by

Gempa 8,3 SR Guncang Mentawai Getaran Terasa di Nias Selatan

-Debroo-52 views

Debroo.com. Gempa 8,3 SR Guncang Mentawai Getaran Terasa di Nias Selatan. Gempa berkekuatan 8,3 SR mengguncang kawasan Kepulauan Mentawai Sumatera Barat.

Gempa 8.3 SR Guncang Mentawai
Gempa 8.3 SR Guncang Mentawai

BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut berpotensi tsunami. “Gempat berpotensi tsunami, info ini untuk diteruskan ke masyarakat,” tulis Kepala BNPT Sutopo Nugroho mengutip penjelasan BMKG.
Dari data BMKG, gempa tersebut terjadi pukul 19.49 WIB. Posisi gempa di 5,16 Lintang Selatan dan 94.05 Bujur Timur atau 682 km Barat daya Kepualauan Mentawai. Gempa berada di kedalaman 10 km.
Laporan wartawan KompasTV di Nias Selatan, Sumatera Selatan, mengatakan gempa sempat dirasakan di sana. Warga sempat panik dan mencoba tenang. Belum ada laporan korban jatuh dan kerusakan bangunan akibat gempa. Aliran listrik dilaporkan masih menyala.
Goncangan gempa yang terasa beberapa detik tersebut, sempat membuat warga panik. Mereka secara berkelompok memilik keluar dari rumah dan mencari tahu sumber goncanan gempa tersebut. “Sekitar 2 menit digoyang gempa, warga panik dan keluar dari rumah mereka masing-masing,” jelas Nofri salah satu warga.
Bahkan saat ini, sejumlah warga yang berada di sekitar pesisir pantai di Provinsi tersebut mulai bergerak ke daerah dataran tinggi untuk mengindari terjadinya Tsunami.
“Sudah banyak orang yang di sekitar tepi pantai naik motor maupun mobil ke arah bukit untuk menghindari hal yang tak diinginkan. Mungkin mereka masih trauma dengan peristiwa gempa beberapa waktu lalu,” jelasnya.
Sementara itu, menurut BMKG, sejumlah ilayah di Sumatera antara lain Sumbar, Sumut, NAD, Bengkulu dan Lampung Berpotensi Tsunami
BMKG juga memutakhirkan informasi bahwa gempa yang sebelumnya diinformasikan berkekautan 8,3 SR, diralat menjadi berkekuatan 7,8 SR.
Sebelumnya, BKMG mengumumkan ke masyarakat bahwa terjadi gempa berkekuatan 8,3 SR mengguncang kawasan Kepulauan Mentawai Sumatera Barat. BMKG menyatakan bahwa gempa tersebut berpotensi tsunami. “Gempat berpotensi tsunami, info ini untuk diteruskan ke masyarakat,” tulis Kepala BNPT Sutopo Nugroho mengutip penjelasan BMKG.
Dari data BMKG, gempa tersebut terjadi Selasa (2/3/2016) pukul 19.49 WIB. Posisi gempa di 5,16 Lintang Selatan dan 94.05 Bujur Timur atau 682 km Barat daya Kepualauan Mentawai dengan kedalaman 10 kilometer.
Sekadar info tambahan, Kabupaten Kepulauan Mentawai adalah salah satu kabupaten yang terletak di provinsi Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan UU RI No. 49 Tahun 1999 dan dinamai menurut nama asli geografisnya. Kabupaten ini terdiri dari 4 kelompok pulau utama yang berpenghuni[6] yaitu Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Pulau Pagai Selatan yang dihuni oleh mayoritas masyarakat suku Mentawai. Selain itu masih ada beberapa pulau kecil lainnya yang berpenghuni namun sebahagian besar pulau yang lain hanya ditanami dengan pohon kelapa.
Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan kabupaten kepulauan yang terletak memanjang dibagian paling barat pulau Sumatera dan dikelilingi oleh Samudera Hindia dan merupakan bagian dari serangkaian pulau non-vulkanik dan gugus kepulauan itu merupakan puncak-puncak dari suatu punggung pegunungan bawah laut.
Wartawan KompasTV yang melaporkan dari Padang Sumatera Barat menegaskan gempa terasa kuat di Padang. Warga dilaporkan berhamburan ke jalanan. Ketika gempa terjadi warga langsung menuju ke lokasi yang lebih tinggi seperti di wilayah Karang Putih Padang. Namun hingga berita ini diturunkan warga mulai kembali ke rumah karena suasana sudah aman.
Gempa Bumi di Mentawai ‘8,3 SR’ Jadi Trending Topic Twitter
Semua mata tertuju pada Mentawai, besaran angka gempa bumi 8,3 SR membuat khawatir banyak orang akhirnya jadi trending topic Twitter, Kamis (2/3/2016). Hanya dalam beberapa detik 8,3 SR menjadi trending topic di Twitter peringkat pertama. Gempa berkekuatan 8,3 SR mengguncang kawasan Kepulauan Mentawai Sumatera Barat.
 

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *