by

Sinopsis Takdir Lonceng Cinta 14 Agustus 2018

-Debroo-306 views

Sinopsis Takdir Lonceng Cinta 14 Agustus 2018. Rakhi bertanya pada Janki apakah ada seseorang yang ingin mencelakakan keluarga Sarla. Lalu Sarla mengambil kertas dan pena. Rakhi meminta Janki menulis sesuatu. Tapi Janki tidak bisa melakukannya dan Janki hanya bisa mengingat.

Karan berdebat dengan Prithvi. Begitu juga Rishabh. Rishabh hendak membuka pintu kamar pas tapi Prithvi mendebatnya. Rishabh pun meminta yang berada didalam kamar pas untuk keluar. Prithvi bicara pada Preeta agar mengatakan sesuatu.

Preeta lalu mengetuk pintu. Manajer memberikan kunci dan Preeta membukanya. Tapi mereka tidak melihat siapapun. Karan mencoba menjelaskan sesuatu tapi Rishabh menghentikannya. Karan terus meyakinkan Rishab.

Sherlyn sendiri keluar dari kamar pas di sebelah. Prithvi pun melihatnya (Flashback saat Sherlyn melompat pembatas kamar pas untuk berpindah kamar pas). Sherlyn pun merasa lega. Rishabh dan Karan sendiri bersitegang.

Karan mengatakan melihat Prithvi keluar dari kamar pas nomer 5 di mana Sherlyn juga berada disana. Rishabh pun menampar Karan dan meminta maaf pada Prithvi. Karan sendiri beranjak pergi.

Prithvi berjalan bersama Preeta menuju mobil sambil mengobrol. Ada anak kecil menjual balon tapi Prithvi menolak. Preeta membelinya dan Prithvi mengomelinya lalu Prithvi menerima telepon. Preeta melepas balon2nya.

Lalu mobil Karan melintas dan berhenti di samping Preeta. Keduanya pun berpandangan. Prithvi lalu memanggil Preeta dan mengajaknya pergi. Karan pun mendapat balon2 yang diterbangkan Preeta tadi.

Prithvi bicara pada Preeta tentang hinaan Rishabh dan Karan. Preeta tidak ingin Prithvi memutuskan hubungan lagu dan Preeta meminta maaf. Prithvi pun meminta Preeta untuk memutuskan persahabatan dengan Karan dan Rishabh karena mereka tidak menyukai pernikahannya.

Karan bermain boxing di kamar dengan emosi mengingat insiden tadi. Rishabh mengetuk pintu kamar dan Karan membukanya. Karan kembali emosi karena Rishabh menamparnya didepan banyak orang tadi. Rishabh berkata bahwa meski telah menamparnya tapi hatinya terluka.

Rishabh menyuruh Karan untuk menamparnya sebagai balasan tapi Karan menyuruhnya keluar dari kamarnya. Rishabh pun memeluknya dan meminta maaf. Rishabh berkata bahwa dirinya juga yakin Prithvi bukan orang baik tapi mereka tidak punya bukti. Karan pun memutuskan akan lebih waspada.

Prithvi dan Preeta dalam perjalanan pulang. Preeta sibuk dengan pikirannya dan berharap Prithvi tidak menuntut maaf dari Karan. Sesampainya di depan rumah, Preeta berbicara pada Prithvi agar tidak membahas masalah di mall tadi didepan Sarla tapi Prithvi meminta maaf dan berkata bahwa penting untuk Sarla mengetahuinya karena Karan selalu menghina dan menuduhnya.

Preeta pun berkata bahwa jika dia memiliki sedikit rasa hormat pada Sarla maka dia tidak akan mengganggu Sarla dengan hal itu. Prithvi pun janji akan menyembunyikan semua dari Sarla asal dia tidak akan pernah salah paham dengannya lagi.

Preeta masuk ke dalam rumah dan bicara pada Sarla mengenai belanjanya hari ini. Prithvi juga kemudian muncul dan mengobrol dengan keluarga Arora. Sarla memberitahu Preeta bahwa Janki tau siapa yang membakar aula dan dia adalah orang yang sama dengan yang memukul Janki. Prithvi pun berkeringat dingin mendengar cerita Sarla.

Prithvi menelpon Sherlyn di luar rumah menceritakan tentang Janki tapi kemudian Srishti datang dan Prithvi menutup telepon. Srishti bicara pada Prithvi mengenai kecurigaannya kepadanya. Preeta muncul dan mendengar ucapan Srishti.

Prithvi lalu berpamitan. Srishti melihat perubahan raut wajah Preeta dan bertanya. Preeta berbohong mengatakan Karan bertengkar di mall tadi dan sekarang tidak mau bicara padanya. Preeta tidak bercerita lebih jauh.

Srishti menelpon Karan karena ingin tau dan mengatakan kalau Preeta bersedih karena dia tidak bicara pada Preeta. Srishti pun menyuruhnya ke rumahnya. Beberapa saat kemudian Preeta masuk ke kamar dan melihat persiapan yang dilakukan Srishti.

Srishti lalu membuka jendela kamar dan Karan muncul. Srishti menggabungkan tangan Karan dan Preeta lalu Srishti beranjak pergi. Karan pun bicara dengan mesra pada Preeta dan mereka pun saling berdekatan. Preeta menjauh tapi Karan menahannya dan memberinya kotak hadiah kejutan.

Preeta membuka kotak tersebut dan muncul mainan bentuk hati yang berbunyi “aku mencintaimu”. Preeta pun terkejut melihat ini.

Sumber

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *