by

Ahok Menantang Balik Partai Politik Yang Menggunakan Aset Pemerintah

-Debroo-48 views

Debroo.com . Terkait polemik markas teman Ahok yang menggunakan aset pemerintah DKI, Gubernur Provinsi DKI Jakarta  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menantang balik partai politik yang menggunakan aset Pemerintah DKI Jakarta untuk berkantor.
Markas teman ahokDalam hal ini Ahok menegaskan, tidak akan memindahkan markas Teman Ahok di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, seperti yang disarankan Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat.
“Pak Djarot (Wakil Gubernur DKI Jakarta) menyarankan markas Teman Ahok pindah, kan hanya saran saja. Kalau disuruh pindah, kalau gitu kantor partai suruh pindah dong karena melanggar etika. Itu lebih parah. Kantor partai sewa langsung dari Pemerintah Daerah (Pemda),” kata Ahok ketika ditemui usai meresmikan Kantor Kelurahan Kenari di Jakarta Pusat, Selasa (22/3).
Lanjut Ahok menegaskan tak ada pelanggaran hukum dalam proses sewa kantor Teman Ahok oleh pihak ketiga. Teman Ahok mendiami rumah di kawasan Pejaten yang disewa oleh Cyrus Network kepada PT Griya Berlian sejak 2014 selama dua tahun. CEO Cyrus Hasan Nasbi mengamini pembayaran sewa telah lunas dengan harga sekitar Rp150 juta pertahun.
“Kalo Pak Djarot merasa ini etika yang dilanggar, kalo gitu Pak Djarot suruh kantor PAC (Pimpinan Anak Cabang) PDIP pindah dulu dong. Itu kan melanggar etika karena perasaan. Kalau aturan kan tidak ada yang dilanggar,” katanya.
Sementara itu, menurut Ahok, kantor parpol bisa tak dipindah karena ada audit resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Audit tersebut dapat menunjukkan kejelasan pembayaran sewa dan kontrak yang diteken antara pemerintah dengan partai.
Sumber : cnnindonesia.com

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *