by

Sinopsis Mohabbatein Episode 132 Tayang di ANTV

-Debroo-78 views

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 132 Tayang di ANTV. Romi memperkenalkan koreografer untuk Ishita. Dia bertemu dgn ibu Bhalla dan memeluknya

Sinopsis Mohabbatein Episode 132 Tayang di ANTV
Sinopsis Mohabbatein Episode 132 Tayang di ANTV

Koreo : bagaimana kita bisa belajar menari di sebuah tempat kecil seperti ini, kita perlu tempat yang besar.
Ibu Bhalla : kita akan belajar di tempat di balai desa.
Romi : ya, kita bisa berlatih dengan baik dsana.
Ibu Bhalla meminta Simmi menari.
Simmi : aku tidak bisa.
Ishita : inibdemi Mihir.
Raman juga memaksa.
Simmi : baiklah, tapi tidak sendirian.
Ibu Bhalla : kita akan melakukan tarian kelompok.
Ibu Bhalla : Mihir dimana Trisha.
Mihir : dia sedang pergi ke salon kecantikan.
Ishita : Aku juga akan pergi ke sana, lalu aku akan membawanya.
Ruhi dan Ishita datang ke ruang tamu.
Ruhi : Ibu Ishi aku ingin model rambut ku seperti Priyanka.
Ishita datang ke salon dan bertanya tentang Trisha, tapi ternyata Trisha belum sampai disana.
Ishita : bagaimana bisa, dia tadi meninggalkan rumah lebih awal. Ini aneh, dan dia belum datang sampai sekarang, dia memiliki latihan nya juga, di mana dia.

Ibu Bhalla meminta Romi memilihkan lagu.
Romi : aku akan menari dengan Rinki.
Bala menyapa mereka.
Mihir : aku akan membantu mu.
Bala : tidak perlu.
Romi : mereka akan melakukannya dengan baik di pertunangan Mihika.
Bala pulang dan memberitahu semua orang bahwa Mihir bertemu dengannya
Bala : aku pikir jika aku meminta bantuannya, kita akan ketahuan. Ishita yang membuat drama ini, kita semua juga tahu kalau Mihika tidak bertunangan dengan Vibhu.
Mihika : mengapa kak Ishita melakukan hal ini.
Mihir membuat kejelasan bahwa ia ingin bertunangan dengan Trisha.
Bala dan Vandu berpihak kepada Mihir.
Mihika : ini bukan cinta tapi hanya untuk melakukan drama, jika dia tidak bisa berdiri sekarang, apa jaminannya untuk mendukung ku.
Bala : mihir membutuhkan dukungan, dia mencintai mu tapi takut untuk mengaku dihadapan Raman.
Vandu : ya, Raman tidak mudah untuk menanganinya, jangan salahkan Mihir.
Mihika : baiklah, aku sudah menyerah, aku tidak ingin menyimpan harapan lagi padanya.
Mihika pergi.
Bala berbicara dengan Appa dan memberinya uang sayin
Bala : Ayah uang ini Romi yang memberikannya kepada ku, dia bilang kalau Ishita yang memberikannya.
Appa bingung
Appa : tapi aku tidak berbicara dengannya tentang uang, aku jd tidak mengerti, berikan kembali uang ini pada Romi, aku tidak bisa mengambil ini.
Bala : mengapa Ishita memberikan uang ini kepada Romi, dia bisa memberikannya sendiri pada Appa, dia juga tinggal di dekat sini.
Romi mengatakan pada teman-temannya bahwa Bala sudah menerima uang di tangannya, teman Romi yang memfoto mereka saat Romi memberi uang, dan foto itu akan menunjukkan bahwa Bala sdh menerima suap.
Romi : aku bertemu seorang gadis dari NRI, yang menjadi orang lain yang ada di beberapa hari lalu.
Romi pergi.

Parmeet keluar dari mobilnya dan melihat Ishita.
Ishita terkejut melihatnya.
Parmeet berpikir : Ishita kelihatan gelisah bertemu denganku.
Ruhi : Ibu Ishi apa yang terjadi?
Ruhi berjalan untuk menemui Parmeet.
Ruhi : paman bagaimana kabarmu, kenapa kau tidak pulang, wow mobil baru.
Parmeet : ini semua dari bos baru ku. Paman skg tinggal di rumah baru, paman tidak bisa tinggal dengan mu lagi , karena rumah itu terlalu kecil, hanya cukup untuk Ayahmu, paman pikir dua harimau tidak bisa tinggal di rumah kecil.
Ruhi : bibi Simmi merindukan mu, semua orang juga akan menari dalam pertunangan paman Mihir nanti, dan paman harus menari dengan bibi Simmi.
Parmeet : paman pasti akan datang dan menari bersama kalian.
Ishita menyuruh Ruhi duduk di dalam mobil.
Parmeet menghentikan Ishita.
Parmeet : apa kau tidak ingin mengatakan apa-apa untuk mobil ku, datang saja waktu sidang, itu pasti akan menyenangkan.
Ishita mengejek parmeet karena menjadi seorang pembantu kepada orang kaya dan keluar.
Ishita : jika kau melakukan hal yang sama, aku tidak akan menampar mu, tapi aku akan membuat semua orang di sekitar ini memukuli mu, aku pernah melihat Durga dan Saraswati , jangan memaksa aku untuk menjadi Chandi……….. ishita pergi.
Parmeet : aku benar-benar bhakt Mata, sekarang Mata ini akan membunuh iblis.
Semua orang belajar menari.
Mihir mencoba untuk melarikan diri.
Amma, Vandu datang ke sana.
Amma : ini balai masyarakat, bukan milik umum, kami juga memesan aula.
Simmi : kami memesan ini selama tiga hari.
Amma : kau tidak bisa memakainya.
koreografer meminta mereka untuk pergi.
Amma berdebat.

Ishita menelpon Appa dan bertanya tentang Trisha.
Ishita : ini aneh, bagaimana dia belum sampai kerumah sampai sekarang.
Ishita menghentikan mobilnya dan melihat Vibhu sedang bersama beberapa gadis.
Vibhu : dia Malini, pacarku.
Ishita : kau mau menikah dalam beberapa hari lagi, jika ada yang melihatmu, apa yang akan kau katakan, bilanh kalau dia adalah adikmu, bersabarlah sampai 5 hari lagi.

Ishita meminta Malini dan Vibhu untuk segera pergi.
Ishita melihat Trisha bersama seorang pria dan terkejut.
Ishita : bagaimana dia ada disini, dana apa yang dia lakukan disini.
Romi memakai helm dan pergi.
Koreografer datang ke ibu Bhalla dan mengeluh tentang Amma.
Koreografer memanggil ibu bhalla bibi dan dia akan tersinggung.
Amma datang kepada mereka.

Amma : kami yang memesan aula sebelumnya.
Mereka mulai berdebat.
Ibu Bhalla : kami memanggil koreografer agar orang London bisa terkesan demgan tarian kami.
Jai datang ke sana dan mengatakan Madhu …………….
Amma tersenyum melihat dia dan berkata Jai …………
Jai mengangguk ya.
Amma : Jai Kakkad.
Jai : ya.
Amma : kau di sini.
Appa : ya, aku datang untuk menemui tuan Bhalla.
Mereka berpikir mereka sudah seperti tidak bertemu 28 tahun yang lalu.
Amma : aku tinggal di sini, di rumah sebelah.
Ibu Bhalla melihat mereka.
Amma : Jai kau baik-baik saja.
Jai : ya aku baik” saja.
Amma meminta ibu Bhalla untuk berlatih di aula masyarakat.
Amma : kita akan berbagi, karena kita kan adalah tetangga, oh ya aku punya pekerjaan jadi aku pergi dulu sekarang.
Amma tersenyum.
Ibu Bhalla : sepertinya ada cerita lama antara mereka.

Ishita pulang dengan Ruhi.
Ishita berpikir : kemana Trisha, aku akan mencari tahu.
Raman : waw ini Ruhi atau Priyanka.
Ruhi merasa bahagia dan pergi.
Raman : ishita ikut denganku kita harus berlatih menari.
Ishita : raman aku melihat Trisha dengan seorang pria, mereka berpelukan.
Raman : kau tidak menyukainya itulah kau bilang seperti itu, Mihika akan menikah, jd lupakan Mihir dan Trisha.
Ishita : kau merasa Mihika tidak tepat untuk Mihir, jika Trisha tertarik pada orang lain, kita harus melihat Trisha itu baik untuk Mihir atau tidak.
Simmi mendengar mereka dan berpikir untuk menginformasikan Parmeet tentang hal ini.
Raman : Trisha adalah orang asing, jadi mungkin itu pelukan bisa.
Trisha datang dan menyapa mereka.
Ishita : dari mana kau.
Raman : biarkan dia bernapas dulu.
Ishita : mengapa kau tidak datang ke ruang tamu.
Trisha : aku pergi untuk bertemu dengan saudara ku, kami minum kopi dengannya dan dan pergi, aku akan pergi dulu untuk latihan tari.
Trisha pergi.
Ishita : Trisha berbohong.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *