by

Serial Drama India : Sinopsis Beintehaa Episode 120

-Debroo-277 views

Debroo.com – Serial Drama India Sinopsis Beintehaa Episode 120 – Dipagi hari, Usman & seluruh keluarganya sedang sarapan, Aaliya tersenyum melihat Zain, Zubair menatap Aaliya, mereka berdua mulai berbicara tanpa suara.

Beintehaa

Dipagi hari, Usman & seluruh keluarganya sedang sarapan, Aaliya tersenyum melihat Zain, Zubair menatap Aaliya, mereka berdua mulai berbicara tanpa suara (berbisik), Surayya melihat mereka dia teringat akan kata-kata Barkata (Bobby) yang mengatakan kalau Aaliya & Zubair selingkuh, melihat semua sedang asyik makan pagi, Zain mulai melakukan aksinya dengan menginjak kaki Aaliya, Aaliya terkejut lalu Zain tersenyum padanya kemudian Aaliya membalas Zain, Zain tampak terkejut tetapi Zain membalas kembali dengan menginjak kaki Aaliya kemudian Zain menghindarkan kakinya, Aaliya ingin menginjak kaki Zain, tapi kaki Zain tidak ada, dia merasa kalau kaki Zubair adalah kaki Zain, lalu dia menginjaknya kemudian Zubair terkejut, akhirnya Zubair menyadari kalau Zain dan Aliya bergurau, Suraya heran karena melihat tingkah Zubair yang tersenyum, Suraya menjatohkan sesuatu, kemudian Suraya berpura-pura bungkuk untuk mengambilnya, dia melihat kaki Aaliya sedang menendang kaki Zubair, Surayya terlihat sangat marah, Zubair memberi tanda pada Zubair kalau yang dia tendang itu adalah kakinya, Aaliya merasa malu Zubair senyum pada Aaliya, Surayya marah melihat mereka kemudian dia pergi dari sana, Usman bertanya pada Surayya “mengapa kamu tidak makan, tapi Surayya tidak mendengarkannya dan langsung pergi lalu Aaliya juga pergi dari sana,

Zain & Aaliya masuk ke kamar mereka, Aliya berkata kalau Zain bersikap tidak baik di depan orang, Zain mengatakan “saya sedang panas itulah kenapa saya bertindak seperti itu”, Aliya terlihat sangat marah dan berkata kalau kamu itu hanya pengecut, Zain menarik Aliya & memeluknya, Zain berkata “saya sudah menikah dengan kamu, dan saya dapat berbuat apapun terhadap kamu, dan saya bukanlah pengecut”, kemudian Aaliya memikirkan sebuah taktik untuk menjebak zain, Aliya berkata “saya ingin menantang kamu, jika kau bukanlah seorang pengecut, kamu harus menari di hadapan orang-orang”, namun Zain tidak kehilangan akal, Zain berkata “saya juga akan menantang kamu, setiap kali aku menari kamu wajib mencium saya”, kemudian Zain meninggalkan Aliya.

Dikemudian hari Surayya, Aaliya & aayath sedang membuat makan pagi di dapur, Aliya melihat Surayya tampak sedih, Aaliya menghampirinya & bertanya “apakah kamu sedang tidak dalam keadaan baik, Suraya hanya terdiam, lalu Zain datang dan bertanya pada Surraya “apa yg sedang anda siapkan?, Suraya berkata “saya sedang membuat makanan untuk Barkath”, dan semua terkejut, kemudian Surayya berkata kembali “saya sedang mencoba membuat masakan baru”,disaat itu Aaliya & Zain saling tatap, lalu Zain berkata “pasti masakan tersebut sangat enak”, Aaliya berkata dalam hatinya “aku akan membuat Zain melakukan tantangannya”, Aaliya melihat Aayath dan member kode pada Aayath agar dia memberikan telepon genggamnya, kemudian Aayath memberikannya, Aaliya menghidupkan music supaya Zain menari,setelah Zain melihat itu mulai menari dengan lagu tersebut tariannya sangat lucu, Surayya heran melihatnya, Aayath & Aaliya tertawa melihat Zain seperti itu, kemudian Surayya bertanya pada Zain “apa yang sedang engkau lakukan Zain?” Zain berkata “lagu ini adalah lagu kesukaan aku”, Surayya meminta Aaliya untuk mematikan musiknya, Aaliya mematikannya dan berkata “maaf” pada Surayya, kemudian Zain memberi tanda pada Aaliya untuk menciumnya, Aaliya berkata dalam hatinya “Zain Abdullah sekarang ingin membalasku, kemudian Aaliya memberi tanda pada Zain utk mendekatinya, Zain tidak mau, Zain memberi tanda pada aaliya utk mendekatinya, Aayath melihat mereka dan tersenyum kemudian Aaliyat membuat Surayya beralih pandangan, lalu Aliya mendekati Zain & menciumnya.

Di halaman rumah Usman menemui Surayya & bertanya “apa yang ingin kau bicarakan? Surayya mengatakan “aku merasa kalau Aaliya & Zubair menjadi sangat dekat, Barkath yang memberitahu aku tentang hal itu, tapi aku tidak percaya padanya”, Usman mengatakan “dia adalah Bobby Meer Khan bukan Barkath, Aliya merupakan anak menantu di rumah ini, lalu Usman mengajak Suraya pergi ke makam Barkath,

Di pemakaman, Usman mengatakan “aku datang kesini 2 hari yg lalu, aku meminta maaf padanya karena aku telah membiarkan seorang gadis palsu berada dirumahku, engkau harus memegang kuburan itu”, Surayya mendekati kuburan Barkath dan dia mulai menangis, dia melihat Barkath kecil ada di batu nisan, dia teringat ketika dia bersama Barkath masih kecil, melihat Surayya menangis, Usman menghampirinya dan mencoba untuk menghiburnya lalu Surayya memeluk Usman,

Disisi lain, Bobby berkata pada Meer Khan “Barkath yang sebenarnya sudah ada didalam kuburan, dan saya tetap hidup sebagai Barkath dalam kehidupan Surayya, kemudian Usman berkata kepada mereka berdua “kalian memiliki satu hari untuk melarikan diri sampai aku menghibur anak-anak ku” Usman berkata pada Meer khan “kau telah membunuh anakku”, Barkath meminta Surayya untuk mendengarkan, tapi Surayya memukulnya dan berkata “saya tidak akan percaya bahkan pada suami dan anak-anakku sendiri, saya akan melakukan tes DNA, Usman berteriak kepada polisi “Inspektur, tangkap mereka berdua”, dan para polisi menangkap mereka Bobby & Mer Khan, kemudian mereka dibawa.

Usman & Surayya sampai di rumah, Surayya berterima kasih pada Usman karena telah menghilangkan keraguannya, Usman bergurau dan berkata “sekarang kamu sudah tampak tua”, Surayya tersenyum mendengarnya, Surayya berkata “aku akan menghidangkan makanan untuk mu”, Usman berkata “aku minta pada mu untuk tidak ragu lagi pada Aaliya karena dia hanya mencintai Zain, dan Suraya mengingat kembali kebersamaan Aaliya & Zubair.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *