by

SINOPSIS VEERA episode 310 Tayang Selasa 4 April 2016

-Debroo-65 views

Debroo.com. SINOPSIS VEERA episode 310 Tayang Selasa 4 April 2016. Veera bertanya pada Dalbeer, sahabat Ranvi “Kak Dalbeer, apakah ada seorang gadis dalam hidup kakakku ?” dalam hati Dalbeer berkata “Kakakmu itu mencintai Gunjan, Veera”

SINOPSIS VEERA episode 310
SINOPSIS VEERA episode 310

Namun Dalbeer tidak mau mengungkapkannya karena takut kesalahan ngomong, sementara itu Ranvi berkunjung ke rumah Gunjan dan mendengar Gunjan sedang menyanyikan lagu yang sering Ranvi nyanyikan sambil mengecat kukunya, Ranvi sangat senang mendengarnya,

ketika Ranvi bertanya tentang lagu itu “Kamu tahu, Ranvi ,,, aku itu salah satu fans beratnya, dia menyanyikan lagu itu dengan sangat baik” Ranvi hanya terdiam mendengarkan “Kenapa kamu kesini ?” tanya Gunjan heran “Aku ingin bertemu dengan paman Balwant” ujar Ranvi gugup “Dia tidak berada dirumah saat ini” akhirnya Ranvi pergi dari rumah Gunjan

Pada saat yang bersamaan, bibi Chaiji dan Veera sedang memilah milah gadis yang akan menikah dengan Ranvi “Bibi, aku sudah bilang ke Karan untuk mencari tahu tentang tentang gadis gadis di kota Dehli untuk kakak” saat itu Ranvi datang dan langsung menghardik Veera

“Veera, hentikan semua persoalan pernikahan ini, kenapa kamu membahas masalah keluarga kita dengan Karan, ? aku kan sudah bilang sama kamu untuk tidak bepergian sama Karan !” Veera terperangah ketika Ranvi membentaknya, tak lama kemudian Veera mencoba menemui Ranvi di kamarnya

“Kakak, kenapa kakak tidak suka dengan dia ? Aku menceritakan pada Karan karena aku ingin gadis yang terbaik untuk kakak tapi kakak malah berteriak kearahku” ujar Veera sambil menangis kemudian berlari ke kamarnya sendiri, bibi Chaiji menghampiri Ranvi dan bertanya padanya

“Kenapa kamu berteriak pada adikmu dengan keras ?” tanya bibi Chaiji sedih “Karena aku tidak percaya pada laki laki itu, bi” ujar Ranvi kesal “Dia itu sahabat terbaiknya Veera dan kita tahu bagaimana perasaan Veera padanya” bibi Chaiji berharap Ranvi bisa mengerti

Sementara itu Baldev dan Bansuri sedang bergunjing soal pernikahan kerabat Surjeet Singh “Ibu, kadang aku berfikir tentang Veera ?” tanya Baldev “Iyaa benar, kenapa Veera itu bukan Gunjan kita ?” timpal Bansuri, saat itu Balwant datang dan bertanya “Ada apa ini ? Apa yang terjadi ?” tanya Balwant heran,

kemudian Bansuri menceritakan tentang kerabat Surjeet Singh yaitu tuan Khuranah “Pertama tama kita akan bertanya tentang pria itu dan juga tentang keluarganya dulu” ujar Balwant “Hubungan persaudaraan yang baik, tidak akan berjalan dengan mudah, Balwant” ujar Bansuri

Saat itu dirumah Ranvi, Ranvi berjalan ke arah kamar Veera sambil membawa piring yang berisi makanan tapi pintu kamarnya tertutup “Veera ! Ijinkan aku untuk meminta maaf, aku mohon” bibi Chaiji menemui Ranvi dan berkata “Ranvi, Veera tidak ada dikamar, ikutlah denganku”

Ranvi mengikuti bibi Chaiji, bibi Chaiji mengajaknya ke dapur ternyata Veera sedang duduk disana sambil termenung, begitu melihat kedatangan Ranvi, Veera sangat senang dan tersenyum manis “Kakak, aku tidak bisa hidup tanpa kakak” Ranvi kemudian menyuapi Veera makanan yang dibawanya sedari tadi, Veera juga memberikan suapan yang sama ke Ranvi, mereka berdua tersenyum senang

Di rumah Balwant, Balwant menemui Gunjan dan bertanya padanya “Gunjan, apakah kamu mau menikah dengan pria itu ?” Gunjan tersenyum senang “Aku sangat senang dengan pernikahan ini, dimana impianku akan menjadi kenyataan, ayah” ujar Gunjan senang,

sementara itu bibi Chaiji menunjukkan foto seorang gadis ke Ranvi dan bertanya “Ranvi, apakah kamu ingin mengatakan sesuatu ? Tapi aku rasa kamu tidak bisa mengatakannya” ujar bibi Chaiji “Tidak, bibi ,,, ini semua karena masalah pekerjaan ladang, bibi” bibi Chaiji tersenyum

“Ranvi, jika ada seorang gadis yang kamu sukai maka katakan saja pada bibi” tak lama kemudian Ranvi memasuki kamarnya dan melihat foto Gunjan yang disembunyikannya dibalik bantalnya, Ranvi hanya bisa memendam perasaannya pada Gunjan sambil memperhatikan foto Gunjan, di lain sisi Gunjan sedang bermain dengan pesawat udara di dalam kamarnya,

Gunjan merasa senang karena sebentar lagi keinginannya terkabul, tak lama kemudian ketika Gunjan dan Bansuri sedang menunggu kabar dari Baldev, Baldev datang dan Bansuri segera menanyakannya apakah mereka telah siap untuk Gunjan atau tidak ? Baldev hanya terdiam seribu kata

Penulis : Sally Diandra

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *