by

Sinopsis Beintehaa Episode 162 – Harta Warisan Untuk Aaliya

-Debroo-87 views

Debroo.com. Sinopsis Beintehaa Episode 162 – Harta Warisan Untuk Aaliya. Rehan mengatakan “Usman telah memberikan 51% saham Barkath Royale untuk Aaliya sebagai mahar”, semua terkejut mendengarnya, termasuk Aaliya.

Sinopsis Beintehaa Episode 162
Sinopsis Beintehaa Episode 162

Rehan mengatakan “itu yang tertulis disini, Shaziya mengatakan “kau pasti salah”, Surayya mengatakan “aku tidak pernah tahu kalau Usman memberikan mahar itu pada Aaliya”, Shaziya membaca surat itu, Zain mengatakan “mungkin ayah melakukan itu tanpa kita ketahui, Shaziya mengatakan “ini semua pasti rekayasa, Aaliya kau ternyata sangat licik”,

Rehan mengatakan “semua ini adalah kebenarannya, Usman telah memberikan 51% dari hotel Barkath Royale bukan satu satunya, tapi dia juga memberikan 51% dari Barkath Royal termasuk rumah ini”, Surayya terkejut mendengarnya, Surayya mengatakan

“Usman memang sangat murah hati, sehingga Shabana dan Aaliya dengan mudah menjebaknya”, Aaliya mengatakan “aku sama sekali tidak tahu tentang hal ini”, Shaziya mengatakan “kau psati berbohong, sebenarnya kau hanya membutuhkan uangnya”,

Aaliya berkata pada Zain “Zain, aku tidak menginginkan uang itu, aku akan menghapuskan 51% saham itu”, kemudian Aaliya meminta Rehan untuk menghapus surat itu, Aaliya berkata pada zain “aku tidak menginginkan apa apa”, kemudian Aaliya menghampiri Surayya dan mengatakan “selamat tinggal”, lalu dia pergi dari sana, tapi tiba-tiba Aaliya melihat Usman, Usman mengatakan “seharusnya kau tidak kehilangan kepercayaan pada dirimu sendiri”,

Baca Juga :
Inilah Para Pemain Beintehaa ANTV
Lirik Lagu Beintehaa Soundtrack Serial TV Beintehaa di ANTV
Sinopsis Beintehaa Episode 163 – Aaliya Pemegang Saham Tertinggi

Aaliya keluar dari Barkath Villa, dia mulai menangis, melihat itu, Rehan menghampirinya dan mencoba untuk menghiburnya, Rehan mengatakan “Zain telah melakukan satu kesalahan dengan menjadi sangat emosi, dan ini dia melakukan kesalahan lain”,

Aaliya mengatakan “aku tidak memerlukan mahar itu”, Rehan mengatakan “aku berpikir mengapa Usman memberi mu 51% saham, aku tidak pernah bertemu dengan Usman sama sekali, tapi aku bisa membayangkan kalau Usman berpikir jauh di depan, dia telah membuat keputusan yang serius”, kau harus memikirkan lagi, kemudian kau bisa menginformasikannya padaku”, mendengar itu,

Aaliya teringat akan kata kata Usman yang mengatakan kalau tidak harus kehilangan kepercayaannya, Rehan mengatakan “dengan berada di perusahaan, kau bisa mengetahui siapa yang ada di balik semua ini”, Aaliya mengatakan “ketika tidak ada hubungan, apa gunanya semua ini”, Rehan mengatakan “tapi kau bisa melakukannya demi Usman, kau harus membuktikan kalau keputusan Usman membawa mu ke rumahnya tidak salah, aku akan menunggu mu, lalu dia pergi,

Dikamar, Surayya berkata pada Zain “aku sama sekali tidak tahu mengapa Usman memberi 51% saham pada Aaliya, Aaliya pasti menipunya”, kemudian dia melihat Zain hanya dia, Surayya bertanya “Zain, apakah kau baik baik saja?”, Zain mengatakan “aku juga tidak tahu mengapa ayah melakukannya, tapi Barkath Royale adalah impian ayah, jadi aku tidak akan membiarkan Aalilya menghancurkan semuanya”, Sinopsis Beintehaa Episode 162

Dipagi hari, Aaliya, Rehan dan ayah Rehan sedang sarapan, Habeeb melihat Aaliya sedang sedih, dia berdiri untuk pergi, Aaliya bertanya “paman mau kemana?”, Habeeb mengatakan “aku tidak ingin makan”, mendengar itu, Aaliya bertanya “apakah ada sesuatu yang salah dalam makanannya”,

Hebeeb mengatakan “aku merasa kurang baik setelah mencicipinya”, Aaliya mengatakan “aku akan membawanya dan memperbaikinya”, lalu dia pergi kedapur, Rehan mencicipi makannya, kemudian bertanya “mengapa ayah berbohong padahal makanan baik baik saja?”, Habeeb mengatakan “aku ingin melihat Aaliya khawatir setidaknya untuk beberapa waktu, kita harus bisa membuat dia keluar dari masalah ini segera”,

Di Barkath Villa, Surayya menemui Fahad dan bertanya “Fahad, dimana Zain?”, Fahad mengatakan “aku tidak tahu”, Surayya mengatakan “aku masih bingung mengapa Usman memberikan 51% saham pada Aaliya, pada saat itu, Shaziya datang dan mengatakan “Ibu, paman teman ku memiliki posisi yang tinggi di kepolisian, kita bisa mengetahui siapa yang memberi keluhan terhadap ibu atas nama Aaliya”,

mendengar itu, Nafisa menjadi khawatir, kemudian Nafisa mengatakan “siapa pun yang melakukannya, tapi kita melihat kalau itu adalah tanda tangan dari Aaliya, jadi kau seharusnya tidak bicara tentang Aaliya dan membuat ibu semakin pusing”, Surayya berkata pada Fahad “mari kita pergi ke hotel, kita akan melihat apa yang terjadi dengan keputusan Aaliya”,

Di Barkath Royal, semua orang telah berkumpul, tidak lama Aaliya dan Rehan masuk keruangan, Aaliya mengatakan “aku telah mengambil keputusan, aku siap untuk menerima 51% dari saham, Surayya dan semuanya terkejut mendengar kalau Aaliya menerima saham itu

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *