by

SINOPSIS VEERA episode 356 by. Sally Diandra : Veera Tidak Terima Gunjan Sebagai Kakak Ipar

-Debroo-73 views

Debroo.com. SINOPSIS VEERA episode 356 by. Sally Diandra : Veera Tidak Terima Gunjan Sebagai Kakak Ipar. Veera dan Ranvi masih membahas soal kebenaran yang sesungguhnya “Aku tahu yang sebenarnya, kak ! Ini semua bukan salahmu !

SINOPSIS VEERA episode 356
SINOPSIS VEERA episode 356

Aku akan mengatakan pada semua orang kalau kakak itu tidak bersalah ! Jadi kakak bisa terbebas dari pernikahan yang dipaksakan ini !” namun Ranvi tidak membiarkan Veera melakukan hal ini “Veera ! Jangan ! Jangan lakukan itu ! Aku punya alasan tersendiri kenapa aku harus menikahi Gunjan” Ranvi berharap Veera bisa mengerti

Sementara itu Baldev sedang menelfon temannya Billa yang sedang menjaga ayahnya dirumah “Billa, sekarang juga kamu bawa ayah ke rumah sakit” mendengar hal ini Bansuri menangis sedih dan berkata “Dimana Ranvi ?” dari kejauhan Ratan yang melihatnya merasa iba dan berusaha untuk menghiburnya tapi malah Bansuri berbalik menghina Ratan “Kamu ini sekeluarga telah memainkan sebuah permainan yang bagus !” Ratan langsung membela dirinya “Asal kamu tahu saja, Bansuri ! Aku juga sebenarnya tidak senang dengan pernikahan ini !” ujar Ratan geram

Ditempat Veera dan Ranvi, Veera masih terus berusaha untuk membujuk Ranvi untuk menggagalkan pernikahan ini namun Ranvi segera mencegah Veera yang ingin mengungkap kebenarannya tentang Gunjan didepan semua orang “Jangan Veera, jangan lakukan itu, saat ini paman Balwant sedang sakit, dia terkena serangan jantung”

namun Veera masih saja terus protes karena Veera merasa ini tidak adil, Ranvi berusaha membuat Veera mengerti tentang keadaannya, Ranvi membuat Veera berjanji padanya “Kamu harus berjanji padaku kalau kamu tidak akan menceritakan kenyataan yang sebenarnya tentang Gunjan pada semua orang” akhirnya Veera pun berjanji sesuai dengan permintaan Ranvi,

Saat itu Baldev merasa kesal karena Ranvi tidak juga kembali ke mandap (tempat pernikahan) ketika Baldev hendak menyusul, Ranvi sudah muncul dihadapannya, sementara Veera yang masih merasa kesal dengan kelakuan Gunjan, berkata dlam hati “Aku tidak akan pernah menerima Gunjan sebagai kakak iparku (Bhabhi)” bathin Veera geram Baldev meminta pada pendeta untuk menyelesaikan ritual pernikahan adiknya lebih cepat,

kemudian pasangan pengantin baru itu mulai meminta restu pada orangtua masing masing, ketika sampai di tempat Bansuri, Bansuri terlihat enggan memberikan restunya

Kemudian pada ritual terakhir, Gunjan menabur naburkan beras ke belakang kepalanya sambil berjalan bersama sama dengan rombongan pengantin menuju ke pintu keluar, Gunjan yang saat itu tampak melamun tidak sadar kalau beras yang ditaburkan telah habis tapi Gunjan tetap saja menaburkan ke belakang, hingga tersadar oleh ucapan seorang gadis pembawa wadah beras

”Kak Gunjan, berasnya sudah habis” kemudian Bansuri dan Baldev berjalan ke depan Gunjan, Gunjan segera memohon pada ibunya “Ibu, aku berharap aku bisa menjenguk ayah di rumah sakit” pinta Gunjan, Bansuri malah mengejek “Apakah yang kamu lakukan ini belum cukup ? Ayahmu bahkan tidak ingin melihat wajahmu !” ejek Bansuri kesal sambil melemparkan beras yang di tadahi diselendangnya tadi di depan Gunjan, kemudian berlalu dari sana bersama Baldev dengan perasaan kesal

Sesampainya dirumah sakit, Balwant langsung bertanya pada Baldev “Apakah pernikahannya berlangsung dengan baik ?” Baldev kemudian menunjukkan foto pernikahan Gunjan dan Ranvi, Balwant merasa terharu melihatnya, Baldev berusaha menghibur ayahnya yang sedang bersedih,

Sementara itu di rumah Ratan, Ratan sekeluarga menyambut kedatangan pengantin baru dengan ritual penyambutan menantu perempuan, Ratan melakukan aarti untuk mereka berdua, Gunjan hanya melamun saja, kemudian Ratan meminta pada Veera untuk melakukan aarti juga, Veera melakukannya dengan setengah hati,

kemudian Gunjan mulai ritual menapakkan kakinya di cairan merah dan mulai menapakkan kakinya dilantai namun baru beberapa langkah Gunjan berjalan, tiba tiba Gunjan jatuh pingsan, Ranvi segera menangkapnya “Ranvi, bawa Gunjan ke kamarmu sana” Ranvi segera menuruti permintaan Ratan lalu menggendong istrinya itu dan membawanya ke lantai atas, bibi Chaiji mencoba menenangkan beberapa warga desa yang ikut datang kerumahnya

“Sudah sudah, tenang, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, mungkin Gunjan hanya kecapekan saja, lebih baik memang dia beristirahat dulu” ujar bibi Chaiji, namun tiba tiba menurut beberapa tamu yang datang yang melihat jejak langkah Gunjan yang berbalik arah ketika dia pingsan itu merupakan pertanda yang buruk

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *