by

Lirik Lagu Para Penerka Noah feat Iwan Fals untuk KAMPRET dan CEBONG yang saling menghujat

87 views

Debroo.net. Lagu Para Penerka Iwan Fals feat Noah Untuk KAMPRET dan CEBONG yang saling menghujat. Tahukah Anda, bahwa NOAH sempat berkolaborasi membawakan ulang karya Iwan Fals berjudul ‘Yang Terlupakan’. Namun ternyata kolaborasi keduanya tak hanya berhenti di lagu itu saja.

Kini giliran Iwan Fals yang membawakan lagu ciptaan NOAH. Sebuah lagu berjudul ‘Para Penerka’ jadi kolaborasi kedua Iwan dan NOAH.

NOAH pun seperti mencoba ‘beradaptasi’ dengan lirik-lirik lagu Iwan Fals dalam tersebut. Tak hanya bicara soal cinta tapi ada beberapa lirik yang seperti berkaitan dengan kehidupan sosial di Indomnesia saat ini, terutama semakin gencarnya bermunculan celaan antara Cebong dan Kampret

Lagu Para Penerka sendiri masuk dalam bagian dari album ‘Satu Project’. Lagu ‘Yang Terlupakan’ versi kolaborasi NOAH dan Iwan Fals juga masuk dalam album ini.

Bukan cuma NOAH, album ‘Satu Project’ diisi oleh beberapa band dari Musica Studio’s. Mereka adalah Nidji, Geisha dan juga d’Masiv yang berkolaborasi dengan Iwan Fals.

Inilah Lirik Para Penerka

Bicarakan kehidupan, tentang manusia
Dengar para penerka saling menerka
Perhatikan keributan, pada sesama
Semua saling mencerca, saling mencela

Menghitam hati penuh kebencian bersahut-sahutan
Menebar kedengkian di kehidupan
Mereka berseru, menusuk jiwamu
Dengan cerita, dengan berita

Para pencela menaruh racun di mulutnya
Para penerka bercerita dengan prasangka
Prasangka buruknya

Penerka banyak bicara, tak guna atau berguna
Merusak pikiran kita, prasangka berbusa-busa
Penerka dimana-mana, bagai monster merajalela
Pencela para pencela, sungguh busuklah hatinnya

Ini jamannya tikus mengaku macan
Kalaupun macan tapi macan peliharaan

Apa jadinya bila semua saling mencela
Anjing menggonggong kafilah berlalu

Apa jadinya bila semua saling mencela
Pendengki bengong diterkam rindu

Apa jadinya bila semua saling mencela
Saling mencela

Para pencela menaruh racun di mulutnya
Para penerka bercerita dengan prasangka
Prasangka buruknya

Penerka banyak bicara, tak guna atau berguna
Merusak pikiran kita, prasangka berbusa-busa
Penerka dimana-mana, bagai monster merajalela
Pencela para pencela, sungguh busuk hatinya

Penerka banyak bicara, tak guna atau berguna
Merusak pikiran kita, prasangka berbusa-busa
Penerka dimana-mana, bagai monster merajalela
Pencela para pencela, sungguh busuk hatinnya

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *