by

Sinopsis Mohabbatein Episode 170 Tayang di ANTV

-Debroo-140 views

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 170 Tayang di ANTV. Raman dan Ishita gelisah. Raman berpikir tentang Adi. Ishita berpikir tentang Raman yang berbohong padanya. Ishita berpikir ttg pesan dr Shagun. Pagi nya, Shagun melihat gaun yang Ramam berikan di tahun sebelumnya.

sinopsis-mohabbatein-episode-170-tayang-di-antv
sinopsis-mohabbatein-episode-170-tayang-di-antv

(Flashback)

Raman memberi hadiah gaun Churidaar dan jatuh cinta dengan Shagun.

(Kembali kemasa sekarang)

Shagun: tuntutan ini akan menghidupkan kembali semua kenangan lama, aku minta maaf, ini adalah senjata terakhirku, setelah semua apa yang kau lakukan padaku dan Adi, Ishita akan tahu akulah yg telah datang duluan dalam hidupmu sebelum nya.

Shagun sedang bercermin dan memuji kecantikannya sendiri.
Ashok datang dan tersenyum melihatnya.

Shagun : pembunuhan seperti apa yang kau lakukan hari ini, katakan padaku.
Ashok : kau benar-benar cantik, jadi aku akan menghabiskan sepanjang hariku denganmu, perjalanan akan panjang dan kemudian kita akan makan malam romantis.
Shagun : ini hari pertama Adi di sekolah, aku akn mengantarnya.
Ashok : setelah itu kita bisa pergi bersama-sama, kita bisa pergi keluar, kita bisa memesan apapun, kau beruntung, jadi apa yang kau katakan.
Shagun : maaf, kita akan lihat nanti.

Ruhi mencoba untuk membangunkan Ishita.
Raman : Ruhi apa yang terjadi.
Ruhi : Ibu Ishi msh tidur, bagaimana aku akan menyikat gigi.
Raman : ayah akan membantu dan memberikan tips nya.

Ruhi pergi.
Raman : tidurlah dgn baik, jika kau bangun, aku tidak tahu bagaimana menghadapimu, aku telah mematahkan kepercayaan semua orang, aku hanya berharap kau memaafkanku, singguh aku tak berdaya.

Ruhi datang.
Ruhi : bagaimana aku akan bersiap-siap, ini hari pertama di sekolah.
Raman : aku akan membuatmu siap.

Raman membuat Ruhi siap.
Raman menyisir rambut Ruhi dan Ruhi berteriak.

Raman : maaf.

Ruhi tertawa.
Ruhi tidak menyukainya dan meminta Raman untuk melakukannya lagi.
Ruhi meminta Raman untuk melihat jadwal dan menyiapkan buku.

Ruhi : ini hari pertama, sehingga ambil semua bukunya.siapa yang akan mengatarku.
Raman : Ruhi kau sarapan saja, ayah akan mengantarmu.

Ruhi selesai sarapan.
Simmi bertanya tentang rambutnya.

Ruhi : Ayah yg membuatnya.

Simmi melakukan styling rambut Ruhi lagi.
Mihika membawa Aloo hidangan untuk Ruhi.

Ruhi : Ibu Ishi msh tidur, jadi aku mendapatkan dua tiffins.

Ibu Bhalla membuat Ruhi makan dadih dgn gula dan memberkati Ruhi.
Raman datang dan melihat Ruhi sedang dimanjakan.

Raman : Ruhi mari kita pergi.

Ruhi pergi dengan Raman.
Romi meminta uang.

Tuan Bhalla : apa yang akan kau lakukan.
Romi : aku harus datang ke dokter.
Ibu Bhalla : apa yang terjadi.
Romi : aku punya sakit perut, aku akan meminta Tuan Subbu utk keluar di waktu makan siang.

Ibu Bhalla merasa khawatir dan memberikan uang kepadanya.
Ibu bhalla : lakukan semua tes.

Romi tertawa
Romi : aku akan pergi dan bertemu teman-temanku hari ini.

Ishita bangun dan melihat jam.
Ishita : jam 9,30, ini sdh sangat terlambat, ini adalah hari pertama Ruhi di sekolah.
Ibu Bhalla : Raman dan Simmi yg membuatnya siap.

Amma datang bertanya tentang Ruhi.
Amma : aku td pergi ke kuil dengan suamiku, aku membawa persembahan Prasadam ini untuk Ruhi dan Shravan.
Ibu Bhalla : jangan khawatir, aku sdh membuatnya makan dadih dan gula.
Ishita : aku akan pergi ke klinik, jadi aku akan menemui mereka dan memberikan prasadam ini.
Ibu Bhalla : ayahmu membawa mobilnya.
Ishita : aku akan pergi dengan mobil.

Raman mengaantarkan Ruhi dan Bala mengantarkan Shravan.
Raman : Ruhi pergilah karena ini sudah terlambat.
Bala : apa Ishita blum bangun.
Raman : ya, tidak mudah untuk membuat gadis-gadis siap.
Bala : aku akan ikut denganmu, karena aku harus bertemu Amma, tunggu sebentar, krn aku akan bertemu guru Shravan dan segera datang.

Shagun jg datang untuk mengantar Adi.
Raman menatapnya dan berpikir.

Raman : bagaimana Adi, kau bersemangat untuk pergi dalam standar 7.
Adi : ya
Adi pergi.
Raman : Shagun kita harus bertemu dgn pengacara yang baik.

Raman melihat Bala dan meminta Shagun untuk meninggalkan tmpt itu dan menemuinya di gerbang sekolah.
Shagun lgsg cepat bergerak.
Mihir menyukai makanan yang dibawakan Mihika untuk dia ke kantornya.
Mihir memuji Mihika dan benar-benar bahagia, merasa seperti seorang raja.

Mihika : aku membuat tiffin ini utk Ruhi, dia menyukai ini, aku dengar kau juga seperti itu, jadi aku membawa ini untukmu.
Mihir : jika seorang istri dari seorang petani yang membawa makanan untuk dia dan membuat dia makan dengan tangan, kemudian ….
Mihika : yg benar saja, ini adalah abad ke-21.
Mihir : baiklah.

Mihir membuat Mihika semakin dekat.
Mihika berjalan dan dia jatuh.
Romi datang terlambat.

Subbu : mengapa kau terlambat.
Romi : aku sedang sakit perut dan dokter memintaku untuk melakukan semua tes.
Subbu : jgn menundanya, jangan lengah, pergilah untuk melalukan tes, kau bisa ambil cuti hari ini.
Romi : jgn menceritakan hal ini kepada Raman, dia akan khawatir.

Mihir datang dan bertanya apa yang terjadi.
Subbu mengatakan kepada Mihir tentang masalah Romi.

Mihir : Raman pasti tdk tahu ini, jika dia tahu dia pasti tdk akan membiarkanmu datang kekantor hari ini.

Romi berpendapat dengan dia dan berterima kasih Subbu.
Romi pergi.
Raman menunggu Shagun di pintu gerbang 2.
Dia memberikan pesan padanya.
Ishita datang dengan taxi.
Ishita melihat Raman

Ishita : kenapa dia ada di sini saat ini, mengapa dia di pintu gerbang ini.

Shagun datang dan ada di mobilnya.
Ishita melihat Raman bertemu Shagun.

Shagun : maaf, aku terlambat.
Raman : sebelum ada yang melihat kita, mari kita pergi.

Mereka duduk di dalam mobil Raman.
Shagun : aku mendapat telpon dr Ashok jadi aku terlambat.

Ishita menelpon Raman dan bertanya di mana Raman.
Raman : aku pergi untuk mengantarkan Ruhi.
Ishita : lalu di mana kau sekarang.

Shagun memberikan kode pada raman untuk tidak mengatakan pd Ishita.
Raman : aku sedang sibuk, aku akan bicara dgnmu nanti.

Raman menutup telpon.
Raman meminta Shagun untuk menjaga tasnya ke bawah karena ia tidak bisa mengemudi.
Shagun berbalik dan melihat Ishita mengikuti mereka.
Shagun tersenyum dan meminta Raman untuk mengikat sabuk pengaman.
Shagun membungkuk pada Raman dan mengikatkan itu.
Ishita melihat ini dari belakang dan terlihat seolah-olah Shagun sedang mencium dan mencintainya.
Raman dan Shagun pergi.

Ishita : aku bisa melihat Raman, tapi mengapa kau tidak dapat berbicara denganku, ini seperti kebohongan besar.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *