by

SINOPSIS Uttaran Episode 117

-Debroo-91 views

Debroo.com. Pengadilan berlangsung. Icha melihat anaknya dan tersenyum. Sementara pengacara meminta dia untuk mengingat apa yang terjadi dan memberi tahu ke hakim. Icha melihat ke Damini dan Damini mengangguk.

Cerita Uttaran
Cerita Uttaran

Lalu kemudian, Icha bersaksi, malam itu aku melihat Yuvraj Singh Bundela mencoba memperkosa Mukta Rathore. Icha mengatakan itu sambil menangis. Yuvraj terkejut … Umed tenang dan sedangkan Gunwanti merasa marah.

Sisi lain Wisnu berdoa di Shiv Mandir dan Tapasya berdiri di belakangnya. Dia berdoa untuk Mukta bahwa dia memerlukan berkat darinya, dia membutuhkan kekuatan dan keberanian. Wisnu memberikan Tapasya tali pemujaan. Sementara itu Meethi datang dari belakang tapi mereka tidak saling melihat satu sama lain. Tatkala Meethi masuk ke depan untuk berdoa, Tapasya berbalik keluar menemui Rathore.

Lalu Tapasya bilang ke Rathore dan kamu tidak berubah sedikit pun. Rathore mengatakan, kau bilang kau punya sesuatu yang penting untuk dikatakan, bisakah kita bicara di tempat lain? Dan mereka pun pergi.

SINOPSIS Uttaran Episode 117. Di Pengadilan. Icha menangis. Yang Mulia pernyataan apa pun yang aku sampaikan kepada polisi itu, benar. Ujar Icha. Pengacara keberatan dan mengatakan bahwa Yuvi tidak dapat dinyatakan pidana hanya karena pernyataan dari Icha saja. Pengacara itu berkata tentang fakta yang memojokkan Mukta bahwa saksi Icha telah tinggal di rumah Jogi Thakur sejak kecil sampai sekarang dan juga Jogi Thakur Mukta Nana. Jadi ada kemungkinan kebohongan.

Icha pun mengatakan, akankan seorang ibu mencoba untuk melibatkan putrinya dalam kasus yang dibuat-buat ? dan Yuvraj/ Yuvi adalah anak ku sendiri… aku hanya bicara kebenaran. Icha mengatakan, Yuvraj adalah darah daging ku sendiri. Kemalangan apa lagi yang harus dihadapi, bisakah seorang ibu harus melawan anak dan menjadi saksi terhadap dirinya sendiri? Apa ada hal yang lebih menyedihkan dari pada melihat anak sendiri dipenjara? Namun ini demi kebenaran. Dia menangis. Yuvraj pun juga menangis.

Kemudian Mukta dipanggil untuk menjadi saksi. Sementara Icha kembali duduk dengan Damini. Dia menangis, Jogi dan Damini menghiburnya. Lalu pengacara mengajukan pertanyaan pada Mukta mengapa dia pergi ke hotel menemui Yuvraj jam 8:00 malam? Apa tujuanmu saat itu? Mukta mengatakan, aku dan yuvi belajar di perguruan tinggi yang sama dan kami berteman. Pengacara menimpali, apakah seorang teman atau “teman” jika malam-malam janjian di sebuah hotel. Akhir Cerita Uttaran

Mukta mengatakan, malam itu Yuvraj menelepon ku untuk pergi ke hotel. Mukta mengatakan ia membawa ku ke lantai tiga … aku mencoba untuk keluar dari ruangan itu berkali-kali tapi dia menghentikan ku.

Pengacara mengatakan, ia telah menyentuh mu, beritahu kami di mana ia menyentuh mu? Dan mendengar hal yang tak sopan Mukta menjadi marah dan mengatakan apa yang kau tahu? Kamu ingin tau segalanya. Lalu Mukta bicara pada hakim, aku seorang gadis, dan aku pikir dia adalah temanku dan anak dari seseorang yang aku anggap ibuku, aku tak menyangka dia akan berbuat itu padaku. Apakah aku salah?

Sementara Tapasya mengatakan kepada Rathore, aku kembali setelah bertahun-tahun dan aku malu dengan putri ku sendiri, di masa ia sedang mengalami masa sulit aku tidak ada di sebelahnya, aku hanya bisa berdoa untuknya di kuil. Tapasya mengatakan, aku bahkan tidak bisa pergi menemui Mukta hari ini.

Lalu mereka bicara tentang Chanda, Rathore mengatakan, aku melakukan intruksimu soal Chanda. Apakah dia tiba rumah tepat waktu? Tapasya mengatakan, Chanda telah tiba rumah dan karena dia telah kembali, Tej Singh panik. Aku yakin dia merencanakan sesuatu terhadapku, tapi aku tidak takut.

SINOPSIS Uttaran Episode 117. Di pengadilan. Persidangan ditunda 1 jam untuk rehat. Yuvraj datang ke Icha dan mengatakan “Maa”. Icha berbalik. Dia mengatakan, kau ibuku … Maa, Maa, Maa. terima kasih, terima kasih kau telah memberikanku penjara. Yuvi lalu bilang lebih baik tidak memiliki seorang ibu, dari pada memiliki ibu seperti mu. Namun Umed segera menegurnya.

Lalu Yuvi pergi, kemudian berbalik lagi dan berkata, apakah kamu pernah berpikir mengapa anakmu tidak dengan mu, dan suamimu juga tidak denganmu, seluruh keluargamu juga meninggalkanmu? Apakah kau pernah berpikir mengapa? Baiklah akan aku kasih tahu, karena kamu tidak tahu nilai orang yang kau cintai dan kamu tidak peduli kepada orang yang harusnya kamu cintai.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *