by

Sinopsis Mohabbatein Episode 68 Tayang di ANTV 20 Agustus 2016

-Debroo-101 views

debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 68 Tayang di ANTV 20 Agustus 2016. Ashok mengejek Raman.

Sinopsis Mohabbatein Episode 68 Tayang di ANTV 20 Agustus 2016
Sinopsis Mohabbatein Episode 68 Tayang di ANTV 20 Agustus 2016

Ashok : aku akan memberikan darahnya, Ruhi adalah takdirku , sekarang aku akan memiliki hubungan darah dengan Ruhi. Ishita membawanya bersama dengan dia.
Perawat : jangan khawatir, Ruhi diberikan darah dari bank darah , perawat bertanya ibu Ruhi , Ishita dan Shagun merespon. Ishita dipanggil untuk bertemu Ruhi.
Dokter : Ruhi telqh keluar dari bahaya sekarang , dia sangat berani, dia akan baik-baik saja segera.
Ruhi : Ibu Ishita .
Ishita : aku di sini, kau akan baik-baik saja , ku adalah seorang gadis yang sangat berani. Dokter memberitahu semua orang bahwa Ruhi baik-baik saja sekarang. Ibu Raman senang.
Dokter : siapa Ashok.
Ashok : aku teman ayahnya , aku datang ke sini untuk memberikan darah karna darahku B + ,, mari kita pergi Shagun. Ashok pergi dengan Shagun.
Ishita menemui Ruhi.
Dokter : semuanya baik baik saja. Dokter pergi. Raman meminta keluarga untuk pulang.
Ibu Raman : aku tidak akan pulang ke rumah.

Raman meminta mereka untuk pergi. Raman meminta Simmi untuk pergi ke suaminya dan tidak ketinggalan pesawat.

Simmi : aku tidak bisa meninggalkan Ruhi seperti ini. Ruhi dibawa pulang.
Ibu Ishita : anak anjing akan dibawa kerumahku. Ruhi marah.
Ibu Ishita : aku akan menjaga anak anjing denganku.
Ruhi : aku juga akan datang denganmu.
Ibu Ishita : Raman akan merindukanmu.
Raman : ya, aku akan kehilangan Ruhi.
Ibu Ishita : datang untuk bertemu anak anjing nanti. Ayah dan Ibu Ishita Pergi.
Ibu Ishita : sekarang keluarga Ishita terlihat lengkap , keluarga yang sempurna.

Raman membawa susu untuk Ruhi. Ruhi memegang tangan Raman dan membuatnya duduk.

Ruhi : terima kasih papa.
Raman : mengapa.
Ruhi : kau tidak pergi ke kantor untukku dan membawaku ke rumah sakit dengan tanganmu dan kau mengatakan kau akan kehilanganku , itu berarti kau tidak marah padaku.
Raman : aku tidak marah padamy, aku minta maaf. Raman menangis dan pergi.
Ishita : aku bilang, Papamu sangat mencintaimu.

Raman duduk di aula dan berpikir tentang kata-kata Ibunya dan Ruhi. Raman mendapat telepon dari Aditya.
Raman : Adi. Raman tersenyum.
Raman : aku Papa, katakan padaku.
Aditya : aku ingin bertemu denganmu, bisa kau pulang ke rumah.
Raman : apakah semuanya baik-baik saja.
Aditya : datang untuk bertemu denganku besok.
Raman : di mana, di sekolah.
Aditya : tidak, aku dengan ibu.

Raman terkejut. Raman berpikir tentang anaknya mengatakan ia ingin tinggal dengan Shagun. Ibu Raman datang.

Raman : Raman mengapa kau khawatir.
Ayah Raman : berbagi dengan kita, apa yang terjadi.
Raman : Adi meneleponku, dia ingin bertemu denganku. Ibu Raman senang.
Raman : aku juga akan datang untuk menemuinya.
Raman : dia kasar, dia harus berada di sekolah karena akan ujian.
Ibu Raman : apakah dia menelepon di tempat Shagun.
Ayah Raman : ketika kau bertemu dengannya, kau akan tahu.

Ibu Raman : sangat baik kita selamatkan Ruhi darinya , mengapa Adi menelepon setelah bertahun-tahun.
Raman : kita tidak bisa berhubungan dengan dia, perintah pengadilan, aku pikir dia adalah masalah, aku sedang merasa buruk.
Ayah Raman : jangan khawatir.
Raman : dia menelepon setelah bertahun-tahun. Ishita mendengar ini.
Ishita : mengapa mereka khawatir tentang Aditya ,Apa masa lalu Aditya yang membuat mereka taku. Mihir pulang dan meminta untuk sarapan.

Mihir meminta Ruhi untuk mulai makan makanan cepat dari dia. Ruhi menang.
Mihir : aku bertemu Ruhi, yang baik. Raman datang.
Mihir : kemana kau akan pergi.
Raman : kantor.
Mihir : ada pengendalian hama , kantor tutup.
Raman : aku akan rapat.

Simmi : Mihir bahwa aku akan keDubai untuk suaminku.
Raman : aku minta maaf , aku ada pertemuan jika tidak aku akan mengantarmu.
Simmi : aku menelepon taksi, aku akan pergi sendiri.

Raman datang ke rumah Ashok untuk menemui Aditya. Ashok menghadapi Raman.

Ashok : untuk apa kau datang kesini .
Raman : aku datang untuk bertemu Adi.
Ashok : Adi ingin kau untuk menandatangani surat-surat tersebut.
Raman : aku ingin bertemu dengannya, di mana dia.
Ashok : apakah kau yakin kau ingin bertemu dia.
Raman : Adi meneleponku, aku datang untuk bertemu dengannya.
Ashok : aku bisa mengerti, memorimu lemah, kau tidak ingat tentang perintah pengadilan bahwa kau harus menjaga 30 kaki jarak dari Adi , Adi memberikan keterangan terhadap kau di pengadilan karena kau telah memukuli Adi dan menyiksanya , atau Shagun dapat keluhan terhadap Raman. Raman ingat ini.

Raman : aku akan pergi , Ashok sekarang beritahu anakmu bahwa aku sudah datang untuk menemui dia. Shagun menghentikan Raman.
Shagun : kau akan pergi tanpa bertemu anak mu , adi ada di kamarnya, bertemulah.
Ashok : tapi perintah pengadilan.
Shagun :biarkan dia bertemu, kita tidak menyukainya yang membatasi ayah dari tidak menemui anaknya.
Ashok : baiklah.

Raman pergi ke kamar Adi. Shagun dan Ashok tersenyum. Raman datang ke Adi.

Raman : Adi …. Adi terlihat anak manja.
Aditya : aku mendapatkan surat-surat.
Raman : kau telah dewasa , aku sangat merindukanmu , setiap hari aku berpikir tentangmu , bagaimana kau berpikir aku, segalanya baik-baik saja.
Aditya : aku ingin izinmu, aku ingin membuat visa dan mengubah nama ayah ku di paspor menandatanganinya di kertas.
Raman terkejut.
Raman : mengapa kau melakukan ini, kau membalas dendam karena aku tidak membelikan mainan baru untukmu di masa kecil.
Aditya : jangan membuang-buang, tandatangani saja. Raman menangis.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *