by

Sinopsis Beintehaa Episode 163 – Aaliya Pemegang Saham Tertinggi

-Debroo-67 views

Sinopsis Beintehaa Episode 163 – Aaliya Pemegang Saham Tertinggi. Aaliya menghadiri pertemuan Barkath Royale dan memberitahu kepada Surayya dan keluarganya kalau dia siap untuk menerima 51% saham

Sinopsis Beintehaa Episode 163
Sinopsis Beintehaa Episode 163

Semua terkejut mendengarnya, Shaziya menjadi kesal ketika mendengar itu, dia berteriak dan mengatakan “orang tua Aaliya pasti yg merencanakan semua ini, pasti mereka yg meminta Aaliya untuk menerimanya”, mendengar itu,

Aaliya mengatakan “aku melakukan semua ini karena keputusan ku sendiri, aku akan bergabung dengan kalian semua,” kemudian Aaliya menandatangani surat itu, Zain terlihat sangat marah, kemudian Surayya bertepuk tangan dan menghampiri Aaliya,

Surayya mengatakan “WOW, aku sama sekali tidak terkejut dengan keputusanmu”, Aaliya mengatakan “jika ada yg membutuhkan sesuatu, aku berada di ruangan paman Usman”, lalu dia berjalan keluar, sementara Zain dan seluruh keluarganya marah melihatnya,

Aaliya memasuki ruangan Usman, Dia berkata pada gambar Usman “Paman, aku berjanji kalau aku tidak akan mengecewakan mu”,

Surayya berkata pada Zain “aku harus menanggung Aaliya, karena dia aku kehilangan suami dan memakai saree hitam”, Zain mengatakan “aku tidak akan membiarkan Aaliya merusak impian ayah”,

Dimalam hari, Zain masih berada dikantor, dia teringat bagaimana Aaliya menerima saham itu, kemudian Rehan datang dan memberikan file dan meminta Zain untuk menandatanganinya, Rehan mengatakan “Zain, jangan khawatir, Aaliya ada bersama dengan mu”, Zain mengatakan “aku tidak memerlukan siapa pun sekarang, aku tidak akan membiarkan siapa pun ada di antara pekerjaan ku”, kemudian Zain mengucapkan selamat malam dan pergi,

Baca Juga :
Inilah Para Pemain Beintehaa ANTV
Lirik Lagu Beintehaa Soundtrack Serial TV Beintehaa di ANTV
Sinopsis Beintehaa Episode 162 – Harta Warisan Untuk Aaliya

Aaliya memanggil manggil Zara, dia masuk kekamar dan melihat kalau Zara sedang menangis, Aaliya bertanya “mengapa kau menangis?”, Kabeer mengatakan “teman-temannya memanggilnya gila, mereka juga menggoda ku sebagai saudara orang gila, mendengar itu, Zara dan Kabeer mulai bertengkar,

Aaliya menghentikan mereka, Aaliya meminta Kabeer pergi menjaduh, Aaliya menenangkan Zara dan bertanya “Zara, ada apa?”, Zaara mengatakan “teman teman ku menggoda ku tentang ibuku, jadi aku berkelahi dengan mereka, kemudian mereka memanggil ku gila”, Aaliya mengatakan “Zara, ibumu sedang mengawasi kita, jadi kau harus bersikap baik untuknya”?,

Di Pagi hari, Zain dan Fahad sampai di Barkath Royale Hotel, pada saat bersamaan Aaliya juga sampai, melihat Aaliya datang, Zain langsung masuk ke ruangannya, Aaliya memberi salam pada Fahad, Fahad merasa kesal tapi dia membalas salam aaliya, dan ingin pergi, tapi aaliya menghentikannya,

Aaliya mengatakan “aku tahu kakak pasti marah pada ku, aku membawa Rakhi(benang suci) untuk kakak”, Fahad melihatnya, tapi dia tidak mengambilnya dan pergi dari sana, Aaliya merasa sedih, dia teringat bagaimana Fahad mengatakan kalau dia adalah adiknya dan hadiah dari Tuhan, Sinopsis Beintehaa Episode 163

Aaliya masuk keruangan Usman dan berdoa untuknya, kemudian dia berbalik dan melihat kalau Zain telah berdiri di belakangnya, Zain menunjukkan tempat duduknya dan meminta dia untuk tidak berada dekat kursinya, Aaliya bertanya “Zain, mengapa kau berpikir seperti ini?”,

Zain mengatakan “aku tidak ingin kau merusak kedamaian keluargaku, setelah apa yg kau lakukan, aku bisa berpikir apa saja, kemudian dia duduk di kursinya dan mulai bekerja, Aaliya juga duduk di kursinya dan mulai bekerja, Manajer membawa file proposal bisnis dan mencoba untuk menyerahkan pada Zain, tapi Aaliya mengambilnya,

Zain menegur manajer karena tidak membawa salinannya, dan meminta dia untuk tidak mengulangi kesalahannya, Aaliya memberikan berkas tersebut pada Zain dan memintanya untuk membacanya, Zain meminta manajer untuk membawa salinannya,

kemudian dia memintanya untuk mengatur pertemuan di ruang konferensi, Zain berkata dalam hatinya “apapun kau kau rencanakan Aaliya Ghulam Hider, aku akan merusaknya”, Aaliya berkata dalam hatinya “ini adalah kebiasaan lama mu Zain Abdullah tentang kembali menggigit, aku akan merusak rencana mu di ruang konferensi”,

Fahad sedang berada dikamar, Shaziya datang dan bertanya “Fahad, mengapa kau pulang lebih awal?”, Fahad mengatakan “aku merasa kalau pekerjaan ku telah hilang, aku tidak tahu bagaimana Zain akan bekerja sama dengan Aaliya di ruangan ayah”,

Shaziya mengatakan “Aaliya bisa menikmati semuanya sekarang, kau harus meminta Zain untuk menceraikan Aaliya”, Fahad mengatakan “Ayah tidak menyukainya”, Shaziya terus saja mengomel, mendengar itu, Fahad pergi meninggalkannya, Shaziya mengatakan “aku akan bersuha membuat Zain untuk menceraikan Aaliya dengan cara apapun”,

Di Barkath Royal, semua sedang membahas tentang bisnis, Zain menyetujui proposal bisnis tersebut, tapi Aaliya mengatakan “aku tidak setuju”

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *