by

Serial Drama India : Sinopsis Beintehaa Episode 121

-Debroo-54 views

Debroo.com – Serial Drama India Sinopsis Beintehaa Episode 121 – Didepan pintu kamar Shaziya, Zubair datang menemui Aaliya & mengajak Aaliya keluar, Shaziya melihatnya, dia tersenyum licik, dia mengatakan “mereka terlalu dekat, aku harus melakukan sesuatu.

Beintehaa 121Surayya melihat mereka & berkata pada Usman “alasan aku tidak ingin menginformasikan hal ini pada Zain karena aku tahu kalau mereka akan bertengkar, Zain mengatakan “aku membawa Aaliya memang untuk alasan itu, Surayya mengatakan “Aaliya sedang tidur dengan pria lain, semua itu dilihat oleh aku & ayahmu sendiri, Aaliya terkejut mendengarnya, Zain mengatakan “aku juga pernah meragukan Aaliya, mendengar itu Aaliya sedih, Surayya berkata pada Usman “dengar Usman, bahkan Zain juga meragukan Aaliya, kemudian Zain mengatakan “kata-katanya belum lengkap, Zain memegang tangan Aaliya.

Zain mengatakan “aku pernah meragukan Aaliya & Zubair, tapi pemikiranku salah karena aku tdak pernah tinggal di sebuah keluarga bersama dengan sepupuku, meskipun Aaliya memiliki persahabatan dengan banyak orang, dia hanya mencintai ku, tidak peduli apapun yang akan terjadi, aku tidak akan pernah meragukan Aaliya, Usman merasa senang mendengarnya, Usman berkata pada Surayya “Surayya itulah alasan ku memanggil Zain karena hanya seorang suami yang bisa memahami istrinya, kau telah meragukan gadis yang lugu ini, & kau juga telah menampar Zubair, dia membawa budaya yang baik bersamanya, Surayya marah mendengarnya, dia mencoba untuk pergi dari sana, Usman memegang tangannya & mengatakan “ketika anak-anak melakukan kesalahan, orang tua harus memaafkan mereka, tapi ketika orang tua membuat kesalahan, apa yang harus orang tua lakukan, semua kaget mendengarnya, Shaziya mengatakan “ibu tidak bisa meminta maaf, ayah harus memaafkan ibu, Aaliya member tanda pada Zain agar tidak membiarkan Surayya meminta maaf padanya, kemudian Zain mengatakan “ibu tidak akan meminta maaf, aku yang akan meminta maaf untuk Aaliya, Aaliya tolong maafkan ibuku, Aaliya terharu melihatnya, sementara Surayya merasa marah & pergi dari sana.

Zain yg sedang berada ditempat kerja, tiba-tiba Aaliya menelponnya, Zain mengatakan “aku akan memanggil pacarku, aku akan memintanya untuk mencium aku, Zain juga mengatakan “istriku sangat licik, dia tidak mau menciumku, jadi aku memanggilnya untuk menciumku, Aaliya merasa cemburu & mengatakan “aku akan pergi ke Bhopal jika kau menyiksaku seperti ini. Zain mengatakan “kapan kau akan pergi?, Aaliya mengatakan “Oh, aku akan pergi ke toko pisau Babban & akan mendapatkan pisau yang besar untuk membunuhmu, Zain terkejut mendengarnya, lalu Zain mengatakan “bagus, berikan padaku alamat toko itu, Aaliya terkejut mendengarnya.

Shaziya menelpon Gowhar & mengatakan “Barkath selalu aku gunakan untuk memberikan ku uang sebanyak 2 lakhs setiap minggu, tapi dia telah pergi dari rumah karena Aaliya, Shaziya menjelekkan Aaliya, tiba-tiba Aaliya datang, Shaziya kaget melihatnya, kemudian Shaziya mulai memuji Aaliya, Aaliya mengatakan “aku mendengar semua percakapan, bagaimana bisa kau begitu licik, apakah kau mulai memainkan permainan yang aneh lagi, aku akan memberitahu ini pada kak Fahad, Shaziya terkejut mendengarnya, kemudian Aaliya pergi.

Didepan pintu kamar Shaziya, Zubair datang menemui Aaliya & mengajak Aaliya keluar, Shaziya melihatnya, dia tersenyum licik, dia mengatakan “mereka terlalu dekat, aku harus melakukan sesuatu.
Zubair masih membawa Aaliya keluar dengan memegang tangannya, tanpa sengaja mereka terjatuh ditempat tidur, tiba-tiba Surayya & Usman melihat mereka, Aaliya & Zubair terkejut melihat mereka, Surayya bertanya pada Usman “apa yang ingin kau katakan sekarang? Surayya masuk kedalam, Zubair mengatakan “aku terpeleset & terjatuh dengan Aaliya, belum selesai Zubair berbicara, Surayya menamparnya & meminta Zubair untuk keluar dari rumahnya, Zubair mengatakan “anda salah, Usman meminta Surayya untuk membiarkan Zubair menyelesaikan kata-katanya, Surayya mengatakan “aku tidak ingin mendengar apa-apa karena ini adalah masalah hidup Zain, Aaliya ingin menjelaskan, tapi Zubair menghentikannya, Zubair mengatakan “aku akan pergi dari sini, Zubair berkata pada Usman “aku akan segera keluar dari sini. Dikamar, Zubair sedang membereskan barang barangnya, Aaliya datang & melihatnya, Aaliya terlihat sedih, Zubair pergi.

Ditempat kerja, Zain mendapat telapon dari Usman, Usman menginformasikan tentang kejadian itu, Zain terkejut mendengarnya. Kemudian Zain pulang kerumah, dia terlihat sangat marah, sedangkan dikamar, Aaliya sedang menangis, dia teringat akan kata-kata kasar Surayya pada Zubair, Zain melihat dirinya sedang menangis, Zain mengatakan “ayah telah menelponku & menginformasi semuanya tentang Zubair, Aaliya mengatakan “aku tdak akan melihat Zubair lagi, Zain, aku hanya mencintai mu, aku tidak bisa memikirkan orang lain, Zain memegang tangan Aaliya & membawanya keluar, Aaliya bertanya “Zain, apa yang kau lakukan?, Zain hanya diam, Zain membawa aaliya ke tempat di mana Usman & Surayya sedang duduk dengan Shaziya & Fahad.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *