by

Sinopsis Mohabbatein Episode 59 : Dendam Raman dan Ashok

-Debroo-78 views

Debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 59 : Dendam Raman dan Ashok. Raman pergi dengan temannya kedalam. Raman melihat pesta dan berpikir tentang pesta terakhir dan bertengkar dengan Ashok. teman Raman bertemu dia dan minum bersama-sama.

Sinopsis Mohabbatein Episode 59 - Dendam Raman dan Ashok
Sinopsis Mohabbatein Episode 59 – Dendam Raman dan Ashok

Ishita : begitu memalukan, bagaimana jika aku pulang, apa yang akan Ruhi katakan.
Ruhi menelpon Ishita.
Ruhi : bagaimana pestanya.
Ishita : aku sangat bersenang-senang di sini.

Ashok dan Shagun tiba dan melihat Ishita berbicara dengan Ruhi. Mereka tersenyum dan berjalan kedalam. Shagun dan Ashok melihat Raman. Ashok berpikir sekarang akan menyenangkan. Nikhil bertemu mereka. Raman melihat mereka dan ingat insiden tua.

Ashok mabuk dan Raman melihat Ashok semakin dekat dengan Shagun.
Shagun : Raman tidak suka kita semakin dekat, biarkan aku pergi.
Ashok : aku mencintaimu Shagun.
Raman memukul Ashok untuk menyentuh Shagun. Shagun berpihak kepada Ashok dan peduli untuk Ashok. Raman terkejut.
Raman : dia kurang ajar kepadamu dan kau mendukunya.
Ashok : ceritakan kebenaran Shagun, bahwa kau mencintaiku.

Ishita berpikir Raman tidak memiliki sopan santun. Ashok melihat Ishita sendirian dan mengatakan dia masih saja datang dengan suaminya, kami lebih baik tanpa menikah, kau dan memberinya beberapa perusahaan.

Shagun : apa.
Ashok : ya, lakukan seperti yang aku katakan, pergi dan meminta maaf padanya, lalu membawanya ke sini.
Shagun : apa yang kau maksud.
Ashok : rencananya untuk dirimu.
Shagun tersenyum.
Shagun : kadang aku merasa aku tidak melakukan kesalahan memilihmu dari pada Raman.
Ashok : kadang-kadang? , kau harus pergi sekarang.
Shagun : ya aku akan pergi.
Shagun datang ke Ishita.
Shagun : kau di sini, Nikhil adalah teman Raman juga , apakah kau marah denganku, yang kita alami, aku bertingkah denganmu , aku minta maaf Ishita, situasi seperti itu, putri ku akan pergi dariku , aku tidak marah bahwa kau menikah denga. Raman, datanglah aku akan memperkenalkanmu kepada teman-temanku.
Ishita : tidak, akubaik-baik saja.
Shagun : datang lah, kita akan memiliki waktu yang baik.

Shagun bertemu teman-temannya. Ishita melihat pada saat mereka bicara. Mereka bertanya kepasa Shagun tentang hubungannya dengan Raman. Mereka mengatakan Raman memiliki kemajuan yang baik setelah shagun meninggalkannya.

Shagun : meninggalkannya, kita bercerai.
Mereka bertanya apakah Ramaan menelepon Shagun.
Shagun : tidak, kami tegang tentang hak asuh Ruhi dan dia memenangkan hak asuh tersebut , dia ingin ini sehingga dia bisa menyakitiku.
Teman Shagun : melupakannya, kau akan baik dalam hidup.
Mereka tertawa. Nikhil dan Raman datang di sana.
Nikhil : Raman marah mendengar tentangmu.
Raman : kita sudah bercerai sekarang, kita saling membenci.
Shagun : kau sama saja,kau merusak kebahagiaan lain.
Raman : baiklah, aku tidak ingin tidak tinggal di sini, aku benci namamu dan setiap kenanganmu
Nikhil menghentikan Raman.
Nikhil : kami bertemu setelah bertahun-tahun, menikmati minuman.
Ashok datang untuk mengejek Raman.
Ashok meminta Nikhil memaafkan mereka.
Raman marah dan meminta Ashok untuk minum sebanyak yang dia bisa cerna.
Ashok : hari itu mendapat lebih sedikit. aku sangat terluka hari ini, kau telah menyakitiku banyak , jika kau bertanya padaku sesuatu yang lain, aku akan memberikanmu, tetapi Ruhi …. kau mengambil Ruhi, apakah kau tahu berapa banyak aku merindukannya , Aku tidak akan memaafkanmu untuk ini.
Raman : Ruhi adalah putriku, dia harus tinggal bersamaku.
Ashok : kau pikir kau memenangkan kasus ini, jadi dia adalah milikmu , dia adalah milikku dan aku akan membawanya pada biaya apapun.
Raman : kau tidak akan berhenti menggonggong.
Ashok : aku tidak bisa mencerna bahwa Ruhiku denganmu.
Raman : karena aku marah aku meninggalkan dengan Shagun.
Ashok tertawa.
Ashok : kau bodoh, kau tidak tahu kapan aku mulai berkencan dengan Shagun , itu dimulai ketika kau datang ke pesta rumahku dan aku menyukainya pada pandangan pertama , kau datang untuk tahu itu sangat terlambat, kami sering bertemu , Shagun cerdas dan kau adalah orang bodoh , kami sangat dekat dan ketika Shagun hamil kemudian ……

Raman : apa, katakan padaku.
Ashok : pergilah, pesta akan hancur.
Raman : aku telah mengalahkan kau seperti anjing sebelumnya , beritahu aku.
Ashok : kau pikir Ruhi adalah anak dari buah cintamu, tapi aku tahu bahwa anak itu bukan milikmu, tapi aku.
Raman terkejut dan sakit hati.
Ashok tersenyum.
Ashok : Ruhi adalah putriku.
Raman : kau kurang ajar.
Ashok : aku akan mengambil anakku kembali, aku akan membuktikan di pengadilan, kau akan selalu menjadi pecundang.
Raman minum banyak sidang.
Shagun mendengar ini.
Shagun : Ashok kenapa kau berbohong kepada Raman bahwa Ruhi adalah putrimu.
Ashok : . kita tidak datang ke sini untuk bertemu teman-teman lama, tapi menyakiti Raman , Sekarang setiap kali dia akan melihat Ruhi, dia akan melihatku, dan dia akan mengutuk dirinya sendiri mengapa dia membawa Ruhi ke rumahnya.
Shagun : Ruhi adalah putri Raman dan saya tahu kebenaran itu.
Ashok : tidak masalah, Raman akan percaya.
Raman berpikir tentang kata-kata Ashok.
Ishita datang untuk mengetahui keadaa Raman.
Nikhil : aku akan mengantarkanmu.
Ishita : tidak, aku akan pergi sendiri.
Ashok dan Shagun melihat ini.
Ashok : Raman meninggalkan istrinya sendiri.
Shagun : Ishita apa yang terjadi, apakah Raman pergi? itu selalu terjadi, dia tidak peduli siapa pun, kami akan mengantarkanmu.
Ishita : aku akan naik taksi.
Shagun : tidak aman.
Ishita duduk dengan mereka. Ashok tersenyum.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *