by

Sinopsis Uttaran ANTV Sabtu 26 Maret 2016 – Teror Vans Palsu Kepada Veer

-Debroo-93 views

Debroo.com. Sinopsis Uttaran Sabtu 26 Maret 2016 – Sinopsis Uttaran Sabtu 26 Maret 2016 – Teror Vans Palsu Kepada Veer. Bagi broo sekalian yang tadi sore tidak sempat melihat atau menyaksikan tayangan Uttaran ANTV 26 Maret 2016, jangan kuatir meskipun hanya sinopsis semoga bisa bermanfaat supaya tidak tertinggal dengan cerita Ichcha dan Tapasya.

Sinopsis Uttaran ANTV 26 maret 2016
Sinopsis Uttaran ANTV 26 maret 2016

Tapasya memakai pakaian pengantin dan perhiasan milik istri pertama Rathore yang bernama Malvika, Rathore masuk kamar dan melihat Tapasya. Tapasya pun bertanya tentang pendapat Rathore yang terlihat terkejut dengan ulah Tapasya

“bagaimana penampilanku apakah aku terlihat cantik?, bukannya mendapat pujian justru Rathore marah besar dan menyuruh Tapasya membuka semua barang milik Malvika yang pakai, Rathore melepas paksa gelang Malvika dari tangan Tapasya

Tapasya shock lalu menanyakan tentang bagaimana Malvika meninggal namun Rathore yang sangat marah mengatakan Malvika sudah meninggal dan jangan mengungkit masa lalu , Rathore pergi meninggalkan kamar sementara Tapasya merasa kecewa dengan reaksi Rathore, Daijja datang untuk menenangkan Tapasya

Sementara itu, Ichcha juga terlihat sedih, menghadapi masalah yang terus datangt tiba tiba Veer menelpon Ichcha dan mengucapkan selamat ulang tahun , Ichcha bertanya apakah Veer akan pulang besok

Veer mengatakan bahwa di hari ulang tahun Ichcha dia tidak bisa menemaninya dan dia tidak bisa pulang, Veer juga menanyakan dimana HP Ichcha karena dia sudah mencoba menelpon berulang kali namun tidak dijawab,

Ichcha mengatakan dia tidak tau dimana dia meletakkannya mungkin saja HP nya hilang, Veer berkata aku akan memberikan HP baru untukmu sebagai kado Ulang tahun dan akan sudah mengirimkan sebuah hadiah untukmu.

Keesokan harinya Ichcha sudah bersiap dengan Mukta menuju rumah Damini, dia menerima sebuah hadiah dan berfikir kalau Veer yang sudah mengirimkannya, Ichcha membuka hadiah yang berisi saree dan ada Surat yang berbunyi kita akan merayakannya nanti sore.

Jogi Thakur mengatakan kepada Damini dia sudah menceritakan semua tentang Mai kepada Damini dan kini harapan satu satunya mereka adalah Veer, Damini mengatakan Veer akan kembali nanti sore

Ichcha keluar dari kamarnya, Vansh Palsualsu mengucapkan selamat ulang tahun dan memberi bouqet bunga kepada Ichcha namun Ichcha tidak mengambilnya dan meninggalkan Vansh Palsualsu.

Mai mengatakan dia dan Chanda akan pergi ke acara Pravachan , Baba dan dadaji mengatakan mereka akan pergi ke luar untuk urusan pekerjaan, namun baba khawatir meninggalkan Ichcha dan anak anak di rumah dengan Vansh Palsualsu, Ichcha mengatakan dia dan anak anak akan pergi ke rumah Damini

Daija membujuk Tapasya untuk sarapan namun Tapasya mengatakan tidak mau makan jika Rathore tidak mau sarapan bersamanya, Rathore datang Tapasya mengajaknya sarapan namun Rathore masih marah dan meninggalkannya masuk ke dalam

Ichcha merayakan ulang tahun di rumah Damini dan memotong kue ulang tahun buatan ibunya, Damini menanyakan apakah Ichcha sudah memberitahukan tentang Vansh Palsualsu kepada Veer? Ichcha menjawab Veer akan pulang sore ini dan dia akan mengetahui semua itu semoga Veer bisa mengusir lelaki yang mirip dengan Vansh tersebut.

Ichcha menunjukkan saree yang dia fikir pemberian dari Veer kepada Damini, Damini menyuruh Ichcha meninggalkan Kanha dan Mukta bersamanya hari ini, Ichcha mengatakan Veer akan kembali jadi dia harus segera bersiap siap

Ichcha pulang ke rumah dan dikejutkan dengan dekorasi rumah yang sangat Indah, bunga berjatuhan dari atas dan Ichcha melihat seorang pria berdiri , Ichcha langsung memeluknya dan mengatakan I Love karena Ichcha berfikir kalau lelaki itu adalah Veer

Lelaki tersebut menoleh dan ternyata dia adalah Vansh Palsu sehingga membuat Ichcha sangat terkejut dan mulai ketakutan, Vansh Palsu mengatakan aku tau hanya ada diriku di dalam hatimu, Ichcha menyuruh Vansh Palsu untuk menjauh darinya,

Vansh Palsu mengatakan dialah yang menghadiahkan saree ini dan mendekor seisi rumah hanya untuk ulang tahun Ichcha, Ichcha ketakutan dan berteriak memanggil mai baba dadaji , Vansh Palsu mengatakan di rumah tidak ada orang hanya mereka berdua,

Veer akhirnya kembali ke rumah dan mengatakan Ichcha aku datang dengan gembira sambil membawa Bouqet bunga, Vansh Palsu mencoba mendekati Ichcha namun Ichcha mendorong tubuh Vansh Palsu dan akhirnya dia memeluk tubuh Veer yang baru saja datang, Veer lalu mengucapkan selamat Ulang tahun dan memberikan Bouqet bunga untuk istrinya namun suasana yang harusnya romantis tiba tiba berubah karena si Vansh Palsu keluar , Veer dan Vansh Palsu saling melihat sehingga Veer sangat terkejut

Vansh Palsu mengatakan kepada Veer kalau dirinya dalah Vansh yang asli, Veer tidak percaya sambil berkata bagaimana bisa bukankah mereka sudah melakukan upacara kematian / kremasi / pembakaran jenazahnya lalu bagaimana mungkin semua ini terjadi?

Ichcha menyuruh suaminya untuk segera mengusir Vansh Palsu dari rumah mereka, Vansh Palsu meyakinkan Veer kalau dia adalah Vansh, saat musibah itu terjadi dia selamat dan jenazah yang mereka bakar/kremasi adalah jenazah orang lain yang mirip dengannya, Vansh Palsu kembali mengingatkan Veer tentang kejadian di rehab center

Veer lalu berjalan menhampiri Vansh Palsu dan memelukanya sambil mengatakan kau adalah Vansh kakakku, Ichcha sangat terkejut melihat reaksi Veer yang ternyata malah mempercayai Vansh Palsu, Ichcha mencoba menjelaskan kalau dia bukanlah Vansh karena wajahnya saja yang mirip dan tujuan laki laki tersebut datang kemari untuk mengambil keuntungan dari keluarga mereka namun Veer sudah percaya,

Tapasya membawa secangkir kopi dan perhiasan milik Malvika lalu meletakkannya di atas meja , Tapasya menyuruh Rathore untuk meminum kopi dan meninggalkannya di kamar, Rathore melihat perhiasan Malvika dan menangis, Tapasya melihat semua ini lalu mengatakan ternyata Rathore lebih mencintai Malvika dari pada dirinya

Baba mengatakan kepada Veer “aku berfikir kalau kau yang akan memberi penjelasan kepada Mai tapi kini kau sendiri malah mempercayainya” Baba mengatakan “dia bukan Vansh karena kau sendiri yang dulu mengabarkan berita Vansh meninggal pertama kali sebelum kami mengetahuinya”

Mai datang dan mengatakan Vansh sudah kembali Veer juga mempercayanya dan mengatakan aku merasa dia adalah Vansh Mai bahagia karena kedua puteranya kini sudah ada bersama dengannya kembali,

Veer lalu mengatakan kita akan berbicara lagi nanti, Ichcha mendengar semua pembicaraan ini dan berfikir ada yang janggal dan merasa kalau Veer tidak sepenuhnya percaya dengan Vansh Palsu, jika memang dia percaya pasti dia sudah memanggil Vansh dan ekspresinya tidak sebiasa ini

Veer masuk ke dalam kamar dan menutup pintu, Ichcha mengambil koper Veer dan membukanya, Veer mengatakan apakah kau marah kepadaku? Ichcha tidak menjawab dan hanya mengeluarkan pakaian Veer dari koper,

Veer berkata Maaf aku belum secara khusus mengucapkan selamat ulang tahun dan Ucapan doa untukmu, Veer lalu menanyakan dimana Kanha dan Mukta , Ichcha menjawab mereka di rumah Damini dan akan kembali ke rumah sebentar lagi

Veer mengatakan seharusnya aku yang marah kepadamu, Ichcha heran dan bertanya apa alasannya, Veer berkata karena kau tidak menelponku jika kakak Vansh kembali, Ichcha mengatakan untuk apa menelpon karena bagiku ini bukan kabar yang baik,

Ichcha menceritakan kalau dia telalau ketakutan setiap kali bertemu dengan Vansh Palsu, Vansh Palsu bahkan pernah berbicara sangat dekat dengannya dan mencoba berlaku kurang menyenangkan, Vansh Palsu sudah mencoba memotong lengannya, dll, Veer marah dan mengatakan jangan mengatakan apapun jika kau tidak tau kebenarannya.

Veer mengatakan justru aku khawatir dengan Kanha dan Mukta jika mereka tidak kembali ke rumah tepat waktu, Kanha dan Mukta tiba di rumah , Kassa  mengantar mereka ke dalam rumah namun Kanha terjatuh dan paman kassa mengatakan Kanha nakal , kassa menyerahkan Mukta kepada Veer dan mengatakan tadi sopir Jogi Thakur mengantar mereka pulang

Tapasya menuju ke gudang untuk mencari sesuatu petunjuk tentang Malvika, Tapasya menemukan bukti tentang pernikahan Malvika dan Rathore, daijja datang dan menanyakan apa yang dilakukan Tapasya di gudang, Tapasya mengatakan dia mencari bukti tentang masa lalu Rathore

Tapasya menanyakan kepada daijja bagaimana Malvika bisa meninggal dan memintanya untuk menceritakan tentang masalalu Rathore, daijja mengatakan jangan berharap banyak kepadaku karena aku tidak akan mengatakan apapun

Vansh Palsu sedang bermain bola, Mai datang dan menanyakan ada apa? Vansh Palsu mengatakan Aku tidak punya cukup uang untuk membelikan anak anak Veer hadiah, Mai mengatakan kepada Vansh Palsu kau bisa mengambil uang berapa saja yang kau inginkan di kamarku, Dadaji melihat semua ini

Veer sedang memikirkan sesuatu, Vansh Palsu datang dan menanyakan ada apa? Apa yang kau fikirkan? Veer menjawab tidak ada, Vansh Palsu meminta Veer bersiap siap menemaninya karena dia akan pergi membeli hadiah untuk anak anak Veer, Vansh Palsu mendapatkan telepon dan meminta Veer untuk menunggunya di mobil nanti dia akan segera menyusul

Jogi Thakur merasa khawatir karena sampai saat ini dia belum juga mendapatkan telepon dari Ichcha ataupun Veer, Divya menyuruhnya untuk menelpon Veer dan memastikan apakah Veer bisa menangani masalah Vansh Palsu kemudian membawanya ke kantor polisi, Jogi Thakur menelpon Veer dan mengatakan tentang Vansh Palsu kalau dia palsu dan bukan Vansh yang sebenarnya

Veer mengatakan dia adalah saudaraku dan dia bukan Vansh Palsu, Veer meminta Jogi Thakur untuk tidak mencampuri urusan keluarganya ( Vansh Palsu ada di mobil bersama Veer ) , Jogi Thakur sangat terkejut mendengar reaksi Veer dan menceritakannya kepada Divya

Tapasya pergi ke perpustakaan /gudang arsip untuk mencari bukti kematian Malvika dan akhirnya dia menemukannya Veer dan Vansh Palsu pergi ke ATM mengambil uang

Vansh Palsu meminta Veer untuk mengambil uang lebih banyak, Saat Veer keluar dia melihat Vansh Palsu memberikan uang kepada seseorang, lalu Saat Veer menerima telpon Vansh Palsu kembali menghilang, Veer pergi ke mobil dan melihat Vansh Palsu berada disana

Nani mengatakan karena Pushkar dia harus merawat Bayi Ichcha, sementara Tapasya tidak tau entah pergi kemana, Rohini sedang bermain dengan Yuvraj, Nani mengatakan mengapa mereka tidak memikirkan seorang bayi? Rohini mengatakan Pushkar tidak mengatakan apapun

Tapasya akhirnya kembali ke rumah, Tapasya menunjukkan sebuah berkas yang dia temukan di dalam arsip, Tapasya menunjukkan berita ternyata istri Rathore Malvika meninggal karena musibah kebakaran, Nani terkejut daijja datang dan mengatakan kini Tapasya sudah mengetahui semuanya

Mai bersedih, Vansh Palsu datang dan menanyakan ada apa? Mai mengatakan Ia sedih karena sebenarnya Ichcha masih bertatus istrinya namun dia kini juga adalah istri Veer, Vansh Palsu mengatakan Dengan berkat Mai dia menginginkan Ichcha kembali

Di tengah Malam chanda melanjutkan aksinya mencuri beberapa perhiasan dan uang di kamar, Vansh Palsu melihat kejadian ini

Veer berada di kamar dan Ichcha sedang tidur, Veer berfikir siapa sebenarnya yang sedang menerornya lewat telepon dan apakah pantas menyembunyikan semua ini dari Ichcha, Ichcha terbangun dan menanyakan ada apa Veer? Apa yang sedang kau fikirkan?,

Veer menjawab tidak ada, Ichcha meminta Veer berjanji atas namanya namun Veer mengatakan mengapa harus berjanji untuk alasan kecil, Ichcha kembali meminta Veer berjanji atas nama Mukhta dan Kanha jika dia tidak sedang menyembunyikan sesuatu, Veer lalu memutuskan mengatakan semua kepada Ichcha

Veer mengatakan Aku sudah berbohong, Ichcha heran dan mengatakan berbohong? Untuk apa? Veer menjawab sebenarnya saat aku di perjalanan pulang ke rumah kemarin ada seseorang yang menelponku dan mengancam agar aku mempercayai semua hal yang dikatakan Vansh Palsu jika tidak dia akan mengancam keselamatan kalian, tentu saja aku tidak ingin terjadi apa apa dengan keluargaku

Veer mengatakan Vansh Palsu adalah seorang kriminal yang baru saja keluar dari penjara dan dia tidak segan untuk menyakiti siapapun termasuk anak anak, Aku sangat khawatir kepada Kanha Mukta juga Ichcha

Ichcha mengatakan kita harus melapor ke polisi karena Mai menganggap dia seperti anaknya sendiri, namun Veer mengatakan jangan terburu buru, Veer meminta Ichcha untuk berpura pura percaya kepada Vansh Palsu kalau dia adalah Vansh dan meminta Ichcha untuk tidak memberitahukan kepada siapapun tentang hal ini, Veer sangat yakin kalau ada dalang di balik munculnya Vansh Palsu dan dia akan segera mencari tahu

Vansh Palsu menelpon Chanda dan meminta pendapatnya bagaimana cara untuk membuat Ichcha kembali padanya, Chanda mengatakan mengapa aku harus membantumu karena akupun tidak percaya kalau kau adalah Vansh,

Vansh Palsu mengancam Chanda kalau dia akan memberitahukan kepada semua orang kalau Chanda mencuri uang dan perhiasan di tengah malam, Chanda takut lalu menanyakan sebenarnya apa maumu? Vansh Palsu mengatakan aku hanya butuh saran untuk membuat Ichcha kembali kepadaku lagi, Chanda lalu mengatakan mungkin kau harus memberikan Ichcha hadiah

Damini berdoa kepada Tuhan agar semua baik baik saja karena sampai saat ini pun Veer Ichcha tidak menelponnya sama sekali, Jogi Thakur dan Divya datang lalu menceritakan tentang Veer yang sudah mempercayai kalau Vansh Palsu adalah saudaranya ,

Damini mulai khawatir dan mengatakan aku akan berbicara dengan Veer namun Jogi Thakur mengatakan jangan dulu karena dia pun masih belum yakin dengan perkataan Veer kemarin karena Veer berbicara kepadanya tidak seperti biasanya 😉 Pushkar mendengar percakapan mereka dan berniat melaporkannya kepada Nani

Kassa membahas tentang Vansh bersama dadaji , sebelum kassa  melanjutkan perkataannya baba umed sudah marah Kepada kassa karena mempercayai kalau Vansh Palsu adalah Vansh namun dadaji menyuruh Kassa untuk berbicara, Kassa mengatakan karena Vansh sudah kembali. Lagi lagi sebelum Kassa melanjutkan perkataannya Baba umed membentaknya dan mengatakan dia bukan Vansh mengapa kau tidak mengerti juga, Kassa mengatakan mereka tidak punya bukti apapun yang membuktikan kalau dia bukan Vansh, dan karena Vansh sudah kembali mereka harus memberikan segala sesuatu yang seharusnya menjai hak nya,

Baba umed sangat marah dan mengatakan bagaimana mungkin berbagi sesuatu kepada lelaki asing yang belum diketahui siapa dirinya ?

Vansh Palsu mendengar percakapan mereka dan mengatakan aku tidak menginginkan apapun termasuk harta kalian karena yang aku inginkan hanyalah kepercayaan cinta dan kasih sayang keluargaku yang bisa menerimaku dengan sepenuhnya namun aku masih melihat keraguan dalam diri kalian untuk mempercayaiku sehingga aku terlihat seperti seorang penjahat untuk membuktikan siapa diriku

Vansh Palsu mengatakan aku siap melakukan apapun untuk membuktikan siapa diriku, aku siap jika kalian mengujiku, baba umed melihatnya dan memberikan kertas kepada Vansh Palsu, baba umed menyuruhnya tanda tangan di kertas tersebut dan menulis namanya sendiri, Vansh Palsu mulai ketakutan dan mengingat scene saat dia keluar dari penjara dengan sejumlah berkas, Umed terkejut melihat reaksi si Vansh Palsu

Rathore pulang kerja dan terlihat lelah lalu menanyakan dimana Tapasya kepada daijja, daijja mengatakan Tapasya tidak di rumah, Rathore sangat marah bagaimana bisa Tapasya meninggalkan Yuvraj di rumah sendiri,

Nani datang membawa Yuvraj dan mengatakan aku selalu ada untuk Yuvraj, Nani mengatakan Rathore marah kepada Tapasya tanpa alasan yang adil, Rathore marah kepada Nani dan menyuruhnya untuk tidak ikut campur jika dia tidak mengetahui masalah yang sebenarnya

Rathore meminta Nani untuk menasehati Tapasya agar tidak mencari lagi hal hal yang menyangkut masalalunya, Nani merasa daijja sudah mempengaruhi Rathore karena kini sikap Rathore selalu saja menyakiti Tapasya

Vansh Palsu langsung berlari ke kamar Vansh dengan tergesa gesa sambil mencari kertas / file yang berisi tanda tangan Vansh , Vansh Palsu sama sekali tidak tau bagaimana cara membuat tanda tangan Vansh dan menulis nama Vansh (Aku rasa dia gak bisa baca tulis yaa? Wkwkw ) jika hal ini sampai ketahuan maka berakhirlah sandiwaranya

Rathore masuk ke kamar dan melihat koran yang berisi kejadian yang menewaskan istrinya Malvika, Rathore sangat terkejut frustasi kecewa dan marah becampur menjadi satu, Rathore berfikir Kini Tapasya sudah mengetahui semuanya

Ichcha mengingat kata kata Veer yang menceritakan tentang kebenaran Vansh Palsu, Ichcha menangis karena masalah tak henti henti menerpa rumah tangganya

Tapasya datang ke kamar melihat Rathore, Tapasya menanyakan kapan kau pulang maaf tadi Yuvraj menangis jadinya aku melihatnya, apa perlu aku bawakan teh?, Rathore dengan mood buruk menunjukkan koran tersebut kepada Tapasya dan mengatakan apa ini?

Tapasya mengatakan dia sudah pergi ke perpustakaan arsip , Rathore sangat marah dan menanyakan mengapa kau melakukan ini? Bukankah aku sudah menyuruhmu melupakan semua tapi kau sengaja mencari tentang kebenarannya apa kau berfikir kalau aku ada campur tangan dengan tragedi itu? Rathore sangat kecewa, Tapasya mengatakan maaf

Rathore memegang tangan Tapasya dengan keras dan mengatakan aku sudah menyuruhmu melupakan apa yang ingin aku lupakan, Tapasya mengatakan aku terluka lalu melepas tangan Rathore,

Rathore kembali mendorong tubuh Tapasya ke dinding dan mengatakan apah kau melihat aku seperti seorang pembunuh? Tapasya menangis dan meminta maaf, Rathore kehilangan kendali lalu berkata aku selalu katakan kepadamu jangan mengungkit masalalu , biarkan masalalu menjadi masalalu,

Tapasya ketakutan dan terus menangis sambil meminta maaf, Rathore lalu tak kuasa menahan emosinya dan meninggalkan Tapasya yang menangis sendiri di kamarnya

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *