by

Sinopsis Mohabbatein Episode 187 Tayang di ANTV

-Debroo-81 views

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 187 Tayang di ANTV. Vandu datang untuk menemui Ishita krn menelponnya.

sinopsis-mohabbatein-episode-187-tayang-di-antv
sinopsis-mohabbatein-episode-187-tayang-di-antv

Vandu : Ishu..
Ishita : kk..

Mereka berpelukan
Vandu : aku tdk mengerti, apa yang kau lakukan pd Amma, aku tidak bisa membayangkan ini, dan kasus itu….

Ishita melihat laporan sonografi kehamilan yg disembunyikan Vandu, dia merasa senang dan mereka berpelukan.
Raman datang dan melihatnya.

Raman : Hai Vandita.
Vandu : Hai.

Raman juga melihat laporannya.
Raman : seperti kenangan manis Adi, dan bagaimana aku belajar untuk menemukan Adi dalam laporan sonografi itu, aku mencintainya saat dia baru sebesar 150 gram.

Ishita dan Vandu tersenyum mendengarnya.
Vandu : seorang ayah mmg sangat menyayangi anak”nya begitu pun dengan Bala.
Ishita : ya, itu sebabnya mereka bertarung dengan dunia demi anak-anak mereka.

Raman mendapat telpon dan pergi.
Malam nya, Ishita dtg ke kamarnya saat Raman sedang bekerja.
Ishita mengambil bantal dan selimut lalu tidur di sofa.
Raman melihatnya.

Raman berpikir : Ishita aku ingin berbicara denganmu, dan aku merasa sangat buruk krn menyembunyikan segalanya ini darimu.

Hujan turus dan menetetes di wajah Ishita saat ia sedang tidur di dekat jendela.
Raman melihat Ishita lalu berdiri ke jendela utk melihat hujan.
Raman menutup jendela satunya dan duduk untuk bekerja lagi.
Ishita bermain dengan air hujan sambil termenung.

Ishita berpikir : orang tua dapat melakukan apapun untuk anaknya, dan Raman ingin menyelamatkan Adi, tapi hidupnya menjadi hancur, jika kita menutupi kesalahannya, dia akan melakukan banyak kesalahan, kemudian mengapa dia tidak menghentikan ini sebelumnya. Pelajaran yg diajarkan pada anak usia dini bs membuat anak menjadi org yg tepat. Raman berpikir tidak ada orang yg akn mengajari Adi, dan jika kami hanya tenang sekarang, siapa yang akan mengajarinya, itu bukan tugas yg mudah untuk menjelaskan dan menghentikannya. Tugas pertama orang tua adlah memberi anak nilai-nilai yang benar, tp apa yang kami lakukan, raman membuatnya menyembunyikan ini, ini tidak adil. Aku tahu Raman sedang khawatir pd Adi, dia telah menjadi buruk di mata kami demi menyelamatkan Adi. Aku berharap raman bisa mengatakan ini walaupun hnya sekali.

Ishita menempatkan tangannya di dalam air hujan dan Raman juga ikut menempatkan tangannya disamping ishita.
Raman : apakah kau menyukai hujan.
Ishita : ya, sepertinya langit turun untuk menyentuh kita, beberapa orang tidak menyukainya, mereka tidak berpikir semuanya akan bersih krn hujan.

Raman bicara filosofis.
Raman : orang yang lemah, mereka tidak seperti Tuhan di langit, tidurlah sekarang.

Raman kembali ke tmpat tidur.
Ishita berpikir : suatu hari awan akan datang, bahkan jika itu panas, begitu jg dgn dirimu, suatu hari kau jg harus datang kepadaku dan mengatakan segalanya, aku akan menunggu hujan itu tiba.

Shagun berbicara kepada Adi.
Adi merasa kesal dengan Shagun karena Shagun telah memarahinya dgn buruk kemarin.
Shagun memberi Adi uang untuk membuat suasana hatinya menjadi bahagia.

Shagun : Adi kau bisa mentraktir makanan dgn uang ini utk teman”mu di kantin, ini adllah hari yang penting, krn kasus pengadilan akan berakhir, Raman tidak akan pernah membiarkanmu terluka, apa pun yg kau lakukan, Raman terus menepati janjinya, dia sangat menyayangimu, ingat jgn beritahu siapa pun tentang kecelakaan ini.

Adi berterimakasih ps Shagun dan memeluknya.
Shagun : Ibu jg punya kejutan untukmu, Ibu akan membuat pesta untuk teman”mu di resor, hubungi Ayahmu dan berterima kasih padanya.

Adi pergi dan menelponnya.
Romi melihat Sarika di jalan dan sepeda motor sarika sedang rusak.
Romi berhenti dan berpikir untuk membalas budi dan memberikan tumpangan pd Sarika.
Mereka lalu bicara dan Romi menawarkan tumpangan dan akan mengatur montir utk motor Sarika.

Sarika : nanti kau akan terlambat jika mengantarku dlu.
Romi : aku bekerja di kantor kakakku, jadi tenanglah.

Sarika akhirnya setuju.
Romi : peluk dgn erat, krn aku membawa motor di kecepatan tinggi.

Sarika tersenyum.
Mihir meminta Raman untuk datang ke ruang pertemuan.
Raman marah.

Mihir : Raman aku mnta maaf, tolong maafkan aku, biasanya aku selalu mendukungmu, tapi kali ini berbeda, krn dalam hal ini aku justru melawanmu, aku tahu kau selalu mendukung kebenaran, tapi aku merasa kau salah kali ini, tp ternyata tidak, aku datang untuk mengetahui ternyata shagun mmg bkn org yg melakukan kecelakaan itu.
Mihir : Aku sdh salah krn meragukannu, dan aku bangga padamu.
Raman berpikir : bagaimana untuk memberitahu Mihir kalau apa yg aku lakukan ini mmg tidak benar, aku tidak bisa jatuh di matanya.
Raman : Mihir kadang-kadang ada hal-hal yang benar di atas kebohongan, aku merasa senang krn semua ini akan berakhir.
Mihir : ya tuhan, aku merasa sangat menyesal.

Raman mendapat telepon dari sekolah Adi.
Kepala sekolah meminta dia untuk segera datang.
Mihir khawatir.
Simmi menemui Parmeet di restoran.

Simmi : Parmeet Ishita memberi foto itu pd Raman dan membela Shagun.
Parmeet : apakah Ishita tidak bertanya pd Raman siapa yang melakukan kecelakaan.
Simmi : tidak, justru ini hal yg baik.
Parmeet berpikir : mengapa Ishita melindungi Adi setelah melihat segala sesuatuny.
Parmeet : Simmi pelaku sesungguhnya masih berkeliaran diluar.
Kepala sekolah : Tuan Raman apa kebutuhan anak yg baru berusia 11 tahun? Adi ketahuan membawa ponsel di sekolah, jelas” ini tidak diperbolehkan.
Raman : aku minta maaf, aku berjanji ini tidak akan terjadi lagi.

Adi berdebat dengan raman.
Kepala sekolah : lihat itu cara bicaranya, dia juga berdebat dengan guru. Adi dimarahi oleh guru dan dia mengatakan kalau ayahnya tidak akan membiarkan sesuatu terjadi padanya walau apa pun yang dia lakukan. Apakah kau akan selalu menyelamatkan Adi jika dia melakukan apapun, sebenarnya apa pesan yang kau berikan padanya.

Raman menegur Adi.
Raman meminta Adi utk meminta maaf dan Adi tidak mau.
Kepala sekolah meminta Raman untuk mengambil alih tanggung jawab Adi.

Raman : tidak, aku akan melihatnya nanti.

Raman menegur Adi.
Raman : apa ini? Kau sdh kurang ajar pada gurumu, jika ini terjadi lg, kepala sekolah akan mengeluarkanmu dari sekolah.
Adi : mengapa kau berteriak, ibu benar kan, kau akan menyelamatkan aku dari setiap masalah, dan oh ya ibu membuat pesta di akhir pekan ini utk kasus yg sdh berakhir, kau juga harus datang.

Adi pergi.
Raman : apa yang aku lakukan, aku sdh melakukan kesalahan dgn menyelamatkan dia, Adi merasa dia bisa melakukan apapun dan Ayahnya akan menyelamatkannya, apa yg salah dengan Shagun.

Raman berbicara kepada Shagun
Shagun : Raman kau santai saja, itu hanya telepon dr guru.
Raman : kau sdh terlalu memanjakannya, dan skg kau malah memberinya pesta.
Shagun : jgn berbicara seperti ini, pestanya pada hari Sabtu, datanglah.

Raman menegur Shagun dan meminta Shagun untuk menjaga Adi, karena Shagun telah merusak diri Adi.
Shagun : Adi akan merasa senang dengan pesta ini, kau harusnya bersyukur karena aku sdh membiarkanmu menjadi bagian dari kehidupan Adi.

Raman mengakhiri panggilan.
Raman : apa yang sdh aku lakukan ini, aku sedang menghancurkan hidup anakku dengan tanganku sendiri.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *