by

Sinopsis Uttaran Hari Ini, Kamis 28 April 2016 : Episode 221

-News-210 views
Yuvraj berkata,”Sekarang kau datang untuk memberitahu apa yang benar dan salah? Apa kau tau apa saja yg telah kulewati selama bertahun2 ini?”,
“Aku tau, jika aku tidak tau,siapa lagi? Karena aku adalah ibumu. Aku juga merasakan kepedihan yang sama” Jawab Ichcha.
Yuvraj mendekati Ichcha dan berkata, “Hanya untuk sekali dalam hidupku,aku ingin menemuimu, kau tau kenapa? Aku ingin berdiri di hadapanmu dan berkata,’Ibu..'”, Ichcha tersenyum mendengarnya. Yuvraj melanjutkan,
“Aku benci padamu”, Ichcha lalu menangis. Yuvraj berteriak,”Aku benci padamu!! Pergi dari sini!”. Gunvanti tersenyum senang.
Yuvraj berkata, “Kau tidak pernah datang untuk menjadi pelindungku, Seorang ibu yang tidak bisa memenuhi kewajiban2nya sekarang datang untuk menceramahiku? Aku akan membencimu hingga akhir hayatku karena kau tidak pernah memberikanku alasan untuk menyayangimu! Jika aku menjadi anak yang nakal, kasar dan manja, siapa yang harus bertanggungjawab untuk itu? Kau!”,
Ichcha menjawab, “Yuvi, tolong maafkanlah ibumu ini, Apapun yang terjadi di hotel itu, aku tidak sengaja melakukannya, aku tidak berdaya”,
“Aku tidak ingin mendengarkan kisah tentang ketidakberdayaanmu. Aku hanya akan membencimu hingga akhir hayatku. Aku tidak akan pernah memaafkanmu!!”.
Gunvanti berkata kepada Ichcha,”Ichcha, apa kau dengar yang dikatakan putramu? “,
“Aku mendengarkannya. Selamat! Karena kau mampu mempertahankan jarak antara ibu dan anak”,
“Sekarang, sekeras apapun kau mencoba, putramu tetap tidak akan memaafkan dirimu”,
“Kau lupa bu, dia bukan hanya putraku, dia juga putra dari putramu. Selama dia tidak bisa memaafkan diriku, dia juga tidak akan memaafkan ayahnya. Selama dia masih membenciku, dia juga tidak akan bisa menyayangi ayahnya. Lupakan saja tentang diriku, tapi fikirkanlah, mencoba untuk menunjukkan diriku sebagai orang yang jahat kepadanya, mencoba untuk memisahkan diriku dari Yuvraj&Veer, yang akan menjadi semakin buruk karena itu hanyalah Yuvraj”,
“Sudah cukup bicaramu,sekarang pergi dari sini. Tidak ada tempat untukmu didalam kehidupan kami. Pergi!”.
Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *