by

Serial TV : Sinopsis Mahaputra Episode 214

-Debroo-91 views

Debroo.com. Serial TV : Sinopsis Mahaputra Episode 214. Apakah Broo sudah membaca Sinopsis Mahaputra Episode 213! kali ini Sinopsis Mahaputra Episode 214 bisa dibaca loh broo.. semakin seru saja serial Mahaputra di Antv.

sinopsis mahaputra antv - episode 214
sinopsis mahaputra antv – episode 214

Ratu Bathiyani melempar sebuah kaleng didepan kamar, Ratu Jaywanta yang melihatnya memerintahkan pelayannya untuk membersihkan dan Ratu Jaywanta langsung masuk kedalam kamarnya.

Ratu Bathiyani keluar dari persembunyianya dan menghampiri pelayan tadi, Ratu Bathiyani mengatakan pada pelayan. itu kalau raja menyuruhnya untuk menyampaikan pada Ratu Jaywanta bahwa Raja Uday memanggilnya. Pelayan itupun pergi menemui Ratu Jaywanta.

Diluar istana kompetisi masih berlangsung, dimana seorang putri tampak memukul boneka hingga ia menjatuhkan rambut yang ada dikepala boneka tersebut.

Sinopsis Mahaputra Episode 214. Ratu Jaywanta dan Ajbde masih menyaksikan kompetisi itu dari balkon istana. Ratu Jaywanta mengatakan kepada Ajabde bahwa “kau bisa pergi keluar untuk mengikuti kompetisi itu.” Namun Ajabde mengatakan kepada Ratu Jaywanta kalau dia tidak akan pergi kemanapun.

Saat itulah Dayang istana datang menghampiri Ratu Jaywanta, “Maharanisa, yang mulia Raja memanggil anda” Ratu Jaywanta akhirnya pergi dari sana meninggalkan Ajabde sendirian. Setelah Ratu Jaywanta pergi, Ratu Bathiyani masuk kedalam ruangan Ajabde. Dia meyakinkan kepada Ajabde tentang kompetisi tersebut, dan menyuruhnya ikut andil dalam kompetisi itu.

Sedangkan Ratu Jaywanta yang sudah menemui Raja Uday Singh menanyakan kepada Raja kenapa ia memanggilnya kesini. namun Raja Uday mengatakan, “Apa? aku tidak ada memanggilmu.” Ratu Jaywanta terkejut akan ucapan Raja Uday, dia berpikir ada yang tidak beres dan segera melangkahkan kakinya menuju ke istana.

Sedangkan diistana, tampak Ajabde sudah menggantikan pakaian dengan sorban yang sudah terpasang dikepalanya. Ratu Jaywanta datang menghampiri Ajabde dan heran melihat penampilanya. Ajab meminta maaf pada Ratu Jaywanta, kemudian dia pergi menuju area kompetisi. Sinopsis Mahaputra Episode 214

Di Area kompetisi, tampak kini giliran Phool melakukan tugasnya dan mengambil tongkat tersebut, Phool pun menoleh ke Pangeran Mahaputra dan Raja Uday. Saat itulah perhatian Raja Uday menangkap sosok Ajabde, Phool yang juga melihat kedatangan Ajabde dan merasa senang melihat sahabatnya itu.

Phool mengahampiri ajabde dan mengatakan, “Ajabde, kau juga ada disini? pergi dan berdirilah dengan Pangeran Mahaputra.” Pangeran Mahaputra tampak senang melihat kehadiran Ajabde. Phool sudah berdiri dihadapan patung Boneka, ia tampak berpikir tentang kata-kata Ajabde, saat Phool membuka matanya, Phool kaget melihat jalal ada dihadapannya.

Phool tampak ketakutan Dia mulai menangis dan memukul boneka dengan keras secara berulang-ulang, Raja Uday tampak heran melihat aksi Phool. Bayanganya Jalal terus menghantuinya, tidak tahan dengan hal tersebut Phool segera turun dan berlari menuju Ajabde dan memeluknya.

Ajabde mencoba menenangkan Phool Dimana Phool tampak ketakutan dengan bayangan Jalal, Ajabde mengatakan kepada sahabatnya kalau ialah yang akan melakukan tugas Phool. Phool sediikit merasa tenang dan berjalan menuju kearah Pangeran Mahaputra.

Sinopsis Mahaputra Episode 214. Kini Ajabde sudah berdiri dihadapan patung boneka, dan bayangan hal yang sama juga muncul dihadapan Ajabde, dimana ia tampak ketakutan melihat jalal tertawa dihadapannya. Ajabde segera meraih tongkat yang ada dibawah, dan ajabde berhasil menjatuhkan kepala boneka dengan hanya sekali pukulan.

Phool tampak senang melihat keberhasilan Ajabde, sedangkan Raja Uday tampak tercengang dengan keberhasilan Ajabde. Begitu juga dengan seluruh para istri dari berbagai kerajaan juga tercengang melihat keberhasilan Ajabde. Ajabde segera berlari dan memeluk Phool, dan Pangeran Mahaputra datang menghampiri keduanya.

Pangeran Mahaputra sangat bahagia dan mengatakan, aku tahu kau akan menang dalam kompetisi ini.” Phool kaget mendengar ucapan Pangeran Mahaputra dan memandang mereka berdua dengan kecewa.

Ratu Jaywanta mengatakan kepada Raja Uday Singh yang hendak masuk kedalam istana, “lihat, Ajabde sudah membuktikan kalau dia adalah seorang rajput.”. Raja Uday menoleh sebentar dan pergi dengan raut marah. Sedangkan Phool tampak sakit hati mendengar penghianatan Ajabde, dia langsung berlari meninggalkan keduanya sambil menangis. Ajabde tampak khawatir melihat sahabatnya, Phool. Ajabde segera berlari mengejar Phool.

Jalal dan Bhairam khan bertemu dengan lal yowat. Bhairam khan mengatakan, jalal benar-benar cinta damai dan ia ingin persahabatan dengan lal yowat . Jalal mengatakan, aku ingin melakukan percakapan dengan Anda secara rahasia. Lal Yowat memerintahkan seluruh prajuritnya untuk pergi.

Di Chitor, tampak Ratu Jaywanta menemui Raja Uday diruanganya. Ratu Jaywanta mengatakan kepada Raja Uday Singh, “jadi sekarang kita akan mengirimkan pesan ke Ratu Hansa atau Raja Mamrat ji tentang pernikahan Pangeran Mahaputra dengan ajabde.” Namun Raja Uday hanya diam saja dan segera berbalik,

Ratu Jaywanta tidak menyerah dan terus mengatakan keinginannya pada Raja Uday untuk menyatukan Pangeran Mahaputra dan ajabde. “aku mengikuti instruksi Anda seperti yang Anda katakan, Ajabde memenangkan kompetisi dan dia sudah pantas untuk bersanding dengan Pangeran Mahaputra.”

Dengan emosi Raja Uday Singh mengatakan, “Apakah kau tahu bahwa jika Pangeran Mahaputra dan phool. Menikah maka mewar dan marwar akan bersatu menjadi kekuatan yang lebih besar. apa yang akan aku dapatkan ketika Pangeran Mahaputra dan Ajabde menikah.” Ratu Jaywanta mengatakan, “aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi.”

Ratu Jaywanta tetap bersekukuh untuk menyatukan antara Pangeran Mahaputra dan ajabde, namun Raja Uday tidak menyukainya. Saat pertengkaran keduanya semakin memanas, tiba-tiba Pangeran Mahaputra datang menghampiri kedua orang tuanya. Raja Uday langsung terdiam melihat kedatangan Pangeran Mahaputra. Tidak lama setelah itu Ratu Bathiyani juga datang menghampiri mereka.

Pangeran Mahaputra meminta pendapat pada Ratu Bathiyani, “Chotima, apakah Anda benar-benar tahu tentang hatiku? sebagai ibu,kau pasti anda tahu tentang perasaanku.” Ratu Bathiyani menjawab, “aku tidak tahu. kau adalah anakku yang menunjukkan kebesaran.” Raja Uday yang tidak ingin mendengarnya, segera meninggalkan mereka diruangan itu. Sedangkan Ratu Bathiyani masih bicara pada Pangeran Mahaputra, dimana dialah yang memutuskan untuk memilih pengantin untuk Pangeran Mahaputra.

Ratu Jaywanta langsung menyela ucapan Ratu Bathiyani ia bertanya, “kau bisa melihat bahwa Pangeran Mahaputra seperti Ajabde dan Ajabde juga seperti Pangeran Mahaputra.” Ratu Bathiyani terdiam mendengar ucapan Ratu Jaywanta.
Sinopsis Mahaputra Episode 214

Disisi lain Jalal memberikan pujian pada lal yowat .jalal masih membujuk lal yowat untuk bergabung denganya. Setelah mereka cukup lama berdiskusi akhirnya lal yowat setuju bergabung dengan Jalal, Jalal pun tersenyum senang mendengar tawaran persahabatanya diterima oleh lal yowat.

Ajabde menangis dihadapan patung boneka dan mengingat tentang ucapan phool, ajabde segera memperbaiki kepala patung tersebut dan mengatakan, “apa yang terjadi denganku, aku ingin melakukan sesuatu yang lain tetapi terjadi masalah.” Ajabde terduduk sambil menangis mengingat persahabatanya dengan Phool yang renggang.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *