by

Ada Apa Dengan Kapolri dan Wakapolri Yang Mendadak Temui Jokowi Malam Ini

-Debroo-29 views

Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Marciano Norman (kiri), Panglima TNI Jenderal Moeldoko (tengah), dan Kapolri Jenderal Sutarman
Kepala Badan Intelijen Nasional (BIN) Marciano Norman (kiri), Panglima TNI Jenderal Moeldoko (tengah), dan Kapolri Jenderal Sutarman

Debroo.com. Ada Apa Dengan Kapolri dan Wakapolri Yang Mendadak Temui Jokowi Malam Ini. Malam ini, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Sutarman datang ke Istana Kepresidenan RI di Jakarta, Jumat (16/1/2015)

Hal tersebut tampak dari Mobil dinas Kapolri Kijang Inova Hitam bernomor polisi 1-00 diparkir di kompleks Istana berjejer dengan dua mobil ajudan Kapolri.
Kehadiran Sutarman telah menarik para wartawan ditengah isu pemberhentian dirinya sebagai Kapolri, hari ini dan akan digantikan oleh Budi Gunawan yang sedang terjerat sanksi hukum oleh KPK.
Tidak lama setelah kehadiran Kapolri, tampak melintas mobil sedan Toyota Camry berwarna hitam bernomor polisi 2-00 dengan iring-iringan pengawalan polisi masuk ke kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 19:35 WIB.
Mobil yang ditumpangi Wakapolri Komjen Badrodin Haiti, terlihat masuk melalui pintu belakang Wisma Negara dan tampak Komjen Pol Badrodin Haiti didampingi 5 ajudan berseragam polri masuk ke dalam kompleks Istana Kepresidenan.
Masih belum diketahui mengapa petinggi Polri itu menyambangi Istana Kepresidenan pada malam hari, mungkinkah berkaitan dengan Budi Gunawan? yang beberapa hari terakhir ini Presiden Joko Widodo atau yang akrab dipanggil Jokowi, memang tengah disibukan oleh urusan perwira tinggi Polri.
Pasalnya calon tunggal Kapolri yang diajukan oleh Presiden Joko Widodo, Komjen Pol Budi Gunawan, sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), meskipun telah ditetapkan sebagai tersangka, namun DPR RI juga memuluskan langkah Budi Gunawan menjadi Kapolri.
Presiden tidak mencabut surat pengajuan Budi ke DPR. Komisi III DPR yang menggelar uji kelayakan dan kepatutan pun akhirnya meloloskan Budi, setelah sempat meminta keterangan Budi soal dugaan kepemilikan “rekening gendut” dan soal penetapan status tersangka. Pada sidang Paripurna, Budi pun kembali di loloskan.
Sejak penetapan status tersangka, Jokowi belum mengumumkan ke publik soal sikap Istana akan pengajuan Budi.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *