by

SINOPSIS VEERA episode 347 by. Sally Diandra

-Debroo-49 views

Debroo.com. SINOPSIS VEERA episode 347. Motor Baldev berhenti gara gara terkantuk batu sehingga Baldevpun mengerem motonya, spontan Veera memeluk Baldev dari arah belakang, mereka berdua jadi kikuk satu sama lain

Sinopsis Veera Episode 347
Sinopsis Veera Episode 347

“Veera, apakah kamu baik baik saja ?” tanya Baldev canggung “Iyaa aku baik baik saja” tak lama kemudian mereka berdua sudah berada dalam perjalanan, dalam hati Baldev berkata “Meskipun saat ini ada kereta yang datang ke depan kami, aku tidak akan mengerem” ujar Baldev dalam hati

Ketika Veera sudah sampai di rumah, Veera memanggil semua orang yang berada dirumahnya, kemudian menunjukkan sesuatu yang sangat penting pada mereka, Veera mengajak keluarganya keluar rumah ke tempat sekolah pertanian, disana mereka semua melihat papan nama sekolah pertanian telah berdiri kembali

“Aku telah mendaftarkan sekolah pertanian kita ke depdikbud” namun Ranvi nampak tidak suka dengan usaha Veera “Veera, bagaimana kamu bisa tahu tentang hal itu ?” tanya Ranvi heran “Bibi Chaiji yang mengatakannya padaku, jadi aku memutuskan untuk memenuhi impian ayah bersama sama” ujar Veera senang

“Sekolah ini dulu impian terbesar ayah tapi sekarang tidak lagi ! Karena aku telah melemparkan semua impian ayah dari hati dan pikiranku ! Dan aku tidak ingin lagi menjadi bagian dari impiannya itu !” ujar Ranvi kesal dan segera berlalu dari sana

Veera dan bibi Chaiji sedang membahas soal Ranvi “Aku tidak pernah membayangkan kalau Ranvi akan begitu keras kepala seperti itu” ujar bibi Chaiji, Ratan datang dan memuji usaha Veera yang mencoba membuat impian ayahnya menjadi kenyataan

“Ibu, itu adalah tugasku, meskipun harus tertunda beberapa lama, oh iya, ibu, bibi ,,, aku akan mengadakan pemujaan Bhoomi pujan, aku harap kalian bisa datang” pinta Veera “Tapi mungkin kakakmu tidak bisa datang, Veera” ujar Ratan sedih “Jangan khawatir ibu, aku yakin kakak pasti akan datang untuk pemujaan itu” Veera benar benar merasa optimistis

Keesokan harinya, Ranvi kaget ketika melihat Veera sudah berdandan rapi dan berpakaian lengkap di pagi hari seperti ini, Veera kemudian menjelaskan soal pemujaan yang akan diadakannya nanti “Veera, aku tidak ingin membahas soal ini dan aku juga tidak akan datang pada pemujaan itu”

Veera mencoba menjelaskan semuanya pada kakaknya ini “Kakak, sekolah pertanian ini untuk kesejahteraan desa kita dan aku tidak akan percaya pada alasan apapun yang mengatakan bisa membuat kesejahteraan desa kita lebih besar dari pada sekolah pertanian kita ini”

Ranvi hanya terdiam mendengarkan “Aku menghormati kakak seperti aku menghormati Tuhan tapi jika kakak menentang kesejahteraan desa maka itu akan salah dan meragukan aku untuk mempercayai kakak lagi, penolakan kakak itu mungkin sebuah kesalahan, itu adalah kelemahan seorang manusia tapi aku percaya kalau kakak itu sebenarnya benar” ujar Veera kemudian berlalu meninggalkan Ranvi yang sedikit termenung

Sementara itu, crew film sedang membahas soal lokasi yang mungkin akan mereka pergunakan, saat itu Baldev datang dengan surat surat ijin yang sudah dia buat, semua orang merasa senang dan memuji usaha Baldev kemudian memberikan padanya 20.000 rupee

setelah keluar dari tempat para crew film, teman teman Baldev sangat senang melihatnya “Baldev, bagaimana kalau kita mengadakan pesta untuk menghabiskan uang ini ?” namun Baldev menolak usulan temana temannya “Aku sudah memutuskan untuk menggunakan uang ini dengan lebih bertanggungjawab” ujar Baldev senang

Tak lama kemudian Veera, Ratan dan bibi Chaiji sedang dalam perjalanan menuju ke tempat sekolah pertanian, saat itu Baldev juga datang kesana dan memperhatikan Veera dari kejauhan, Baldev memberikan kode ke Veera untuk datang menemuinya dan ngobrol dengannya,

Veera pun meminta ijin pada ibu dan bibinya “Bibi, ibu ,,, kesana dulu yaaa, nanti aku menyusul” begitu Ratan dan bibi Chaiji menjauh darinya, Veera segera menghampiri Baldev yang sudah menunggu disana “Baldev, ada apa ? Kenapa kamu memanggilku kemari ?” tanya Veera penasaran,

Baldev segera memberikan hadiah untuk Veera, Veera tertegun ketika menerimanya tapi Baldev meminta Veera untuk membuka hadiahnya sekarang juga didepannya, Veera mencoba membukannya secara perlahan lahan namun Baldev sudah tidak sabar ingin menunjukkan hadiahnya pada Veera,

Baldev segera mengambil hadiah itu dari tangan Veera dan langsung menyobeknya sendiri dan mengeluarkan isi hadiah tersebut yang ternyata berupa seperangkat peralatan untuk memperbaiki motor macem, obeng, kunci, tang dan lain sebagainya, melihat hal ini Veera hampir saja tidak bisa menahan tawanya,

Baldev kemudian menjelaskan pada Veera “Nah, mulai sekarang kamu bisa memperbaiki motormu sendiri” Veera menganggukkan kepalanya sebagai tanda setuju dan sedikit tertawa geli kemudian Veera berlalu dari sana meninggalkan Baldev, setelah agak menjauh tiba tiba Baldev memanggilnya, Veera pun menoleh,

Baldev hanya melambaikan tangannya sambil tersenyum senyum senang memperhatikan Veera, Veera pun membalas lambaian tangan Baldev dan merasa heran dengan sikap Baldev yang aneh dan tidak biasa

Di lokasi syuting film, ternyata menyedot banyak penonton yang datang yang ingin melihat secara langsung pembuatan film, Baldev dan teman temannya berusaha mengatur keramaian tersebut dan meyakinkan sang sutradara kalau syuting filmnya akan berjalan lancar, saat itu Gunjan juga datang ke tempat tersebut dan mendengar pembicaraan produser tentang lokasi film di luar negeri,

sementara itu Ratan sekeluarga sedang menunggu kedatangan Ranvi untuk mengadakan Bhoomi Puja, saat itu pendeta meminta mereka untuk segera melakukannya pemujaannya karena masih ada beberapa pekerjaan yang harus segera dikerjakannya, namun Veera meminta waktu pada pendeta untuk menunggu kedatangan kakaknya, sedangkan pendeta meminta agar pemujaan ini dilakukan saja tanpa kehadiran Ranvi

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *