by

Serial TV : Sinopsis Mahaputra Episode 197

-Debroo-90 views

Debroo.com. Serial TV : Sinopsis Mahaputra Episode 197. Raja Mamrat keluar dari gua, prajurit ingin menghampiri Pangeran Mahaputra, tapi Raja Mamrat menghentikan mereka dan mengatakan “Pangeran Mahaputra tidak ada disini, ayo kita cari di tempat lain”.

Para prajuritpun pergi, Pangeran Mahaputra berusaha untuk memanggil mereka tapi tidak bisa, Raja Mamrat dan para prajurit bergerak menuju kuda mereka, Pangeran Mahaputra mendekati kudanya dan menarik tali kuda, kuda itu menjadi berisik.

sinopsis mahaputra antv - episode 197
sinopsis mahaputra antv – episode 197

Raja Mamrat merasa curiga, dia menghampiri kuda itu, dia terkejut melihat Pangeran Mahaputra tidak berdaya, dia sangat khawatir, salah seorang prajurit mengatakan “Yang Mulia, Pangeran Mahaputra digigit ular, Raja Mamrat melihat bekas gigitan ular.

Kemudian dia mengikat kaki Pangeran Mahaputra yang digigit ular tersebut, Raja Mamrat juga terkejut melihat belakang Pangeran Mahaputra berdarah, kemudian mereka membawa Pangeran Mahaputra kembali ke istana, Pangeran Mahaputra teringat pada ibunya

Pangeran Mahaputra juga melihat Ajabde dalam mimpinya sebagai istri, Raja Mamrat bertanya pada Pangeran Mahaputra “apa yang ingin anda katakan? Pangeran Mahaputra hanya melihat Ajabde dan ibunya, Pangeran Mahaputra merasa pusing, kemudian pingsan.

Di Mewar, Raja Uday berkata pada Ratu Jaywanta “tenanglah, semua akan baik-baik saja, Ratu Jaywanta mengatakan “aku sangat khawatir tentang keadaan Pangeran Mahaputra, aku akan memanggil Purohit, tak lama Purohit datang dan mengatakan “kita harus berdoa kepada dewi untuk membersihkan semua roh jahat pada kita, Ratu Jaywanta berkata pada Raja Uday “ayo kita semua mulai berdoa, Raja Uday mengatakan “baiklah, kemudian Raja Uday meminta Purohit untuk mempersiapkannya”

Di Bijolia, Pangeran Mahaputra masih pingsan, tabib berusaha untuk mengatasinya, Ajabde dan Phool sangat khawatir pada Pangeran Mahaputra, Phool bertanya “apa yang terjadi dengan Pangeran Mahaputra? Ajabde menenangkan Phool, Tabib memeriksa menyentuh tangan Pangeran Mahaputra dan mengatakan “kita hanya memiliki sedikit waktu yang tersisa untuk Pangeran Mahaputra

Semua orang terkejut mendengarnya, Raja Mamrat melihat belati Pangeran Mahaputra, Raja Mamrat mengatakan “aku tidak akan hidup karena aku tidak mampu menyelamatkan nyawa Pangeran Mahaputra, kemudian dia mengambil belati dan mencoba untuk bunuh diri, Ajabde menghentikannya, Ajabde mengatakan “jangan lakukan ini ayah, Raja Mamrat mengatakan “bagaimana bisa kau berani untuk menghentikan aku, kemudian Raja Mamrat mendorong Ajabde hingga terjatuh, Ratu Hansa membantu Ajabde untuk berdiri

Ajabde mengatakan “Pangeran Mahaputra masih hidup, jika ayah bunuh diri, maka itu akan memalukan untuk ayah, aku akan melakukan segalanya untuk menyelamatkan hidup Pangeran Mahaputra, semua orang terkejut mendengarnya, Ratu Hansa mengambil belati dari tangan Raja Mamrat dan memintanya untuk tidak melakukan semua ini.

Di Mewar, Raja Uday dan Ratu Jaywanta mulai melakukan Yagya (berdoa), sementara itu, di Bijolia, Pangeran Mahaputra membuka matanya, semua senang melihatnya, Tabib mengatakan “dia masih sangat dalam bahaya, tapi kita bisa menyelamatkan nyawa nya dengan melakukan Jag Giri Yang Mulia”

Raja Mamrat terkejut mendengarnya, Ajabde mengatakan “mengapa kau mengatakan ini, Raja Mamrat mengatakan “Jag Giri tidak akan datang kekota kita, Ajabde mengatakan “kita akan memohon padanya agar dia mau datang ksini, Phool juga mengatakan “kita harus mengemis didepannya untuk menyelamatkan nyawa Pangeran Mahaputra, Ratu Hansa mengatakan “Ya, apa yang mereka katakan benar”

Sementara itu di Mewar, Raja Uday dan Ratu Jaywanta masih terus berdoa untuk keselamatan Pangeran Mahaputra, Raja Mamrat mengatakan “aku akan mengemis didepan siapapun untuk menyelamatkan Pangeran Mahaputra, Ajabde mengatakan “aku juga akan ikut dengan ayah, tapi Raja Mamrat melarangnya, Phool ingin mengatakan sesuatu tapi Raja Mamrat memintanya untuk diam

Ajabde berlutut didepan Raja Mamrat dan mengatakan “kumohon, biarkan aku ikut dengan ayah, aku juga melakukan ini untuk Pangeran Mahaputra, melihat itu Ratu Hansa mengatakan “biarkan dia ikut denganmu, sekarang kita hanya harus berpikir tentang Pangeran Mahaputra, kemudian Raja Mamrat setuju

Tabib mengatakan “jangan biarkan Pangeran Mahaputra tidur, karena kalau dia tidur maka dia bisa meninggal, semua orang terkejut mendengarnya, Ratu Hansa meminta Ajabde untuk tinggal menemani Pangeran Mahaputra, Phool mengatakan “biarkan Ajabde ikut, aku yang akan menjaga Pangeran Mahaputra.

Kemudian Raja Mamrat mengajak Ajabde untuk pergi, sebelum pergi Raja Mamrat berkata pada Ratu Hansa “jangan izinkan siapapun untuk mendekati Pangeran Mahaputra, Ratu Hansa mengatakan “baiklah, kemudian Raja Mamrat dan Ajabde pergi.

Di Mewar, Purohit terlihat sedang memikirkan sesuatu, Ratu Jaywanta bertanya padanya “mengapa Anda terlihat begitu khawatir, Purohit mengatakan “kita hanya bisa melakukan ini, dan aku akan melakukannya, Ratu Jaywanta mengatakan “aku akan melakukan apa yang aku bisa untuk Pangeran Mahaputra.

Di Bijolia, Gohar datang kekamar Pangeran Mahaputra, Gohar berkata dalam hatinya “sekarang aku akan membunuh Pangeran Mahaputra, Gohar berpura-pura menangis dan masuk kekamar Pangeran Mahaputra, Ratu Hansa menghentikannya, Gohar mengatakan “siapa yang menyerangnya”

Ratu Hansa mengatakan “aku tahu bahwa kau pernah menyelamatkan nyawa Pangeran Mahaputra, tapi maafkan aku, aku tidak akan mengizinkan mu untuk mendekati Pangeran Mahaputra, Gohar berkata dalam hatinya “Ratu Hansa, kau tidak akan bisa menyelamatkan Pangeran Mahaputra dari aku”, kemudian dia pergi.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *