by

Sinopsis Mohabbatein Episode 203 Tayang di ANTV

-Debroo-111 views

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 203 Tayang di ANTV. Ishita dan Ruhi datang ke toko untuk membeli buku resep makanan. Ishita meminta buku makanan Punjabi.

sinopsis-mohabbatein-episode-203-tayang-di-antv
sinopsis-mohabbatein-episode-203-tayang-di-antv

Poornima Prakash, adalah seorang penulis resep dan seorang juru masak yang hebat. Ishita melihat banyak wanita berbicara kepada Poornima. Semua orang memuji Poornima. Ishita dan Ruhi sampai di giliran mereka dan bertemu Poornima. Ruhi meminta tanda tangannya.

Poornima : kau adalah gadis yang sangat cantik, aku pasti akan memberikan tanda tangan.
Ruhi : terima kasih.

Poornima menulis R.
Poornima : siapa namamu.
Ruhi : Ruhi.
Ishita : Ruhi Bhalla, dia adalah putriku, ayahnya adalah seorang Punjabi, dan aku dari India selatan, tapi dia menyukai makanan Punjabi.
Poornima : resepku sederhana, jika kau merasa kebingungan, kau bisa menghubungiku.

Ishita dan Ruhi mengambil kartu namanya dan pergi.
Poornima merasa sedih seakan dia merindukan Ruhi.
Poornima menatapnya kepergian Ruhi.
Raman melihat Mihir dan Romi sedang berbicara.

Mihir : Romi jgn beritahu siapa pun dan diam saja dalam masalah ini, kau jangan ikut campur dalam masalahku.
Romi : ini pernikahanmu dan nanti aku akan menyesal, biarkan aku melakukan hal ini.
Mihir : tidak, itu akan menjadi seperti gaya India selatan dengan tidak ada bar dan anggur.

Romi meminta Mihir untuk pesta.
Raman : apa pesta? datang ke ruanganku, aku akan membuatmu seperti di pesta.

Mereka pergi ke ruangan Raman.
Raman : pesta apa.
Mihir : pesta kantor untuk membangun hubungan.
Raman : Romi, apa kau ingin pesta.
Romi : tidak, aku berencana pesta bujangannya.

Raman meminta Romi menjelaskan.
Raman : untuk pertama kalinya kau benar, kita perlu pesta utk perubahan, kita akan meminta Bala dan Neil datang.
Romi : ya itu pasti.
Mihir : tapi wanita-wanita akan membunuh kita.
Raman : jalani saja hidup ini, mengapa kau khawatir.
Romi : baiklah, dia akan siap sekarang.

Raman membuat Mihir setuju.
Romi : aku akan mengatur segalanya, termasuk urusan perempuan juga.
Raman : aku sdh menikah, jika istriku tahu, dia tidak akan memaafkanku.
Mihir : baiklah aku siap.
Raman : kita akan pesta dengan caraku, aku punya ide.

Bala datang ke Vandu.
Bala : aku akan terlambat dan akan pulang malam, karena aku harus memberikan waktu ekstra untuk siswa utk ujian ujian mereka akan datang, tapi kau jg harus mengurus dirimu.
Vandu : ya, sekarang aku jg harus mengurusmu dan anak kita.
Bala : bersiap-siaplah, aku akan mengantarkanmu dan Shravan ke rumah Amma.
Ishita : Raman siapa yg akan datang dalam pesta.
Raman : delegasi asing yang datang ke kantor.
Ishita : kau akan pulang terlambat, orang tuamu pergi untuk menonton film dan akan pulang terlambat jg, kau harus makan tepat waktu.

Ishita memilih pakaiannya.
Raman pergi.
Mihir dan Mihika makan jagung saat hujan.

Mihika : apa makan jagung saat ini, jagung bukannya dimakan malam hari.
Mihir : ya di akhir tahun biasanya.
Mihika : tidak di bulan Maret.
Mihir : ya, kita perlu liburan setelah menikah, jadi kita melakukannya sekarang.
Mihika : tp kau dan Raman terlalu sibuk.
Mihir : hanya satu hari.
Mihika : baiklah.
Mihir : terima kasih, aku janji aku akan membawamu pada tanggal romantis besok.

Mihika menari dan Mihir melihatnya.
Simmi bertemu kurir.

Kurir : ini adalah dokumen hukum utk Nyonya Ishita.
Ishita : mungkin itu dari forum konsumen, apa yang harus aku lakukan.

Kurir pergi.
Pengacara : Tuan Ashok dan Tuan Suraj, nyonya Ishita pasti sdh mendapat suratnya sekarang, silakan berbicara dengan menteri tentang promosiku.
Ashok : mengapa tidak.
Pengacara : terima kasih.

Pengacara pergi
Ashok : sekarang kau akan tahu Ishita, apa hasil dari sdh mengganggu saudaraku.

Ishita membawa banyak buku.
Mihika dan Vandu melihatnya.

Mihika : OMG, tanda tangan dari Poornima, dia adalah ratu makanan Punjabi.

Ishita dan mereka tertawa.
Mihika : Aku juga berpikir untuk membuatkan sesuatu untuk Mihir.
Ishita : tp kita jangan membuatnya bersama-sama.

Mereka memasak.
Mihir dan Romi datang.
Mereka menunggu orang lain.
Bala datang mengenakan kurta a.

Romi : kau tidak akan mendapatkan entri seperti ini.

Bala menghilangkan kurta dan menunjukkan kaos merah.
Bala : dia sdh berbohong Vandu.
Romi : kau sangat cerdas.

Raman datang dan tampak sangat tampan dengan baju yg keren.
Mereka tertawa.

Raman : di mana Neil.
Mihir : dia akan langsung datang.

Raman membawa mereka ke bar.
Vandu : Ishita dimana Raman.
Ishita : dia ada di kantor.
Vandu : kalau Bala pergi untuk mengambil kelas tambahan.
Mihika : Mihir jg sibuk sama pekerjaannya.

Mereka tertawa.
Orang-orang meminum vodka dan anggur.

Bala : Vandu akan mengerti jika melihatku.

Mereka memiliki waktu yang baik dan membuat Bala meminum yg lain juga.
Mihir : bukan aku, jika Mihika tahu ini, aku akan mati.
Romi : jadilah seorang pria, jgn takut pada perempuan.
Raman : ini adalah pesta bujangan, jadi jangan bicara tentang istri.

Mereka tertawa.
Seorang gadis Kajal datang ke sana dan melihat mereka.
Romi melihatnya.

Romi : aku akan menemuinya.
Raman : hanya boleh melihat, tidak ada yg boleh menyentuh, datang ke atas meja.

Mereka membentuk rantai tangan dan pergi.
Mereka duduk di meja.

Raman : Bala kau tdk menyentuhnya, karena kau sdh menikah.

Romi mengejek Bala dan Raman.
Mihir : Romi kalau kita masih memiliki hak dalam diri kita.
Romi : tidak hanya aku yg singel di sini, jd aku akan menemui Kajal.
Mihir : tidak, dia itu melihatku.
Bala : dia melihat aku, sepertinya dia mencintai dan menyukai aku.
Mihir : gadis-gadis menyukai seperti pria manis, polos dan dapat dipercaya seperti aku, jd dia itu melihat aku.
Romi : bagaimana jika kita taruhan, orang yang bisa membawanya untuk menari, dia adalah pemenangnya.
Mihir : dan orang yang kalah, dia harus membawa minuman untukku.

Raman pergi untuk pura-pura mengambil gelas dan meninggalkan kartu namanya.
Wanita itu melihat kartu nama Raman dan membacanya Raman Kumar Bhalla, seorang CEO.
Gadis itu datang ke meja mereka.
Semua orang memperkenalkan diri mereka.
Gadis itu melihat Raman dan memberikan tangannya kepada Raman.

Gadis : Raman, apa kau ingin berhubungan seks denganku.

Semua orang terkejut.
Raman : apa?
Gadis : seperti di pantai, dan kita akan minum.

Raman menatapnya sambil tersenyum.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *