by

Serial Drama India : Sinopsis Beintehaa Episode 125

-Debroo-84 views

Debroo.com – Inspektur berkata “seseorang telah sengaja merusak lift” semua tampak terkejut mendengarnya, Fahad tanya “siapa yang mencoba untuk membunuh ayahku?” Inspektur menunjukkan sebuah jam tangan dan berkata “saya menemukannya di dekat lift.

Sinopsis Beintehaa 125Shaziya menemui Surayya yang sedang dikamar bersama dengan Usman, Shaziya memprofokasi Surayya dan berkata “keluarga Aaliya sungguh tidak tahu malu, mereka kembali setelah dihina. Zain juga hanya merawat mereka bukan ayahnya sendiri, Surayya berkata “aku bahkan tidak bisa bicara dengan Usman ketika dia pergi ke hotel, semua ini karena Aaliya” tidak lama Zain & Fahad dating. Zain berkata pada Usman “ayah, hari ini adalah pertemuan klien di Dubai, kak Fahad telah mempersiapkan presentasinya, kita akan menghandel pertemuan ini secara efisien” Fahad sedih melihat keadaan Usman yang koma dan cuma mampu membuka mata, kemudian diapun pergi keluar.

Zain datang menemui Fahad, Fahad menangis dan berkata “Zain, aku tidak bisa melihat ayah seperti ini” Zain berkata “kita berdua akan membuat ayah kembali, apakah kau bersama denganku?” mereka berdua terharu dan mereka berpelukan.

Zain & Fahad sampai di hotel, Inspektur berkata “aku turut berduka soal kecelakaan yang menimpa Usman, aku akan menemukan pelakunya segera. Zain berterima kasih padanya, kemudian Zain menegur semua staffnya karena begitu ceroboh. kemudian Inspektur mulai melakukan penyelidikan dan berkata “aku akan memberitahu bukti apapun yang saya dapat”.

Dirumah, Shabana sedang bersama dengan Usman dia berdoa utknya, tiba-tiba Surayya datang ke sana dan meminta Shabana untuk keluar. Setelah Shabana keluar, Surayya menarik tangannya dan meminta mereka untuk keluar dari rumahnya, Shabana berkata “aku tau apa yg kau pikirkan, aku akan berbagi duka dengannya”. Lalu Surayya berkata “kau tau alasan soal kesedihan kami, kejadian ini semua karena, Aaliya adalah penyebab kecelakaan ini, Ghulam & Shabana terkejut mendengarn itu, Zain & Fahad yang mendengarnya hanya bisa terdiam, Surayya bertanya pada Shabana “apakah Aaliya tidak mengatakan apa-apa kepadamu?. Zain mengatakan “bu, mengapa ibu berkata seperti itu”, lalu Surayya meminta Zain untuk diam, Surayya mulai menuduh Aaliya, Surayya berkata “semua ini karena Aaliya mendesak Usman untuk pergi kekantor, itulah sebabnya Usman pergi ke kantor dan mengalami kecelakaan. Aaliya yang mendengarnya tampak sedih, kemudian dia beranjak pergi dan Zain mengikutinya.

Dengan raut wajah yang sedih Aaliya memberitahu Zain kalau kantornya telah siap, dia juga mengatakan kalau Zubairlah yang telah merancangnya, Aaliya berkata “aku ingin ayah dapat melihatnya juga, itulah kenapa aku meminta paman untuk pergi ke kantor, Aaliya juga berkata “ayah sangat sayang padaku, tapi semuanya salah aku” Zain yang mendengarnya ikut sedih, lalu dia memeluk Aaliya.

Ghulam mengatakan pada Surayya “kejadian ini hanyalah kebetulan, kalau Usman mengalami kecelakaan di hotel itu”, Lalu Badi phupi berkata “apa yang dikatakan Ghulam benar”. Kemudian Surayya tanya “bagaimana jika kamu yang berada di kursi roda bukannya Usman?” kemudian dia berkata pada Badi phupi “kau berani datang keseni ketika saya mengusir anak mu dari sini karena kesalahannya dua hari yang lalu”. Lalu Badi Phupi tanya pada Zubair “apa yang telah terjadi Zubair?”, disaat Zubair ingin menjelaskan, tiba-tiba Inspektur datang bersama dengan Rizwan, Inspektur mengatakan pada Fahad “kami ingin memberitahukan sesuatu.

Dikamar, Zain yang sedang membujuk Aaliya, tiba-tiba pembantu datang memberitahu pada Zain soal kedatangan inspektur, lalu Zain & Aaliya turun.

Inspektur berkata “seseorang telah sengaja merusak lift” semua tampak terkejut mendengarnya, Fahad tanya “siapa yang mencoba untuk membunuh ayahku?” Inspektur menunjukkan sebuah jam tangan dan berkata “saya menemukannya di dekat lift, Shaziya berkata “sepertinya aku pernah melihat jam tangan itu di tangan Zubair, iya benar ini milik Zubair” Semua orang mendengar itu terlihat terkejut & melihat kearah Zubair. Inspektur berkata “ Dan aku melihat Zubair ada dalam rekaman CCTV, lalu dia menunjukkan kepada mereka, semua orang melihat kalau Zubair memasuki hotel di belakang Usman, dan mereka curiga kalau Zubair yang merusak lift itu, kemudian Usman memasuki lift tersebut, Zain & semua orang marah melihat Zubair, Inspektur berkata “hanya dengan bukti ini, aku tidak bisa menuduh Zubair” tetapi Rizwan berkata kalau Zubair bersamanya di kantor Zain, kemudian dia keluar dan mengatakan kalau dia akan kembali lagi, tetapi dia tidak kembali kemudian kecelakaan Usman terjadi setelah dia pergi.

Zubair mencoba menjelaskan kejadian itu, tapi Zain marah dan memegang kerah bajunya, lalu Zubair tanya “kenapa aku yang ingin mencoba untuk membunuh paman Usman? karena saya menganggap paman sebagai idolaku, aku bisa menjawab semua pertanyaan kalian, Surayya berkata “aku tidak perlu penjelasan darimu, kemudian dia menampar Zubair. Surayya meminta inspektur untuk segera menangkap Zubair, Inspektur mengatakan “tanpa bukti lain dan saksi mata, kami tidak bisa menangkapnya”. Zubair mengatakan “aku tidak memiliki motif untuk melakukan hal itu, Surayya berkata “kamu melakukan ini, karena Usman memergoki kamu sedang tidur bersama Aaliya, dan semua orang terkejut mendengar itu.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *