by

SINOPSIS VEERA episode 415 bagian 2 by. Sally – Persaingan Sengit Kampanye Baldev dan Ranvi

-Debroo-53 views

Debroo.com. SINOPSIS VEERA episode 415 bagian 2. Diandra Baldev sedang menemani tuan Arora untuk membuat kesepakatan tentang pembuatan shopping mall dan gedung bioskop seperti yang direncankan oleh Baldev

Sinopsis Veera Hari Ini
Sinopsis Veera Hari Ini

“Apakah para warga desa sudah setuju kalau mereka mau menjual tanah mereka, tuan Baldev ?” tanya tuan Arora penasaran karena seluruh lahan yang ditunjukkan oleh Baldev adalah lahan pertanian sebagai sumber kehidupan mereka “Tenang saja, tuan Arora ,,, serahkan semuanya padaku Baldev Singh ! Selama anda cocok dengan harganya dan siap membayar tanah mereka, semua bisa diatur” Baldev merasa optimis dengan hal ini “Baiklah, kalau begitu ,,, aku akan membayarnya kalau semua warga desa sudah menandatangani surat jual belinya” Baldev sangat senang mendengarnya karena itu artinya keinginannya untuk membuat sebuah tempat hiburan di desa Pritampura akan segera terkabul,

Dari kejauhan Veera melihat kebersamaan Baldev dengan tuan Arora, Veera merasa curiga, Baldev panik begitu melihat kehadiran Veera tak jauh dari sana sambil menatapnya penuh selidik, Baldev kemudian meminta tuan Arora untuk pulang terlebih dulu karena sudah tidak ada yang dibahas lagi dan nanti Baldev pasti akan mengabarinya secepat mungkin, tuan Arora akhirnya segera berlalu dari sana dengan mobil sedan putih mewahnya, Veera bergegas menemui Baldev dengan perasaan kesal “Baldev, aku tidak ingin kalau kamu melakukan politik yang kotor !” Baldev meminta maaf pada Veera dengan menjewer kedua telinganya tapi Veera segera pergi meninggalkan Baldev begitu saja

Gunjan sedang menemani Ranvi yang sedang ngobrol dengan beberapa warga desa, Gunjan menatap suaminya itu dari kejauhan dengan perasaan kagum, tak lama kemudian Bansuri kebetulan lewat di tempat mereka berdua, Bansuri langsung berhenti dan mencoba mencari tahu apa yang Ranvi lakukan dengan mendekati Gunjan, Bansuri juga mencoba untuk menghasut putrinya ini untuk menentang Ranvi “Gunjan, kamu itu seharusnya hanya mendukung yang bakalan menang saja, maka dengan begitu kamu akan mendapatkan keuntungan, mayoritas warga desa disini rata rata mendukung Baldev” Gunjan langsung menolak permintaan ibunya

“Ibu, aku tidak mau, aku hanya mau mendukung Ranvi saja, aku bangga dan kagum padanya” saat itu Ranvi melirik kearah Gunjan dan tersenyum senang begitu mendengar semua ucapan Gunjan yang tidak mudah termakan hasutan ibu kandungnya sendiri, pipi Ranvi langsung merona merah karena malu, sementara para warga desa sangat terkesan dengan Ranvi “Aku tidak bisa mendapatkan pujian seperti ini dari kalian karena ada seseorang yang telah bekerja keras untukku selama ini yaitu Veera, adikku” Gunjan sedikit kecewa dan terluka ketika Ranvi memuji Veera didepan semua orang bukan dirinya sebagai istrinya

Ranvi sedang rebahan di dalam kamarnya, Gunjan mendekatinya dan bermaksud untuk memijat kepala Ranvi agar Ranvi sedikit rileks namun Ranvi malah menolak sambil berkata “Seharusnya kamu itu yang diminyaki rambutnya bukan aku karena kamu telah bekerja bersama aku selama sehari ini, berjalan kesana kemari menemani aku, jadi kamu pasti juga sama capeknya seperti aku” Gunjan berusaha menolak “Tidak, Ranvi ,,, aku ini istrimu dan seharusnya kamu tidak memegang kepalaku seperti itu karena seorang istri itu bekerja untuk suaminya” tapi Ranvi tetap bersikeras memberikan minyak di kepala Gunjan setelah membujuk Gunjan, Gunjan akhirnya pasrah dan Ranvi segera memijat dan meminyaki rambut Gunjan

Baldev sedang berkumpul bersama teman temannya di pasar, mereka mulai merencanakan untuk meminta tanda tangan para warga desa secepat mungkin, tepat pada saat itu Veera menemui mereka bertiga “Baldev, aku ingin berbelanja, apakah kamu bisa menemani aku ?” Baldev merasa enggan untuk menemani Veera belanja, Veera pun marah dan mulai merajuk ke Baldev “Kamu memang tidak pernah mencintai aku dengan sungguh sungguh ! Sudah lebih baik aku pergi sendiri saja !” Baldev salah tingkah namun akhirnya Baldev mau juga menemani Veera belanja kesana kemari, Baldev yang sebenarnya enggan menemani Veera belanja semakin kesal ketika Veera meminta agar dirinya yang membayar semua belanjaannya,

Namun Baldev tetap menuruti permintaan Veera dengan membayar semua belanjaannya, ketika Baldev mulai jengah dengan perlakuan Veera, Baldev mendapat telfon yang membuatnya semakin jengkel, belum lagi Veera yang masih sibuk belanja dan mengajaknya berpindah ke kedai di sebrangnya, Baldev pun tidak tahan dengan sikap Veera dan langsung menghentikan ajakan Veera untuk belanja lagi sambil menegur Veera dengan keras “Sudah cukup, Veera ! Hentikan ! Aku sudah capek !” Veera terperangah mendengarnya

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *