by

Waduh, Bantu Rawat Keluarga Korban AirAsia, Buk Walikota Kelelahan, Malah Ganti Dirawat

-Debroo-39 views

Walikota Risma
Debroo.com – Sejumlah petugas Palang Merah Indonesia (PMI) di Posko korban AirAsia QZ8501, Mapolda Jawa Timur, langsung berlarian menolong Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang hampir pingsan. Mereka membawa tabung oksigen guna memberi bantuan pernapasan bagi Buk Risma yang mengalami kelelahan hebat. Beruntung, Petugas PMI segera sigap mengatasi hal tersebut.
Seorang petugas PMI Surabaya yang tak mau disebutkan namanya menyebut bahwa Buk Walikota sangat kelelahan sehingga butuh bantuan oksigen.
“Kelelahan sangat, jadi akhirnya dibantu pakai oksigen tadi bu Risma,” katanya kepada wartawan dilokasi kejadian, Kamis (1/1/2015) siang.
Ia memastikan Bu Risma masih sadar saat petugas PMI datang memberikan bantuan. Sementara waktu itu, Beliau masih berada di sekitar keluarga korban yang tengah berduka.
Walikota surabaya risma berusaha hibur korban airasia
Sejak hari pertama pesawat AirAsia QZ8501 hilang, Bu Risma terus berada di antara keluarga korban. Dia berusaha menenangkan keluarga korban dan juga memberikan kepastian bantuan pemerintah kota akan proses pemulangan jenazah. Bu Risma pada Senin (29/12/2014) bahkan sempat membopong seorang ibu yang pingsan saat mengetahui ada jenazah yang ditemukan di lokasi perairan Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.
walikota risma gendong warga pingsan
“Tadi pagi saya baru saja urus saluran air, supaya tidak banjir, dari situ saya baru ke sini, makanya agak siang,” kata Risma menyapa keluarga korban pagi tadi.
Setelah tragedi AirAsia QZ8501 terjadi, membuat sang Walikota perempuan itu seperti “pindah kantor” ke Bandara Juanda maupun Mapolda Jawa Timur. Tidak hanya mengurusi masalah perkotaan saja, Bu Risma juga sangat sibuk mengurusi semua kebutuhan korban. Begitu padat kegiatan nya belakangan ini, membuat wanita yang terkenal keras ini akhirnya harus dirawat.

Advertisements

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *