by

Serial TV : Sinopsis Mahaputra Episode 227

-Debroo-51 views

Debroo.com. Serial TV : Sinopsis Mahaputra Episode 227. Serial TV Mahaputra Episode 227 dimulai dengan Pangeran Mahaputra yang hendak pergi ke marwar namun Raja Uday mencoba menghentikan Pangeran Mahaputra dan bertanya, “kemana kau akan pergi, Pangeran Mahaputra?” Pangeran Mahaputra menjawab, “Marwar”

Sinopsis Mahaputra Episode 227
Sinopsis Mahaputra Episode 227

Raja Uday hendak protes namun Pangeran Mahaputra segera memotong ucapan ayahnya, “Bajhi Raj, aku akan mencoba memahaminya, karena saat ini kita membutuhkan bantuannya.” Raja Uday langsung menyuruh Ratu Jaywanta untuk menghentikan Pangeran Mahaputra dimana Ratu Jaywanta juga berdiri tidak jauh dari mereka.

Ratu Jaywantapun menghentikannya. Pangeran Mahaputra mengatakan, “aku tidak mengerti, karena aku hanya membutuhkan bantuan bukan kekuatan mereka. Raja Uday mengatakan, “bantuan berarti memaksa bantuan dalam perang, kau hanya perlu konsentrasi dengan pekerjaanmu.”

Tiba-tiba saja salah seorang prajurit datang dan menyampaikan pada Raja Uday, “pandai besi ingin bertemu dengan Anda.”

Hukum singh menunjukkan kemarahan pada Prajurit itu karena sudah mengganggu mereka. Namun Pangeran Mahaputra langsung menegurnya. Hukum singh ji langsung tertunduk, gugup.

Dihutan tampak tubuh Ratan Singh sudah dibawa kedarat, Guru Raghvendra mengatakan kepada kheta ji bahwa ia adalah ratan singh ji (Samant dari Ajmer). Saat Ratan singh diobati, salah Satu siswa menginformasikan kepada guru ji kalau ada pasukan yang datang kemewar.

Ratan singh ji pun sadar dari pingsannya. Ratan singh ji menginformasikan ke guru ji “tidak, itu bukan pasukan bantuan untuk chittor, tapi itu adalah kekuatan Mughal yang ingin menyerang Chittor. Guru Ji menanyakan apa maksud dari ucapan Ratan singh, Ratan singh menceritakan semuanya kalau ajmer sudah dibawah kekuasaan Jalal. Guru ji mengatakan, aku akan melihat seluruh situasinya.”

Blacksmith salah seorang murid dari guru Raghvendra mengatakan kalau ia mendapatkan pesan dari kerajaan terdekatnya namun Ratan singh membantah ucapan murid tersebut. Mereka tampak saling beradu mulut, dan Guruji langsung menghentikannya. Guruji mengatakan “aku ingin memastikan itu adalah pasukan Mughal.” Guru ji segera pergi melihat pasukan yang dimaksud bersama muridnya tersebut.

Dimewar tampak Pangeran Mahaputra berbicara dengan mata-mata yang diperintahkan oleh Pangeran Mahaputra. Kembali pada Guru Raghvendra yang melihat pasukan dari kejauhan bersama muridnya, pertama melihatnya guru Raghvendra berkesimpulan kalau itu memang pasukan untuk membantu Chittor, murid yang bersama Guruji tersenyum mendengarnya. Namun guruji kembali memastikannya lagi, dan ia kaget kalau itu adalah pasukan Mughal. Keduanya tampak tegang melihat pasukan mughal tersebut. Sinopsis Mahaputra Episode 227

Sementara itu Kembali ke chittor, dimana Pangeran Mahaputra tengah membaca sebuah surat dan mengatakan kepada Rawal ji bahwa “kita akan mendapatkan informasi dari mata-mata kita, sekarang ajmer berada dibawah kendali jalal.” Rawal ji mengatakan, “mungkin itu adalah informasi yang salah.” Pangeran Mahaputra menjawab, “Anda hanya mempersiapkan diri untuk perang, aku akan mencoba untuk mengidentifikasi sesuatu.”

Saat itulah Raja Uday datang dan mengatakan, “saat ini kau hanya mempersiapkan strategi, Pangeran Mahaputra. Tidak ada yang akan melakukan perang pada hari ini.” Pangeran Mahaputra mengangguk mendengar perintah ayahnya, setelah itu Raja Uday mengajak Rawal ji untuk pergi.

Ditempat Guru Raghvendra, tampak Guru ji (Raghvendra) memanggil murid-muridnya dimana mereka harus bersiap-siap untuk berperang dan mengatakan, “kita akan melawan Mughal.” Mereka melihat pasukan mughal hampir sampai diperbatasan mereka. Semuanya tampak tegang, dan Ratan sing dengan lemah namun semangatnya kuatnya ia langsung memberi selogan pada mereka. “Hidup Rajput, Hidup Rajput.”

Kembali dimewar, dimana Pangeran Mahaputra tampak bersiap-siap. Namun Ratu Jaywanta datang menghampiri Pangeran Mahaputra yang berada dikamarnya, kemudian Pangeran Mahaputra mengatakan, “aku merasa curiga karena kerajaan terdekat kita mengirimkan pasukan tetapi aku pikir itu adalah perangkap musuh yang dekat dengan kita.”

Ratu Jaywanta mengatakan, “Kau harus membutuhkan berkat dari semua leluhurmu. Pangeran Mahaputra mengatakan, “Baiklah, mari kita pergi.” Pangeran Mahaputra segera melangkah pergi, dan Ratu Jaywanta hanya menatap kepergian Pangeran Mahaputra dalam diam. Sinopsis Mahaputra Episode 227

Dibijolia, tampak Ajabde menulis surat untuk Phool kemudian Ratu Hansa datang menghampiri Ajabde dengan membawa makanan untuknya, Ajabde segera menyembunyikan suratnya itu. Ratu Hansa mengatakan, “Ibu tahu kau menulis surat kepada Phool tapi dia tidak membalas suratmu yang sebelumnya.”

Maka Ajabde mengatakan, “aku akan mencoba yang terbaik.” Ratu Hansa mendengar semua ucapan Ajabde dan mengelus pipi Ajabde kemudian mencium keningnya dengan lembut Ratu Hansa mengatakan, “Baiklah lupakan masalah ini dulu dan ambillah makan siangmu.”

Ditempat Guru Raghvendra, seluruhnya tampak bersiap-siap untuk menghadapi pasukan Mughal. Guru Raghvendra memerintahkan kepada muridnya, untuk menutup pintu dan mereka berusaha menghentikan kekuatan yang akan datang menghampiri mereka. Sedangkan disisi lain tampak Bahram khan berunding bersama jalal. Kemudian Jalal mengatakan, “khan baba, aku ingin melihat Pangeran Mahaputra akan dikalahkan.”

Dengan lantang jalal mengatakan sekali lagi, kalau ia akan melihat kekalahan Pangeran Mahaputra.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *