by

Sinopsis Mohabbatein Episode 216 Tayang di ANTV

-Debroo-108 views

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 216 Tayang di ANTV. Ibu Bhalla menceritakan watu yg baik pukul 4:00 untuk acara Rakhi. Ibu bhalla merasa kesal melihat koran. Tuan Bhalla bertanya tentang Romi. Romi sudah bersiap dan mendapat pesan.

sinopsis-mohabbatein-episode-216-tayang-di-antv
sinopsis-mohabbatein-episode-216-tayang-di-antv

Romi : hari ini ternyata hari libur karena Raksha Bandhan, luar biasa, aku tidak akan pergi keluar hari ini dan akan tidur seharian.

Romi mendapat telfon dari Sarika tapi tidak menjawab telfonnya krn Romi khawatir mungkin Sarika membuat dia sebagai kakaknya.
Sarika : mengapa Romi tidak menjawab panggilanku, saya harap dia baik-baik saja.

Sarika menelfon ke rumah Romi dan berbicara dengan tuan Bhalla.
Sarika bertanya tentang Romi.
Tuan Bhalla datang ke kamar Romi dan mengatakan ada telfon dari Sarika.

Romi : mgkn dia ingin bicara pada kak Ishita.
Tuan Bhalla : ini untukmu.

Tuan bhalla memberi telfonnya.
Sarika berbicara dengan Romi.

Sarika : Romi bagaimana aku harus memanggilmu, apa aku harus memanggil kk..
Romi : kk? Tidak tidak, panggil aku Romi.

Sarika mengatakan tentang mekanik nya datang untuk EMI dari motornya tersebut.
Romi tertawa.

Romi : jadi kau menelfonku utk mengatakan ini.
Sarika : ya.
Romi : aku terselamatkan.

Poornima memberikan resep makanan dan mengajarkan para perempuan di festival.
Ishita belajar beberapa cara membuat manisan.
Ishita membuat jalebis dgn baik.
Poornima berselera dan menyukainya.
Poornima meminta Ishita untuk membuat Rabdi.

Ishita : Ruhi dan ayahnya sangat menyukai itu.

Ishita menceritakan pada Poornima tentang Ruhi yg akan mengikat Rakhi ke kakaknya Adi.
Ishita : aku hanya berharap kalau dia menyukai jalebis ini.
Poornima : tapi tidak seperti itu.
Ishita : apa nya yg tdk seperti itu.
Poornima : aku sedang mengatakan seperti biasanya saja kalau anak-anak suka makanan Rasgullas dll.

Raman menelfon Shagun.
Raman : Shagun kau mana dia, aku harus bertemu dgnmu.
Shagun : aku sedang sibuk.

Raman bertanya tentang Adi.
Shagun : dia sedang tidur, tenanglah, aku hanya akan membawanya sampai sore, aku akan datang.

Ashok dan Suraj datang dan bertanya ke mana Shagun akan pergi.
Shagun : ini adalah festival Rakhi, jadi aku ingin membawa Adi untuk Ruhi.
Ashok : shagun kau tidak boleh pergi.
Shagun : mengapa.
Ashok : aku baru saja menebus Suraj, dan membawanya kembali, jd lebih baik jika kau tdk pergi.
Shagun : tapi aku tidak bisa mengirim Adi dengan sopir, aku jg ingin bertemu Ruhi dan akan segera kembali, aku berharap Suraj bs mengerti.
Suraj : aku tidak tahu kau berpikir begitu banyak tentang anak-anakmu.
Suraj mengejeknya.
Ashok : ini bkn Rakhi yg pertama, jadi kau tidak perlu sampai melakukan drama ini, minta saja agar Ruhi datang besok, kita sdh mengundang Tyagi utk datang kerumah, jadi jangan buang waktu dan lakukan pengaturannya.
Shagun : baiklah, aku akan memastikan semua pengaturannya dgn baik.

Parmeet berbicara dgn pengacara.
Parmeet : Pengacara, keluarga Simmi sdh menjauhkan aku dari istriku sejak berbulan-bulan.

Simmi datang kesana.
Pengacara meminta mereka untuk berbicara dan pergi.

Parmeet : dengarkan aku.

Sebelum Parmeet mengatakan apa-apa, Simmi terlihat panik dan mulai menangis.
Simmi : aku sdh hancur.

Parmeet memberikan air, dan menyeka air matanya.
Parmeet : aku tidak bisa hidup tanpa dirmu sepanjang hidupku, aku mencintaimu, tapi Raman tidak akan membiarkan kita bersama-sama, Raman dan Ishita telah menghancurkan kehidupan keluargaku, aku tidak punya pilihan.

Pengacara masuk dan memberi mereka dokumen dan meminta mereka untuk menandatanganinya.
Parmeet : ini adalah surat pemberitahuan untuk keluargamu, jadi mereka harus mengizinkamu untuk tinggal denganku, atau kau akan melihat apa yang akan aku lakukan.

Parmeet pergi.
Simmi menangis melihat surat-surat itu dan menyalahkan Ishita untuk semua ini.

Simmi : apa ini adalah hadiahku untuk Raksha Bandhan.

Ruhi bersiap-siap dan meminta Ishita untuk memanggil semua orang.
Ibu Bhalla : Adi akan datang sekarang.

Raman menelfon Shagun.
Raman : Shagun di mana kau skg.
Shagun : maaf aku tidak bisa datang.
Raman : tapi kau bilang kau akan datang.
Shagun : tamu kami akan datang dan aku tidak dapat mengirim Adi ksana, tolong sampaikan permohonan maafku kepada Ruhi.

Raman mencoba untuk berbicara tapi Shagun mengakhiri panggilan.
Raman : apa yg akan aku katakan pada Ruhi sekarang, dia sudah menunggu Adi, aku tidak akan memaafkan Shagun untuk hal ini.
Raman : Ishita …. Adi ……
Ruhi : Ayah kapan kak Adi akan datang.
Raman : dia tidak akan datang.

Ruhi merasa sedih.
Ishita menenangkan Ruhi.

Ishita : Raman apa yang terjadi.
Raman : tamu mereka datang ke sana dan dia tidak punya sopir apapun.
Ishita : mgkn Adi mengatakan kalau dia tidak bisa datang, tapi Ruhi bisa pergi dan bertemu dengannya.
Raman : ya benar, Ruhi Ayah punya kejutan, Ayah lupa, Adi mmg tidak bisa datang tapi dia memanngilmu utk datang kesana.

Ruhi tersenyum.
Ruhi : aku akan mengambil Rakhi nya.
Ishita : ayo mari kita pergi.
Raman : terima ksh Ishita.

Tyagi menyukai rumah Ashok dan Ashok membuatnya banyak minum.
Shagun datang dengan starter.

Ashok : Tuan Tyagi ini adlaah kesukaanmu.

Mata Tyagi langsung menatap ke Shagun.
Tyagi : Ny Shagun, datang dan duduklah dekatku, aku sdh tidak bertemu dgn mu sejak lama, datanglah.
Shagun : aku akan membawa lebih banyak pemula dulu.
Ashok : ok Shagun, aku yg akan mengaturnya, kau pergi dan duduklah.

Shagun duduk di samping Tyagi dan Ashok tersenyum.
Suraj melihat Tyagi menatap Shagun.
Tyagi mencoba menggoda Shagun tapi Shagun mengacuhkannya.

Tyagi : mengapa kau terlihat kesal padaku.

Shagun berdiri dan Tyagi memegang tangannya, sementara Ashok hanya melihat.
Shagun : lepaskan tanganku.

Tiba-tiba Raman datang dan menghentikan tangan Tyagi.
Ashok melihat mereka.
Raman menegur Tyagi.

Tyagi : apa ini.
Raman : kau berlaku kurang ajar dan aku hanya sedang melindunginya.
Ashok : apa yang kau lakukan Raman.
Raman : aku hanya melakukan apa yang seharusnya kau lakukan.
Ashok : tapi dia tamu kami.
Raman : kalau begitu minta dia untuk bersikap sebagai tamu.

Raman menendang keluar Tyagi.
Tyagi terganggu dengan Ashok.
Raman menegurnya lebih lanjut.

Tyagi : Ashok, ini akan mempengaruhi bisnis kita, aku akan mengurus kalian semua.

Tyagi pergi.
Ashok mencoba untuk menghentikannya tapi Suraj menghentikan Ashok.

Ashok : Raman beraninya kau.
Raman : kau harusnya marah, ketika dia menggoda calon istrimu, Wanita ini bukan milikmu, kau tidak akan mengerti, karena kau tidak pernah menghormati siapa pun, dan kau jg tidak melakukan apa pun pada orang yg menghormatimu.

Raman melihat Ishita dan Ruhi datang dan berhenti bicara.
Adi datang dan melihat Ruhi.

Shagun : terima ksh Raman.
Raman : ok, panggil Adi.

Shagun meminta Adi untuk datang.
Suraj : mari kita pergi Ashok, kita tidak dibutuhkan di sini, kita sudah dihina.

Mereka pergi.
Ruhi melakukan ritual dan mengikat Rakhi tersebut.
Adi tampak bahagia.

Ishita : kotak (manisan) ini adalah untukmu, aku sengaja memebuat ini khusus untukmu, dan aku berharap kau menyukainya.
Adi : terima kasih.

Shagun meminta Adi memberikan hadiah untuk Ruhi.
Adi : tapi Ibu tidak memberitahuku sebelumnya.
Shagun : baiklah.

Shagun memberikan emas.
Shagun : Adi pakaikan ini pada Ruhi.

Raman dan Ishita tersenyum.
Shagun : ibuku yg memberiku emas ini saat aku masih kecil di hari Rakhi, dan hari ini aku meberikannya kepadamu.
Ruhi : terima kasih.
Raman : mari kita pergi.
Ishita : Shagun terima ksh.

Mereka pergi.
Adi tersenyum, sementara Shagun melihat mereka.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *