by

Sinopsis Uttaran : Kehidupan Ichcha dan Anak-Anaknya – Part 1

-Debroo-342 views

Debroo.com. Sinopsis Uttaran : Kehidupan Ichcha dan Anak-Anaknya. Setelah kematian Vansh, dan terusirnya Tapasya oleh Veer, Ichcha pun akhirnya menikah dengan Veer dan memiliki seorang putra bernama Yuvraj.

 

Sinopsis Uttaran - Kehidupan Ichcha dan Anak-Anaknya - Part 1
Sinopsis Uttaran – Kehidupan Ichcha dan Anak-Anaknya – Part 1

Sedangkan Tapasya, terus menyimpan kebencian yang dalam pada Ichcha, dan menemukan kehidupan baru dengan Raghuvendra Pratap Rathore, dan memiliki seorang anak perempuan bernama Mukta. Ia tetap tidak peduli dengan keluarganya, ia sibuk sendiri dengan kehidupan dan kebenciannya. Ia meninggalkan semuanya.

Anak-anak Veer, Ichcha, dan Tapasya sudah tumbuh besar. Mereka sudah kuliah, dan secara kebetulan kuliah di tempat yang sama. Mereka tidak saling tau jika keluarga besar mereka, sebelumnya, terhubung dalam sebuah ikatan yang unik.

Mukta, anak Tapasya-Raghuvendra, cucu Jogi Thakur, tumbuh menjadi gadis cantik seperti ibunya. Yuvraj, putra Veer-Ichcha, tumbuh menjadi cowok manja yang kekurangan kasih sosok seorang ibu, karena dibesarkan keluarga ayah yang membenci ibunya. Bagaimanapun para orang tua menjaga anak-anak mereka dari masa lalu orangtuanya, sepertinya mereka tidak bisa menjauhkan ikatan masa lalu tersebut menyentuh generasi baru itu.

Yuvraj yang hidup di tengah keluarga Bundela yang berkecukupan, jatuh cinta pada Mukta. Mukta dibesarkan oleh kakek dan neneknya, Jogi dan Divya Thakur, dalam keadaan ekonomi yang sederhana. Mukta adalah sosok gadis cantik yang pintar. Yuvraj yang kurang peduli pada pelajarannya di kampus, selalu berulah untuk menarik perhatian Mukta. Tetapi Mukta justru jatuh cinta pada Aman.

Di sisi lain, Meethi tumbuh sebagai gadis yang sangat mirip dengan Ichcha, bukan hanya kepribadian, tapi juga secara fisik. Meethi diperankan oleh artis yang sama, Tina Dutta. Meethi hanya tau ibunya sudah meninggal dan ia dibesarkan dengan penuh kasih sayang oleh neneknya Damini dan juga saudaranya, Kanha (anak angkat Ichcha). Meethi juga kuliah sebagai junior di tempat Mukta, Yuvraj dan Aman.

Sebelumnya, sebuah peristiwa, tabrakan diri tanpa sengaja, membuat Aman-Meethi saling kenal, kemudian keduanya menjadi teman baik. Mukta dan Meethi juga mulai saling kenal, keduanya merasa cocok. Dua gadis itu mulai saling bersahabat, tentunya dengan kondisi berbeda dari persahabatan dua orangtua mereka sebelumnya. Saat ini, Mukta, putri Tapasya, cucu Jogi Thakur yang menerima “Uttaran/lungsuran pakaian layak pakai” dari Meethi, putri Ichcha, cucu Damini.

Nani/Sumitra Devi yang mengetahui Mukta menerima “Uttaran/ baju bekas” dari Meethi, yang tentu saja ia tau kalau Meethi itu putri Ichcha yang sangat di bencinya, jadi keluar sifat buruknya. Ia mendatangi Meethi ke rumahnya dan memberitau jika Meethi telah dibohongi Damini selama ini, Ibunya masih hidup, ia seorang pembunuh. Meethi sangat shok mendengar rahasia hidup ibunya.

Mukta yang akhirnya tau kalau Nani mendatangi Meethi, jadi cemas jika si Nani mengatakan yang macam-macam dan persahabatan mereka jadi terancam. Ia menelpon Meethi, yang menerimanya dengan suara dingin dan hanya mengatakan jika Nani bukan mengusik persahabatan mereka, tapi justru memberitau tentang ibunya yang telah meninggal dengan cerita macam-macam. Mukta mencemaskan Meethi dan mengajak bertemu.

Nani/Sumitra Devi yang selalu iri melihat kehidupan keluarga Ichcha, ternyata tidak berhenti sampai disitu. Ia mendatangi Mukta yang sedang mensupport sahabatnya Meethi. Nani justru menceritakan tentang persahabatan Tapasya yang baik, dengan Ichcha putri seorang pembantu bernama Damini yang yang tak tau terima kasih. Ichcha merebut segalanya dari Tapasya, hidup orangtuanya, cintanya, semuanya. Nani memperingatkan Mukta, nasib yang sama seperti ibunya juga bisa dialaminya jika bersahabat dengan Meethi.

Meethi semakin shok mendengar cerita masalalu Ichcha ibunya. Sebaliknya, Mukta justru mulai terpengaruh dengan cerita Nani tentang ibunya yang tak pernah diketahuinya. Ia mempercayai semua omongan Nani.

Jogi Thakur, tanpa sengaja mendengar omelan Nani pada Divya saat ia muncul di rumah bersama Mukta, karena Divya bertanya kenapa Mukta terlihat aneh. Nani mengatakan ia menceritakan semunya tentang Ichcha-Tapasya pada Mukta-Meethi.

Jogi yang mendengar pembicaraan tersebut, mencemaskan kondisi Meethi yang telah mendengar cerita bukan-bukan tentang Ichcha dari orang lain, bagaimanapun, Meethi adalah putri Ichcha yang sudah dianggapnya anak sendiri, berarti Meethi juga cucunya, sama seperti Mukta. Ia marah besar pada Nani yang selalu meributkan masalah “Uttaran/barang bekas pakai” itu dari dulu sampai sekarang.

Jogi pun mendatangi rumah Damini. Dari Kanha, Jogi tau jika Damini merahasiakan semuanya dari Meethi, keberadaan Ichcha, juga ayah kandung Meethi. Jogi memberitau jika Meethi sudah mendengar informasi macam-macam tentang ibunya dari orang lain, padahal Ichcha tidak bersalah, kenapa Damini dan Kanha merahasiakan semuanya dari Meethi.

Kanha memberitau tuan Jogi jika pengadilan telah membuat Mayya-nya jadi seorang kriminal dan Mayya melakukan semua itu untuk menyingkirkan masa lalu dari akarnya, untuk melindungi Meethi. Jika mereka menceritakannya, maka semua usaha Mayya Ichcha untuk melindungi Meethi akan sia-sia.

Jogi menyesalkan pilihan Ichcha, Damini, yang merahasiakan kebenaran dari Meethi. Tindakan itu, bukannya membuat masa lalu pergi, tapi sekarang justru masa depan Meethi akan terampas oleh hasutan orang lain dalam situasi seperti ini.

Sementara itu, Mukta jadi memikirkan informasi yang didapatnya dan juga reaksi kakeknya setelah mendengar semua ucapan Nani. Mukta membanting gelas yang dipegangnya. Nani yang mendengar itu, mendatangi Mukta dan kembali meracuni pikiran Mukta tentang cerita Tapasya-Ichcha.

Ditambah kenyataan Aman yang juga memberi perhatian pada Meethi. Ia cemburu. Mata Mukta jadi tertutup dengan perhatian Yuvraj lewat hadia-hadiah yang dikirimnya. Ia mengira semua hadiah yang diterimanya itu dari Aman.

Di pihak lain, Meethi jadi mencari tau tentang ibunya yang dibilang sudah meninggal. Ia mengorek informasi dari Kanha, kapan pastinya ibunya meninggal. Kanha jadi gelagapan, ia memberitau saat Meethi berusia satu bulan. Informasi ini berbeda dengan informasi sebelumnya yang diberikan Anni Damini, ibunya meninggal saat ia berusia satu tahun. Meethi semakin curiga.

Nani merobek-robek foto Tapsya-Ichcha yang masih tersimpan di rumah Jogi Thakur. Divya yang melihat hal itu, mengingatkannya untuk tidak lagi meracuni pikiran anak-anak dengan kebencian. Nani membela dirinya, ia justru dari dulu ingin menyelamatkan keluarga ini, dari penyebab kehancurannya yaitu Damini dan keturunannya. Divya mengingatkan Nani jika ia kehilangan putrinya, Tapasya justru karena longgar dalam pendidikan di rumah. Itu kesalahannya, karena membiarkan pikiran putrinya dihancurkan hasutan orang-orang yang iri dan tak mau berbagi.

Singkat cerita, Damini tidak bisa menutupi semuanya lagi dari Meethi yang sedang mencari tau tentang keberadaan ibunya. Meethi bisa menemukan jejak keberadaan Ichcha justru dari kegugupan Kanha yang coba menyelamatkan Meethi dari jejak masalalu Mayya mereka. Meethi memergoki Kanha menghilangkan data kependudukan tentang akta lahirnya. Kanha tidak bisa mengelak lagi dari menceritakan keberadaan Mayya Ichcha.

Meethi menemui Ichcha di penjara. Ichcha menangis haru melihat Meethi yang merupakan sosok masa mudanya, ia ingin menyentuh putrinya yang sudah 18 tahun tak dilihatnya. Meethi tak sudi, ia begitu marah dan membenci Icha. Ia malu sebagai putri seorang pembunuh.

Damini yang menyusul bersama Kanha, sampai menampar Meethi demi mendengar cucunya itu, tanpa mencaritau kebenaran yang sebenarnya, hanya mendengar hasutan orang, berani menuduh Ichcha macam-macam dan malu menjadi putri Ichcha.

Sinopsis Uttaran : Kehidupan Ichcha dan Anak-Anaknya – Part 2

 

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *