by

SINOPSIS VEERA episode 343 by. Sally Diandra

-Debroo-60 views

Debroo.com. SINOPSIS VEERA episode 343 by. Sally Diandra. Veera masih berada di kamar Gunjan dan berkata pada Gunjan “Gunjan, aku akan pergi hari ini, apakah kamu akan terus marah padaku dan membenci aku ? Dengan membenci seseorang, kamu tidak akan pernah bahagia, Gunjan ,,, aku harap kamu bisa menghapus kemarahanmu” Gunjan hanya terdiam tidak memberikan respon apapun ke Veera

Sinopsis Veera Episode 343
Sinopsis Veera Episode 343

Ranvi dan Veera sedang berada di Gurudwara, Ranvi berdoa untuk mendukung Veera sepenuhnya agar Veera bisa memenuhi impiannya, sementara Veera juga berdoa kalau dirinya ingin membawa kebahagiaan untuk ibu, bibi dan kakaknya dan meminta pada Tuhan untuk menjaga mereka semua

setelah selesai berdoa, ketika Veera dan Ranvi berbalik ternyata di belakang mereka ada kakek dan nenek kandung Veera, Ranvi dan Veera berpura pura kalau mereka tidak kenal dengan kedua orang tua tersebut “Kakak, siapa mereka ?”

Ranvi kemudian menjelaskan “Mereka dari desa sebelah yang datang untuk mengadakan perjalanan religi” kemudian mereka berdua meminta restu kakek dan nenek Veera, Veera sangat senang bisa mendapat restu dari kakek dan neneknya lalu memeluk nenek dengan penuh haru, sementara kakek mengucapkan terima kasih pada Ranvi melalui sorotan matanya

Sementara itu Baldev sedang berkumpul bersama teman temannya, mereka sedang ngobrol soal Veera “Baldev, kenapa Veera bisa tiba tiba saja memeluk kamu ? Apakah kamu menyihir dia ?” Baldev yang tadinya senang menceritakan kalau dirinya dipeluk oleh Veera jadi bingung menjawab pertanyaan salah satu temannya itu, kemudian teman Baldev yang lain langsung menggodanya

“Aaah aku tahu, dia pasti mencintai kamu, iya kan ?” Baldev benar benar serasa di langit ke tujuh begitu mendengar temannya berkata demikian, namun ketika teman temannya menentangnya, Baldev langsung berkata “Tenang, tenang, aku akan segera membuatnya patah hati karena aku tidak mempunyai pemikiran seperti itu” Baldev mencoba membela dirinya sendiri,

Teman teman Baldev juga memastikan padanya kalau Veera akan pergi hari ini jadi hal itu tidak akan terjadi karena Veera akan pergi menjauh “Oooh kalau begitu aku akan pura pura menyukai dia jadi aku tidak akan membuatnya patah hati sebelum dia pergi dari desa ini, bukankah itu bagus, bagaimana ?” kedua teman Baldev sangat menikmati perubahan ekspresi wajah Baldev

“Heeii apakah dia akan mengajakku ke bandara ? Yaaa maksudku karena dia mencintai aku maka aku akan pergi ke bandara di kota Delhi untuk mengantar kepergiannya” pertanyaan Baldev membuat teman temannya bingung, kemudian mereka semua meninggalkan tempat itu

Begitu Veera dan Ranvi sudah sampai dirumah, rupanya Ratan dan bibi Chaiji sudah menyiapkan barang barang yang akan dibawa oleh Veera diruang tengah “Ibu, bibi ,,, kenapa ? Kenapa kalian semua terburu buru untuk menyuruhku pergi ? Aku bisa sampai ke kota Delhi meskipun aku terlambat satu jam”

Veera merasa jengah diburu buru seperti ini “Veera, kita tidak bisa mengetahui dengan pasti perjalanan kita nanti, bisa jadi mungkin nanti macet di jalan, iya kan ?” Veera akhirnya setuju dengan pendapat Ranvi, ketika Ranvi meminta Veera untuk cepat cepat berangkat,

tiba tiba tepat di depan pintu rumah mereka, pihak bank sudah tiba di rumah Ratan, Veera sangat bingung dengan kedatangan tamu tamu ibunya ini, namun Ranvi segera mengajak Veera untuk segera berangkat sebelum ada pertanyaan pertanyaan lain,

saat itu beberapa warga desa yang lain juga datang untuk mengucapkan selamat tinggal pada Veera, sementara itu Ranvi mengajak pihak bank ketepi dan meminta mereka untuk tetap menjaga kondisinya seperti ini didepan Veera, agar Veera bisa pergi dengan perasaan bahagia

Semua orang melepas kepergian Veera ketika Baldev dan teman temannya sampai disana, begitu melihat Baldev, Veera meminta ijin pada Ranvi untuk menemui Baldev terlebih dulu, dengan perasaan enggan Veera mengucapkan terima kasih pada Baldev

“Terima kasih, aku tidak pernah mengira kalau aku pernah berterima kasih padamu, tapi kemarin ketika aku membutuhkan sebuah dukungan, kamu datang dan mendukungku, terima kasih, Baldev” Baldev hanya tersenyum manis ke Veera

“Aku selalu mengira kalau kamu itu nakal tapi sekarang aku yakin, kamu sebenarnya mempunyai hati yang baik” Baldev masih terdiam mendengarkan semua ucapan Veera “Aku pasti akan merindukan kamu, terutama pertengkaran kita” ujar Veera kemudian meninggalkan Baldev dan beralih ke Ratan

Kemudian Veera memeluk Ratan dan bibi Chaiji lalu melirik sekilas kearah Baldev untuk terakhir kalinya, teman teman Baldev bertanya pada Baldev “Baldev, bagaimana dengan rencana kamu yang katanya mau pergi ke bandara untuk mengantar Veera ?”

Baldev sedikit bingung lalu dengan gayanya Baldev membela diri “Mengapa aku harus memberikan perhatian untuk Veera di depan seluruh warga desa ?” ujar Baldev pongah, Veera kemudian menyerahkan sim ke Ranvi “Aku tidak akan memerlukan ini ketika aku sampai di London, kak” ujar Veera sambil masuk ke dalam mobil,

Ranvi juga masuk ke dalam mobil dan duduk di jok depan, kemudian mobil tersebut segera melesat dari sana, setelah mereka pergi, Baldev merasa sedih dan kecewa dengan kepergian Veera “Dia telah pergi” ujar Baldev sambil memperhatikan Veera yang mulai menjauh darinya

“Aku akan pulang ke rumah saja” ujar Baldev sedih ketika Veera sudah pergi, Ratan berterima kasih pada orang orang dari pihak bank, kemudian mereka mulai melakukan prosedur pekerjaan mereka

Sementara itu di rumah Balwant, Balwant sangat terkejut ketika mengetahui kalau rumah Ratan hendak di sita dan di lelang oleh pihak bank, Balwant kemudian menceritakan hal ini pada Bansuri, saat itu Baldev baru memasuki rumahnya dan mendengar semua pembicaraan kedua orangtuanya,

Balwant memutuskan untuk menolong Ratan sekeluarga namun Bansuri mencegahnya, Baldev baru menyadari kalau ini semua pasti berkaitan dengan pendidikan Veera dan Veera harus mengetahuinya, Baldev segera memutuskan untuk menelfon Veera tapi ternyata ponsel Veera tidak aktif, Baldev memutuskan untuk menghentikan kepergian Veera ke luar negeri

Sumber Artikel

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *