by

Bahaya!!! Jangan Menyimpan Telur Di Pintu Kulkas

-Debroo-45 views

Debroo.com – Mungkin sudah menjadi sebuah kebiasan sebagian ibu rumah tangga jika membeli telur langsung disimpan didalam pintu kulkas. Tapi, setelah membaca artikel lebih baik jangan simpan telur di pintu kulkas. Kenapa?
ndokmu1Tahukah anda ternyata telur segar masih rentan terhadap perubahan suhu. Pintu kulkas adalah bagian paling hangat dari keseluruhan bagian kulkas. Selain itu, temperatur pada pintu kulkas berfluktuasi, terutama ketika kulkas dibuka. Itulah sebabnya jangan simpan telur di pintu kulkas.
Telur lebih baik disimpan di bagian lain di dalam kulkas, yang suhunya relatif lebih lebih stabil. Dan, sebelum disimpan, susun dulu telur di dalam karton. Ini bisa membuat telur segar selama 3 – 5 minggu. Hal ini supaya suhu telur tetap rendah, meminimalisir resiko telur terkontaminasi bakteriSalmonella, dan mencegah bakteri Salmonella yang terdapat pada telur untuk berkembang biak.
Apakah bakteri Salmonella itu?
Salmonella merupakan sejenis bakteri jahat yang terkadang ada di dalam makanan termasuk ayam, tomat, guacamole, kacang tanah dan juga ada dalam makanan hewan. Habitat yang subur untuk bakteri ini adalah didalam usus hewan dan manusia yang bisa menyebabkan keracunan makanan. Bila terkena penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella ini, risikonya mungkin menyebabkan kematian. Tetapi begitu, kita dapat melindungi diri kita dari terkena infeksi dari bakteri jahat ini dengan menjaga kebersihan.
Bagaimana memilih serta menyimpan telur?

  • Pilih telur yang utuh serta tidak retak.
  • Hindari membeli telur yang tidak ada tanggal kedaluwarsanya, kecuali Anda yakin bahwa penjual selalu membeli telur-telur yang masih segar.
  • Telur yang lebih besar mempunyai kulit yang lebih tipis dibandingkan telur kecil. Jadi, kulit telur yang tipis lebih besar peluang untuk retak serta rentan terhadap bakteri.
  • Bila ada telur yang kotor serta retak, mencucinya pun tidak membuatnya lebih aman. Lebih aman dibuang.
  • Jangan membersihkan telur serta menyimpannya. Apabila telur dicuci, langsung gunakan serta dimasak. Karena kulit telur yang dicuci tidak hanya hilang lapisan Protective Bloom-nya, tetapi juga pori-pori pada kulit telur jadi lembab, hingga bakteri lebih suka di sana.
  • Simpan telur dalam wadah, tanpa dicuci serta simpan dalam lemari es. Pastikan semua makanan yang ada pada lemari es harus ditutup rapat.
  • Karena kulit telur berpori-pori halus, makanan yang kuat baunya (misalnya durian) bisa mencemari telur. Karenanya lebih aman letakkan telur dalam wadah aslinya.
  • Alasan mengapa menempatkan telur dalam wadah aslinya yaitu ada tanggal kadaluarsa pada wadah itu. Tanpa wadah aslinya, kita tidak tahu tanggal kadaluarsa telur-telur itu.
  • Tanda tanggal kadaluarsa yang tercantum pada paket telur ini berarti baik dalam kondisi telur ini disimpan dalam lemari es. Apabila tidak menyimpannya dalam lemari es, sebaiknya digunakan lebih awal dari tanggal kadaluarsanya.
  • Simpan telur di bagian dalam lemari es, bukan di sisi pintu lemari es. Karena pintu akan sering dibuka-tutup, maka akan ada banyak pergantian suhu disitu. Itu tidak bagus untuk telur.

Jadi, mulai sekarang jangan simpan telur di pintu kulkas lagi agar menghindari kontaminasi bakteri yang dapat mengganggu kesehatan tubuh.
 

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *