preman dan Prithvi menyadari kalau dia bukan preman suruhannya tapi preman sungguhan. Prithvi pun meminta maaf dan mengizinkan para preman itu untuk mengambil semua perhiasan.

Setelah itu para preman kembali menyuruh semua orang untuk melucuti perhiasan mereka. Preeta bicara dengan kepala preman agar tidak mengambil cincin nya karena pemberian terakhir dari sang ayah. Jari Preeta pun hendak dipotong karena tidak mau melepas cincinnya.

Pada akhirnya Karan berhasil menyelamatkan Preeta dan Shrishti mengelu2kan Karan sebagai pahlawan. Prithvi pun cemburu dengan segala hak istimewa yang didapatkan Karan.

Perayaan Holi dilakukan, Sherlyn menghampiri Preeta dan menghinanya. Preeta membalasnya dan beranjak pergi.

Para anak buah Sangram yang menyadari menjadi pelayan dan pendeta palsu tengah berdiskusi karena berhasil menculik Disha.

Karan menghampiri Preeta dan mempunyai rencana untuk membuat Sherlyn mabuk agar Sherlyn mengatakan semua rencananya. Sementara itu anak buah Sangram membungkus Disha menggunakan karet dan membawanya keluar.

Sherlyn bicara dengan Prithvi agar memberikan minuman Thandai dengan dosis Bhang yang berat lalu Sherlyn memberikan gelas Thandai pada Prithvi .

Karan bertemu fansnya yang mengajaknya berselfie tapi Preeta muncul dan mengajaknya pergi. Karan menolak dan mereka berdebat. Preeta mengingatkan Karan untuk memberikan Bhang pada Sherlyn.

Shrishti hendak meminum Bhang tapi pelayan memberitahunya. Shrishti memutuskan akan memberikan Bhang pada Sameer. Sameer lalu menghampiri Shrishti dan Shrishti memberinya Bhang tersebut. Sameer menenggak semuanya lalu Shrishti mengajaknya menari.

Karan bersama Preeta melihat Shrishti menari lalu Prithvi mendatangi Preeta dan memberinya segelas minuman yang sudah dicampur Bhang. Sameer sendiri ikut menari bersama Shrishti.

Preeta hendak meminum minuman pemberian Prithvi tapi Sameer menariknya mengajaknya menari hingga Preeta harus meletakkan gelas minumannya. Prithvi dan Sherlyn pun menjadi kesal. Preeta menari bersama Karan, Shrishti dan Sameer. Lalu saat musik berubah romantis Karan pun berdansa dengan Preeta.

Preeta hendak meminum minuman pemberian Prithvi tapi lagi2 tertunda karena Shrishti muncul meminta bantuannya untuk membersihkan debu di matanya. Prithvi dan Sherlyn lagi2 merasa kesal. Karan melihat kekesalan mereka dan menghampiri nya kemudian pura2 bertanya keberadaan Rishabh.

Sherlyn beralasan. Shrishti tanpa sengaja membawa gelas Preeta dan Preeta meminum dari gelas lain. Sherlyn dan Prithvi senang melihat Preeta karena mengira Preeta meminum minuman pemberian Prithvi. Sherlyn dan Prithvi kemudian berlalu dari hadapan Karan secara berlawanan arah.

Anak buah Sangram membawa Disha keluar tapi Dadima, Nenek serta bibi Abhi yang tengah mabuk memergoki mereka lalu bertanya. Para pelayan beralasan dan nenek2 itu membiarkan mereka pergi.

Anak buah Sangram kembali berjalan keluar membawa Disha dan melihat Sarla yang tengah bicara bersama Purab menanyakan keberadaan Disha dan Pragya.

Purab membiarkan mereka pergi tapi tidak dengan Sarla. Sarla menanyakan apa yang mereka bawa dan menyuruh mereka meletakkan bawaannya di lantai. Anak buah Sangram pun meletakkan tubuh Disha dengan cemas.

Sumber

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *