by

Serial Drama India : Sinopsis Mahaputra Episode 252

-Debroo-78 views

Debroo.com. Serial Drama India : Sinopsis Mahaputra Episode 252. Ratu Hansa sedang mengawasi kegiatan Pelayan didapur. Ajabde pun datang menghampiri ibunya. Ajabde meminta izin pada ibunya, Dia ingin pergi ke tempat temannya.

Sinopsis Mahaputra Episode 252
Sinopsis Mahaputra Episode 252

Hansa Bai mengatakan kepadanya untuk memeriksa dulu apakah makanan telah dimasak dengan baik atau tidak. dan Ratu Hansa juga mengatakan pada Ajabde kalau Pangeran Mahaputra belum makan apa-apa, mendengar itu Ajabde terlihat khawatir dengan Pangeran Mahaputra.

Mereka berdua ingin tahu apakah Pangeran Mahaputra merasa baik atau tidak. Ajabde ingin membuat khichdi untuk Pangeran Mahaputra. Hansa Bai tersenyum melihat Ajabde sedang sibuk dengan pelayanannya untuk mempersiapkan makanan dan kini diruangan makan, semua pria sudah duduk untuk menyantap makanan mereka.

Pangeran Mahaputra memuji aroma khichdi tersebut. Saat itulah Ratu Hansa Bai ingin mengatakan pada Pangeran Mahaputra kalau kitchdi itu buatan Ajabde, namun Ajabde langsung menghentikan ibunya agar tidak mengatakan kepada Pangeran Mahaputra bahwa ia telah membuat khichdi tersebut.

Hansa Bai berbisik pada Ajabde, “Kamu harus makan juga.” Ucap Hansa Bai pada putrinya itu, tapi Ajabde langsung membantah karena ia akan makan besok setelah puja saja. Pangeran Mahaputra mendengarnya dan tidak jadi melahap makanannya.

Hansa Bai mengatakan kepada Uday Singh tentang putrinya yang keras kepala. Uday Singh mengatakan, “Dia sangat mirip dengan Ratu Jaywanta.” Ucap Raja Uday yang tersenyum menceritakan kemiripan antara Ajabde dan Ratu Jaywanta, sedangkan Pangeran Mahaputra hanya terdiam mendengar ucapan Ayahnya.

Di Mewar, Ratu Jaywanta sedang melakukan pemujaan. Saat itulah Ratu Bathiyani datang menghampirinya. Ratu Bathiyani mengatakan kalau ia ingin makan bersama dengan dia hari ini, kemudian Ratu Bathiyani memerintahkan pada pelayannya untuk meletakkan makanan itu diatas meja yang ada didekat mereka.

Kembali ke Bijolia, dimana Mamrak ji masih berada diruang makan bersama Pangeran Mahaputra dan Raja Uday. “Pangeran Pangeran Mahaputra, kenapa kamu tidak makan?” Tanya Mamrat Ji pada Pangeran Mahaputra. Pangeran Mahaputra menjawab kalau ia tidak merasa seperti makan.

“Aku akan makan nanti saja.” Uday Singh dan semua yang lain terkejut mendengarnya. “Kamu memuji makanan beberapa waktu lalu dan sekarang kamu mengatakan Anda tidak lapar?” Tanya Raja Uday dengan heranya pada Pangeran Mahaputra. Sejenak Pangeran Mahaputra menghela nafasnya dan mengatakan pada Ayahnya,

“ya Bajirat, jika makanan yang baik harus dipuji tetapi harus juga dalam keadaan lapar.” Jawab Pangeran Mahaputra yang berusaha tersenyum dihadapan semua orang dan Ajabde langsung memotong pembicaraanya, “orang harus makan pada saat mereka seharusnya untuk makan.” Pangeran Mahaputra hanya diam mendengar ucapan Ajabde.

Mamrak ji langsung mengatakan pada Ajabde kalau khichdi mungkin membosankan, dan mamrat ji terlihat tidak senang kepadanya. Pangeran Mahaputra langsung membantah ucapan Mamrat Ji, Tidak..tidak Mamrat ji, saya suka khichdi tapi saat ini saya merasa tidak lapar.” Semuanya terdiam mendengar ucapan Pangeran Mahaputra, dan Uday Singh terlihat memikirkan sesuatu. Sinopsis Mahaputra Episode 252

Dimewar, Ratu Bathiyani memberitahu alasanya pada Ratu Jaywanta mengapa dia melakukan semua ini. “Kakak dan saya berbagi ikatan pahit tapi kita berpikir sama pada satu masalah untuk kesejahteraan Rana ji dan kemajuan Mewar ini. Aku pikir, aku harus datang pada kakak, dan ingin berbicara dengan kakak tentang hal yang sama.

Aku tahu kamu ingin Pangeran Mahaputra menikah dengan Ajabde. Mengapa kamu terjebak pada permasalahan ini? Kamu tahu itu bisa membawa konsekuensi negatif untuk Mewar di masa yang akan datang.” Ucap Ratu Bathiyani pada Ratu Jaywanta, namun Ratu Jaywanta tidak tertarik mendengarkan apa-apa tentang Ajabde.

Jaywanta menjawab kalau ia telah melakukannya di masa lalu. “mengapa kamu mengatakan itu padaku? Ratu Bathiyani menjawab pertama ia ingin Jaywanta mendengarkan ucapanya dan kemudian barulah dia mengambil keputusan apapun setelah itu.

Ratu Jaywanta setuju untuk mendengarkanya. dan Ratu Bathiyani mulai menghasut Jaywanta pada Mamrak ji. “Mamrat Ji sedang mencoba untuk menghidupkan kembali ikatan lama / perasaan antara Ajabde dan Pangeran Mahaputra. Inilah sebabnya mengapa Mamrat Ji menyuruh Pangeran Mahaputra dan Rana ji untuk datang keBijolia.

Kenapa BIjolia lebih nyaman dari pada Mewar? Ini semua tentang keuntungan Bijolia, kita tidak boleh membiarkan ini. Apakah Mewar akan mampu mempertahankan namanya jika kita tidak menjaga persahabatan dengan Marwar. Siapa yang lebih bermanfaat bagi kita – Bijolia atau Marwar?” Ratu Bathiyani berusaha mengingatkan Ratu Jaywanta.

“Marwar sangat kuat. Jika Pangeran Mahaputra menikah dengan Phool kemudian Mewar kita akan terlindung dari musuh apapun untuk selamanya. Kakak juga tahu bahwa kedua kerajaan sekarang telah berteman dan begitu juga Phool dan Pangeran Mahaputra. Ini adalah waktu yang tepat untuk mendorong Pangeran Mahaputra untuk memilih Phool dan bukan Ajabde.” Ucap Ratu Bathiyani yang masih mencoba menghasut Ratu Jaywanta.

Setelah Ratu Bathiyani pergi, Ratu Jaywanta tampak memikirkan ucapan Ratu Bathiyani. Sedangkan Dibijolia, Uday Singh terlihat mengikuti Pangeran Mahaputra dari belakang. Pangeran Mahaputra mengendap2 ke dapur dan melihat2 dalam wadah makanan.

Hingga akhirnya Pangeran Mahaputra berhasil menemukan makanan dan mengisi dua piring dengan makanan yang berbeda. Uday Singh terus mengawasinya dari tempat persembunyiannya. Pangeran Mahaputra menutup piringnya dengan daun, setelah itu ia segera pergi meninggalkan dapur. Sedangkan Uday Singh terus mengikutinya dari kejauhan.
Sinopsis Mahaputra Episode 252

Saat ini terlihat Ajabde sedang berdiri dibalkon kamarnya sambil menatap langit2 malam. Dia merasa sedih memikirkan Pangeran Mahaputra yang tidak makan apa-apa. Saat itulah Pangeran Mahaputra datang ke sana dan meletakan piring yang berisi makanan itu di atas meja.

Ajabde masih belum menyadari kehadiran Pangeran Mahaputra karena ia masih menatap kearah luar dari balkon. Namun Ajabde terkejut mendengar suara Pangeran Mahaputra yang memanggilnya. Ajabde segera menghampiri Pangeran Mahaputra, dan Dia memarahi Pangeran Mahaputra karena tidak makan makanan yang dimasak olehnya.

Pangeran Mahaputra pun menyuruh Ajabde untuk melihat apa yang sudah ia bawakan, Ajabde bertanya-tanya tentang dua piring yang ada diatas meja itu. Dengan semangat Pangeran Mahaputra langsung membuka penutup piring itu, “satu untukmu dan satu untuk diriku sendiri.” Ucap Pangeran Mahaputra pada Ajabde.

Namun Ajabde langsung menolaknya, “aku tidak bisa makan, Pangeran Mahaputra.” Pangeran Mahaputra tampak kecewa mendengar, “Baiklah aku juga tidak akan makan.” Tutur Pangeran Mahaputra pada Ajabde sambil berdiri dari duduknya, Pangeran Mahaputra hendak melangkah keluar dari kamar Ajabde, namun langkahnya terhenti saat ia sudah berdiri dihadapan Ajabde.

“Aku, Pangeran Mahaputra Singh. Aku juga dapat mengontrol rasa laparku.” Ucap Pangeran Mahaputra, ia ingin melangkah pergi meninggalkan Ajabde, namun Ajabde mencoba menghentikannya agar makan sesuatu. Namun Pangeran Mahaputra langsung mengatakan pada Ajabde, “kita secara tidak langsung sudah menyakiti dewa dengan menahan lapar pada diri sendiri.

Apakah baik untuk menyakiti dewa? Kamu mengganggu Nya dengan tetap menahan rasa laparmu hingga sekarang.” Mendengar Ucapan Pangeran Mahaputra seperti itu, Ajabde mulai tertawa dan membuat Pangeran Mahaputra heran memandang Ajabde yang tertawa. Ajabde berusaha menahan tawanya dan memuji Pangeran Mahaputra, ia merasa terkesan dengan logika atau ucapan Pangeran Mahaputra. Sinopsis Mahaputra Episode 252

Pangeran Mahaputra menatap heran dengan tingkah Ajabde, dan Ajabde menyuruh Pangeran Mahaputra untuk makan bersama. Pangeran Mahaputra tetap diam, Mereka berdua akhirnya duduk untuk makan. Ajabde masih asik berbicara dengan senyumanya, namun Ajabde langsung terdiam ketika Pangeran Mahaputra menatapnya dengan tajam.

Pangeran Mahaputra mulai makan, namun saat makanan itu sudah masuk kedalam mulutnya, Pangeran Mahaputra segera meminum air yang ada didekatnya. Pangeran Mahaputra melirik kearah Ajabde, “Ajabde, cobalah makan yang ini.” Ucap Pangeran Mahaputra sambil menunjuk makanan yang sama ia makan tadi.

Ajabde menuruti ucapan Pangeran Mahaputra dan mulai memakannya, saat itulah Ajabde merasa kepedasan dan Pangeran Mahaputra tampak meliriknya. Ajabde masih merasa kepedasan dan mengatakan kepada Pangeran Mahaputra untuk tidak makan itu lagi.

Pangeran Mahaputra segera menyuruh Ajabde untuk minum. dan saat Ajabde sedang minum untuk menghilangkan rasa Pedasnya, Pangeran Mahaputra langsung tertawa melihatnya dan mengejek Ajabde. Dari balik tirai, Uday Singh tersenyum melihat keduanya.

DiMughal, seorang Prajurit mengumumkan kedatangan Rukaiyya Begum. Ibu Jalal dan Mahamanga terlihat menyambut Rukaiyya di rumah barunya. Rukaiyya Bi melihat sekeliling untuk menemui keberadaan Jalal. Ibu Jalal mengerti maksud dari tatapan Rukaiyya,

“Apa kamu mencari Jalal? Aku akan membuatmu segera bertemu denganya setelah kesibukannya selesai, saat ini dia sedang melakukan beberapa pekerjaan.” Ucap Ibu Jalal pada Rukaiyya, dan Rukaiyya Bi berjanji untuk tidak menimbulkan hambatan dalam pekerjaan Jalal. “Aku akan pergi dan menemuinya dimanapun dia berada.” Tutur Rukaiyya, Ibu Jalal langsung membawanya untuk menemui Jalal yang berada diruangannya.

Setelah mereka pergi, Mahamanga tidak terlihat terlalu bahagia dengan kedatangan Rukaiyya. Kembali kebijolia, dimana Ajabde terus berbicara dengan Pangeran Mahaputra, sementara Pangeran Mahaputra merasa mengantuk. Dia akhirnya jatuh tertidur diatas kasur. dan Ajabde terdiam ketika ia melihat Pangeran Mahaputra seperti itu.
Sinopsis Mahaputra Episode 252

Ajabde langsung menghampiri Pangeran Mahaputra, sedangkan Raja Uday yang masih mengintip memutuskan untuk pergi dari sana. Ajabde mulai meluruskan kaki Pangeran Mahaputra ketempat tidur dengan baik dan menyelimuti Pangeran Mahaputra.

Ajabde beralih keposisi lain untuk menyesuaikan kepala Pangeran Mahaputra di atas bantal, namun kepala Pangeran Mahaputra malah menindih tangannya. Ajabde terjebak sekarang. Ajabde mencoba untuk membebaskan tangannya tapi tidak bisa karena dapat mempengaruhi tidur Pangeran Mahaputra yang sedang tertidur nyenyak. (suasana romantis disertai song prajabpun berumandang). Sinopsis Mahaputra Episode 252

Seekor kelabang terlihat mendekati ke arah tempat tidur. Kelabang itu naik di atas tempat tidur, dan menggigit punggung Ajabde. Ajabde merintih kesakitan akibat gigitan dari kelabang tersebut, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa karena tangannya berada di bawah kepala Pangeran Mahaputra. Ajabde semakin merintih kesakitan, dan keringat mulai bercucuran diwajahnya.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *