by

Sinopsis Lonceng Cinta 9 November 2016 : Pragya Jadi Model Video Klip, Abhi Hamili Tanu

-News-99 views

Pragya bicara dalam hati, “Kenapa disini sangat dingin? “, ia shock saat melihat kebawah. Orang-orang sudah berkumpul melihat Pragya, mereka berteriak, “Jangan bunuh diri!”. Abhi dan Purab terkejut melihat Pragya.
Purab: Apa yang dilakukan Pragya diatas sana?
Abhi: Pragya? Pragya!!
Abhi melambaikan tangannya kearah Pragya.
Abhi: Apa yang kau lakukan disana? Bagaimana cuaca diatas sana? Lambaikan tanganmu!Ayo turunlah, akan kutangkap.

Orang-orang berteriak histeris, “Hei jangan!”. Seorang kakek memarahi Abhi, “Apa yang sudah kau lakukan sampai istrimu ingin bunuh diri? “.
Abhi: Dia ingin bunuh diri karena aku tidak melakukan apapun. Purab, ini rencanamu?
Purab: Aku tidak tau apa-apa. Kita harus menyelamatkannya dulu!
Abhi: Jawab dulu!
“Selamatkan dia dulu!” teriak seorang kakek.

Abhi dan Purab berlari kearah balkon. Pragya tidak berani bicara apalagi menggerakkan tubuhnya.
Abhi: Fuggi, kemarilah.
Pragya: Aku tidak berani.
Abhi: Kau mau disitu terus?
Pragya: Ya!
Abhi hampir jatuh saat berusaha menyelamatkan Pragya.
Purab: Aku akan menelfon pemadam kebakaran.
Abhi: Jangan!
Abhi menyusul Purab.
Abhi: Fuggi, jangan lompat sebelum aku kembali!
Pragya: Ya!

Abhi melarang Purab menelfon pemadam kebakaran agar beritanya tidak menyebar, ia kembali ke balkon.
Abhi: Fuggi, kau ingin bunuh diri krn aku tidak menjawab pernyataan cintamu?
Pragya: Aku tidak ingin bunuh diri!
Abhi: Purab, masuklah kedalam, aku akan mengatasinya!Fuggi, apa yang akan terjadi padaku jika kau mati?
Abhi berusaha menyelamatkan Pragya dengan tali tapi tidak bisa.
Pragya: Aku tidak bermaksud membuatmu marah, kau akan bebas kalau aku mati.
Abhi: Jangan menangis.
Abhi masuk kedalam, Purab memberinya semangat, ia pun kembali ke balkon.

Abhi: Berikan tanganmu padaku.
Pragya: Aku tidak bisa.
Abhi: Kau tidak boleh meninggalkanku sendirian. Ibumu, Bulbul dan nenek bisa mati tanpamu.
Pragya: Aku tidak bisa mengangkat kakiku.
Abhi: Aku akan kesepian kalau kau pergi. Aku merasa gugup saat kau menyatakan perasaanmu, aku tidak tau harus menjawab apa. Tapi kebenarannya adalah, aku sudah terbiasa denganmu. Aku tidak bisa hidup tanpamu. Kalau kau bisa mengetahui perasaanku dengan mudah, kenapa kau tidak menyadari betapa aku mencintaimu? Ya, aku mencintaimu. Aku benar-benar mencintaimu. Kau sudah memenuhi tanggungjawabmu dengan menyelamatkanku, Sekarang giliranku. Kau harus bergerak, berikan tanganmu. Aku janji tidak akan melepaskan tanganmu seumur hidupku. Genggam tanganku demi kebaikan kita berdua.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *