by

Inilah Scene Adegan Haru Pertemuan Ichcha dan Veer di Airport yang bakalan bikin kamu nangis

-Debroo-222 views

Debroo.com. Inilah Scene Adegan Haru Pertemuan Ichcha dan Veer di Airport yang bakalan bikin kamu nangis. hehe, tentu pensaran dengan Serial Uttaran bukan, sebelumnya Debroo.com telah memberikan Sinopsis Uttaran 176 ANTV, yang secara garis besar menceritakan pertemuan antara Ichcha dengan Veer di Airport.

Adegan Pertemuan Ichcha dengan Veer di Uttaran Episode 176 ANTV
Adegan Pertemuan Ichcha dengan Veer di Uttaran Episode 176 ANTV

Nah, sekarang Debroo akan berikan Scene Adegan Haru Pertemuan Ichcha dan Veer di Airport yang bakalan bikin kamu nangis.

Ichcha tiba di dalam Airport dengan perasaan cemas mencari keberadaan Veer, Ichcha berteriak ” “Veeeerrrr” , tiba tiba Veer yang sedang menunggu pemeriksaan tiket mendadak seperti mendengar suara Ichcha.

Veer menoleh namun tidak dapat melihat Ichcha, Akhirnya Ichcha melihat Veer yang sedang berdiri di dekat security masuk dan Ichcha kembali berteriak ” Veeeeerr ”

Kini Veer dan Madhura menoleh ke arah Ichcha yang berdiri di kejauhan sambil memegangi perutnya yang membesar dengan gaun hamil berwarna putih sambil sesekali menghapus air matanya.

Veer mulai terharu dan perasaanya berkecamuk antara bahagia dan sedih karna kini Ichchanya berada di tempat itu dan dia sedang tidak bermimpi , Veer mulai berjalan dengan diiringi Background song Tuhire Tuhire Terebena Mai Khaisye Jiyun dan Menshoot wajah Veer.

Ichcha juga mulai berjalan perlahan diiringi lirik Ayire Ayire hum tere liye dan kamera menshoot wajah Ichcha, mereka berjalan menghampiri satu sama lain dengan efek slow motion diantara beberapa orang di airport yang terlihat sibuk dengan Efek Ultra motion

Akhirnya Ichcha dan Veer berdiri berhadapan sambil memandangi satu sama lain sambil meneteskan air mata sementara kamera memutari wajah mereka berdua , Veer melihat Ichcha menangis dan menghapus air matanya dan saat lirik saubar bulaye ke saubar ahoon akhirnya mereka berpelukaaaaaann.

Lalu menangis dalam pelukan dekapan veer yang kemudian mengecup lembut rambut Ichcha dan Ichcha mengecup lembut lengan veer, setelah beberapa saat Veer menghapus air matanya serta melepas pelukannya untuk melihat wajah Ichcha yang masih menangis terharu.

Veer memegang wajah Ichcha dan menghapus air matanya lagi sambil menggelengkan kepalanya mengartikan Jangan menangis, sementara Madhura menyaksikan adegan ini dan merasa terharu kemudian menghapus air matanya sambil tersenyum

Veer dan Ichcha tersenyum haru dan Ichcha mengarahkan tangan veer yang masih memegang wajahnya ke arah perutnya yang membesar dengan maksud memberitahukan veer kalau dia sedang hamil besar, Veer berlutut ala pangeran dan meraba perut Ichcha dengan perasaan bahagia.

Lalu Veer mencium tangan Ichcha sambil terus meraba perut dan memandangi wajah istrinya, Ichcha sangat bahagia , sementara di sisi lain Damini terlihat terharu dan jogi terlihat bahagia , mereka sudah tiba dan berdiri di samping menyaksikan bertemunya veer dan Ichcha kembali.

Veer menyadari keberadaan Damini dan Jogi lalu mendatanginya lalu berkata Maafkan Aku Ibu, Damini mengatakan Jangan Veer, Tuan Thakur sudah menceritakan semuanya, kau tidak perlu meminta maaf karna kami sudah melupakan semua yang terjadi

Damini mengatakan “saat itu aku menelponmu hanya untuk mengabarkan berita kehamilan Ichcha”, Veer merasa bersalah dan mengatakan sekali lagi “maafkan aku ibu”, Jogi melihat veer dan berkata “Apakah kau mau melihat Istrimu berdiri disana terus?”

Veer tersenyum lalu Jogi menyatukan tangan Veer dan Ichcha sambil mengatakan “kemarin tangan Ini pernah terlepas dari tanganmu”, Veer menjawab “Iya kemarin tangan Ichcha sudah terlepas dariku namun aku tidak akan membiarkan hal ini terjadi lagi karna aku tidak tau apakah aku bisa hidup tanpa Ichchaku”

Ichcha tersenyum, lalu Veer melihat Madhura dan memperkenalkan kepada mereka, Veer berkata “ini Madhura di bekerja di kantorku dan dia sangat baik dan selalu menoba mencegahku pergi ke Amerika, dia selalu membicarakan tentang keajaiban dan harapan serta memberiku dukungan positif dan percaya kalau veer dan Ichcha akan bersama kembali akhirnya keajaiban itu terjadi saat ini”

Veer mengatakan kepada Damini “apakah aku boleh membawa Ichcha pulang ke rumah?” Namun Damini menolak, semua terkejut namun Damini melanjutkan perkataannya “aku tidak mau melepas putriku dari airport tapi harus dari rumahku”,

Akhirnya semua lega dan Damini mengatakan kepada veer “apa kau mau datang ke rumah?” Veer menjawab “tentu saja Ibu”

Tiba tiba Jogi mendapat telpon dari Divya dan dia menyingkir sebentar untuk menerima telpon, Madhura mengucapkan sampai jumpa kepada Ichcha karna dia harus kembali ke kantor, Jogi menjawab telpon dari Divya yang menanyakan “bagaimana hasil check up” lalu jogi menjawab “dia akan kembali lagi nanti”

Damini menghampiri Jogi dan meminta maaf namun Jogi memotong pembicaraan Damini dan mengatakan “kau memang benar Damini dan kau tidak perlu meminta maaf karna bagiku kebahagiaanku hanyalah melihat anak anak ku bahagia”.

Damini menjawab “pada hari itu aku sudah terlalu banyak bicara namun aku tetap tidak bisa melupakan kalian berdua (divya dan jogi) karna kalian sudah seperti keluargaku, dan aku tidak lupa anda sudah memberikan banyak kasih sayang dan cinta kepada Ichcha sehingga Ichcha bisa menemui kebahagiaan di hidupnya, jika bukan karna anda Ichcha tidak akan bertemu veer disini maka andalah yang bertanggung jawab untuk kebahagiaan Ichcha dan jika kalian menginginkan aku akan bekerja lagi sebagai pembantu”

Jogi menjawab “Damini kau sudah sangat mandiri jadi aku rasa kau tidak butuh dukungan orang lain lagi, setelah semua yang di katakan Divya padamu, masalah veer dan Ichcha, dan kini bahkan kau bisa mengurusi Ichcha dengan baik jadi aku rasa kau sudah tidak membutuhkan dukungan siapapun, Aku tidak ingin kau kembali menjadi pembantu dimanapun, aku tidak mau membawamu kembali ke rumah karna tidak ingin membuatmu menderita, aku ingat saat masih kecil aku selalu meminta Ichcha untuk terus berani berjuang namun kini aku bangga karna apa yang tidak bisa dilakukan oleh tapasya bisa dilakukan oleh Ichcha dengan baik, dan aku ingin melepaskan damini dan Ichcha dari hubungan pembantu-majikan selama lamanya sebab itulah aku selalu berdoa agar kau tidak membutuhkan Tuan dan Nyonya Thakurmu ini lagi namun kapanpun kau membutuhkan bantuan kami akan selalu ada untukmu

Damini menangis dan memegang tangan jogi lalu menyentuh kakinya dan berterimakasih.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *