by

Tragedi Mina : Inilah 8 Tragedi Mina Terparah Sejak 1990-2015

-Debroo-48 views

Debroo.com. Inilah 8 Tragedi Mina Terparah Sejak 1990-2015. Setiap tahun, jutaan umat muslim berkumpul di Tanah Suci, Mekah dan Madinah, untuk melaksanakan rukun Islam kelima. Manfaat ibadah haji selain mendekatkan diri pada Sang Pencipta dan membersihkan jiwa, juga untuk menjalin persatuan ukhuwah Islamiyah.
Namun sejumlah musibah terjadi pada musim haji. Seperti pada Kamis (24/9/2015), akibat berdesak-desakan saat ritual lempar jumrah, 717 jemaah meninggal dunia di Mina, sementara ratusan lainnya luka-luka.
Berikut 8 musibah yang pernah terjadi dalam pelaksanaan ibadah haji di Mina, sebuah kota yang terletak 5 km dari Mekah:
1. Tragedi Mina Pada 23 September 2015
Sekitar pukul 07.00 waktu Mina atau pukul 11.00, musibah terjadi akibat saling dorong jemaah di area tenda Mina, menuju ke lokasi jumrah aqobah.
Setidaknya 453 jemaah haji meninggal dunia, lebih dari 700 orang lainnya mengalami luka-luka. Setidaknya 1 jemaah haji Indonesia masuk dalam daftar korban.
Korban luka dikirimkan ke 4 rumah sakit di Mina. Beberapa di antaranya juga diterbangkan menggunakan helikopter ke Mekah, Bukan itu saja musibah yang terjadi pada musim haji tahun ini.
Sebelumnya, Badai yang disertai hujan, juga melanda Mekkah yang berakibat pada sebuah crane atau alat berat konstruksi jatuh di kawasan Masjidil Haram, Mekah, Saudi Arabia, Jumat malam, 11 September 2015.
Crane banyak ditemui di lingkungan Masjidil Haram karena sedang dilakukan renovasi demi memperluas kapasitas rumah ibadah tersebut.
Setidaknya 107 orang dinyatakan meninggal dunia dan 238 lainnya luka-luka. Sebanyak 11 WNI masuk dalam daftar korban.
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud telah menginstruksikan otoritas terkait di negaranya untuk memberikan santunan kepada keluarga korban.
2. Tragedi Mina Pada 12 Januari 2006
Setidaknya 345 jemaah haji meninggal dunia akibat berdesak-desakan saat melaksanakan ritual lempar jumrah di Mina pada 12 Januari 2006.
Insiden bermula saat koper-koper dari sebuah bus jatuh sehingga jemaah di sekitarnya terhambat dan mengakibatkan mereka terinjak-injak. Diperkirakan sekitar dua juta jemaah haji sedang melakukan lempar jumrah pada saat kejadian tersebut terjadi.
3. Tragedi Mina 1 Februari 2004
Sekitar 244 jemaah haji meninggal dunia, sementara 244 lainnya luka-luka dalam sebuah insiden di al-Jamarat, Mina pada 1 Februari 2004.
Insiden terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat. “Kondisi berdesak-desakan yang ekstrem terjadi sekitar 27 menit sebelum aparat berhasil mengendalikan situasi,” demikian menurut Kementerian Kesehatan Arab Saudi
4. Tragedi Mina Pada 5 Maret 2001
Sebanyak 35 jemaah, 23 perempuan dan 23 pria, meninggal dunia akibat bersesakan di Jamarat pada 5 Maret 2001.
5. Tragedi Mina Pada 9 APril 1998
Insiden berdesakan dekat Jamarat menewaskan 119 jemaah haji pada 9 April 1998.
Seperti dikutip dari BBC, insiden terjadi saat jemaah menempuh jalan yang menanjak saat melaksanakan ritual lempar jumrah.
6. Tragedi Mina Pada 15 April 1997
Setidaknya 343 calon haji meninggal dunia akibat kebakaran di perkampungan tenda di Mina pada 15 April 1997. Lebih dari 1.500 orang cedera.
Saksi mata mengatakan, kebakaran dipicu tabung gas yang meledak. Api kemudian menjalar 70 ribu tenda. Udara di Mina pekat dengan asap. Sementara benda-benda gosong bertebaran, dari bus hingga botol air mineral yang meleleh.
7. Tragedi Mina Pada 23 Mei 1994
Sebanyak 270 jemaah haji, kebanyakan dari Indonesia, meninggal dunia di al-Jamarat saat melakukan ritual lempar jumrah.
8. Tragedi Mina Pada 2 Juli 1990
Sekitar 1.426 jemaah dilaporkan meninggal dunia akibat berdesak-desakan dan saling injak di terowongan Haratul Lisan, Mina. Seperti diberitakan Antara, dari seluruh “syuhada haji” yang meninggal dunia, 631 di antaranya berasal dari Indonesia.
Momen menyedihkan itu diduga kuat terjadi karena jemaah, baik yang akan pergi melempar jumrah maupun yang pulang, berebutan dari dua arah untuk memasuki satu-satunya terowongan yang menghubungkan tempat jumrah dan Haratul Lisan. Dalam kondisi minim oksigen dan panik, mereka saling injak.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *