by

Sinopsis Mohabbatein Episode 46 : Ritual Pertunangan Raman dan Ishita

-Debroo-114 views

Debroo.com. Sinopsis Mohabbatein Episode 46 : Ritual Pertunangan Raman dan Ishita. Semua orang senang melihat Raman memasuki aula. Ishita dan Raman melihat satu sama lain.

Raman : aku tidur di mobilku , aku tidak tidur sepanjang malam, kemudian sibuk di kantor, aku lelah dan tidur di dalam mobil, Mihir datang dan membangunkan ku , atau aku akan melewatkan pertunangan ini.

Raman dan Ishita berpikir tentang argumen mereka. Mereka duduk untuk pertunanga saling memandang dengan marah. Ritual dimulai. Ayah Ishita melakukan tilak untuk Ishita dan Raman. Pemdeta meminta saudara Ishita. Bala datang.

Bala : aku suami Vandita dan saudara Ishita .
Semua orang tersenyum. Bala melakukan ritual. Simmi melakukan ritual dari sisi Raman. Ishita diminta untuk duduk di samping Raman. Mereka duduk bersama. Ibu Ishita tidak melakukan aarti kepada mereka.

Pendeta : Pertunangan berakhir.
Ibu Raman : bagaimana bisa berakhir tanpa bertukar cincin.
Ayah Ishita : aku membawa cincin.
Ayah Ishita memberikan kepada Ishita. Ishita membuat Raman memakai cincin.
Simmi : cincin yamg kuno, Raman tidak akan memakainya, lihat selera mereka.
Mihika dan Vandu marah pada Simmi.
Ibu Raman : Raman pakailah cincin itu sebagi tanda.
Ibu Raman : aku lupa memberitahunya , aku akan memberikan cincinku untuk menantuku.
Vandu dan Mihika mengejek Simmi.

Sinopsis Mohabbatein Episode 46 - Ritual Pertunangan Raman dan Ishita
Sinopsis Mohabbatein Episode 46 – Ritual Pertunangan Raman dan Ishita

Ibu Raman tidak dapat mengambil cincin dari jarinya.
Ishita : cincin tidak diperlukan, biarlah.
Raman : aku punya cincin.
Raman : Mihir ambilkan Jas ku .
Raman mengeluarkan cincin. Raman menunjukkan kepada Ishita. Ishita tersenyum melihatnya.
Raman : Ruhi yang membuat cincinnya.
Ishita tertawa.
Ishita : sempurna.
Ishuta meminta pandit untuk melakukan puja dengan.
Raman membuat Ishita memakai cincin itu.

Ishita berpikir tentang Ruhi dan tersenyum melihat cincin.
Ishita : ini adalah hal terbaik dalam pertunangan kami, R untuk Ruhi.
Raman: Ruhi membuat ini untukku , R untuk Raman , kita menikah demi Ruhi.
Ishita : Raman mengapa Mihir ada disini.
Raman : Aku bilang dia tidak melakukan apa-apa, polisi melepaskan Mihir karena pelaku sesungguhnya sudah menyerahkan diri, dan Mihir tidak bersalah.

Rumi mendengar ini.
Rumi : terima kasih Tuhan bahwa masalah ini telah berakhir, sekarang tidak ada yang akan tahu bahwa aku yang membuat MMS.
Mihir berbicara kepada keluarga Bhallas.
Mihir : polisi melepaskan ku karena aku tidak terbukti bersalah, aku keluar, Raman datang untuk bertemu denganku di penjara malam hari, aku melihat dia tidur di mobilnya dan mendengkur.

Ayah Raman memanggil Ayah Ishita. Mihir meminta maaf kepada Ayah Ishita.
Mihir : aku tahu kau tidak suka melihat aku tetapi Raman ingin aku untuk datang , jika kau memiliki masalah, aku akan pergi.
Ayah Ishita : tidak perlu, aku yakin kau tidak bersalah, jangan khawatir, aku akan berbicara dengan keluargaku.
Ayah Raman dan Ayah Ishita berjabat tangan berpelukan.
Vandu : Pendeta menelpon , pendeta meminta kedua keluarga untuk memutuskan kondisi pernikahan.
Ibu Raman : kondisi apa.
Pendeta bertanya tentang tanggal Pernikahan.
Ayah Raman : 11 Februari
Ayah Ishita Setuju.
Pendeta : di mana Raman dan Ishita tinggal setelah menikah.
Ibu Raman memberikan alamat rumahnya.
Pendeta : apa yang akan diberikan oleh orang tua gadis?
Raman : kami tidak akan mengambil apa-apa.
Keluarga Bhalla : kami tidak ingin apa-apa dari dia.
Ibu Ishita mencoba untuk mendominasi tapi Ibu Raman menang.
Ayah Ishita : aku ingin memberikan Ishita apa yang aku miliki untuknya.
Pendeta meminta kondisi lain.
Ibu Ishita : Ishita tidak akan meninggalkan pekerjaannya.
Ibu Raman gembira setuju.
Ibu Ishita : dia bisa belajar lebih lanjut juga.
Ibu Raman : Ishita bisa melakukan apa saja, tetapi harus mengurus Ruhi.
Ibu Ishita : kau harus mencintai putriku.
Ibu Raman : kita akan mencintainya sebanyak dia mencintai kita dan Ruhi pasti akan mencintainya.
Pendeta : pernikahan akan terjadi di Mandap Kalyaan.

Pagi nya, Shagun dan Ashok bersama-sama.
Ashok : siap di malam hari, kita harus pergi untuk makan malam.
Shagun : aku tidak bisa datang, aku harus dengan Ruhi.
Ishita menelpon Shagun. Shagun bertanya pertunangannya.
Ishita : aku mengundang Ruhi untuk acara di rumahku.
Shagun : baiklah aku akan mengantarnya malam, selamat untuk pertunanganmu.
Shagun : Ashok Ishita telah meminta Ruhi, kita akan mengantarkan Ruhi dan pergi untuk makan malam.
Ashok : ya sangat baik, kita akan memanggil Ishita kesini karena kita membutuhkan pembantu untuk Ruhi.

Mihika dan Vandu bicara tentang malam dan musik. Ibu ishita mendengar mereka berbicara. Ibu ishita meminta suaminya untuk membawa mereka dengannya ke pasar.
Mihika dan Vandu : akan menjadi buster stres bollywood.
Ibu Ishita : aku akan membuat tarian Bhallas pada lagu-lagu India Selatan.
Ayah Ishita dan semua orang tertawa.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *