by

SINOPSIS VEERA episode 389 by. Sally Diandra – Baldev Nekat Penuhi Tantangan Veera, Ranvi dan Gunjan Tiba di Kuil

-Debroo-48 views

Debroo.com. SINOPSIS VEERA episode 389 by. Sally Diandra – Baldev Nekat Penuhi Tantangan Veera, Ranvi dan Gunjan Tiba di Kuil.

SINOPSIS VEERA episode 389
SINOPSIS VEERA episode 389

Di dalam bis, Gunjan merasa kurang nyaman, Gunjan merasa pusing dan hendak muntah, kemudian Ranvi meminta bisnya untuk berhenti, mereka berdua pun turun, Gunjan mencoba untuk memuntahkan isi perutnya di tengah jalan, tiba tiba kondektur malah melemparkan semua tas milik mereka ke jalan sambil berkata “Tunggu bis yang lain saja ! Kami tidak bisa menunggu, nanti kami terlambat !” Ranvi kaget mendengarnya dan berusaha mempertahankan bis itu namun bis itu sudah pergi meninggalkan mereka, sementara Gunjan masih berusaha untuk muntah karena perutnya sangat mual, Ranvi berusaha membantu Gunjan sambil memberikan sebotol air putih, ketika Gunjan sudah agak enakkan dan minum air putih, Ranvi bertanya untuk memastikan kondisi Gunjan “Apakah kamu baik baik saja ? Sudah enakkan sekarang ?” Gunjan mengangguk “Iyaa, aku tidak apa apa, ini semua terjadi karena bis itu, supirnya mengendarainya tidak enak, selalu melompat lompat setiap saat hingga membuat perutku mual, aku tidak biasa melanjutkan perjalanan jauh seperti ini” ujar Gunjan lirih “Lalu bagaimana caranya kamu mengadakan perjalanan ke Canada ?” Gunjan melirik ke arah Ranvi “Kalau pesawat itu tidak melompat lompat seperti bis, Ranvi” bela Gunjan

Sementara itu di rumah Ratan, bibi Chaiji bertanya pada Veera tentang persiapan baisakhinya kemudian Ratan memberikan pakaian yang baru untuk Veera “Ibu, terima kasih sekali” tepat pada saat itu Baldev datang menemui Veera sekeluarga sambil berkata “Waaah pakaiannya bagus sekali” Veera merasa tidak senang dengan kemunculan Baldev “Baldev, apakah kamu ini sudah gila ? Sehingga kamu selalu datang ke rumah kami ?” tanya Veera kesal “Veera, chunni ini sangat kependekkan” Baldev berusaha mengalihkan perhatian Veera “Baldev, tutup mulutmu ! Ukurannya semuanya sama tau !” Baldev tidak peduli dengan gertakan Veera “Aku akan menunjukkan padamu kalau chunni ini sangat pendek buat kamu” Baldev kemudian menaruh chunni itu diatas kepala Veera “Naah, aku akan membawamu ke rumahku suatu hari nanti” Veera langsung melotot “Semua chunni ukurannya itu sama saja !” bibi Chaiji dan Ratan hanya memperhatikan mereka sambil senyum senyum

“Bibi Chaiji, aku datang ke sini untuk membicarakan tentang pernikahan Veera” Veera kaget “Veera kan sudah besar sekarang” Veera langsung menyela ucapan Baldev “Dia ini sinting, bibi ! Jangan dengarkan perkataannya” namun Baldev tetap meneruskan pembicaraannya “Ada satu hubungan yang cocok untuk Veera” bibi Chaiji mulai penasaran “Aku tidak mengerti apa yang kamu katakan ? Memangnya siapa dia ?” Baldev kemudian memberikan pujian pada keluarganya sendiri “Kami mendengarkan Baldev” tiba tiba Ratan juga ikut angkat bicara “Berapa besar penghasilannya ?” timpal bibi Chaiji “Dia itu hanya makan dan membuat kesenangan dalam hidupnya” Ratan langsung menyela ucapan Baldev

“Kami tidak memberikan Veera pada laki laki yang semacam itu, jika dia bisa mencari penghasilannya sendiri, kami baru bisa mempertimbangkannya” Veera setuju dengan ucapan Ratan “Tapi anak laki laki seperti pahlawan” ujar Baldev lagi “Itu tidak menjadi masalah” ujar Ratan kemudian Ratan dan bibi Chaiji meneruskan pekerjaan mereka di dapur dan meninggalkan Veera dan Baldev disana “Lihat sendiri kan ? Sekarang bibi Chaiji dan ibu tidak akan menerima kamu” ujar Veera sambil tertawa geli “Heeeiii, sekarang kamu tertawa, Veera ,,, sekarang katakan padaku apa tantangan yang kedua ?” Veera tersenyum senang “Sekarang kamu akan mengikuti semua ucapan ibu ! Kamu harus bisa mencari uang tanpa menghina dan menyakiti siapapun !” Baldev tertegun

Di tengah jalan Ranvi dan Gunjan sedang berusaha mencari tumpangan, kemudian ada tiga orang laki laki yang menghentikan mobil mereka “Masuklah, kami akan mengantar kamu” namun Ranvi langsung menolak “Tidak terima kasih, tuan ,,, kami sedang menunggu tumpangan yang lain datang” kemudian ketiga laki laki itu keluar dari mobil dan berjalan menuju ke arah Ranvi dan Gunjan, Ranvi sudah bisa merasakan kalau mereka bertiga mempunyai niat yang buruk “Gunjan, kalau aku bilang lari, kamu harus lari dari sini !” bisik Ranvi, Gunjan pun ketakutan “Tapi aku ingin menemani kamu, Ranvi ,,, kita berdua bisa menghadapi mereka” Gunjan mencoba bertahan “Lakukan apa yang aku katakan, Gunjan !”

Tepat pada saat itu ada sebuah jeep yang melintas di dekat mereka yang berisi pasangan pengantin baru, Ranvi meminta tumpangan pada mereka, pasangan pengantin baru itu kemudian memberikan tumpangan pada Ranvi dan Gunjan, Gunjan membayangkan dirinya dan Ranvi sebagai pasangan pengantin baru tersebut, akhirnya mereka sampai di dekat kuil Mataji, Ranvi dan Gunjan kemudian memasuki hutan “Gunjan, apakah kamu tidak takut ?” Gunjan tersenyum dan berkata “Tidak, aku tidak takut, Ranvi ,,, selama kamu selalu bersamaku, aku tidak akan takut” ujar Gunjan mantap

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *